I’m Sorry, I Can’t Be Perfect 6

<a href="https://friscabayumelati.files.wordpress.com/2014/04/sad-alone-lonely-girl-cute“>Gambar

Pairing : KyuWook/Slight KyuMin, SiWook, SiMin, HaeHyuk
Rate : K+, Romance, Genderswitch, Hurts/Comfort, Abal, Gaje, Failed
Author : Frisca Freshtie
Cast :
1. Cho Kyuhyun (Namja)
2. Kim Ryeowook (Yeoja)
3. Lee Sungmin (Yeoja)
4. Choi Siwon (Namja)
5. Lee Hyukjae (Yeoja)
6. Lee Donghae (Namja)

I’m Sorry, I Can’t Be Perfect

.
.
.
.
Selain sunyi yang terpantul dari sketsa hidupmu, adakah gemercik daun bersembunyi di antara belaian embun?
Menyimpan selaksa luka yang beku.
Atau tangis kian mengalun mengikuti debur waktu..
Langit masih kelabu mengeram hujan, sayang.
Berhentilah memintal duka yang kusam.

Mungkin tak akan sampai selembar salam dari mimpiku.
Pada sedihmu yang mencoreng warna pagi.
Karena di awal pertemuan kau lempar segumpal kebencian.
Sementara senja mulai mengetuk ruang sesalku.
Aku ingin menyulam robekan rindu yang melambai kumal dalam matamu.

.
.
.
.

Kyuhyun menatap eomma-nya yang sedang beristirahat dengan tatapan sendu. Lalu, ia mengelus pucuk kepala eomma-nya dengan penuh kasih sayang.
“Eomma .. akan ku pastikan kau akan baik – baik saja.” Gumam Kyuhyun.
Tiba – tiba, dengan lembut Sungmin memeluk Kyuhyun dari belakang dengan lembut. “Chagia .. ayo pulang ..” bisiknya lembut.
Kyuhyun menggelengkan kepalanya. “Anio, aku masih ingin disini, menemani eomma. Jika kau ingin pulang, pulanglah. Kau pasti lelah.” Ujar Kyuhyun lembut.
“Anio. Jika suamiku disini, maka aku akan berada disini bersama suamiku, karena tempatku berada di sampingmu.” Ucap Sungmin tulus. Mendengar pernyataan Sungmin, Kyuhyun mengembangkan senyumnya.
“Gomawo.” Ujar Kyuhyun.
Sungmin mengeratkan pelukannya. “Ne.” bisiknya lagi.

.
.
.
.
Inginku berlari menjauh.
Dari wajah – wajah semu setengah tengadah.
Kemudian berbaring, di antara senyum – senyum kuncup bunga.
Membawakanmu, seikat kasih sayang dan seuntai senyuman.
Dan kita akan datang pada bulan merah jambu.
Untuk menopangkan semua rasa yang tak bertepi ini.
.
.
.
.

 

Tit Tit Tit Tit Tit
Suara mesin itu, bergerak dengan cepat, naik turun dengan drastis.
Suara panik terdengar dimana – mana.
Suara gesekan roda dengan lantai putih.
Lalu, berakhir di sebuah ruangan serba putih dan dilingkari banyak orang – orang berpakaian serba putih dengan alat – alat medis mereka.

“Ada apa lagi ini Tuhan?” pekik Ahra meratapi keadaan yang terjadi pada eomma-nya. Tiba – tiba saja, eomma-nya kambuh lagi.
Yunho menggertakan giginya, lalu meninju dinding keras rumah sakit. Melihat kegaduhan seperti itu, Kyuhyun membuka suara.
“Aku akan membawa Ryeowook kembali.” Ujarnya tegas dan tanpa keraguan di matanya.
Semua orang menatapnya tak percaya. Sebenarnya mereka sudah tahu tentang permintaan kecil Kibum, namun mereka tak akan menyangka Kyuhyun mau melakukannya mengingat rasa bencinya pada Ryeowook dulu.
“Aku akan membawanya pulang. Aku akan mencarinya.” Ulangnya lagi dengan serius.
Sungmin mengembangkan senyumnya tulus, ia sudah tahu tentang ini. Bahkan ia sangat mendukung permintaan eomma-nya itu. Seetelah perceraian itu, Sungmin sangat merasa bersalah pada Ryeowook, apalagi setelah mendapat surat dari Ryeowook dulu. Ia semakin menjadi merasa bersalah. Ia ingin menebus kesalahannya yang ia buat dulu.
Kyuhyun menatap Sungmin.
“Pergilah ..” ujar Sungmin dengan lembut.
“Bawa dia kembali.” Ujarnya lagi. Kyuhyun mengangguk, lalu mulai berjalan meninggalkan mereka untuk mencari Ryeowook.

