I’m Sorry, I Can’t Be Perfect 5

Gambar

Pairing : KyuWook/Slight KyuMin, SiWook, SiMin

Rated : K+, Failed, Gaje, Hurts/Comfort, Abal – Abal, Romance, GS

Author : Frisca Freshtie

Cast :

  1. Cho Kyuhyun (Namja)
  2. Kim Ryeowook (Yeoja)
  3. Lee Sungmin (Yeoja)
  4. Choi Siwon (Namja)

I’m Sorry, I Can’t Be Perfect

.

.

.

.

Aku akan memikirkanmu

Hanya sekali dalam sehari, merindukanmu

Aku mencoba untuk melupakanmu hanya sekali dalam sehari

Bisakah aku?

Jika aku bisa, lalu apa yang akan kulakukan?

(CN Blue – Can’t Stop)

.

.

.

.

 

[5 Tahun Berlalu]

Ryeowook menutup bukunya dengan helaan nafas yang sangat berat. Ia menutup matanya, membayangkan semua yang telah terjadi pada hidupnya, ia biarkan angin – angin dingin musim gugur menerpa kulit putihnya itu, menggerakkan rambutnya yang tergelung dengan rapi.

Ia membuka matanya dengan perlahan – lahan, lalu ia menghembuskan nafas beratnya lagi. Ia menatap lurus taman yang ada di depannya, anak – anak saling berkejaran, tukang sapu membersihkan daun – daun kering yang jatuh ke tanah, daun – daun yang menguning, para pasangan muda – mudi, dewasa yang saling berpegangan tangan untuk menghangatkan diri mereka dari angin musim gugur yang terkenal begitu jahatnya dengan dinginnya.

“Ini musim gugur yang ke-empat kan?” gumamnya.

Ia eratkan syalnya yang tergantung manis di lehernya, lalu ia menggosok – gosok tangannya, mencoba mengusir angin musim gugur.

Tiba – tiba semua menjadi gelap.

“Eomma …” suara anak kecil yang sedang mengagetkan ibunya.

Ryeowook tersenyum manis. “Hyunkie?” ujar Ryeowook dengan gembira.

“Ah, daebak eomma. Hihihi ..” ujar anak laki – laki kecil itu dengan senang, menunjukkan deretan giginya yang tak lengkap sambil melepas tangannya dari kedua mata Ryeowook.

Anak kecil yang dipanggil ‘Hyunkie’ itu-pun dengan langkah cepat menghampiri Ryeowook dan duduk di pangkuan Ryeowook dengan manja.

Ryeowook mengulum senyum manisnya. “Ada apa Hyunkie?” Tanya Ryeowook sambil mengelus rambut aegya-nya yang lembut dan hitam itu.

Anak berkepala jamur itu mendongakkan kepalanya menatap eommanya, menatap mata caramel Ryeowook.

“Eomma ..” cicitnya manja.

“Iya Hyunkie?” Tanya Ryeowook penasaran.

“Eomma, kapan Appa pulang?” Tanya Hyunkie dengan wajah polosnya.

DEG

Senyum Ryeowook langsung hilang mendengar pertanyaan aegya-nya itu.

Pertanyaan itu. Pertanyaan yang sangat menohok relung hatinya. Pertanyaan yang sangat ia ingin tak dengarkan. Itu pertanyaan yang akan membawanya untuk mengingat masa lalu yang susah payah ia rapikan dari kehidupannya.

“Kapan eomma? Kapan appa pulang? Aku ingin bermain dengannya, eomma.” Ujar Hyunkie dengan rasa penasarannya yang membeludak.

Ryeowook mengembangkan senyumnya dengan terpaksa mendengar penuturan aegya-nya yang belum mengerti apa – apa, Ayoolaah .. Hyunki baru berumur 4 tahun, itu saja belum genap, masih kurang 3 bulan lagi.

Ryeowook mengacak poni mangkok Hyunkie dengan gemas.

“Appa akan pulang, akan pulang secepatnya.” Ujar Ryeowook berdusta.

