I’m Sorry, I Can’t Be Perfect 8

Gambar

Pairing : KyuWook/Slight KyuMin, SiWook, SiMin, HaeHyuk

Rate : K+

Genre : Romance, Hurts/Comfort, Genderswitch, Abal, Gaje, Failed

Author : Frisca Freshtie

Cast :

  • Cho Kyuhyun (Namja)
  • Kim Ryeowook (Yeoja)
  • Lee Sungmin (Yeoja)
  • Choi Siwon (Namja)
  • Lee Donghae (Namja)
  • Lee Hyukjae (Yeoja)

 

I’m Sorry, I Can’t Be Perfect

.

.

.

.

Kamu mungkin mampu, mencoretku dari ragu.

Menghapus parasku, dari buku – buku.

Membuang suaraku, dari lagu – lagu.

Bahkan melempar namaku.

Namun, tidak dengan pikiranmu.

Kenanganku menjelaga di otakmu.

.

.

.

.

Ryeowook menundukkan kepalanya dalam – dalam, ia sama sekali belum siap bertemu dengan Kyuhyun. Ia tak menyangka bisa bertemu dengan mantan suaminya ini, sungguh diluar dugaan walaupun ia pernah berpikir demikian. Ia tak ingin menatap wajah yang selama ini menghantuinya, wajah yang selama ini mengisi penuh hatinya, wajah yang selama ini selalu ia coba untuk hindari namun tak pernah bisa, wajah yang selalu mengisi mimpi – mimpi indahnya, wajah yang selama ini ia rindukan.

Sedangkan Kyuhyun, ia terus menatap Ryeowook. Ia tahu Ryeowook mencoba tak melihatnya. Ia tahu itu.

Kyuhyun mengaduk es krimnya yang ada di gelas besar itu dengan tatapan yang tak lepas dari Ryeowook. Sedangkan Ryeowook tetap setia dengan menundukkan kepalanya. Dan si kecil Hyunkie? Ia sangat menikmati es krim coklat jumbonya, bahkan ia sudah menghabiskan 1 gelas es krim. Saking sibuknya dengan es krim jumbonya, ia tak merasa ada yang aneh dengan kedua orang dewasa yang ada disampingnya sekarang ini.

Merasa jengah dengan keadaan canggung seperti ini, Kyuhyun membuka suara.

“Apa kau tak mau memakan es krim-mu? Apa rasanya tak enak?” Tanya Kyuhyun memulai. Ryeowook mendongakkan kepalanya sebentar, lalu saat matanya bertemu dengan mata Kyuhyun, ia segera menundukkan kepalanya lagi dengan gugup.

“Euung .. anio. Aku akan memakannya.” Ujar Ryeowook dengan sedikit gugup, lalu menarik gelas es krim di depannya dan memakannya sedikit demi sedikit.

“Huuuuaaaah … Ini es krim terenak yang pernah kumakan …” ujar Hyunkie senang sambil mengelus perutnya yang mulai buncit dikarenakan banyaknya es krim jumbo yang ia makan atau mungkin malah sebenarnya si kecil Hyunkie cacingan -__-“.

“Kau menyukainya?” Tanya Kyuhyun pada Hyunkie dengan senyuman menempel di wajahnya yang super tampan itu.

“Ne ahjussi. Aku sangat menyukainya.” Ujar Hyunkie jujur. “Lain kali kau harus membelikanku lagi ahjussi dan lebih banyak lagi ne.” tambah Hyunkie blak – blakan.

“Oh, tentu saja.” Ujar Kyuhyun dengan kekehan kecil.

Ryeowook masih menundukkan kepalanya. Ia tak berani menatap Kyuhyun, apalagi mengeluarkan suaranya. Ia sangat takut atau lebih tepatnya ia belum berani melihat namja yang masih mengisi hati kecilnya itu.

Melihat tingkah ibunya yang sangat aneh yang tak seperti biasanya, Hyunkie mengernyitkan dahinya heran. Biasanya eomma-nya itu akan meminta Hyunkie lebih sopan pada orang yang lebih tua darinya dan ini? Eommanya hanya diam membisu??? ‘Sungguh aneh.’ Inner Hyunkie. “Eomma, apa kau sakit?” Tanya Hyunkie heran sambil menangkup kedua pipi Ryeowook sehingga membuat wajah Ryeowook yang cantik itu terlihat.

“A .. a.. anio ..” ujar Ryeowook tergagap.

Hyunkie melepaskan tangkupannya. “Lalu, kenapa eomma? Kenapa tak berselera makan es krim? BUaknnya eomma sangat menyukai es krim terutama rasa coklat sepertiku? Kenapa eomma dari tadi diam saja? Kenapa eomma tak menyuruhku diam saat aku meminta ahjussi untuk membelikanku es krim lagi? Biasanya eomma akan memintaku untuk bersikap sopan pada orang tua? Apa eomma memiliki masalah? Apa ada teman eomma yang menyakiti eomma? Apa eomma sedang sariawan? Atau eomma tak enak badan? Atau …” belum sempat Hyunkie melanjutkan pertanyaanya yang sangat panjang, Ryeowook menyelanya. “Anio .. eomma tak apa – apa. Eomma hanya lelah saja chagi..” ujar Ryeowook mencoba setenang mungkin.