.
.
.
.
Sinarmu kini redup.
Cahayamu keluhkan kesedihan.
Gelapmu menambah getir hidup.
Angin pun berhenti berhembus.
Menyeka nafas dalam derita.
Tanah ini kini kelam.
Mentari perlahan pergi.
Menjauh dari kebisingan.
Surya kini menyepi.
.
.
.
.

Kyuhyun mengemudikan mobilnya ke rumah keluarga Kim dengan cepat. Mobilnya membelah jalanan yang sepi itu. Namun, ada yang aneh disini. Apakah itu sorot MATA KERINDUAN-kah itu Kyu? Atau itu sorot mata KESEDIHAN Kyu? Apa sekarang kau MENYESAL Kyu?
Ia tepikan mobilnya di depan rumah itu. Lampunya meyala dengan terang, pintunya juga terbuka. Itu artinya ada orang di dalam. Ia menghembuskan nafasnya, mencoba menguatkan dirinya. Lalu, ia keluar dari mobil.
Dengan ragu, ia memencet bel rumah.
Ting Tong
Sura itu menggema di telinga Kyuhyun. Ia meremas – remas tangannya, mencoba menetralkan getaran dalam jantungnya.
Suara gerbang dibuka terdengar, lalu keluarlah seorang gadis muda dari balik pagar itu.
“Mian, mencari siapa ahjussi?” tanyanya sopan.
“Oh, euung itu .. aku mencari Kim Ryeowook, apakah dia ada?” Tanya Kyuhyun.
“Kim Ryeowook?” tanya gadis itu dengan bingung.
“Ne.” ujar Kyuhyun mantap.
“Mungkin kau salah rumah ahjussi, disini tak ada yang bernama Kim yeowook. Ini kediaman keluarga Jung.” Ujar gadis itu menjelaskan.
“Hah? Okay, gomawo ne.” ujar Kyuhyun sambil membungkuk, lalu membalikkan badannya.
“Kau dimana Ryeowook?” lirihnya kalut.

Kyuhyun berjalan menuju rumah yang berada di samping rumah kediaman keluarga Kim dulu. Ia ingin mencari tahu, apakah mungkin tetangganya itu tahu Ryeowook pergi kemana.
Ia tekan bel, dengan harap – harap cemas ia menunggu sang empu-nya rumah keluar.
“Sedang mencari siapa nak?” Tanya seorang perempuan paruh baya.
“Ah, anyeong ahjumma.” Ujar kyuhyun sambil membungkuk.
“Nugu?” tanya bibi itu bingung.
“Kyuhun imnida.” Ujar Kyuhyun.
“Kyuhyun?” tanyanya bingung.
“Ahjumma, aku ingin bertanya sesuatu.” Ujar Kyuhyun.
“Ah, ne. Kau ingin bertanya tentang apa anak muda?” tanya bibi itu penasaran.
“Apakah ahjumma tahu orang yang dulu mendiami rumah itu?” ujar Kyuhyun sambil menunjuk rumah disamping rumah ahjumma itu.
“Oh, apa yang kau maksud Kim Ryeowook?” tanya ahjumma itu tepat sasaran.
“Nde ahjumma.” Ujar Kyuhyun dengan sorot mata kebahagiaan.
“Aku tak tahu ia pergi kemana.” Ujar bibi itu sambil mengingat – ingat mungkin.
Senyum Kyuhyun sirna entah kemana.
“Yang aku tahu dulu, ia pulang ke rumah ini dengan menangis. Entah, tak ada yang tahu kenapa. Ia lebih memilih berdiam diri di rumah, jika keluar-pun ia hanya bekerja dan berbelanja sesuatu yang ia perlukan saja. Ia tak pernah membaur lagi dengan kami, padahal dulu ia sangat sering bermain ke sini, bahkan ia suka sekali memberikan makanannya pada kami. Mungkin ia frustasi, karena ternyata ia hamil, dari desas – desus yang beredar ia dihamili oleh pemuda tak bertanggung jawab. Setelah itu, kami tak pernah melihatnya lagi. Ia seperti hilang ditelan bumi, tak ada yang tahu kemana ia pergi, yang kami tahu rumah itu sudah dibeli oleh keluarga Jung.” Ujar bibi itu panjang lebar menjelaskan.
“Itu saja yang ku tahu nak.” Ujar bibi itu.
“Ah, gomawo ahjumma atas info-nya ne.” ujar Kyuhyun sambil membungkuk, lalu pergi meninggalkan bibi itu.
Kyuhyun memasuki mobilnya, lalu ia menatap lurus jalan. Mesin mobilnya belum dihidupkan, yang ada hanya suara nafas Kyuhyun yang terdengar berat. Apa sekarang kau menyesal Kyu? Kenapa sorot matamu sekarang berubah menjadi sendu? Kenapa tersirat kekecewaan di matamu itu?