Hyunkie menatap Ryeowook dengan terkejut. “Jinja? Benarkah itu eomma?” tanay Hyunkie antusias. Ryeowook tersenyum getir, lalu menganggukan kepalanya pertanda iya.

“Yeeeeeeeee .. Appa-ku akan pulang. Jadi, teman – temanku tak akan menertawaiku jika bermain dengan mereka. Aku akan mengajak appa mengambil raporku, menemaniku bermain di taman, piknik bersama – sama eomma dan aku, membeli mobil – mobilan dan robot di toko mainan, membeli es krim jumbo rasa coklat untuk kita bertiga, dan .. euuung .. apalgi ya???” ujarnya dengan riang gembira.

Sedangka Aegya-nya tengah mempersiapkan semuanya dengan riang gembira, Ryeowook hanya bisa menatap sayu anaknya itu.

“Ah, eomma. Apa appa itu tampan sepertiku?” tanyanya dengan kenarsisannya.

“Appa? Tentu saja appa tampan, appa sangat tampan.” Ujar ryeowook dengan menatap langit sore dengan pandangan mata kerinduan, kesedihan.

“Uwaaaah .. Jinja?? Tampan mana appa dengan aku, eomma?” tanyanya lagi dengan kenarsisannya.

Ryeowook terkekeh geli dengan sikap anaknya ini. Ryeowook menaruh jari telunjuknya ke dagunya, lalu mengetuk – ngetukkannya. “Tampanan mana ya???” goda Ryeowook.

“Aiss .. cepatlah eomma! Cepat jawab Hyunkie!” desak anaknya dengan tak sabaran.

“Heheh, mian ne. Euung, tentu saja Hyunkie dan appa sama tampannya.” Ujar Ryeowook blak – blakan.

“Hah??? Tidak boleh, harus ada yang lebih tampan!” ujar Hyunkie ngotot.

Mendegar penuturan aegya-nya, Ryeowook tertawa geli.

“Ayo pulang Hyunkie, sudah hampir gelap.” Ujar Ryeowook sambil menurunkan Hyunkie dari pangkuannya.

“Ah .. eomma. Aku masih ingin disini. Lebih lama lagi, ne?” tawar Hyunkie.

Ryeowook berjongkok di depan Hyunkie, lalu merapikan ikatan tali sepatu Hyunkie. “Andwae, angin malam musim gugur bisa membuatmu sakit.” Ujarnya dengan lembut.

“Aku kuat, aku tak akan sakit eomma.” Alibinya.

“Bagaimana kalau saat appa pulang, kau sakit? Hah .. pasti rencanamu berantakan.” Bujuk Ryeowook.

“ANDWAE …. AKU TAK INGIN SAKIT !!” pekiknya dengan keras. “Heheh, ayo pulang eomma. Jangan terlalu lama disini, nanti kau sakit.” Ujar Hyunkie dengan semangat sambil menggandeng tangan Ryeowook.

Ryeowook tersenyum tipis melihat kelakuan anaknya.

‘Maafkan eomma chagi .. maaf, eomma harus berbohong.’ Innernya sedih.

.

.

.

.

Dari kepala hingga ujung kaki semuanya basah

Air mata yang mengalir karenamu

Apa yang harus kulakukan mulai sekarang, hatiku sudah merasa sakit,
seperti tusukan dalam kenangan

(G.Na – Without You)

.

.

.

.

“Eomma .. eomma … ireona eomma … eomma ..” suara itu terus bergema sepanjang perjalanan Kibum dibawa ke rumah sakit.

“Kalian disini, biar dokter yang menanganinya.” Ujar perawat memerintah, lalu menutup pintu.

Yunho terduduk lemas di bangku. Ahra menangis di pelukan suaminya, dan Kyuhyun? Ia hanya bias menatap pintu dengan sayu.

“Hah .. hah .. hah ..” suara hembusan nafas tersengal – sengal milik Sungmin karena kelelahan berlari.