“OMO ??? Eomma lelah??” ujar Hyunkie dengan mata besarnya. “Aigooo .. eomma. Sudah ku bilang kau jangan terlalu bekerja keras. Apa eomma tak tahu bahwa terlalu bekerja keras bisa menyebabkan stress, depresi, tekanan, kadas kurap dan lain – lain?” ujar Hyunkie layaknya ibu – ibu yang tengah menasehati anaknya.

Mendengar itu, Kyuhyun tak sanggup menahan tawa gelinya. Dan Ryeowook hanya bisa tersenyum kaku.

“Eomma . sepertinya kau benar – benar stress berat. Bahkan kau tak tertawa seperti biasanya! Kau harus menyegarkan otakmu eomma! Jika tidak, kau akan sakit. Dan jika kau sakit, siapa yang akan memasakkan aku nasi goreng kimchi kesukaanku? Siapa yang akan membersihkan tempat tidurku? Siapa yang akan menemaniku belajar saat malam? Siapa yang akan menemaniku bermain game? Lalu, siapa yang akan mendongengkan aku sebelum tidur, dan juga siapa yang akan memberikanku uang saku jika eomma sakit?” ujar Hyunkie dengan beruntun dan dengan jeda yang sedikit.

Kyuhyun lagi – lagi tertawa geli, sedangkan Ryeowook hanya bisa tersenyum kaku lagi (?)

.

.

.

.

Betapa indah pelangi dan bintang di atas sana.

Betapa indah senyummu di malam kerinduanku.

Mengenang detik – detik kebersamaan kita.

Sejauh aku menganggap ia bintang di langit kerinduanku.

 

Hari – hariku terbenam dalam kesunyian yang gelap.

Mengenang kerinduanku dengan senyum indahmu.

Dengan senyuman itulah hari – hariku yang sunyi jadi terang benderang.

Melewati halangan dan rintangan dengan mengenang senyum kerinduanmu.

.

.

.

.

“Whooooaaaah .. aigoo …ahjussi .. kau benar – benar membawa kami kemari??” Tanya Hyunkie dengan tak percaya sambil menempelkan wajahnya ke jendela mobil.

Kyuhyun mengembangkan senyum gelinya sambil fokus menyetir. Dan Ryeowook hanya diam, ia larut dengan pikirannya sendiri. Sebenarnya ia ingin bersikap seperti biasa, tapi rasanya ia tak bisa, ia terlalu canggung dengan Kyuhyun. Apalagi ini pertemuan pertama mereka dan anaknya sudah sedekat ini dengan Kyuhyun.

Setelah mobil Kyuhyun terparkir dengan apik di tempat parkir, mereka segera turun dari mobil.

“Whuuuuaaaah .. aku tak percaya ini. Setelah sekian lama, akhirnya aku bisa datang kemari dengan eomma? OMO … ahjussi .. aku sangat menyukaimu dan menyayangimu ahjussi!” pekik Hyunkie antara ketidakpercayaan dengan kebahagiaan yang membuncah pada Kyuhyun. Mengingat Ryeowook tak pernah pergi dengan Hyunkie ke pasar malam jika Hyunkie meminta karena kesibukan Ryeowook yang sering mendapatkan shift malam.

Kyuhyun mengelus rambut mangkok Hyunkie gemas. “Ayo masuk jagoan!” ujar Kyuhyun sambil menggandeng tangan mungil Hyunkie dan mulai berjalan masuk dengan bahagia ke dalam pasar malam. Ryeowook menatap nanar genggaman tangan mereka.

‘Apa yang harus ku lakukan, jika kau tahu yang sebenarnya?’ inner Ryeowook.

.

.

.

.

Kerlip mata malammu.

Jumpalitan jatuh ke cahaya mukaku.

Di sini, aku menatapmu. Pendar – pendar Kristal bertabur dengan indah yang berserakan kelipnya.

Dan jantungku kini terpacu begitu hebatnya. Berdetak tak tentu, apalagi berirama?

Saat ku palingkan wajahku dari kerlipan matamu itu, aku semakin terjerat dengan cahaya dan pendar – pendar ajaib matamu itu.

Kerlipan matamu membuatku semakin sulit keluar dari jeratan malammu.

.

.

.

.

“Eomma .. ahjussi .. aku ingin naik itu!” pekik Hyunkie sambil menarik lengan Kyuhyun dan Ryeowook ke komedi putar.

Setelah sampai di loket, Kyuhyun segera membeli tiket masuk. “Nah, ahjussi sudah membeli tiketnya, kita tingal masuk.” Ujar Kyuhyun sambil menunjukkan 3 tiket yang berada di tanagnnya.

“Aaaaaah … saranghae ahjussi. Gomawo.” Ujar Hyunkie senang sambil berlari memeluk Kyuhyun.

“Kalian saja yang masuk, aku akan menunggu kalian disini.” Ujar Ryeowook dengan kaku.

