I’m Sorry, I Can’t Be Perfect (Ending, Part 1)

juk

Frisca Freshtie Present …

…::: @ @ @ :::…

I’m Sorry, I Can’t Be Perfect

.

.

.

.

Pairing : KyuWook/Slight KyuMin, SiWook, HaeHyuk

Rate : K+

Genre : Romance, Hurts/Comfort, Genderswitch, Abal, Gaje, Failed

Author : Frisca Freshtie

Cast :

  • Cho Kyuhyun (Namja)
  • Kim Ryeowook (Yeoja)
  • Lee Sungmin (Yeoja)
  • Choi Siwon (Namja)
  • Lee Donghae (Namja)
  • Lee Hyukjae (Yeoja)

.

.

~~~ ** ><)))’> . <’(((>< ** ~~~

.

.

I’m Sorry, I Can’t Be Perfect

.

.

.

.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana.

Seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana.

Seperti isyarat yang tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana.

.

.

.

.

Hyunkie menatap sendu pada luar jendela mobil yang membawanya ke hotel yang ia tempati nanti.

‘Dan sekarang aku semakin jauh darimu appa .. ’ inner Hyunkie sedih.

Hyunkie menatap eomma kesayangannya yang tengah tertawa riang bersama Siwon yang sedang mengemudi mobil.

‘Eomma .. aku menyesal telah merestui hubunganmu dengan Siwon ahjussi.’ Batin Hyunkie kesal.

“Ada apa Hyunkie?” tanya Ryeowook dengan heran karena terus ditatap aegya-nya seperti itu.

Hyunkie memalingkan wajahnya dari Ryeowook. “Tak ada apa – apa.” Ujar Hyunkie datar.

 

[Di Hotel]

 

Mobil Siwon berhenti tepat di depan hotel, setelah itu Ryeowook, Hyunkie dan Siwon keluar. Siwon membuka bagasi mobil untuk mengambil barang – barang bawaan mereka. Melihat itu, Ryeowook dengan tersenyum tulus ikut membantu Siwon mengangkat koper.

“Biar aku yang membawanya chagi …” ujar Siwon sambil mencium pipi Ryeowook cepat.

Dengan tersipu malu Ryeowook memegangi pipinya yang tadi dicium Siwon.

“Eomma .. ayo masuk.” Ajak Hyunkie dengan raut wajah kesal.

“Ah, nde.” Ujar Ryeowook.

Ryeowook mengikuti Hyunkie yang berjalan di depan, setelah sampai di bagian resepsionis. Hyunkie duduk di sofa yang tersedia, sedangkan Ryeowook berbicara dengan resepsionis.

Hyunkie menatap eommanya dengan sedih melihat eommanya yang sedang berbicara pada resepsionis dengan senyuman yang terus merekah pada wajah teduh Ryeowook.

‘Eomma .. aku benar – benar sangat membenci keadaan sekarang ini.’

‘Aku sangat menyayangimu eomma, sangat.’

‘Aku selalu bahagia melihatmu tersenyum atau tertawa.’

‘Dan aku sangat terluka dan marah jika kau disakiti oleh orang lain.’

‘Aku sangat menyayangimu eomma, tapi kenapa melihatmu bahagia seperti ini aku malah merasa benci seperti ini?’

.

.

.

.

Tak pernah aku hiraukan jalan yang berliku.

Tak pernah aku hiraukan esok yang masih temaram.

Selama engkau masih disini, semua terasa indah.

Tak ada gelap.

Tak ada pekat …

Karena kau adalah penerang jiwaku.

Yang membuat hidup tak pernah mati.

.

.

.

.

Sungmin melingkarkan lengannya pada tubuh Kyuhyun yang tertidur di sampingnya.

“Kyu ..” panggilnya dengan manis.

“Hn?” ujar Kyuhyun masih dengan menutup matanya.

“Apa ada yang membuatmu senang selain diriku chagi? Akhir – akhir ini kau kelihatan sangat bahagia. Kau selalu saja tersenyum sendiri.” Ujar Sungmin penasaran sambil merekatkan dirinya pada tubuh Kyuhyun.

Kyuhyun tersenyum simpul mendengar pertanyaan istrinya masih dengan menutup mata.

“Aku menemukannya.” Ujar Kyuhyun sambil memeluk Sungmin.

DEG