“Mian .. mian baru sampai sekarang. Bagaimana keadaan eomma? Apa ia baik – baik saja?” tanya Sungmin dengan nada khawatir.

Yunho menundukkan kepalanya.

“Bagaimana keadaannya Kyu?” tanyanya sambil mengguncangkan badan suaminya. Kyuhyun hanya diam seribu bahasa.

“Eonnie, apa yang sebenarnya terjadi disini? Bagaimana keadaan eomma?” Tanya Sungmin semakin panik.

Ahra menatap sayu Sungmin.

Setalah beberapa lama menunggu. Terbukalah pintu kamar rumah sakit yang ditempati Kibum. Dan keluarlah dokter setengah baya.

Mereka semua langsung menghambur ke dokter itu.

“Bagaimana keadaannya?” Tanya mereka serempak.

“Siapa disini yang bernama Kyuhyun?” Tanya dokter itu dengan serius.

“A..aku Kyuhyun, ada apa dok?” Tanya Kyuhyun bingung.

“Ia terus memanggilmu, ia ingin bicara denganmu. Masuklah!” Ujar dokter itu menjelaskan.

“Dan cukup Kyuhyun saja yang masuk, lainnya diluar saja. Terlalu banyak orang, mungkin bisa membuatnya semakin memburuk.” Ujar dokter itu menasehati.

.

.

.

.

Terkadang saat hujan mengguyur

Seseorang yang kembali aku pikirkan

Kerinduan hati terdalam tidak pernah berhenti

Berdiri dalam guyuran hujan yang lebat

Jika air mata akan berhenti

Aku mungkin satu-satunya yang merasa sakit

(Melody Day feat Ravi of VIXX – When It Rains)

.

.

.

.

Kyuhyun membuka pintu dengan hati – hati, lalu ia menatap eomma-nya yang terbaring lemah diranjang.

“Kyu ..” cicit eomma-nya dengan lemah.

“Kemarilah Kyu ..” lanjutnya lagi dengan lemah. Kyuhyun mengangguk, lalu segera duduk di samping ranjnag eomma-nya.

“Ada apa eomma? Apa kau baik – baik saja?” Tanya Kyuhyun.

Eommanya mengangguk lemah sambil mencoba tersenyum. “Gwenchana.” Ujarnya lemah. Lalu, ia mengambil tangan Kyuhyun, lalu dipegangnya dengan erat.

“Kyu ..” cicitnya.

“Ne, eomma?” jawab Kyuhyun.

“Apa kau mau mengabulkan permintaan kecil eomma?” tanyanya.

Kyuhyun mengangguk.

“Apakah benar itu?” tanyanya memastikan kembali.

“Ne eomma. Aku akan mengabulkannya.” Jawab Kyuhyun tegas.

Kibum tersenyum mendengar jawaban putranya.

“Bawa Ryeowook kembali! Cari dia Kyuhyun!” ujar eommanya dengan maat berkaca – kaca.

DEG

Kyuhyun membelalakkan matanya. Sudah lama ia tak pernah mendengar nama itu. Sudah sangat lama. Entahlah.

“Eomma mohon, cari dia Kyuhyun! Cari ryeowook. Eomma sangat merasa bersalah pada Kangin dan juga Leeteuk, terutama dengan Ryeowook. Eomma mohon, bawa dia pulang. Ini permintaan eomma yang terakhir, setelah ini eomma tak akan meminta apa – apa lagi padamu Kyuhyun.” Ujar eommanya dengan linangan air mata.

“Eomma ..” cicit Kyuhyun.

“Eomma memohon padamu Kyu. Setiap malam eomma tak bisa tidur dengan nyenyak, eomma selalu memimpikannya. Eomma mohon padamu Kyu!” pintanya lagi dengan linangan air mata.

“Eomma mohon Kyu.”

“Eomma mohon Kyu.”

“Bawa Ryeowook kembali. Eomma ingin melihatnya.”

“Eomma mohon ..”

Kibum menangis dengan menggenggam tanagn Kyuhyun erat, sedangkan Kyuhyun hanya bisa menatap lurus kamar itu dengan pandangan yang sulit diartikan.