“Eh? Kau tak ingin masuk?” Tanya Kyuhyun. Ryeowook menganggukan kepalanya dengan kaku.

“Ah .. eomma. Ikutlah, masuklah .. aku ingin menaikinya dengan eomma dan juga ahjussi. Ini kan yang pertama kali eomma, dulu – dulu kita tak pernah bisa kesini karena kesibukan eomma.” Pinta Hyunkie dengan mata anjingnya. Dengan terpaksa, Ryeowook menyetujuinya, ia tak pernah bisa menolak permintaan malaikat kecilnya itu tanpa alasan yang kuat. Tentu saja Ryeowook tak ingin ikut karena ia tak ingin berada disamping Kyuhyun lebih lama lagi, karena berada disamping Kyuhyun jantungnya selalu berdegup tak karuan. Ia tak ingin mati konyol tentunya.

Dari situlah, semuanya bermula. Senyuman yang Kyuhyun rindukan selalu mengembang, dan orang itu sekarang berada di dekatnya.

Mereka menaiki komedi putar dengan canda tawa, senyuman yang terus melekat pada wajah mereka. Hyunkie yang tertawa lepas dengan eomma-nya dan juga Kyuhyun.

Mereka seperti keluarga kecil yang tengah berekreasi. Dan ini mungkin bisa membuat iri keluarga lainnya. Setelah puas menaiki komedi putar, kemudian mereka menaiki bianglala. Sungguh, mereka terlihat seperti pasangan yang sangat serasi.

Mereka mencoba banyak sekali permainan di pasar malam itu. Hampir semua permainan yang ada di pasar malam itu dicoba mereka, bahkan sampai melempar bola untuk mendapatkan boneka jerapah. Ya, Hyunkie menyukai jerapah seperti eommanya. Mereka juga membeli es krim dan memakannya bersama – sama, bahkan mereka suap – suapan. Dan tentu saja Ryeowook hanya bisa menundukkan kepalanya karena malu. Saat berjalan, mereka akan saling bergandengan tangan. Ryeowook dan Kyuhyun layaknya pasangan suami istri yang tengah menjaga anak mereka.

Selama mencoba permainan, ryeowook sering mencuri pandang pada Kyuhyun dan begitu sebaliknya, dan saat mata mereka bertemu, mereka akan mengalihkan pandangan mereka dan bersikap seolah tak ada apapun yang terjadi di antara mereka berdua.

Sudah berjam – jam mereka menghabiskan waktu di pasar malam.

“Eomma, aku lelah.” Ujar Hyunkie sambil mengucek matanya.

“Sini, biar ahjussi gendong ne.” ujar Kyuhyun menawarkan punggungnya.

Hyunkie mengangguk pelan, lalu meletakkan tubuh mungilnya di punggung Kyuhyun.

 

Lama, mereka berjalan. Hyunkie sudah tertidur dengan pulas di punggung Kyuhyun.

“Maaf, merepotkanmu.” Ujar Ryeowook sambil menundukkan kepalanya dan mencoba menyamakan jalan dengan Kyuhyun.

Kyuhyun mengembangkan senyum manisnya. “Gwenchana. Aku tak merasa direpotkan olehmu Ryeowook.” Ujar Kyuhyun tulus. Ryeowook menolehkan kepalanya menatap Kyuhyun dengan tak percaya.

“Kau memanggil namaku?” tanyanya pelan, bahkan hampir tak terdengar. Itu panggilan pertamanya yang ia dengar sendiri dari mulut seorang Kyuhyun.

“Nah, kita sampai.” Ujar Kyuhyun sambil mencoba mengambil kunci mobilnya yang ada di saku.

“Ais .. kenapa sulit sekali?” gumam Kyuhyun.

“Bisakah kau mengambilkan kunci mobilku di sakuku ini?” pinta Kyuhyun. Ryeowook menatap Kyuhyun.

“Aku tak bisa mengambilnya.” Ujar Kyuhyun lagi.

Ryeowook membulatkan matanya shock. “Bisakah kau mengambilnya?” tambah Kyuhyun lagi. Ryeowook menganggukan kepalanya kaku. Entah apa yang merasukinya, entah ia sudah terjerat dengan tatapan Kyuhyun atau mungkin memang dasarnya Ryeowook adalah orang yang susah untuk menolak. Ryeowook mendekati Kyuhyun, dengan gugup ia melirik Kyuhyun sekilas lalu setelah menetralkan degupan jantungnya, ia dengan hati – hati mengambil kunci mobil di saku celana Kyuhyun. Setelah beberapa lama, Ryeowook mengerutkan dahinya bingung. “Tak ada.” Gumamnya bingung.

Kyuhyun menyeringai senang menatap Ryeowook yang kebingungan mencari kunci mobilnya. Ia menatap lekat – lekat Ryeowook dan terutama wajah Ryeowook. Ryeowook mendongakkan kepalanya untuk menatap Kyuhyun sekilas, setelah mata caramelnya bertatapan dengan mata hitam Kyuhyun, Ryeowook menundukkan kepalanya lagi. “Euung .. ano … itu ..” ujar Ryeowook sambil menautkan kedua jari telunjuknya dengan gugup.