Sungmin membelalakkan matanya. Tanpa Kyuhyun jelaskan pun Sungmin sudah tahu yang Kyuhyun maksud adalah menemukan Ryeowook, Kim Ryeowook. Yeoja yang dulu pernah serumah dengannya, yang kini sedang sangat dirindukan oleh orang – orang terutama mertuanya, yeoja yang dulu juga pernah menyandang status istri suaminya.

“Apa kau sudah memberi tahu yang lain?” tanya Sungmin sambil melepaskan pelukan Kyuhyun.

“Belum .. masih belum waktunya.” Ujar Kyuhyun sambil memeluk lagi.

“Oh ..” lirih Sungmin. Entah kenapa Sungmin merasa kecewa dan menyesal, rasanya ia tak ingin menerima kenyataan ini walaupun ia sudah berjanji untuk berusaha menerima seorang Ryeowook kembali.

“Saranghae Kyu …” ujar Sungmin sambil membalas pelukan Kyuhyun lebih erat.

“Nado ..” jawab Kyuhyun sambil tersenyum.

‘Kau tak akan berpaling dariku kan Kyu?’ inner Sungmin sedih dan juga dilemma.

.

.

.

.

Saat bulan tak selalu purnama.
Dan mentaripun bergulir.
Menghadirkan terang, dan kegelapan.
Aku mulai mengerti langkah sang waktu.
Biarpun di kesurutan.
Namun suatu saat nanti.
Kebahagiaan pasti akan datang.

.

.

.

.

Hyunkie menatap datar ruangan kamar hotelnya dengan Siwon dan Ryeowook yang berdiri di belakangnya dengan tersenyum senang sambil berpegangan tangan.

“Hyunkie tak apa kan tidur disini sendirian?” tanya Siwon dengan tersenyum seperti biasa.

“Biasanya juga aku tidur sendirian.” Jawab Hyunkie dengan nada datar sambil menatap jendela kamarnya.

“Hyunkie …” ujar Ryeowook dengan pelan memperingati aegya-nya agar berlaku sopan pada Siwon.

“Oh iya, apa Hyunkie ingin sesuatu?” tanya Siwon lagi mencoba mengerti, Siwon berfikir Hyunkie merajuk karena tidak sekamar dengan eommanya.

“Aku ingin tidur, bisakah eomma dan ahjussi meninggalkan aku? Aku ingin istirahat. Aku sunggu lelah.” Ujar Hyunkie.

“Hyunkie …” Ryeowook memperingatkan kembali.

“Tak apa. Aku tahu. Dia belum bisa menerima ini. Biasanya kalian selalu berdua dan sekarang ku pisahkan, pasti rasanya sangat tak menyenangkan. Gwenchana. Aku bisa mengerti ini semua.” Ujar Siwon pada Ryeowook.

“Tapi ..” belum sempat Ryeowook berbicara, Siwon menyela. “Biarkan ia beristirahat chagi …” ujar Siwon sambil mencubit hidung mungil Ryeowook gemas.

“Dan kau jagoan! Selamat beristirahat.” Ujar Siwon sambil mengacak rambut Hyunkie gemas, dan Hyunkie hanya memasang muka datar.

Setelah Ryeowook dan Siwon keluar dari kamar Hyunkie. Hyunkie berjalan menuju jendela kamarnya sambil memasang smirk pada wajahnya.

“Jika aku tak melakukan sesuatu. Jangan panggil aku Hyunkie.” Ucap Hyunkie dengan seringaiannya.

.

.

.

.

Ketika malam tak lagi berbintang.

Ketika bulan tak lagi terlihat.

Disaat itulahhingga sampai sekarang aku menunggumu.

 

Selama bintang selalu dapat kulihat.

Selama bulan selalu menemaniku di malam yang gelap.

Aku selalu bercerita kepada mereka.

Tentang rinduku kepadamu.

.

.

.

.

Ryeowook keluar ke blakon kamarnya dengan pandangan sendu sambil menatap langit hitam pulau jeju yang dihiasi banyak bintang yang berkelap – kelip.

‘Apa pilihanku ini sudah benar?’ batin Ryeowook bimbang.

‘Apa yang akan terjadi setelah ini?’ batin Ryeowook lagi sambil memandang lurus ke depan.

Ia mendongakkan kepalanya lagi menatap langit. ‘Apa perasaan ini akan mati atau akan tetap sama?’ tanyanya dalam hati.