.
.
.
.
Ketika kau serupa rindu.
Ku hirup ruap kopi senikmat harum tubuhmu.
Seteguk kafein sekental ludahmu.
Deraskan darahku di sungai – sungai waktu.

Jantungku berdegup dengan kencang.
Memompa badai dari lubuk lautan.
Tempat paling tenang mengendapkan kesenangan.

Serbuk kenangan teraduk jadi mimpi, sepekat dan sepahit kopi.
Tenggelam aku bagai tersesat dalam lebat gerai rambutmu yang hitam dan lembut.
Mengurai hitam semesta, melupa segala warna sampai terbit inti cahaya di ufuk jiwa.
Dan karena kau serupa rindu.
Kala di dasar cangkir tinggal ampas kelam membeku yang tersisa tetap saja ingin meregukmu tak dingin – dingin.
.
.
.
.

Hyunkie tengah bermain dengan namja berlesung pipi di rumahnya, sedangkan Ryeowook tengah memasak di dapur untuk makan malam.
“Hyunkie .. apa kau tak lelah?” tanya namja itu.
“Anio ahjussi, aku tak lelah.” Ujar Hyunkie sambil terus bergulat dengan namja itu.
“Eh, kau lupa lagi eoh? Kenapa memanggil ahjussi lagi?” tanya namja itu dengan cemberut layaknya anak kecil.
“Heheheh, mian ne. aku belum terbiasa appa, hari ini mungkin aku ingat, besoknya aku tak ingat.” Ujar Hyunkie blak – blakan.
Namja itu mendudukkan Hyunki di karpet. “Kau harus terus mengingatnya Hyunkie.” Ujar namja itu.
“Kenapa harus begitu?” tanya Hyunkie tak mengerti.
“Appa ingin melamar eomma-mu secepatnya.” Bisik namja itu di telinga Hyunkie.
“MWO ?????” jerit Hyunkie melengking di telinga namja itu.
“Kalau begitu aku akan berganti marga Choi?” tanyanya blak – blakan.
“Hahah, tentu saja Hyunkie. Tapi kau jangan bilang – bilang pada eomma-mu itu, appa ingin memberikan kejutan untuknya.” Bisik namja itu lagi.
“Hhoohoh, tentu saja Siwon ahjussi.” Ujar Hyunkie sambil mengedipkan matanya nakal.
“Eh? Kau memanggilku ahjussi lagi?” tanya Siwon.
“Tak apa, yang ini memang aku sengaja ahjussi. Karena kau belum melamar eommaku, maka ku putuskan sekarang kau kupanggil ahjussi saja.” Ujar Hyunkie sambil berdiri tegap.
“Eh, sekarang kau mulai nakal eoh?” ujar Siwon gemas.
“Selama ahjussi belum berani melamarnya, aku tak ingin memanggil ahjussi dengan sebutan appa. Cepatlah, lamar eommaku. Ia begitu kesepian menunggu appaku.” Ujar Hyunkie polos.
“Eh? Jika eomma menikah dengan ahjussi, lau appaku?” Tanya Hyunkie bingung.
“Bagaimana kalau kau mempunyai appa 2?” tanya Siwon.
“Huaaaa .. aku tak pernah memikirkannya sebelumnya. Tapi, sepertinya akan menarik! Aku merestuimu ahjussi, ayo membahagiakan eommaku bersamaku dan juga appaku yang tak pulang – pulang.” Ujar Hyunkie dengan puitis.
Mendengar penuturan Hyunkie, Siwon jadi gemas. Ia mencubit hidung Hyunkie dengan lembut. “Baik. Ayo, membahagiakannya bersama – sama.” Ujar Siwon.