“Hn?” ujar Kyuhyun berpura – pura bingung.

“Ano .. itu .. aku tak menemukan kuncimu di saku celanamu.” Ujar Ryeowook dengan terbata – bata.

“Benarkah?” Tanya Kyuhyun.

Ryeowook menganggukan kepalanya canggung.

“Ah, mungkin aku lupa meletakkannya. Bisakah kau mencarinya di semua sakuku?” pinta Kyuhyun. Ryeowook lagi – lagi menatap tak percaya Kyuhyun, lalu menundukkan kepalanya lagi. Ryeowook menganggukan kepalanya lagi, lalu dengan kaku ia mulai mendekati Kyuhyun dan mulai mencari kunci mobil yang entah berada di saku mana.

Jarak mereka semakin sempit, Ryeowook bisa merasakan hembusan hangat nafas Kyuhyun di rambutnya dan ia juga bisa mencium dengan leluasa bau maskulin namja di depannya ini.

Ryeowook terus mencari keberadaan kunci mobil Kyuhyun dengan kegugupannya, sedangkan Kyuhyun menyeringai senang.

‘Kau masih sama. Baumu masih sama dan sikapmu padaku masih sama. Ryeowook, apa perasaanmu masih sama seperti yang kau tulis di suratmu dulu?’ inner Kyuhyun sambil menatap ryeowook yang masih sibuk mencari.

“Aku sudah menemukannya.” Ujar Ryeowook sambil mendongakkan kepalanya.

DEG

Mata caramel dan mata hitam itu saling menatap. Mereka hanya diam menikmati keindahan yang tersuguhkan di malam yang cukup dingin itu. Angin bertiup secara pelan, menggerakkan anak – anak rambut Ryeowook. Mata mereka masih berpandangan, hingga akhirnya suasana yang cukup awkward itu terhentikan dengan sadarnya Ryeowook.

“Eh .. euuung … ano Kyuhyun. A .. a .. aku mendapatkannya, maksudku kunci mobilmu.” Ujarnya dengan menundukkan kepalanya secepat kilat.

.

.

.

.

Kau teramat indah ..

Bahkan lebih indah dari bintang ayng bersinar.

Berhiaskan kesetiaan, dan bercahaya kelembutan.

Di setiap detak jantungmu ..

Bernafaskan kasih sayang, yang membuat diriku tak berdaya.

 

Memandangmu ..

Seperti aku memandang surga, yang penuh kesejukan dan kedamaian.

Karena rasa kasih sayangmu itu.

Memancarkan semua keindahan.

Sebagai dambaan, setiap hari ….

Yang merindukan kebahagiaan.

.

.

.

.

Mobil hitam itu melaju dengan pelan membelah jalanan malam kota Seoul yang lenggang. Di dalamnya, terdapat anak kecil yang tengah tertidur pulas di kursi belakang dan di kursi depan ada seorang namja yang sedang focus dengan jalanan dan ada seorang

 

eoja yang tengah menatap ke luar jendela dengan pandangan gelisah.

“Ada apa?” Tanya Kyuhyun tiba – tiba sambil melirik Ryeowook.

“Eh ..” ujar Ryeowook kaget sambil menundukkan kepalanya.

“Kenapa?” tanyanya lagi.

“Euung .. amo .. itu . apa tak apa jika Hyunkie tidur disana?” Tanya Ryeowook dengan terbata – bata.

“Tak apa, jangan terlalu kau pikirkan. Dia akan baik – baik saja di belakang.” Ujar Kyuhyun tenang.

Suasana kembali canggung, hanya keheningan yang ada di dalam mobil itu. Hanya suara deru mesin mobil yang mengalun lembut membelah jalanan malam itu.

Kyuhyun menepikan mobilnya ke tepi jalan. Ryeowook mengernyitkan dahinya bingung. Kyuhyun mematikan mobilnya. Lalu menatap Ryeowook.

“Ayo, keluar.” Ujar Kyuhyun lembut.

Ryeowook menolehkan kepalanya menatap Kyuhyun sebentar, lalu menundukkan kepalanya lagi menghindari tatapan lembut Kyuhyun.

“Ke .. ke .. kenapa ke .. keluar? Ke .. ke .. kenapa berhenti di ..disini?” Tanya Ryeowook dengan tergagap saking gugupnya.

Kyuhyun mengembangkan senyumnya, lalu ia melepas sabuk pengamannya. Setelah terlepas, ia menatap Ryeowook yang masih setia dengan menundukkan kepalanya. Kyuhyun menghembuskan nafas beratnya, lalu mencoba tersenyum.

Kyuhyun mendekati Ryeowook, mengeleminasi jarak antara Kyuhyun dengan Ryeowook. Ryeowook yang merasa Kyuhyun mendekatinya langsung mendongakkan kepalanya dengan mata besarnya , lalu ia segera menarik tubuhnya ke belakang dan tentu saja punggungnya membentur kursi yang empuk itu mengingat mobil Kyuhyun termasuk mobil yang sangat mahal.