‘Apa yang sedang ia lakukan disana?’ inner Ryeowook sendu.

‘Aneh, walaupun aku sudah memutar haluanku kenapa aku masih memikirkannya?’ inner Ryeowook bertanya – tanya dengan senyum miris.

‘Aku harap ia baik – baik saja.’ Mata Ryeowook mulai memerah dan berkaca – kaca, rasanya ia ingin sekali menumpahkan air yang membendung di pelupuk matanya.

“Hei, apa yang kau lakukan diluar sini malam – malam begini?” tanya Siwon mengagetkan Ryeowook sambil bersandar di pintu dengan senyuman khas-nya.

Ryeowook segera menyeka air matanya yang turun dari pelupuk matanya.

“Ani … aku hanya ingin melihat langit malam saja.” Dusta Ryeowook sambil mencoba tersenyum pada Siwon.

“Hei .. matamu merah. Ada apa? Apa kau habis menangis?” tanya Siwon khawatir sambil menangkup wajah Ryeowook agar lebih jelas melihatnya. Ryeowook menggelengkan kepalanya. “Ani. Ini tadi kemasukan debu saja, jadi memerah seperti habis menangis.” Dusta Ryeowook lagi.

“Ah, sudah ku bilang jangan suka keluar malam. Kau benar – benar nakal sekarang eoh?” canda Siwon sambil mencubit gemas hidung mungil Ryeowook dan disambut dengan kekehan geli Ryeowook.

“Sepertinya malam ini tak begitu bersahabat, malam ini juga dingin.” Ujar Siwon sambil memeluk tubuh mungil Ryeowook.

“Ah .. lihatlah. Kau sangat pas dalam pelukanku. Hahahaha ..” canda Siwon sambil mengeratkan pelukannya.

Ryeowook terkekeh geli. “Karena pelukanmu terlalu pas, aku sampai tak bisa bernafas kau tahu Tuan Choi?” canda Ryeowook lagi sambil menatap Siwon.

“Hahahha .. aku tak sabar untuk besok. Apa kau sudah siap?” tanya Siwon dan berhasil membuat hati Ryeowook bertanya – tanya kembali, ia tak tahu dengan perasaannya sekarang. Ia benar – benar tak tahu apa yang sedang hatinya rasakan sekarang.

“Euuuuung … molla.” Lirih Ryeowook pelan sambil memalingkan wajahnya dan Siwon tak mendengar lirihannya saking pelannya.

“Aku harap besok adalah hari yang sangat istimewa.” Ujar Siwon dengan menggenggam tangan mungil Ryeowook, lalu mencium punggung tangan Ryeowook dengan lembut.

Ryeowook mencoba tersenyum, “Aku juga berharap begitu.” Ucap Ryeowook.

“Saranghae Kim Ryeowook.” Ucap Siwon lalu mengecup bibir Ryeowook.

Mula – mula Ryeowook ingin sekali menolak ciuman yang diberikan oleh Siwon, namun entah apa yang merasukinya sehingga ia malah terbuai dengan ciuman Siwon dan malah membalasnya.

‘Neomu mianhae.’ Inner Ryeowook sambil meneteskan air mata masih dengan berciuman.

.

.

.

.

Aku dan nafasku …..
Akan terus menyala, di dalam kehidupan.
Meskipun hati sering terluka. Tetapi jiwa tak kan meredup.
Karena bertahtakan semangat. Untuk terus bertahan.
Walau gelap ..
Ataupun pekat ..
Seperti udara yang terus mengalir. Tak tertahan oleh keadaan.

.

.

.

.

Hyunkie menatap sebal eomma-nya dan Siwon yang tengah berciuman, entah sudah berapa lama ia berdiri disana tanpa diketahui oleh kedua orang dewasa itu yang tengah asyik bercumbu.

“Sudah ku bilang aku akan melakukan sesuatu.” Ujarnya dengan mendengus kesal, lalu keluar dari kamar.

***

Ryeowook melepaskan bibirnya dari bibir Siwon dengan kasar sambil membelalakkan matanya.

“Wae?” tanya Siwon sambil menautkan kedua alisnya.

“Aku tiba – tiba saja memikirkan Hyunkie. Aku ingin melihatnya. Aku khawatir dengannya, perasaanku tak enak.” Jawab Ryeowook menjelaskan dengan raut wajah khawatir.