“Membahagiakan siapa?” Tanya Ryeowook yang tiba – tiba sudah berada di samping mereka.
“Euung .. itu .. apa .. anu .. eung …” Siwon jadi gugup sendiri berada di dekat Ryeowook.
Hyunkie menghambur ke eomma-nya. “Siwon ahjussi ingin membahagiakan eomma.” Teriak Hyunkie dengan kerasnya dan berhasil membuat pipi Siwon seperti kepiting rebus. Dan Ryeowook? Ia tersipu malu. Apa kau sudah melupakan Kyuhyun? Tapi, bukankah itu lebih baik?

Siwon menatap tajam Hyunkie dan Hyunkie? Ia malah cengengesan tak karuan tanpa dosa membebaninya. “Heheh, mian ahjussi.” Ujar Hyunkie dengan nyengir kuda.
“Ayo makan, kajja.” Ajak Ryeowook.
“Hahah, ayo makan eomma. Yang terlambat ke meja makan yang mencuci piring.” Ujar Hyunkie sambil melirik Siwon, melihat itu Siwon hanya bisa terkekeh geli. Anak itu mempunyai banyak kejutan.

.
.
.
.
Berabad jemari mengemis pelangi, yang terukir di bibir senja.
Bagai keras ombak yang menabrak karang.
Aku akan tetap teguh berpegang.

Kamu adalah kabut dalam hembusanku.
Menyelimuti ruang sunyi hatiku.
Dalam gemerlap cakrawala fana.
Bersenandung mengikuti jejak awan.

Andai aku mampu ..
Membuka pintu waktu.
Aku akan melangkah menuju cahaya.
Lewati penantianku yang tak pasti, akan sekeping hati.
Yang telah menyulam erat jiwaku.
.
.
.
.