Ryeowook membuka mulutnya, namun rasanya suaranya menghilang. Ia menatap Kyuhyun yang sudah mendekat. Jantungnya berdegup tak karuan. Keringat dinginnya mulai bercucuran, di dalam tubuhnya bergetar hebat, darahnya rasanya dipompa dengan cepat, tubuhnya berdesir hebat. Rasanya Ryeowook ingin pingsan saja.

CETEEEK …

Suara sabuk pengaman yang terlepas.

Kyuhyun menatap wajah Ryeowook yang shock berat atas perlakuan Kyuhyun, menatap wajah seperti itu. Kyuhyun terkekeh geli, lalu menyeringai.

“Ayo, keluar.” Ujar Kyuhyun sambil membuka pintu mobil.

Ryeowook masih menatap lurus dengan mata yang terbelalak.

.

.

.

.

Ku bayangkan pertemuan denganmu.

Kuawali dengan sejumput peluk.

Rindu telah menjadi seperti air danau : kadang menggenang, kadang surut, menggenang lagi, surut kembali dan menggenang lagi.

Dalam pembayanganku itu, kembali ku hapal bentuk hidungmu, bibirmu dan maatmu yang kerap menghantuiku.

 

Ku bayangkan pula tanganmu menyimpan matahari.

Melelehkan kepinagn salju di dadaku : keping – keping salju yang terbentuk dari endapan uap rindu di langit, di awan dingin.

Hingga membentuk Kristal – Kristal es : luruh di dadaku.

Suhu tubuhku 15 derajat farenheit. Keping – keping salju, lekat di dadaku, leleh di tanganmu.

Kau akan dibanjiri air rindu yang membeku. Tubuhmu akan basah, sebasah ladang sehabis hujan.

.

.

.

.

Angin bertiup dengan lembut menerpa alam, suara gesekan daun – daun menambah irama malam yang cukup dingin itu. Mengingat malam itu adalam malam di musim gugur yang terkenal dengan angin dinginnya. Kedua anak manusia yang berlainan jenis itu duduk di bangku tepi jalan.

“Bagaimana kabarmu?” Tanya Kyuhyun memecah kesunyian malam.

“Ba .. ba .. baik. K..kau?” Tanya Ryeowook dengan tergagap.

“Aku merasa lebih baik dari biasanya.” Ujar Kyuhyun sambil menunjukkan senyum manisnya pada Ryeowook, walaupun ia tahu Ryeowook berbicara dengan menunduk jadi dia tak akan melihatnya.

Mendengar jawaban Kyuhyun, Ryeowook menatap Kyuhyun sebentar yang sedang memandang langit malam musim gugur. Ryeowook menatap kagum Kyuhyun atau mungkin itu tatapan rindu dan kasih sayang.

“Apa kau tak ingin bertanya kenapa?” Tanya Kyuhyun dengan tiba – tiba sambil menolehkan kepalanya menatap Ryeowook. Ryeowook yang ketahuan memandangi Kyuhyun langsung salah tingkah.

“Ah .. euung .. itu .. jadi ke .. ke . kenapa?” Tanya Ryeowook dengan tergagap.

“Kim Ryeowook.” Ujar Kyuhyun tegas namun lembut.

“Eh, ne?” merasa dirinya dipanggil, Ryeowook menyahut Kyuhyun. Kyuhyun tertawa geli melihat respon Ryeowook mengingat bukan maksud Kyuhyun untuk memanggil Ryeowook.

“Tak apa.” Ujar Kyuhyun masih dengan kekehan.

Suasana kembali hening.

Kyuhyun kembali menatap langit malam musim gugur, sedangkan Ryeowook ia lebih suka menatap sepatu yang ia kenakan.

“Jadi, bagaimana kau hidup selama ini?” Tanya Kyuhyun.

“Euung .. aku tak bisa mendeskripsikannya dalam kata – kata. Mian.” Ujar Ryeowook.

“Tak apa. Aku bisa mengerti. Hidup tak selalu mudah bukan?” ujar Kyuhyun bijaksana, mengingat ia telah mengetahui apa yang sudah dilalui Ryeowook walaupun belum sepenuhnya lengkap.

Ryeowook hanya diam, dalam hati ia menyetujui pendapat Kyuhyun, mantan suaminya.

“Jadi, bagaimana suamimu yang sekarang?” Tanya Kyuhyun.

Ryeowook menatap Kyuhyun dengan tak percaya. “Suami?” beo Ryeowook bingung.

“Iya, suamimu. Orang yang dipanggil appa oleh Hyunkie.” Jelas Kyuhyun.

“Tapi, aku belum punya suami. Mian.” Uajr Ryeowook jujur.

Kini, giliran Kyuhyun yang membelalakkan matanya lalu tersenyum senang.

“Bukan ya?” tanyanya dengan nada sedikit senang. Ada perasaan lega mendengar jawaban Ryeowook tadi.

“Ne. mungkin yang kau maksud adalah Siwon. Hyunkie sering sekali memanggil Siwon dengan panggilan appa.” Ujar Ryeowook menduga – duga.

“Siwon?” Tanya Kyuhyun bingung dan heran.

“Choi Siwon. Dia anak dari pemilik rumah sakit tempatku bekerja.” Jelas Ryeowook.

