ADANTE

Gambar

Frisca Freshtie Present ….

.

.. |(^.^)/\(^.^)| ..

….

** ADANTE **

.

.

.

Pairing : KyuWook

Rate : T

Genre : Hurts/Comfort, Angst, Romance, Genderswitch, Friendship, OneShot, Abal – Abal, Gaje, Failed!

Author : Frisca Freshtie

Cast : Kim Ryeowook (Yeoja) >< Cho Kyuhyun/Lee Marcus (Namja) >< Lee Sungmin (Namja) >< Lee Hyukjae (Yeoja) >< Lee Donghae (Namja)

.

.

.

.

WARNING !!!

Ini adalah sequel dari OS “Last Letter”.

Jadi aku saranin yang belum membaca OS ini lebih baik kalian membaca OS “Last Letter” dulu. 🙂

 

Okay, saya akan menjelaskan sedikit sinopsis OS ini.

Seperti judul OS ini, yaitu “ADANTE” yang terinspirasi oleh lagu ciptaan dari Leeteuk oppa dan Henry oppa (kalau enggak salah) yang dinyanyikan oleh SuJu.

Adante sendiri artinya sebuah lagu yang bertempo sedang, jadi tidak cepat dan tidak lambat juga.

Jadi, kesimpulannya OS ini menceritakan Ryeowook yang akan mencoba melupakan kenangan – kenangan bersama Kyuhyun secara perlahan seperti tempo adante yang tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat.

 

Dan seperti biasa, dalam cerita ini banyak typo yang berhamburan. Jadi, mohon bantuannya ne ^^

Thank you so much and happy reading chingu-deul! 😀

.

.

.

.

_..:* ADANTE *:.._

.

.

“Aku tertidur, tertidur.

Seperti air mata yang mengalir dengan deras ini berakhir, akhirnya berakhir.

Di luar jendela kamarku, di luar keinginanku, malam telah berlalu.

Kenangan tentang dirimu telah berlalu, dari hari pertama hujan, untuk terakhir kalinya basah kuyup.”

 

Hujan gerimis membasahi bumi. Rintik – rintik hujan dengan pelan mengalun lembut membasahi tanah. Angin mulai berhembus dengan sepoi – sepoi. Orang – orang berlarian mencari tempat untuk berteduh. Tapi yeoja mungil itu? Ia berhenti. Yeoja itu adalah Ryeowook.

Ryeowook menghentikan langkahnya sambil mendongakkan kepalanya menatap langit hitam Seoul.

“Langit sedang menangis Kyu. Apa kau sedang bersedih sekarang?”

“Apa yang kau lakukan disana?”

“Apa kau disana kesepian Kyu?”

“Apa kau bahagia disana?”

“Apa disana sangat menyenangkan?”

Mata Ryeowook mulai memerah ketika menyadari sesuatu dengan tersenyum masam. “Aku belum bisa menepati janjiku untuk hidup lebih baik Kyu.” Ujar Ryeowook dengan menghembuskan nafas kesal dan mengalihkan pandangannya dari langit hitam Seoul menuju seberang jalan.

Ryeowook membelalakkan matanya ketika melihat seorang namja yang sangat tak asing baginya sedang berjalan di seberang jalan. “Kyu …” gumamnya tak percaya.

Dengan berlari tergesa – gesa dan air mata yang beruraian di wajah cantik Ryeowook, Ryeowook berlari menuju namja itu tanpa menghiraukan kendaraan – kendaraan yang berlalu lalang dan hampir menabraknya. Ia terus berlari menghiraukan amarah – amarah para pengguna jalan. Ia terus berlari mengejar namja itu.

Ia menarik tubuh namja itu dari belakang lalu membalikkan tubuhnya dan memeluknya dengan sangat sangat erat.

Namja itu hanya bisa memandang bingung yeoja mungil yang sedang memeluknya dengan erat. Bahkan para pengguna jalan yang berlalu lalang juga menatap mereka dengan bingung.

“Maaf, Anda ini ..” belum sempat namja itu melanjutkan perkataannya, yeoja mungil itu menyelanya dan tambah memeluknya dengan erat.

“Hiks .. Jangan berkata apapun!” ujar yeoja mungil itu dengan sesenggukan.

“Aku kesepian .. hiks .. aku sendirian, aku merindukanmu … hiks …”

“Apa kau tahu? Rasanya aku tak bisa bernafas saat kau pergi .. hiks .. rasanya aku ingin mati saja!”

“Aku selalu menunggumu di tempat biasa. Tapi kau tak kunjung datang .. hiks!”

“Aku menunggumu, aku selalu menunggumu … hiks ..!”