“Itu hanya perasaanmu saja, sekarang ia pasti tengah tidur pulas. Apa kau tak lihat jam berapa ini?” ujar Siwon sambil tersenyum manis dengan menunjuk jam tangan yang melingkat di pergelangan tangannya.

“Memangnya ini jam berapa?” tanya Ryeowook dengan resah.

“Ini sudah jam 9 malam, bukankah itu waktunya Hyunkie tidur?” ujar Siwon sambil mengerling pada Ryeowook.

“Ah, benarkah? Tapi bisakah kau mengantarkan aku ke kamarnya?”

***

Hyunkie sedang memasukkan banyak barang – barang ke tas punggungnya di kamarnya. Dari psp kesayangannya, banyak makanan ringan, permen, sebotol air putih, uang yang dimilikinya, foto Hyunkie dan Ryeowook, dan lain – lain.

“Ah selesai.” Ujar Hyunkie dengan senyuman lebar yang merekah di wajah imutnya sambil menepuk – nepuk tangannya.

“Apa ada yang kurang?” tanya Hyunkie sambil berkacak pinggang dan menatap tas punggungnya yang lumayan besar.

“Ah, kartu kemarin.” Ujar Hyunkie teringat dengan kartu yang diberikan Kyuhyun padanya kemarin.

“Dimana aku meletakkannya ya?” tanya Hyunkie dengan dirinya sendiri sambil menggeledah laci kamarnya.

“Akhirnya ketemu!” pekiknya dengan bahagia setelah sekian lama mencarinya.

Ia mengibas – ngibaskan kartu itu dengan senang. “Hahahahha, waktunya menjalankan sesuatu.” Ucapnya dengan tersenyum smirk.

Ceklek

Terdengar suara pintu dibuka. Dengan kaget Hyunkie menolehkan kepalanya ke arah pintu.

.

.

.

.

Butir-butir kehidupan yang terus terangkai, tak mengenal lelah.
Menajamkan keinginan, untuk selalu bertahan pada kesetiaan.
Karena keyakinan, suatu saat …
Hidup dan cinta dalam kebahagiaan.

.

.

.

.

Sungmin menatap sendu Kyuhyun yang tengah tertidur pulas di sampingnya. Lalu ia menghembuskan nafas berat, seperti banyak beban yang ditanggungnya. Setelah itu, ia beranjak bangun dan pergi membuka laci almari kecilnya.

Ia mengambil surat yang diberikan oleh Ryeowook dulu sebelum kepergiannya.

“Kau .. apa yang kau pikirkan dulu?” tanya Sungmin tak percaya sambil mendengus dan menatap surat yang dipegangnya.

“Apa kau tak membenciku karena perlakuanku padamu dulu?” tanyanya lagi memecahkan keheningan malam yang sunyi dalam ruangan kamar itu.

“Sebenarnya hatimu itu terbuat dari apa?” monolog Sungmin dengan berjalan menuju jendela kamarnya yang tak tertutup gorden.

“Jika aku menjadi dirimu, aku tak akan bertahan.” Ujar Sungmin dengan tersenyum miris, lalu menolehkan kepalanya ke belakang menatap Kyuhyun yang masih tertidur pulas.

“Seberapa besar perasaanmu padanya? Sehingga kau terus bertahan pada cinta bertepuk sebelah tanganmu?” tanyanya lagi sambil memandang surat yang dipegangnya.

“Aku tahu jawabannya. Perasaanmu pasti tak terbatas untuknya. Aku sampai iri padamu.” Ujarnya dengan memandang sendu lurus ke luar jendela.

“Walaupun dia terus menekanmu, bahkan aku juga. Kau tetap bertahan. Apa sampai sekarang kau masih bertahan?”

.

.

.

.

Waktu senja pergi.

Kaki bergetar merajai penjuru bumi.

Berlomba menuju tempat peristirahatan panjang.

Namun aku masih disini, sendiri.

Menunggu Rembulan keluar dari pintu langit.

Menunggu bintang – bintang kecil yang mengelilingi Rembulan.

.

.

.

.

Ryeowook dan Siwon masuk ke kamar Hyunkie, lalu Siwon tersenyum.