“Jadi, apa kalian berhubungan serius?” Tanya Kyuhyun lagi.

“Hubungan? Entahlah, aku tak tahu. Mian ne.” ujar Ryeowook sambil menunduk.

Tiba – tiba saja Kyuhyun berjongkok di depan Ryeowook dan merapikan tali sepatu Ryeowook yang sebenarnya baik – baik saja. Kyuhyun mendongakkan kepalanya menatap Ryeowook yang menatapnya dengan tatapan tak percaya. “kau terlalus erring meminta maaf.” Ujar Kyuhyun dengan diikuti kekehan kecil.

Lalu, Kyuhyun berdiri dan merapikan syal yang melingkar di leher Ryeowook.

“Angin malam musim gugur sangat dingin, tak bagus untuk kesehatanmu. Ayo kuantarkan pulang.” Ujar Kyuhyun lembut dengan senyum manis bertengger di wajahnya yang tampan itu.

.

.

.

.

Tak pernah terisaukan.. malam yang tak berbintang , ataupun hari tanpa pelangi
Selama engkau masih di sini, menemaniku.. menyayangiku , Sebagai kekasih hati

Aku hanyalah rumput liar.. yang tumbuh dari keinginan
Bukan karena harapan, ataupun sesuatu yang menyilaukan

Memilikimu.. Adalah keindahan yang tiada batas
Bermimpipun aku tak mampu , karena kau sangat menyilaukan hati dan rasa setiap insan

Tetapi aku sangat khawatir..
Bila kah kau mampu bertahan, di terpaan angin malam dan di panasnya mentari
Sedangkan cinta kita tiada peneduh
Hanya keinginan berjalan .. dengan seadanya ,
Yang selalu meletihkan rasamu

Tak pernah aku hiraukan.. jalan yang berliku ,
Dan esok yang masih temaram, selama engkau masih di sini
Semua terasa indah..
Tak ada gelap
Tak ada pekat..
Karena kau adalah penerang jiwaku
Yang membuat hidup tak pernah mati

.

.

.

.

Di apartemen seseorang yang elegan dan mewah, suasananya sibuk. Mereka mempersiapkan sesuatu acara yang entah apa, banyak orang berlalu lalang. Ada yang merapikan meja, balon – balon putih dengan ebrbagai bentuk. Bunga – bunga yang dirangkai dan lilin – lilin yang sedang ditempatkan pada tempatnya.

“Letakkan disana! Disana!” ujar seorang namja memerintah.

Setelah meja itu berada di tempat yang diminta, ia tersenyum senang. “Bagus.” Ujarnya.

Lalu, ada yang menepuk pundak namja yang memerintah tadi.

“Euung .. apa ini tak terlalu berlebihan donghae?” Tanya Siwon dengan gelisah.

Donghae menatap Siwon tak percaya. “Aiiis … tidak .. ini sudah pas dan sangat romantic.” Ujar Donghae.

“Apa benar?” tanya Siwon lagi.

“Tentu saja benar Wonnie. Mana mungkin yeoboku yang tampan ini membohongimu?” ujar Eunhyuk, istri dari Donghae yang tengah hamil 5 bulan sambil merangkul Donghae.

“Aku pikir ini terlalu berlebihan, kalian tahu? Ryeowook mungkin tak menyukainya.” Ujar Siwon.

“Kau ini bicara apa hyung? INi tak berlebihan, kau yang terlalu berlebihan.” Ujar Donghae dengan santai sambil merangkul Siwon.

“Percaya pada kami. Ryeowook akan menyukainya.” Ujar Eunhyuk menenangkan.

Siwon mengembangkan senyumnya.

.

.

.

.

Chingu-deul. Neomu mian … #BungkukSamaKyuWook

Aku tahu, aku lama banget updatenya.

Mau gimana lagi?

Tugas semakin banyak, mengingat ini akan kebaikan kelas.

Jadi, mian ne T^T

 

Gimana?? KyuWook momentnya udeh banyak belooon ??? -____-“

Aku harap kalian enggak bosend engan carita saya ini.

 

Last! Review ne ^^

With LOVE! ~ Frisca

Advertisements

53 comments

  1. Yeeey akhirnya kyuwook moment. Like like like, taukah kau eonni ? Aq slalu memeriksa ff ini trnyata baru update skarang. Huwaaa lama syekaleee 😦
    jiah itu abang kuda mau nyiapin sesuatu yg romantis buat wookie ya, aduh kacian. Ayolah kyu bawa wookie menghadap eommamu sbagai calon menantunya lagi (?)

    1. Wkwkwk, neomu mian ne T^T abisnya, tugas sebagai pelajar tambah banyak. Neomu gomawo ne :’)
      Wkwkkwk, masak seceeepet itu -____-”
      Kekekekk, sekali lagi terima kasih ya 😉

      1. Aih, km line 98 ? Aigo td aq manggl km eonni, wadaw, sorry sorry sorry sorry #bawarombongansuju

  2. Aaaahhhh frisca chap ini kyuwook moment nya bikin aku mimisan hukss .. ayoo kyu rujuk lagi sma ryeowookie hehehe .. ehh ituu siwon ceritanya mau bkin surprise buat wook ya?ohaha siwon se-ma-ngat ya 😀 wkwk

    1. Nanti aku sumbat sama bayem ungu ya, tenang ajah xD kekkekekekk
      Baru pertama kali ketemu setelah sekian lama dan langsung rujuk –”
      Hu’unh … Kekekk, kamu ini mihak yang mana ??? Kyu atau wonnie nih???