Kyuhyun menatap gundukan tanah di depannya, lalu ia berjongkok dan meletakkan rangkaian bunga indah di atas gundukan itu. Ia menghembuskan nafas beratnya. Lalu, ia membuka kacamata hitamnya.
“Ahjumma, mianhae .. aku tak menemukan putrimu itu. Mian ..” ujarnya sedih.
“Maaf, aku membuat anakmu kesusahan dan jatuh dalam kesedihan dan kepahitan kehidupan. Mian ..” ujarnya lagi dengan mata berkaca – kaca.
“Namun, kau tak perlu khawatir ahjumma, aku berjanji. Aku akan membawanya pulang.” Ujar Kyuhyun mantap.
***
Kyuhyun berjalan menuju mobilnya, lalu ia membuka pintu mobilnya.
Tiba – tiba saja ada yang memanggilnya. “Ahjussi ..” teriak seorang bocah berambut mangkok.
“Eh, kau disini?” uajr Kyuhyun tak percaya.
“heheh, kita bertemu lagi ahjussi. Sepertinya kita berjodoh. Heehhe .” ujar Hyunkie.
“Apa yang kau lakukan disini?” Tanya Kyuhyun.
“Aku sedang menunggu eomma-ku yang tengah menjenguk halmoniku.” Ujar Hyunkie.
“Oh ..” ujar Kyuhyun manggut – manggut.
“Ahjussi sendiri, kenapa ada disini?” Tanya Hyunkie polos.
“Hanya sedang menemui seseorang.” Ujar Kyuhyun.
“Eh ??? Mwo ?? Apa ahjussi sudah mulai gila? Ahjussi bertemu dengan seseorang di makam seperti ini?” tanyanya tak percaya.
Kyuhyun terkekeh mendengar pertanyaan yang terlontar dari mulut kecil itu.
“Kau belum dewasa.” Ujar Kyuhyun lembut sambil mengacak poni Hyunkie. Hyunkie mem-pout bibirnya kesal. Ia sangat tak suka jika dibilang belum dewasa oleh seseorang, apalagi yang tak dikenalnya dekat.
“Aku sudah dewasa ahjussi, bahkan aku tak pernah diantar dan dijemput jika berangkat dan pulang sekolah. Aku juga bisa membersihkan kotoranku sendiri, dan aku makan tak disuapi seperti anak – anak yang lain.” Ujarnya ketus.
“Hehhe .. mian ne.” ujar Kyuhyun.
“Tiada maaf untukmu ahjussi.” Ujar Hyunkie sambil membuang muka. Melihat itu, Kyuhyun semakin tertawa geli.
“Apa yang harus ku lakukan agar kau mau memaafkan ahjussi, huh?” tanya Kyuhyun.
“Ahjussi, bisakah kau membelikan aku es krim coklat jumbo?” tanay Hyunkie dengan mata besarnya.
“Oh, tentu. Tapi, ahjussi tak bisa membelikannya. Apa kau mau ahjussi berikan uang untuk membelinya sendiri? Ahjussi sangat sibuk.” Ujar Kyuhyun.
“Euuung ….” Hyunkie mengetuk – ngetukkan jari manisnya di dagunya, ia bingung.

Beep beep
Suara dering ponsel Kyuhyun bordering.
“Yeoboseo …” ujar Kyuhyun menjawab pangggilan.
Kyuhyun menatap Hyunkie sebentar, lalu mengeluarkan dompetnya dan mengambil uang.
Lalu, ia berikan pada Hyunkie dan masuk ke mobilnya. Hyunkie manatap tak percaya pada uang yang ada di tangannya, ini uang yang sangat banyak. Uang ini bahkan bisa dibuat untuk membeli banyak es krim coklat jumbo.
Mobil Kyuhuyun sudah bergerak jauh. Hyunkie berlari ke tengah jalan.
“Gooomaaawoooo ahjussi …” teriaknya keras – keras.

“Apa yang kau lakukan di tengah jalan Hyunkie?” tanya Ryeowook.
“Berterima kasih eomma.” Ujar Hyunkie polos.
“Berterima kasih pada siapa?” Tanya Ryeowook lagi.
“Pada ahjussi yang memberiku uang ini.” Ujar Hyunkie dengan memperlihatkan uang yang ia dapat.
“Eh ?? Siapa ahjussi itu?” Tanya Ryeowook penasaran.
“Entahlah, aku tak tahu.” Ujar Hyunkie sambil menegdikkan bahunya.
“Eh ?? Kau tak tahu? Lalu, kenapa kau diebri uang?” Tanya Ryeowook bingung.
“Untuk minta maaf.” Ujar Hyunkie blak – blakan.
“Minta maaf?” ulang Ryeowook bingung.
“Eomma, kau sangat cerewet.” Ujar Hyunkie, lalu berjalan di depan Ryeowook.
Mendengar penuturan aegya-nya, Ryeowook tertawa geli. Lalu, ia mengikuti jalan Hyunkie.

 

…………………………………………….
……………………………….
………………….

Huuuuaaah .. Ini aku buat dengan ilham yang mentok T^T
Masih pendekkah??? Apa kalian masih bingung dengan cerita saya yang abal ini??

Baiklah, kemarin yang bertanya ini itu apakah sudah terjawab semuanya chingu-deul ???