“Kau jahat! Hiks … kau jahat .. hiks … aku merindukanmu ….” ujar Ryeowook dengan terus memeluk namja itu dan menangis sesenggukan. Namja itu hanya bisa menatap Ryeowook dengan iba sambil mencoba mengelus punggung Ryeowook.

 

“Kegelapan yang seperti terowongan tak berujung.

Secara bertahap masuk ke dalam mimpiku.

Tidak peduli bagaimanapun aku mencoba melihat kembali pada kenangan tentang dirimu.”

 

Ryeowook membuka matanya dengan perlahan – lahan.

“Aku dimana?” tanya Ryeowook dengan suara serak lirih sambil memegangi kepalanya yang sedikit pening.

“Wookie .. kau bangun?” ujar Eunhyuk tak percaya dan bahagia sambil memegang erat tangan mungil Ryeowook ketika melihat dongsaeng kesayangannya sudah sadar.

“Panggil dokter sekarang!” perintah Donghae pada Sungmin, lalu Sungmin segera memencet tombol.

“Eonnie ..” ujar Ryeowook dengan lemah sambil melirik Eunhyuk yang berada di sampingnya.

“Nde .. ini eonnie .. ini eonnie.” Ujar Eunhyuk dengan menangis dan mengelus – elus kepala Ryeowook.

“Aku dimana?” tanya Ryeowook dengan lemah lagi.

“Sekarang kau ada di rumah sakit Wookie, kau tadi pingsan.” Ujar Eunhyuk menjelaskan.

Setelah itu datanglah seorang dokter bersama 2 perawat.

“Maaf, permisi nona. Biarkan saya melihat keadaannya dahulu.” Ujar dokter yang menangani.

“Oh nde.” Ujar Eunhyuk mempersilahkan doktor menangani Ryeowook.

“Bagaimana kondisinya dok?” tanya Sungmin dengan khawatir.

Doktor itu melepaskan stetoskopnya dan membalikkan tubuhnya menghadap Sungmin lalu menggeleng – gelengkan kepalanya prihatin.

“Ia benar – benar lemah, ia berada dibawah tekanan yang amat sangat, dia sudah sangat stress. Apa ia mempunyai masalah yang serius?” tanya doktor itu.

Eunhyuk, Donghae dan Sungmin yang mendengar hanya bisa memasang muka sedih. Tanpa Ryeowook berkata apa masalahnya, semuanya sudah tahu. Masalahnya adalah Kyuhyun.

“Begini. Jika ia meminum obat dengan teratur, makan dengan teratur, ia mungkin akan bisa sembuh dengan cepat. Ku sarankan kalian mengikuti apa yang ia inginkan.” Ujar doktor itu ikut prihatin sambil menepuk pundak Sungmin dan keluar dari ruangan diikuti kedua perawat yang tadi juga ikut membantu menangani Ryeowook.

Eunhyuk mendekati Ryeowook yang tengah terbaring lemah.

“Apa masih sakit?” tanya Eunhyuk dengan lembut.

Ryeowook menggelengkan kepalanya lemah menjawab pertanyaan eonni-nya.

“Apa kau ingin makan?” tanya Eunhyuk sambil mengambil sepiring bubur dari rumah sakit. Ryeowook menggelengkan kepalanya.

“Apa kau ingin minum?” tanya Eunhyuk lagi dan Ryeowook lagi – lagi menggelengkan kepalanya dengan lemah.

“Apa ada yang kau inginkan Wookie?” tanya Eunhyuk dengan sabar.

“Aku ingin menyusul Kyuhyun oppa.” Ujar Ryeowook dengan lemah dan mata sayu.

Semua yang mendengarnya hanya bisa menatap Ryeowook miris.

 

“Kata – kata aku belum bisa melupakanmu.

Sampai mencapai akhir perpisahan kami.

Aku berbalik kemudian berbalik.”

 

Ryeowook memandang halte yang dulu adalah tempat pertemuan Kyuhyun dan Ryeowook pertama kali dengan pandangan kerinduan dan kesedihan.

‘Aku sudah berjanji padamu, namun aku masih belum bisa menepatinya oppa.’ Inner Ryeowook dengan sedih, lalu membalikkan tubuh mungilnya entah kemana.

[Di Rumah Sakit]

“Bagaimana bisa kalian membiarkan pasien keluar?” bentak Sungmin dengan emosi pada perawat yang menjaga Ryeowook.

“Bagaimana kalian bekerja huh? Menjaganya saja kalian tak bisa!” bentak Sungmin lagi.

“Tenang Min, tenang. Ini rumah sakit, jangan berteriak – teriak seperti itu.” Ujar Donghae menenangkan.

“Bagaimana aku bisa tenang? Ryeowook hilang dan ia keadaannya masih belum stabil!” ujar Sungmin dengan emosi.