.

.

.

.

Sekarang aku tak bisa memutar balik segalanya tapi hanya kenangan yang tersisa

Akan ada baiknya jika aku dapat mendekatimu seiring berjalannya waktu

(Ailee – Ice Flower)

.

.

.

.

Kyuhyun keluar dari kamar dengan ekpressi yang sulit untuk dibaca, antara sedih atau kecewa atau mungkin dan tertekan. Entahlah.

“Bagaimana keadaannya?” Tanya Sungmin.

Kyuhyun hanya tersenyum simpul.

“Masuklah, aku harus menyendiri dahulu.” Ujar Kyuhyun lembut, lalu meninggalkan mereka dengan beribu pertanyaan berkecamuk di pikiran mereka.

.

.

.

.

Diam-diam satu hari berakhir lagi, seperti itulah kehidupanku

Aku tak bisa berbuat apa-apa, yang tersisa hanyalah kenangan

Akan ada baiknya jika aku bisa mencinta lagi seiring berjalannya waktu

(Ailee – Ice Flower)

.

.

.

.

Kyuhyun duduk termenung di bangku taman rumah sakit.

Ia memikirkan permintaan eomma-nya yang menurutnya sangat sulit.

“Ahjussi, mau ini?” Tanya seorang anak laki – laki yang dengan tiba – tiba sudah berada di sampingnya dan menjulurkan sebuah coklat batang padanya.

Kyuhyun menolehkan kepalanya, melihat siapa yang menawarinya. Ia tersenyum simpul.

“Gomawo. Tapi, tak perlu, untukmu saja.” Ujar Kyuhuyun menolak dengan lembut.

“Anio ahjussi, kau terlihat begitu tertekan.” Ucap anak itu dengan polosnya.

Kyuhyun terkekeh, “apa begitu terlihat?” tanyanya.

“Sangat terlihat ahjussi! Makanlah ini, eommaku bilang coklat bisa menetralkan pikiran.” Ujar anak itu lagi.

“Gomawo, ne.” ujar Kyuhyun sambil mengacak – acak rambut anak kecil itu, lalu mengambil coklat batang itu dari tanagn anak kecil itu.

“Apa yang kau lakukan disini?” Tanya Kyuhyun.

“Oh, itu. Aku sedang menunggu eommaku ahjussi.” Ujarnya polos.

“Eommamu sakit?” tanya Kyuhyun mencoba menebak.

“Anio, kau salah ahjussi. Eommaku bekerja disini ahjussi.” Ujarnya dengan riang gembira.

“Oh, apa dia dokter atau perawat disini?” tanya Kyuhyun lagi.

“Hhihihi, anio. Kau salah lagi ahjussi.” Ujarnya sambil tertawa manis.

“Lalu?” Tanya Kyuhyun penasaran.

“Ahjussi, apa kau lihat lantai yang bersih ini?” tanyanya sambil menunjuk lantai.

“Ne?”

“Itu pekerjaan ibuku dan juga kawan – kawannya. Dia bekerja sebagai cleaning service di rumah sakit ini.” Ujarnya bangga.

Kyuhyun menatap tak percaya pada bocah di sampingnya ini, biasanya bocah seperti ini akan malu atau minder. Namun, bocah ini malah bangga.

“Eh? Kau sangat bangga dengannya?” Tanya Kyuhyun penasaran.

Mendengar penuturan Kyuhyun, bocah itu langsung mem-pout bibirnya kesal.

“Ahjussi, jangan memandang rendah pekerjaan eommaku ini! jika tak ada ibuku, rumah sakit ini akan kotor dan pasien yang sakit disini akan semakin sakit!” ujar bocah itu dengan kesal karena menganggap Kyuhyun merendahkan pekerjaan ibunya.

Kyuhyun tertawa geli mendengar penjelasan bocah cilik di sampingnya ini.

“Ah, ne. kau sangat pintar dan menggemaskan.” Ujar Kyuhyun sambil mencubit pipi bocah itu.