Gomawo ne, buat yang udah mau meninggalkan jejak di cerita saya.
Saya sampai terhura, terhenyak dan tercengang membaca komenan – komenan kalian ^^
Gomawo 😀
#TebarPetasan

Last. Review ne 😉
With Love! ~ Frisca

Advertisements

43 comments

    1. hehehe, katanya pengen pada nyiksa kyuhyun ??? #kedipGenit
      kenapa malah kamu yang kesiksa yak ? wkwkw, mungkin next chapter aku pertemuin mereka berdua, hehehe
      gomawo ne buat commentnya ^^

  1. First kah??
    Ck sungmin knpa baru sadar sekarang eoh?? .ah kira2 apa isi surat yg wook ksih ke sungmin wktu dlu -_-
    Hah kyuuuuu itu anak mu!!!aishh cpat2 lah pertemukan kyu sama wook .wkwk greget aku jadinya .
    Di tggu lanjutan nya ;;)

    1. maksudnya first ??? :/
      Next chapter kalau mereka berdua ketemu,aku jelasin ne 😉
      Kepo akut yak??? wkwkwkkwk
      hehehhe, pada enggak sabar banget yak, ngebet banget
      gomawoyo ne

  2. Gemeessss…
    Dikit lagi si cho itu ketemu sama wookie, eh malah kyu pergi dan cerita mentok di TBC.
    Haduh eonni-ya, makin penasaran akhir kisah ini, seru banget jalannya.
    Oh ya eon, mau tanya nama akun Twitter/FB eonni dong, siapa tau bisa lebih deket. Hehehe

    1. Hahahah, aku juga geeemeees baca komennan kamu lhoh 😉
      zheheheh, mian #nyengirkuda

      akun twitter : @friscabayu
      akun FB : Frisca Bayu Melati

      tenang ajah, nanti aku folback dan aku accept permintaan kamu ^^

      gomawo ne

  3. anneyeong q reader baru n bru komen di chap ini…hehhhe…mian chingu….
    q msih bingung dg jln ceritnya chingu knpa si kyu dlunya bgitu benci ama wook…lnjuttt chingu ^^

  4. yah……knp kyu slalu ga bs ktmu sm wook??? padah tinggal dikit lg mrka ktmu. tp ikatan antara anak dngn ayahnya itu akan slalu bsmnuntun untuk mnyatukan mrka. btw apa isi surat wook buat min, yg lagsung ngrubah min jd baik dn nyesal akn prbuatannya sm wook???

    siwon mau ngalamar wook??? apa wook akn trima woonie???

    ok di tunggu lagi next chap nya. smoga cpt lg update nya. gomawo. 🙂

    1. biar kyuhyun kesiksa #ketawaevil
      Yap, bener banget, hyunkie yang akan nuntun mereka berdua buat ketemu di next chapter mungkin #nyengirkuda
      Eih, pada kepo akut kayaknya nih ??? next chapter kalau mereka ketemu, aku jelasin.

      Iya, mau nglamar wookie. tunggu di next chapter

      aah, gomawo ^^

  5. Wah saya suka sekali sama sama penulisan kata-katanya. Apalagi kta puitisnya hihihi.
    Itu hyunkie emng lucu n ngegemesin.. kyeopta.. apalagi pas bilang appa nya yg tidak pulang-pulang #udh kayak bang toyib. Hihihi
    Lanjutanx d tunggu :). Fighting ! ^^b

  6. siwon mau ngelamar wookie? semoga wookie gak nerima lamaran itu, biar wookie bisa balik ke kyuhyun. aish anaknya kyuwook binin gemes><

  7. gimana kalo wookie sama siwon oppa aja eon?? 😉
    biar si kyu tih ngerasa kecewa n sakit ati #balasdendamgitu . kan jadi lebih seru eon

    hyukie itu anak wookie sama kyu yee eon .. sifatnga ceria bgt . qw suka 🙂

  8. huaahh.. si kyu makin deket dengat hyukkie :’) .
    tragis banget yahh, pas saat” hamil ,wook ditinggal suami’a mengharuskan dia mengucilkan diri dari dunia luar.. miris :’)

  9. lha, knp min tiba2 jd baik gitu??
    emg isi surat wook apa??
    ish, won2 genit banget sih??
    semoga kyu dluan ketemu wook sebelum wook dilamar kuda..
    sebenci apapun aq ma kyu tp aq lebih ga suka kl wook ma kuda ganjen tu.. #ditendangkuda

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s