“Jika terjadi apa – apa dengan Ryeowook, kalian yang akan mendapatkan ganjarannya!” ancam Sungmin lagi dengan emosi, lalu berlari pergi meninggalkan mereka.

“Sungmin ..” panggil Donghae khawatir.

“Ck! Bocah itu ..” gerutu Donghae kesal.

“Neomu mianhae ne … maafkan temanku tadi.” Ujar Donghae sambil membungkuk dalam pada kedua perawat tadi.

“Chagi .. aku akan menyusulnya. Kau tunggulah disini.” Ujar Donghae pada Eunhyuk.

“Nde. Hati – hati.” Ujar Eunhyuk.

Namja berkulit putih pucat dan rambut warna sedikit pirang yang melihat kejadian tadi hanya bisa diam memandang kejadian itu dengan mebawa sebuket bunga dari kejauhan.

 

“Bahkan banyak perasaan yang perlahan – lahan muncul.

Bahkan kenangan – kenangan yang perlahan – laha kembali.

Perlahan – lahan aku akan melupakanmu sedikit demi sedikit.

Adante.”

 

Ryeowook berjalan menabraki banyak pejalan kaki dengan pandangan kosong layaknya orang linglung. Ia masih memakai baju pasien dan tanpa memakai alas kaki.

Ia terus berjalan dan berjalan. Sampai akhirnya ia berhenti di jembatan sungai Han dan memandang lurus sungai Han dengan tatapan kosong.

‘Ketika aku berada dalam kegelapan, saat itu aku melihat dirimu.’

‘Ketika aku berada dalam titik terendah, saat itulah aku melihatmu.’

‘Ketika bintang – bintang di langit berhenti menyinariku, saat itulah aku melihatmu.’

‘Dan sekarang, aku benar – benar ingin melihatmu.’

Ryeowook melangkahkan kakinya menaiki pembatas jembatan.

‘Aku ingin melihatmu selamanya.’

Setelah itu, Ryeowook menjatuhkan dirinya ke sungai Han.

BYUUUUUUR …

Suara tubuh Ryeowook masuk ke dalam air.

Orang – orang yang melihat langsung panik dan berteriak histeris sambil mendekati pembatas jembatan.

“Dia jatuh!”

“OMO .. Yeoja itu jatuh.”

“Dia bunuh diri!”

“Tolong seseorang menolongnya!”

“Aku mohon, seseorang menolongnya sekarang!”

“Panggil polisi sekarang!”

“Dia menceburkan dirinya sendiri!”

“Tolong yeoja itu!”

Suara – suara pekikan histeris dari orang – orang yang melihat kejadian itu menggema di jembatan itu. Banyak kendaraan – kendaraan yang berhenti karena penasaran dengan apa yang terjadi. Termasuk namja yang tadi membawa sebuket bunga.

Ryeowook terus tenggelam menuju dasar sungai Han yang sangat dalam.

‘Aku mulai melihatmu.’ Inner Ryeowook dengan tersenyum.

‘Aku melihat wajahmu.’

‘Aku melihat senyummu.’

Namja tadi tanpa ba-bi-bu langsung meloncat ke sungai Han.

BYUUUR ..

Ia terus berenang ke dasar sungai Han yang gelap. Setelah menemukan Ryeowook, ia langsung mengulurkan tangannya untuk menggapai Ryeowook.

‘Aneh. Aku melihat tangan hangatmu dengan jelas.’

‘Aku melihat dirimu.’ Inner Ryeowook dengan suara yang melemah dan menutup matanya.

 

“Dalam mimpi, aku sudah terbiasa untuk tenang, aku siap untuk perpisahan kami.

Bahkan dalam mimpiku, hatiku tidak bisa sepenuhnya menggantikanmu.

Kapan aku bisa melupakanmu?”

 

Ryeowook memandang bingung sekelilingnya. Sekarang ia tengah berada di tempat yang penuh dengan lilin.

“Dimana ini?” tanya Ryeowook bingung.

Tiba – tiba ada yang menutup mata Ryeowook.

“Ini dihatimu.” Ujar seseorang yang menutup mata Ryeowook. Ryeowook yang mendengar langsung tercekat.

“Kyu …” ujar Ryeowook tak percaya dan langsung membalikkan tubuh mungilnya dan memeluk Kyuhyun.

“Kenapa kau pergi .. hiks?” tanya Ryeowook dengan menangis sesenggukan.

“Aku tak pernah pergi. Aku selalu disini.” Ujar Kyuhyun dengan tersenyum dan melepas pelukan Ryeowook dengan pelan.

“Kau meninggalkan aku.” Ujar Ryeowook.