“Kau lihat? Ia tidur sekarang. Sudah ku bilang itu hanya perasaanmu saja.” Ucap Siwon sambil memeluk Ryeowook dari belakang.

Ryeowook memandang Hyunkie yang tengah berpura – pura tidur dengan pandangan yang tak bisa diartikan.

“Ayo, kembali. Kau juga perlu istirahat chagi.” Ujar Siwon sambil menempelkan dagunya ke bahu Ryeowook.

“Nde.” Ujar Ryeowook masih dengan pandangan yang tak bisa diartikan dan terus menatap Hyunkie, lalu keluar dari kamar Hyunkie dan menutup pintu kamar Hyunkie.

Setelah Ryeowook dan Siwon benar – benar keluar, Hyunkie bangun dan menghembuskan nafas lega sambil mengelus – elus dadanya.

“Sungguh menyusahkan.” Ujarnya dengan kesal.

“Baiklah jangan menyia – nyiakan waktu lagi Hyunkie, waktunya melakukan sesuatu.” Ucapnya lagi sambil menata kasur dengan rapi, setelah itu ia memakai jaket tebalnya dan memakai tasnya.

***

Ryeowook membaringkan tubuh mungilnya di kasur dengan resah dan gelisah.

“Aku merasa ada yang aneh, namun aku tak tahu apa.” Gumamnya.

“Apakah ini efek dari hari pernikahanku besok?” gumamnya lagi sambil memejamkan mata caramelnya.

“Ani. Bukan.” Ujarnya lagi sambil membuka matanya.

“Saat aku akan menikah dengannya dulu, bukan perasaan seperti ini yang aku rasakan.” Ujarnya lagi sambil memegang dadanya.

“Hei, kenapa aku malah membanding – bandingkannya? Tentu saja ini karena pernikahanku besok. Sungguh menggelikan menyamakan perasaanku padanya dengan Siwon.” Tiba – tiba Ryeowook tercekat dengan kalimat terakhir yang ia ucapkan barusan.

“Menyamakan perasaanku padanya (Kyuhyun) dengan Siwon?” lirihnya tak percaya. Setelah mengatakan itu, ia mulai menangis sesenggukan.

“Hiks … pabooo .. hiks .. paboo …pabooo … paboo .. kau benar – benar paboo Kim Ryeowook … hiks … benar – benar paboo …..”

.

.

.

.

Di dalam titian sang waktu …
Aku takkan berhenti berharap, meskipun langkah selalu terjatuh …
Tetapi asa …
Akan terus ku nyalakan.

.

.

.

.

Hyunkie berjalan dan terus berjalan di tengah sunyinya malam di pulau Jeju sendirian, mengabaikan bebapa orang yang berlalu lalang dan menatap Hyunkie aneh, kasihan, bingung, dan lain – lain.

Akhirnya Hyunkie berhenti di pelabuhan. Ia berniat kembali ke Seoul untuk menemui appanya dengan apapun caranya. Karena tinggal ini cara terakhir untuk bisa menyatukan kedua orang tuanya dan membatalkan pernikahan eomma-nya.

Ia menghembuskan nafas berat, lalu dengan menggigit bibirnya ia berjalan menuju tempat penjaga loket.

“Karcis Anda?” tanya ahjussi penjaga loket dengan cuek, lalu sontak ia membelalakkan matanya ketika melihat anak kecil sendirian berdiri di depannya.

“Hei … apa yang anak kecil sepertimu lakukan disini? Dimana appa dan eomma-mu?” tanya ahjussi itu khawatir sambil menolehkan kepalanya ke kanan dna ke kiri mencari kira – kira adakah orang dewasa di sekelilingnya dan hasilnya nihil.

“Ahjussi .. aku harus pergi ke Seoul.” Ucap Hyunkie.

“MWO ?!??!?!!!!!” pekik ahjussi itu kaget mendengar penuturan Hyunkie barusan.

“Apa yang kau katakan anak kecil?” tanya ahjussi itu mencoba memastikan.

“Aku harus pergi ke Seoul sekarang ahjussi, bisakah aku naik kapal?” tanya Hyunkie.

“Apa? Apa – apaan ini? Kau tak boleh pergi sendirian, lagipula kau juga tak punya karcis.” Ujar ahjussi itu dengan bingung dan panik.

“Tapi, aku punya uang.” Ujarnya sambil mengeluarkan semua uang yang dibawanya.