  3. akhirnya kyu ktmu ma wook juga. so sweet bngt kyuwook moment nya, udah gtu mrka prginya brtiga lagi sm hyunkie, dah kaya kluarga yg bahagia aj. btw hyunkie bnr2 anak nya kyu bukan???

    apa wook akan crita pada kyu siapa ayah dari hyunkie???

    dan apa woo trima siwon?? andwee……wook ga blh sm siwon, wook hrs blk sm kyu.

    btw, apa yg lg d prsiapkan siwon buat wookie ya????

    akh ga sabar nunggu klanjutannya lg. smoga ga lama update nya. 🙂

    1. Whooooaah … Aku juga ikut seneng deh O:)
      Ne. Hyunkie anaknya Kyu sama Wookie, namanya ajah gabungan mereka kyuHyun wooKie. Oce 😉
      Eeeuuung .. Kamu terserang penyakit kepo akut nih –”
      Jawabannya ada di next chapter ne 🙂
      Wkwkwkwk, pada minta kyu rujuk lagi sama wookie ya xD
      Ne. Aku harap enggak banyak tugas T^T
      Gomawo ne

  4. gwenchana .. ngomong ngomong qw lebih enakan panggil apa? , mo panggil eonni . pi takut ntar malah lebih tuaan qw -___- .qw 94 line 😉

    yehe yehe . moment kyuwook’a malah banyak banget #jingkrakjingkrak
    yah walaupun sikap wook terbilang kaku plus gugup . tapi nda papa . itu tuntutan cerita 😀

    iiii . kyu disini baek n perhatian sama wook . qw jadi mikir . jangan” kyu tu sebenernya udah ada rasa sama wook yee . sejak kejadian nda sengaja dulu ..
    qw ngerasa kyu udah punya rasa ma wook n tu udah lama #soktaunyakumat .

    mereka baru ajs ketemu n jangan bilang kalo siwon mau ngelamar wook #tepokjidat
    .. makin seru ceritanya 🙂 .. lanjutttt . ….;)

    1. hhohohoo, gomawo ne :’) panggil apa ajah boleh, aku line 98 ^^
      kekkekek, kan pertemuan pertama yang gak ada romantis-romantisnya xD plak
      hehehhe, bilang enggak yak??? mungkin ajah #NyengirKuda
      hu’ung, nde. siwon mau ngelamar wookie T^T
      gomawo ne

  5. Knp wook mlah ggup? Knp ga mrah?
    Aigoo..
    Siwon clon yg bx sh,tp Q hrap Kyuwook bs brsatu lg..
    Knp Kyu ga tny soal Hyunkie sh?
    Dy ga ingt pa pabo sh,aish
    cpet d lnjt ne

    1. biasa lah, keserang penyakit jantung yang tiba – tiba xD
      wookie kan enggak bisa marah – marah, apalagi sama orang yang disayang, eh (?)
      eh, pada penegn kyu rujuk lagi sama wookie nih :/
      Mungkin lebih mengarah ke paboo-nya . kekekkke :p
      ne, gomawo

  6. Yes kyuwook moment nya banyak tapi sayang ryeowook nya masih gugup.
    Aaa itu siwon mau ngelamar wook yak??
    Huh jangan biarkan wook nerima siwon .sama kyu aja deh .eh tapi kalau wook sama kyu, ming sama sapa yak??
    Huhu penasaran nih .lanjut yah 🙂
    Fighting ^^9

    1. kan baru ketemuan, ketemuannya juga gak romantis2 amat xD kekekkekeke
      Hu’ung, nde ^^
      wkwkkwk, semua reader pengen kyu rujuk sama wookie, ming nanti ada kejutan sendiri 😉
      ah, gomawo ne

  7. Akhirnya setelah sekian lama, eonni ku ini muncul lagi dengan ISICBP nya. Whoa eonni terlalu lama nih nunggunya ~
    Oh ya eon, kyu kapan dikasih tau hyunkie itu anak dia? Secepatnya eonni. Update jangan lama-lama. Hehe
    Fighting eonni^^

  8. kyuwook momentnya masih kurang chingu…hehhhhe
    apa si wonppa mau ngelamar wookiee?? aigoo ayo kyu cepat brtindak sbelum kdluan ama siwon oppa…

  9. kyuwook momentnya masih kurang chingu…hehhhhe
    apa si wonppa mau ngelamar wookiee?? aigoo ayo kyu cepat brtindak sbelum kdluan ama siwon oppa…wahhh klau pnya aegy kyak si hyunkie beruntung sklai ya…mskipun agak cerewet tp prhatian skli dg eommnya…^^