“Tidak. Aku tak pernah meninggalkanmu. Aku selalu disini.” Ujar Kyuhyun lagi dengan tersenyum.

“Kau berbohong!” pekik Ryeowook dengan masih menangis.

“Tidak. Aku tak berbohong. Hanya tepati janjimu.” Ujar Kyuhyun dengan tersenyum dan tubuh yang mulai memudar. Ryeowook yang melihatnya langsung membelalakkan matanya tak percaya dan panik sambil menangis.

“Kyu ..”

“Andwaeee .. Kyu ..” pekik Ryeowook ketika melihat tubuh Kyuhyun semakin memudar.

“Andwae .. Kyu .. jangan pergi lagi … jebal … jangan tinggalkan aku …” pekik Ryeowook lagi.

“KYU ………” pekik Ryeowook saat melihat tubuh Kyuhyun yang menghilang.

 

“Uhuuuk … uhuuuuuk …” Ryeowook terbatuk – batuk disertai air yang keluar dari mulutnya. Namja yang dari tadi menekan dada Ryeowook langsung menatap Ryeowook.

“Uhuk uuuhuuuk ..”

Ketika tatapan mata mereka bertemu, dengan tersenyum Ryeowook berkata dengan lemah “Kau tak berbohong.” Lalu, Ryeowook menutup matanya.

 

“Ketika aku membuka mataku, tidak terlalu lama itu adalah hari kamis, berganti hari selasa.

Bahkan sekarang waktu berjalan lebih cepat.

Aku ingin menjagamu sedikit lebih banyak.

Meskipun tidak peduli bagaimana aku mencoba melihat kembali pada kenangan hari itu.”

 

Ryeowook memandang ke jendela rumah sakit dengan terus tersenyum dan terus bergumam pelan “Kau tak berbohong.”

“Ada apa dengannya?” tanya Donghae heran.

“Molla. Setelah kejadian itu, ia terus tersenyum dan terus berkata “Kau tak berbohong.” Berkali – kali.” Ujar Eunhyuk menjelaskan.

“Apa dia benar – benar sudah sangat stress? Apa perlu kita membawanya ke psikiater? Kita tak boleh membiarkannya seperti ini. Bahkan keadaannya saat ini lebih mengkhawatirkan daripada wajah murungnya dulu.” Ujar Donghae.

“Jangan berkata seperti itu oppa.” Ujar Eunhyuk dengan gelisah.

Sungmin hanya bisa memandangi Ryeowook yang terus tersenyum daripada ikut berargumen dengan sahabat – sahabatnya.

[Di ruang tunggu]

Namja yang kemarin menolong Ryeowook berjalan ke ruangan Ryeowook sambil membawa sebuket bunga.

“Anyeong …” ujarnya menyapa semua orang di ruang tunggu itu dengan membungkuk.

“Oh .. anyeong ..” jawab mereka hampir bersamaan.

“Bukankah kau yang membawa Ryeowook ke rumah sakit dulu?” tanya Donghae dengan heran.

“Nde.” Jawab namja itu.

“Jangan seperti itu oppa, dia juga yang menolong Ryeowook kemarin saat tenggelam.” Ujar Eunhyuk dengan tersenyum.

“Apa kau ingin menjenguknya lagi?” tanya Eunhyuk sambil tersenyum.

“Nde noonna.” Ujar namja tadi dengan tersenyum.

“Masuklah. Ia di dalam.” Ujar Eunhyuk. Namja tadi menganggukan kepalanya dengan tersenyum lalu masuk ke ruangan Ryeowook.

“Siapa namanya?” tanya Donghae penasaran.

“Lee .. Lee .. Lee Ma … Lee Marcus.” Ujar Eunhyuk dengan mengingat – ingat.

Sungmin yang dari tadi terus memandangi namja tadi dari berdiri, berbicara dan masuk ke ruangan Ryeowook akhirnya membuka suara. “Apa kalian merasa tak asing dengan wajah bocah itu?” tanya Sungmin.

“Maksudmu apa Min?” tanya Donghae bingung.

“Aku merasa tak asing dengan wajah itu.” Ujar Sungmin sambil mengingat – ingat.

[Di ruangan Ryeowook]

Marcus masuk ke dalam ruangan dengan hati – hati. Ia tak ingin mengganggu Ryeowook jika ia sedang istirahat atau tidur.

Mendengar pintu terbuka, Ryeowook dengan tersenyum menolehkan kepalanya.

“Kau datang?” tanya Ryeowook dengan bahagia dan senyum yang merekah di wajah Ryeowook.

 

“Tempat itu aku belum bisa melupakanmu.

Sampai aku berada di depan rumahmu.

Aku berbalik kemudian berbalik.”