“Itu belum cukup, walaupun itu cukup kau juga tak akan boleh masuk. Kau harus bersama orang tuamu.” Ujar ahjussi itu menjelaskan.

“Tapi aku harus pergi ke Seoul sekarang.” Ujar Hyunkie lagi sambil menundukkan kepalanya dalam.

“Aiigooo … kau tak boleh pergi. Mengertilah.” Bujuk ahjussi itu.

“Ahjussi … ku mohon ijinkan aku naik .. jebaaal … aku harus pergi ke Seoul sekarang. Ku mohon bantu aku …” Ujar Hyunkie lagi.

“Kalau seandainya aku ijinkan-pun kau harus menunggu besok, apa kau mau? Kapal terakhir ke Seoul malam ini sudah berangkat 1 jam yang lalu.” ujar ahjussi itu.

Hyunkie mendongakkan kepalanya sambil menatap ahjussi itu dengan mata memerah berkaca – kaca.

“Tapi aku harus pergi malam ini.” Ujarnya dengan bibir bergetar. Ahjussi itu mulai panik melihat Hyunkie akan menangis atau mungkin sudah menangis di depannya.

“Aku harus pergi ke Seoul malam ini … hiks … Besok eomma-ku menikah dengan namja lain …. hiks .. Aku harus menghentikannya … hiks … aku .. hiks … aku … aku tak mau eommaku menikah dengan namja lain selain appaku .. hiks …” tangis Hyunkie mulai pecah.

“Ahjussi .. ku mohon bantu aku hiks… aku mohon bantu aku ahjussi .. hiks … aku harus pergi ke Seoul sekarang .. aku harus bertemu denga appaku ….” Ujar Hyunkie tiba – tiba sambil menangis sesenggukan.

Melihat itu, ahjussi itu langsung iba dan menganggukan kepalanya.

***

Hyunkie menatap ke lautan. Ia sekarang tengah menaiki perahu mesin dengan ahjussi tadi berdua.

“Appa .. tunggu aku.” Gumamnya sambil memeluk kedua lututnya sedikit kedinginan.

.

.

.

.

Semua yang pernah terjadi.
Anggaplah angin yang telah berlalu.
Seiring musim yang terus berganti.
Jangan kau bersedih.
Aku akan selalu menemanimu.
Seperti apapun dirimu …

.

.

.

.

“Apa benar ini tempatnya?” tanya ahjussi tadi sambil menatap gedung besar di depannya.

“Nde. Benar ahjussi. Ini tempatnya.” Ujar Hyunkie setelah menyamakan tulisan di gedung itu dengan di kartu yang ia bawa.

“Ayo masuk ahjussi ..” ujar Hyunkie tak sabaran sambil menggandeng ahjussi tadi.

***

Telepon rumah keluarga Cho berbunyi.

Kriiiiing kriiiing

Sungmin yang kebetulan memang belum tidur dan mendengarnya langsung keluar kamar untuk mengangkat panggilan itu.

“Siapa yang menelepon semalam ini?” tanya Ahra yang kebetulan tidur di rumah orang tuanya sambil menguap, karena suaminya kebetulan pergi ke luar negeri untuk urusan bisnis jadi ia tidur di rumah orang tuanya.

Lalu, Sungmin datang. “Nugu eonnie?” tanyanya.

Ahra mengangkat bahunya, “Molla Minnie.” Jawabnya, lalu mengangkat panggilan.

“Yeoboseo. Ini kediaman keluarga Cho. Ada yang bisa kami bantu? Cho Ahra disini.” Ujarnya dengan sedikit malas kaena habis tidur.

Ahra membelalakkan matanya bulat – bulat sambil menjatuhkan gagang telepon shock setelah mendengarkan suara dari seberang sana yang hanya dia yang mendengar. Sungmin menatap bingung gagang telepon yang terjatuh yang masih mengeluarkan suara dan Ahra yang shock bergantian.

***

“Ku mohon kau tenang anak kecil.” Ujar sekretaris Kyuhyun yang kebetulan sedang lembur di kantor.

“Aku ingin berbicara dengan appaku.” Pekik Hyunkie sambil mencoba meraih telepon kantor yang sedang digunakan sekretaris itu.

“Hyunkie … tenang, diamlah.” Ujar ahjussi tadi menenangkan sambil mengangkat tubuh mungil Hyunkie dan menjauhkan dari sekretaris tadi.