    1. kekekkeke, okay. mungkin next chapter bakalan aku panjangin lagi kalo idenya kagak mentok.
      yes, that’s right 😀
      kekekkeek, pengen punya aegya kayak Hyunkie cuma beberapa di dunia, kekekkekk xD
      gomawo ne

  10. Awww bayem ungu ;* wkwkw ..
    Aku mihak ke kyu dong friss hehee yoo cepeten kyuwook nya rujuk ntar keduluan siwon lho hohoo xD

    1. bayem ungu bayem janda ya bukannya ??? kekekekek xD
      hahahhah, pendukung Kyu nih ^^
      wkwkkwkwk, pada pengen Kyu rujuk sama Wookie nih semuanya.
      gomawo ne

  11. aigooo….tu s hyunky bcranya kya ahjhma2 crwet bner…… kyuwook nya mmentnya lom puass…hehehe…pa won mau nglmar wookie…??? pa kyu jga akn prjuangin wookie atau hnya mau mnhin kmauannya bumie..???dtnggu lnjutannya…

    1. kekekkeke, emang cerewet xD plak
      hehheh, neomu mian ne chingu T^^T bener – bener mentok itu idenya.
      hu’ung, nde. bener 😥
      baca di next chapter, oce 😉
      gomawo ne

  12. astaga hyunkie omongannya tua banget-_- oiya itu siwon mau ngelamar wookie ya? trus kyuhyun gimana? sungmin? aish, lanjut ne:3

    1. Kekekekke, dia namja dewasa yang nyamar jadi anak kecil tuh xD plak, wkwkwkkw :p
      Hu’ung, nde. Siwon mau ngelamar 😉
      Kyuhyun biar sama aku ajah, aku masih jomblo kok 😀
      Kekekekk, sungmin nanti biar sama yesung ajah o.O OMO, eh ??
      Gomawo ne

  13. Anyeongggggg…. Laila imnida .. 🙂
    Woahhhhhh jinjja ff nya menarik deh .. ªkυ͡ suka , tapi ceritanya terlalu cpet kkk jadinya feelnya kurang dpet chingu… Tapi ini udh bagus kok wkwk… ªkυ͡ suka jinjja 🙂

    Ohh iya mian ªkυ͡ koment langsung di chap 8 soalnya ªkυ͡ udh keburu penasaran 😀

    Ohh iya ini chap 4 sama 5 dmna ya?? Kok ga ada :/

    Lanjutttt yaaaaa fightingggggg!!!

    1. anyeeooooong .. Frisca imnida #Bungkuk
      gomawo ne chingu :’)
      hehhehehe, emang cepet alurnya. kalo diperlambat malah aku yang gak dapet feel-nya, kekekekek xD
      ne, gwenchanayyo chingu O:)
      hehheheh, ah masak sih enggak ada? ada kok, coba dicari pakek judulnya?
      gomawo ne

  14. Annyeong…

    whahah itu si Kyu modus.. aku suka ceritanya.. mian gak coment di tiap chapter.. tapi aku rekab disini aja ne? jeongmal mianhae *bow*..

    Nanda imnida.. salam kenal author.. Hah, aku suka jln ceritanya.. tapi cukup sedih liat Ryeong yang tersiksa diawal chapter. tapi keknya mulai chapter ni Siwonlah yang akan mulai tersakiti dengan hadirnya Kyu diantara mereka. cukup emosi diawal chapter dengan character Ming dan Kyu yang seperti itu, tapi sekarang character mereka berubah buat aku jauh lebih senang. Berharap Kyu dan Ryeong bisa bersatu lagi.. dan berharap juga Siwon dan Ming gak tersakiti dengan bersatunya KyuWook.. dan buat Hyunkie hihi aku masih belum bisa bayangin wajahnya kek apa..

    aku suka kata-kata yang kamu buat thor.. sukses ya untuk fanfictnya 🙂

    1. anyeeoooooong 😀
      hehheheh, modus emang :p
      gomawo ne 😉 ne. gwenchanayyo. enggak apa – apa kok 🙂
      Frisca imnida. salam kenal juga ^^
      kekekke, ne, itu bener. Amin T^T semoga bisa aku kabulin. gomawo ne

  15. aigoo kyu…
    aku suka chap ini momentnya maniss #miripaku #hiraukan
    tapi masih kurang soalnya gak sebanding dengan wook yg sedih..
    aku gak bisa ngomong apa apa aku ingin meninggalkan jejak yg srlama ini aku tidak ninggalkan..
    ok sekian

  16. hayeeeeeeeeeeee kyuwook bertemu, dan jalan” di pasar malam 🙂
    kereeen
    dan apa itu siwon mau ngelamar wook, huaahhh 😀

  17. ckck kyu kelamaan..
    dy mau pake cara lama nie??
    mau pdkt dl gitu??
    keburu wonwon melancarkan serangan dech..
    tetep ya biar gimana juga sesebel apapun aq ma kyu, wook msti balik lg ma kyu, ga boleh ma wonwon..
    beda crita kl tu yeye..
    maka dg senang hati aq anjurkan wook sama yeye aja biar kyu kapok.. #smirk

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s