 

Ryeowook dengan mengendap – endap keluar dari rumah sakit. Ia masih menggunakan pakaian rumah sakit dan lagi – lagi tak memakai alas kaki.

Akhirnya ia berhasil keluar dari rumah sakit, dengan segera ia menyetop taxi dan masuk ke taxi yang membawanya entah kemana.

 

Ryeowook memandang rumah Kyuhyun yang sekarang kosong, bahkan banyak sekali daun – daun kering yang menyelimuti halaman rumah itu.

Dengan langkah ragu – ragu ia berjalan menuju rumah itu, namun baru beberapa langkah ia membalikkan tubuhnya dan berjalan menjauhi rumah itu. Namun beberapa langkah, ia lagi – lagi membalikkan tubuhnya lagi untuk mendekati rumah itu. Hampir lima kali ia terus mengulang kegiatannya itu. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk benar – benar menjauhi rumah itu. Dan betapa terkejutnya Ryeowook, ketika ia melihat namja yang menolongnya tengah berdiri di hadapannya.

“Kau mengikutiku.” Ujar Ryeowook dengan kaget.

 

“Bahkan saat perpisahan yang secara perlahan mendekat.

Bahkan hatimu perlahan mulai menjauh.

Perlahan – lahan aku akan percaya mereka sedikit lebih banyak.

Adante.”

 

Eunhyuk membereskan barang – barang Ryeowook ke tas besar.

“Lebih baik kau tinggal bersama eonni saja.” Ujar Eunhyuk sambil memasukkan pakaian – pakaian Ryeowook.

Ryeowook hanya bisa memainkan makanannya mendengar perkataan Eunhyuk.

“Kau jual saja apartemenmu itu.” Ujar Eunhyuk lagi.

“Dan buang semua kenanganmu bersama Kyuhyun. Kau tak bisa hidup dibawah bayang – bayangnya terus menerus Ryeowook. Kau harus mencari penggantinya.” Ujar Eunhyuk dengan tegas sambil menatap Ryeowook. Ryeowook hanya bisa memalingkan mukanya.

“Aku akan mencoba.” Ujar Ryeowook dengan lirih disertai air mata yang menetes dari pipinya.

 

“Meskipun aku mencoba untuk menahannya.

Tanpa membantuku sama sekali, muncul sesuatu di depan mataku yang mempesona.

Seperti air mata yang tertahan, dan kemudian jatuh secara perlahan.”

 

“Huh? Semua biaya perawatan Ryeowook sudah dibayar?” tanya Donghae heran dan juga kaget.

“Nde.” Ujar pegawai resepsionis.

“Siapa yang membayarnya?” tanya Sungmin ingin tahu.

“Tuan Lee Marcus, baru saja ia keluar.” Ujar pegawai tadi sambil menunjuk jalan keluar.

Semua yang mendengarnya membelalakkan matanya tak percaya.

Entah apa yang merasuki Ryeowook, ia langsung berlari keluar mencoba mencari keberadaan Marcus.

Ia terus berlari dan berlari, tak menghiraukan orang – orang yang melihatnya dengan tatapan bingung dan juga kesehatannya yang belum pulih benar.

Akhirnya Ryeowook menemukan Marcus yang akan memasuki taxi untuk pergi dengan membawa koper besar. Dengan langkah seribu Ryeowook menghadang Marcus.

“Kau mau kemana?” tanya Ryeowook dengan nafas ngos – ngosan.

“Aku mau pulang.” Ujar Marcus dengan tersenyum.

“Pulang kemana? Kenapa membawa koper besar segala?” tanya Ryeowook heran dan masih dengan nafas ngos – ngosan.

“Aku mau pulang ke Amerika.” Ujar Marcus dengan tersenyum khasnya.

DEG

Mendengar itu, entah kenapa rasanya Ryeowook tak rela. Hatinya sakit mendengarnya.

“Ke .. kenapa pulang kesana?” tanya Ryeowook dengan sedikit gugup.

“Aku sudah tak mempunyai urusan di Korea.” Jawab Marcus dengan tersenyum.

“Lalu .. lalu kenapa kau membayar semua biaya pengobatanku?” tanya Ryeowook mencoba menahan Marcus lebih lama lagi.

“Because I Love You.” Kata – kata itu keluar dari mulut Marcus.

Ryeowook membelalakkan matanya tak percaya.

“Aku menyukaimu saat pertama kali aku melihatmu di taman, aku menyukaimu saat kau tiba – tiba memelukku di jalan, tapi aku membencimu ketika kau mencoba bunuh diri, namun aku tak bisa membencimu walaupun kau menganggapku orang lain di matamu, karena aku menyukaimu, aku menyukai Kim Ryeowook.” Ujar Marcus jujur.