“Tapi aku mau berbicara dengan appaku.” Ujar Hyunkie keukeuh.

 

“Cwe song hamndia nyonya Ahra. Saya menganggu Anda semalam ini. Tapi ada seorang anak kecil yang mengaku – ngaku sebagai anak Presdir Cho dan meminta saya untuk mempertemukannya dengan Presdir Cho sekarang. Ia berkata ia anak dari Kim Ryeowook.”

“Yeoboseo …. yeoboseo …”

Ahjussi tadi memperhatikan gerak – gerik sekretaris tadi bersama Hyunkie.

“Bagaimana?” tanya ahjussi tadi sambil mendekati sekretaris tadi.

“Mian, tapi mereka tak menjawab.” Ujar sekretaris itu menyesal.

Mendengar itu mata Hyunkie mulai berkaca – kaca.

“Hiks … tapi aku belum berbicara dengan appa … hiks … kalau begitu beri kami alamat rumahnya .. hiks ..” ujar Hyunkie dengan menangis sesenggukan.

“Iya. Tolong berikan kami alamat rumahnya.” Uja ahjussi tadi dengan lembut dan memelas. Sekretaris tadi yang melihatnya menjadi iba.

Kriiiing kriiiing

“Sebentar.” Ujar sekretaris tadi sambil mengangkat telepon.

Setelah mengangkat telepon tadi, ia menatap Hyunkie dan ahjussi tadi dengan tatapan yang tak bisa diartikan.

.

.

.

.

Jangan lagi kau resahkan, semua yang pernah terjadi.
Biarkan berlalu, terhempas oleh keyakinan.
Bahwa hidup akan terus berganti.
Takkan selamanya kesedihan bersemayam.
Pasti akan berganti …
Bila kita berusaha, tuk merubahnya …
Yakinlah … Tuhan selalu ada untuk kita.

.

.

.

.

Sekarang Hyunkie dan ahjussi tadi berada di sebuah mobil mewah menuju rumah sakit tempat eomma-nya bekerja, lebih tepatnya ia akan dibawa untuk bertemu dengan nyonya Cho dan keluarga besar Cho yang lain. Setelah mendapat panggilan itu, keluarga besar Cho langsung pergi menuju rumah sakit. Mereka ingin nyonya Cho melihat cucunya dari Ryeowook, yeoja yang selalu dicari – carinya.

Akhirnya mereka sampai di rumah sakit.

Beberapa pengawal mengawal Hyunkie dan ahjussi tadi, sebenarnya Hyunkie dan ahjussi tadi risih juga diperlakukan seperti ini oleh orang yang tak dikenal mereka.

“Silahkan masuk Tuan.” Ujar ahjussi tua pada mereka berdua sambil membungkuk hormat.

***

Semua orang yang ada di dalam kamar rawat inap VVIP itu merasa gelisah dan juga tak sabar melihat anak dari Ryeowook dengan Kyuhyun. Ahra duduk di sofa bersama Sungmin menenangkan Sungmin dengan menggenggam tangan Sungmin. Tuan Cho mendampingi istrinya yang masih terbaring di ranjang, namun bedanya sekarang ia sudah baikan dan bisa berbicara dengan lancar, bahkan ia juga sekarang bisa mengangkat tangannya walaupun maish belum bisa duduk. Mata nyonya Cho berbinar – binar, ia tak sabar menunggu cucunya. Da Kyuhyun?

Ia berdiri memandang ke luar jendela dengan pandangan menerawang.

“Mereka sudah sampai Tuan.” Ujar pelayan pribadi Yunho. Yunho menganggukan kepalanya, “Bawa mereka masuk.” ujar Yunho memerintah dengan nada tegas.

Ceklek

Pintu kamar rawat inap terbuka. Semua orang langsung mengarahkan matanya ke pintu guna melihat orang yang akan masuk. Kecuali Kyuhyun, ia tetap dengan posisinya.

“Appa …. “ panggil Hyunkie dengan mata berkaca – kaca, ia sungguh senang bisa melihat appanya.

“Appa …” panggilnya lagi sambil berlari menuju tempat Kyuhyun.

“Sejak kapan kau tahu tentang ini semua?” ujar Kyuhyun dengan datar membuat semua orang menatap Kyuhyun tak percaya, terutama Hyunkie sendiri.