“Hyunkie …” panggil seseorang dengan berteriak dari kejauhan.

“Appa ..” gumam anak itu. Bocah itu menoleh ke asal suara dengan bahagia.

“Appa ..” teriaknya.

“Itu appamu?” Tanya Kyuhyun memastikan.

“Ne ahjussi.” Ujar bocah itu sambil menganggukan kepalanya.

Laki – laki berbadan tegap dengan lesung pipi dan senyum yang menawan.

“Hyunkie, ayo pulang. Eommamu sudah menunggumu dibawah.” Uajr laki – laki itu dengan lembut.

“Ah, ne appa.” Ucapnya dengan riang lalu langsung berlari keluar rumah sakit.

“Gomawo, telah menjaga Hyunkie.” Ujar laki – laki itu pada Kyuhyun.

“Oh, ne. Dia anak yang baik dan menggemaskan dan juga pintar.” ujar Kyuhyun jujur.

Tiba – tiba saja Hyunkie kembali lagi.

“Hosh .. hossh .. aku lupa ..” ujarnya dengan nafas tersengal – sengal.

“Gomawo ne ahjussi sudah menemaniku. Aku pulang dulu ne, eommaku sudah menungguku.” Ujarnya sambil membungkuk di hadapan Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum melihat kelakuan bocah itu. Ia sangat gemas dengannya.

“Ayo pulang Hyunkie.” Ujar laki – laki itu.

“Gendong ya?” pinta Hyunkie.

“Oh, ne. kemarilah.” Ujar laki – laki itu sambil berjongkok.

“YEEEE ……….. ” ujarnya dengan riang gembira.

“Eomma aku datang …” teriaknya dengan keras setelah berada di punggung laki – laki itu.

“Ahjussi .. selamat tinggal .. pai – pai ..” ujar Hyunkie sambil melambaikan tangannya pada Kyuhyun.

Kyuhyun membalas lambaian tangan Hyunkie dengan tersenyum.

Kyuhyun tersenyum manis sambil menatap kepergian 2 orang itu sampai bayangan mereka hilang ditelan lift.

“Bocah itu mengingatkan aku dengan seseorang.” Gumamnya.

~ TBC~

Yes! Akhirnya selesai. Apakah ini masih pendek cingu-deul? Kayaknya iya deh.

Aku ini mengerjakannya dengan diiringi badai sepanjang malam dan juga radio petir yang super cetar membahana xD wkwkkww

Oh iya, berhubung notebook saya masuk rumah sakit. Jadilah ff ini mungkin akan aku update seminggu sekali mungkin. Karena aku buatnya di computer, sedangkan jadwalku itu padet! #LemparAuthorUpil5Kg

Kalau notebook masih bisa dibawa ke sekolah, lha computer?? Mau ditaroh dimana???

Okay, iyu ajah dari saya.

Terima kasih buat semua yang udah review ^^

Review ne 😉

With Love! ~ Frisca

Advertisements

30 comments

  1. Eiyy mwoya eonni? Kenapa tiba-tiba jderr 5 tahun kemudian? Aigoo -,-
    Apa hyunkie itu anak si kyu eonni? Dipercepat update nya eonni, semakin seru aja 😉
    Cepet pertemukan kyu dan wook lagi eonni!
    Fighting!!!
    Jangan lama2 kayak yang ini update nya 😀

    1. Heheheheheh, kalau ada hyunkie lebih seru. Menurutku, 😉
      Eeeeuuung … kasih tahu enggak yak ?????
      Wkwkwkwkwkw :p
      hari ini rencana mau update, tapi belon sempet ^^
      Jangan terlalu cepet, nanti enggak jeder! Heheheh :p
      Kan notebook eonnie masuk rumah sakit xD
      wkwkwkwkwkwkwk