 

“Tidak peduli bagaimana aku mencoba melihat kembali pada kenangan tentang dirimu.

Kata – kata aku belum bisa melupakanmu.

Sampai mencapai akhir perpisahan kami.

Aku berbalik kemudian berbalik.

Bahkan banyak perasaan yang perlahan – lahan muncul.

Bahkan kenangan – kenangan yang perlahan kembali.

Perlahan – lahan aku akan melupakanmu sedikit demi sedikit.

Adante.”

 

Ryeowook menghela nafas, lalu tersenyum.

“Saatnya menepati janjiku Kyu.”

Ryeowook memasukkan semua barang – barang kenangannya bersama Kyuhyun ke kardus.

Ia memasukkan foto – fotonya bersama Kyuhyun yang digantung di dinding kamarnya.

Ia memasukkan hadiah – hadia Kyuhyun untuknya, dan barang – barang lainnya.

Lalu, sampai ke buku albumnya bersama Kyuhyun.

Ia memandang buku album itu dengan tatapan yang tak bisa diartikan.

 

[Di pemakaman]

 

Ryeowook dan Marcus berdiri di depan makam Kyuhyun.

“Oppa … bagaimana kabarmu?” tanya Ryeowook dengan tersenyum.

“Aku datang lagi oppa … “ Ryeowook melirik Marcus yang ada di sampingnya.

“Tapi aku tak sendiri lagi.” Ujar Ryeowook dengan tersenyum.

“Aku kesini membawa janjiku padamu oppa.”

“Aku akan hidup lebih baik lagi. Aku tak akan bersedih lagi, karena aku tahu kau akan selalu menjagaku dan selalu berada disampingku.”

“Oppa, seperti yang kau minta. Aku sudah menemukan penggantimu, dan ia lebih keren darimu, ia lebih mengerti diriku dan ia lebih tampa darimu oppa. Dia tak sepertimu walaupun wajahmu dengan wajahnya hampir sama, kau itu terlalu narsis. Kekekeke.” Ujar Ryeowook dengan kekehan dan mata berkaca – kaca.

“Dia bermarga Lee. Namanya Lee Marcus. Dia campuran Amerika-Korea, bukankah itu sangat mengejutkan? Dan ia ternyata lebih muda dariku 1 tahun. Dia berumur 26 tahun. Sungguh aku tak pernah menduganya, kau pasti juga kan oppa?” tanya Ryeowook dengan suara bergetar.

Marcus menggenggam tangan mungil Ryeowook dengan erat.

“Cho Kyuhyun, aku meminta izin padamu untuk selalu menjaga Kim Ryeowook. Aku akan selalu menjaganya. Walaupun cintaku tak sebesar cintamu padanya, namun aku akan selalu menjaganya untukmu.” Ujar Marcus dengan tegas.

Ryeowook memghapus air matanya dengan tersenyum. “Padahal aku sudah berjanji padamu agar tak bersedih lagi oppa, tapi aku menangis di hadapanmu.”

“Tentang apa yang akan dilakukan Cho Kyuhyun dan Kim Ryeowook aku akan melakukannya dengan namja lain oppa, dan kau pasti tahu siapa namja itu. Tentu saja namja disampingku ini.” Ujar Ryeowook disertai kekehan kecil.

“Oppa, aku sudah menepati semua permintaanmu. Aku rasa ini sudah cukup, aku pulang dulu ne oppa. Neomu gomawo untuk semuanya. Pai – pai oppa.” Ujar Ryeowook berpamitan.

Marcus menggenggam tangan Ryeowook dan menuntunnya pergi. Ryeowook tersenyum sambil menolehkan kepalanya ke belakang. Menatap gundukan tanah yang sudah dilapisi ubin – ubin.

‘Oppa, aku belum bisa benar – benar melupakanmu.’

‘Tapi aku yakin aku pasti bisa melakukannya.’

‘Perlahan – lahan aku akan melupakanmu sedikit demi sedikit.’

‘Adante.’ Innernya dengan tersenyum.

 

~ FIN ~

 

Eotte ??? :/

Gimana chingu-deul sequelnya?

Apakah kalian suka? Kecewa enggak sama sequelnya?

Dapet feel-nya enggak?

 

Oh iya, kemaren kan aku nawarin kalian OS yang untuk tanggal 19 yang buat ultahnya Ryeowook oppa yang aku majuin xD plak.

Untuk sementara OS yang dipilih paling banyak OS yang pertama, yang Kyuhyun suka sama cowok dan Ryeowook (yeoja) mencoba menyembuhkan Kyuhyun.

Dan untuk yang ep-ep aku udha mutusin buat nerusin yang Love Is Crazy 9 atas permintaan banyak orang, tunggu ajah ne.

Untuk OS tanggal 19 masih bisa di nego. Pilih lagi ya, soalnya kemaren yang komentar cuma sedikit, nanti aku takut ada yang telat komen.

1. Kyuhyun suka cowok, Ryeowook (yeoja) mencoba menyembuhkan Kyuhyun ke jalan yang benar.

2. Ryeowook enggak kenal Kyuhyun, tapi Kyuhyun ngajakin nikah.

Naaah .. berikan pendapat kalian chingu-deul.

With LOVE! ~Frisca :* Chu

Advertisements

46 comments

  1. Kasihan wook…
    Ditinggal org yg dicintai dan mencintai kita memang sangat sakit,aku bisa ngerasain perasaan kmu wook.
    Untung ada abang lee marcus yg nyelamatin wook dri kesetresannya.
    Author OS yg no 2…
    Yes,gk sabar baca love is crazy yg part 9..

    1. Huhuhuhuu 😥
      Hahahahah, nunggu yang laen ya. Besok aku umumin jadinya yang mana, kemungkinan LIC 9 besok udah bisa di post kok ^^
      Neomu gomawo ne udah mau review. :’)

  2. akhrnya wook bisa mndapatkan kbhagiaan nya walaupun ga dngn kyu, tp wajah yg mirip dng kyu udh bisa membuat wook bahagia, di tambah lagi marcus juga mncintai wookie. chukae for you kim ryeowook, kau tlah mnmukan pngganti cho kyuhyun yg seimbang dngn nya. god bless you for my autor. 🙂

    ku tunggu karya2 kyuwook mu yg baru and than lanjutan ff kyuwook nya. annyeong.

  3. Aigoo Q ampe ngambil tissue gara” bca ini chingu…
    Kirain namja’y bkan reinkarnasi dr Kyuhyun,,trnyata Marcus eoh??
    Lega Wook ma Marcus…
    Knp ga buat nkah mreka br’dua sih…??? 🙂
    Emm Q plih yg prtama chingu tp jgn da adgan kyu ma namja yg d sukain’y ne…
    Bkin Kyuwook yg gokil n romantis ne…

    1. Hhahahh, makasih ^^
      Hehehhe, baru kenal soalnya masak langsung nikah xD plak
      Ah, enggak kok. aku bukan penikmat BL kok.
      Hehheh, oki dokieeey ^^
      Neomu gomawo ne. semoga harimu menyenangkan 😀

  4. Woww,, great 🙂

    marcus ??
    ternyata itu yg gantiin kyu…

    agak gk rela sihh ada yg gantiin kyu, tapi klo gk bgini wookie trz sedihh…
    gk rela juga wookie sedihh…

    ahh ya mw tanya ‘Andante’ artinya apa??

  5. sedihh bnget ni crita..hikhiks…
    untung end nya agak ceria’an dikit…q plih opsi ke 2 chingu yg kyu ngjkin wookiee nikh pdhl.nggk knal ^^

    1. Heheeh, okay. Nunggu pemberitahuan besok ye ^^
      LIC 9 bakalan update besok 😀
      Neomu gomawo udah ninggalin jejak, semoga harimu menyenangkan chingu 🙂

  6. Duh kannn pas baca last letter mewek trus ini sequel nya banjir juga hah tanggung jawab friscaaa;;;; hehe
    sedih gtu wook nya depresi gegara kyu huhu tapi untung ada sule ehh ada marcus mksd mya .__.v
    aku tetep pilih os no 1 yeay hihihi

    1. Wkwkkkw, adduuuh aku ngapain???? o.O
      Kok sule sih ??? xD Wkwkwkkw
      Oce, nunggu besok ya. Besok aku update yang LIC 9 kok ^^
      Neomu gomawo udah mau komentar 🙂

  7. Bnyak adegan wookie lari lari ya disini, boleh dicoba ikut lomba maraton tuh 😀
    entah kenapa… Sdikit ga rela, walau nama kyuhyun dan marcus adalah orang yg sama, tapi ga rela sama marcus, apalagi marga’y lee. Ryeowook itu cocok’y sama cho kyuhyun #mulaiegois
    aq pengen ryeowook yg nymbuhin kyuhyun yg gay. N ayo lnjut i’m sorry i cant be perfct’y 🙂

    1. Hahhaah, pokoknya di ep-ep ini Ryeowook maraton terus xD plak
      Hhahhaha, mianhae ne. Soalnya kalau pakek marga Cho nanti jadinya kembaran donk ^^
      Hahhaha, tapi emang Ryeowook cocoknya sama Kyuhyun seorang 😉
      Hehehehe, nde 😀
      Neomu gomawo ne chingu