  2. Susunan kata-katanya keren banget. Waw keren 🙂
    cepet amat ya udah 5 tahun aja. Hihihi
    pasti hyunkie anak kyuwook, hasil kelakuan kyuhyun k’ryeowook langsung menghasilkan benih aja ya. Wah tokcer. Kkkkk.
    Eh cowok lesung pipi ? Siwonkah ? Eh tp qo appa ? Kasian euy ryeowook cleaning service. Pasti kyuwook akan cepet ketemu. 🙂

    1. Gomawo ne #pelukciumkamu
      hehehehh, pengennya cepet. #nyengirkuda
      wkwkwkwkwkwkwk, aku baca komenan kamu ngakak abis.
      hu’ung, siwon eonnie. ^^
      Aduuuh, aku sendiri bingung mau jadiin wookie oppa apa.
      heheheh, tunggu di next chapter ye 😉

  3. wah…kayanya hyukie anaknya wook dngn kyu kan??? dan yg d panggil appa sm hyukie tuh siwonie kan??? tp apa siwon dan wook udah nikah, tp knp hyukie msh tnya appanya pd wook???

    apa kyu mau mncari wook tuk di bawa pulang???

    makin pnasaran aja nih ff nya, mkn seru, jadi ga sabar tunggu klanjutannya. ok di lanjut cpt aj dh. fighting. 🙂

    1. Kamu nanyanya kayak kereta ajah -_-”
      Okay, jawabannya semua ada di next chapter dan hari ini rencana bakalan update. Tungguin ajah ne 😉
      Gomawo ne buat reviewnya ^^

  4. Pa hyunky tu ank kyuwook…???tu siwon kan…ko hyunkydah mnggil appa….jd slma 5 th kyu g nyri wookie.. pa wookie bkal ksih tau low tu ank kyu k kluarga nya kyu….dtnggu lnjutannya…

  5. Wahh seru ini ff .kata kata mu bagus chingu:)
    Aiigoo kyu,ayo cari wookie!!
    Hah itu yg tadi di bilang appa sama hyunkie, siwon yak??
    Uhh aku rasa org yg di panggil appa sama hyunkie itu bkan appa bner deh atau bkan suami wook .
    Aku yakin wook msh setia cinta ke kyu wkwk ;D
    Kyuuu itu anak mu kyuu .tntu saja hyunkie pintar wong dia anak kyu .
    Aishh cpt update yak chingu ha sabar nggu klnjutan crtanya

  6. itu anak kyuwook? kyaaa>< tp siwon itu siapanya wookie? suami barunya? aigoo kyu, pasti nyesel minta cerai:3 lanjut ne^^

    1. eh eh eh .. maaf . salah bales tadi. Itu kamu baru baca yang chapter 5 yak ??? masyaowwwoooh, aku kira kamu review yang chapter 6! chapter 6 udeh aku upload lhoho 😉
      sekali lagi maaf yak

  7. ini udah lumayan panjangan eonni 😀
    sikapnya kyu buat penasaran eonni
    #pukpuk buat wookie . dia udah bekerja sungguh sangat keras . qw ikut terharu 😥

  8. hhhhh~ aku yakin si hyukkie pasti anak’a kyu ne :’) .
    sama” ceria seperti ibunya..
    pasti menurut kyu juga hyukie mengingatkan dia dengan wookie,
    aiiiihh si won” udah muncul pula .-. makin greget ajin.
    palagi permintaan’a kibum-umma :’)

    1. Ya Ampuun .. itu Hyunkie bukan Eunhyuk .. pantes pas kamu komentar di part terakhir aku rada – rada bingung. Hyunkie bukan Eunhyuk, Eunhyuk disini jadi yeoja , istrinya Donghae sahabatnya Wookie. >< pantes aku bingung

  9. nahlo, hyunkie anak wook ma kyu kan?? trs knp malah namja lesung pipit yg dipanggil appa sama hyunkie..
    wonwon ma wook ga ada hubungan apa2 kan??
    btw setelah 5thn kyu emg blm punya anak dr min??
    huft, apa kau akan menyesal kl tau anak menggemaskan dan pintar itu anakmu kyu??
    btw kibum sakit apa??
    trs apa sungmin msh blm diterima di kluarga cho?? ckckck..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s