  8. Hiks hiks hiks….Huweee huweeee…. #ambiltisu#g ada#lapingusdbajufriskaa
    Awal”a hyun biasa aja tpi pas baca d bagian wookppa dan marcus yg lgi bicara ma gundukan kyuppa mulai dech neh hyun meneteskan air hidung ehh salah air mata maksud’a #pasangtampangpolos
    Walau hyun yg nyaranin kyuppa aja yg d pke tpi ganti nama, tpi ttp hyun g rela, abiz hyun lebih suka kyuwook dr pd marwook #labil#plaak
    Ooo… Ato g ulang aja lgi, s marcus yg metong s kyuppa yg hidup #dtimpukiparapemainatu2#appo +_+”
    Hmm kyk yg td juga hyun pilih yg kyuppa ngajak nikah tpi g kenal. abiz kyk’a seru tuh bwt gokil ye friska #pasangtampangwookppapalingimut
    Ok dech friska hyun tunggu LIC’a bsok
    Paipai #masukkecangkangddangkoma

    1. Wkwkwkwkk … apaan tiu xD plak
      Tapi emang Ryeowook cuma buat Kyuhyun oppa seorang. ^^
      Hahhaha .. masak kita casting ulang lagi ??? xD
      Kekkeke, neomu gomawo ne udah review setiap ep-ep ane :’)

  9. akhirnya wookie bahagia juga meskipun tanpa kyuhyun. aku pilih ff os yg nomer 2 ajadeh kayanya._. pasti ffnya lucu yakan? yakan? udah gini aja comentnya gausah panjang2 nanti sangkanya aku pidato’-‘

    1. Hahahha, nunggu nanti ya. Nanti aku umumin. OS apa yang akan dibuat pada tanggal 19 nanti bareng sama LIC 9. ^^
      Neomu gomawo ne buat reviewnya 😀

  10. aku tak mau berkomenter bnyk sensei, aku sdh melihat kerja kerasmu selama ini. bagaimana kau berlatih menulis setiap hari, pd akhirnya smua akan mengalami tembok dingin. tp jika kau jatuh 100 kali bangunlah 101 kali, hahaha. yah sensei kerja yg bgs, tingkat lg ne. kl km mau tau komentarku yg sesungguhnya liat bsk hasilmu yg selanjutnya. 😀
    pasti kau ngertilah arti dari bhsku ini 😀 yg jelas kau sdh bgs dlm kebahasaan.

    1. Yaaaaa … -____-”
      It’s okay. gue ngerti. kita bahas besok ye dongsaeng/eonnie #Dilemma
      kekekkeke … elu bilang elo pengen ngomen pedes pid :p

      1. hahahhaha … aku kesulitan manggil sehun oppa, dia lagi sibuk konser dimana – mana sambil nyuci pakaiannya #apaini?
        aku juga ini lagi di dorm suju buat mandiin ddangkoma sekalian sama pemiliknya . eh o.O OMO
        Kalo depan perpus mainstream, aku ganti selokan depan kecamatan gimana? banyak sampah, jadi enggak bakal sakit kalo jatuh

  11. Akhirny sekuel terbit..
    Eh judul laguny bknnya andante ya?
    Wook mnderita bnget smpe mau bunuh diri tp syukurlah ada marcus
    keep writing 🙂

    1. Aku juga bingung, itu andante atau adante? kalo judul kayaknya emang andante deh, tapi pas aku nyari lyric yang keluar kok adante 😦
      Bingung jadinya. #PoseMikir
      Neomu gomawo ne chingu ^^

  12. Mian baru comen 🙂
    Ah aiigo kasian wook. Kaya orang stes banget yah .kkk ming menghawatirkan wook eoh??
    Yeee akhir nya wook bisa melupakan kyu walau blm spenuhnya. Untung ada lee marcus .jadi wook nemuin pengganti kyu dan menjalanka semua keinginan kyuwook dulu.
    Ini sweet. Bagus.akhirnya happy ending juga 😀
    Aku tggu ff lain nya 😀

  13. hyaaaaaa~ akhir’a cuswook (?) bersatu, ayeeeee :’)
    akhir’a setelah sekian lama wook sembuh dari keterpurukan’a #terharu, aiiiihh semoga bahagia baby. :’)

  14. uhuhuhu,,akhirnya wookie gak terbelenggu ksedihan lg krn dtinggal kyu.. :”) wlopun agak aneh jg,marcus?? agak gmn gt nyebutnya,, marcus-ryeowook.. but okelah,,yg pnting wajahnya kyuhyun,, :v

  15. Kasihan ryeowook sampai terpuruk bgtu….
    Tapi akhirnya dia mencoba utk menepati janjinya ke kyu utk hidup lebih baik walaupun kyuhyun akan selalu dihatinya…. Cie cie……:D

    ——1315—–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s