“Appa ..” cicitnya.

Kyuhyun membalikkan tubuhnya menghadap Hyunkie.

“Kenapa kau baru bilang? Apa eomma-mu menyuruhmu untuk tutup mulut dan merahasiakan ini?” tuduh Kyuhyun.

“Kyuhyun!” ujar tuan Cho geram dengan ulah anaknya.

“Kyunnie! Jaga bicaramu. Dia anak kecil!” ujar Ahra menasehati sambil berlari memeluk Hyunkie.

“Jawab aku Hyunkie!” teriak Kyuhyun emosi.

Mendengar itu semua langsung bertambah bingung. “Hyunkie?” gumam mereka.

“Kau sudah tahu namanya?” tanya Sungmin heran dan bingung.

“Apa saat pertama kali kita bertemu, kau juga sudah tahu?” tanya Kyuhyun dengan tatapan tajam.

Hyunkie menggeleng – gelengkan kepalanya.

“Kapan kau baru tahu tentang ini semua? Apa eommamu merahasiakan ini padamu dan kau baru tahu?” tanya Kyuhyun dengan dingin. Hyunkie diam. Ia tak tahu harus menjawab apa, selain itu ia juga takut.

“Cih! Seharusnya aku tahu dari dulu. Eommamu sungguh licik merahasiakan ini.” Ujar Kyuhyun dikuasai emosi.

“Eommamu bilang kau anak Siwon. Apa yang harus ku lakukan? Pergilah! Eommamu tak menganggapku sebagai appamu!”

Hyunkie sudah tak sanggup lagi mendengar kata – kata pedas yang keluar dari mulut Kyuhyun.

“CUKUP !!!!” teriaknya dengan beruaraian air mata.

“Hiks .. Appa tak boleh menghakimi eomma seperti itu! Eomma memang salah karena telah merahasiakan ini. Hiks …. eomma juga salah karena berkata pada appa kalau aku anak Siwon ahjussi … hiks … tapi ….”

Hyunkie berhenti sebentar, lalu menatap Kyuhyun tajam namun tersirat kekecewaan dan kerapuhan.

“APPA JUGA BERSALAH ATAS PERLAKUAN APPA DULU PADA EOMMA!” teriak Hyunkie dengan berlinangan air mata.

“Setiap malam, hiks … eommaku menangis mengingat appa. Hiks … setiap aku bertanya kapan appa pulang … hiks … eomma selalu menjawab … hiks … appa akan datang … hiks … dan aku selalu mempercayainya … appa juga bersalah .. appa juga bersalah.” Ujar Hyunkie histeris sambil mencoba melepas pelukan Ahra dari tubuhnya.

“Aku menyesal telah kabur dari Jeju, hanya untuk kesini menemui appa dan berharap appa menghentikan pernikahan eomma dengan Siwon ahjussi. Aku menyesal! Aku benci appa dan eomma!” teriak Hyunkie frustasi dan menumpahkan segala rasa yang dipendamnya. Semua orang menatap Hyunkie prihatin, sedih dan juga iba. Kyuhyun hanya bisa mematung dan menatap Hyunkie dengan pandangan menyesal, sedih, tak percaya bercampur menjadi satu.

%%%%%%%

Mian harus dipotong dulu sampai ini.

Ternyata ending-nya jadinya panjang banget sampai melebihin 20 halaman di microsoft. -_-

Oh iya, mungkin hari minggu ending yang bagian 2-nya. Soalnya besok aku full ada di sekolah. Libur tapi tetep masuk -______-“

Chingu-deul, seharusnya setelah ini aku mau post yang “I Will Cure You” yang bagian ending, tapi karena ini bulan puasa. Aku tahan ajah dulu deh di notebook. Soalnya ada kata – kata yang begitu, nanti puasanya jadi gak khusyu’. Ratenya juga berubah, tapi enggak sampek rate begonoan -_-

Enggak apa – apa ya chingu-deul. Abis ISICBP selesai, aku mau post yang LIC.

Udah, itu ajah deh. Kebanyakan cing-cong nanti pada bosen. Pai – pai.

Jangan lupa meninggalkan jejak disini ^^

With LOVE! ~Frisca

Saranghae :* Chu ❤

Advertisements

37 comments

  1. Huwaaaaaaa~ kyuhyunnnnn!!!! Kau jahat sekali pada aegya mu!!! Dasarr pabbooooo #getok”palakyuhyunpakeddangko … Aighooo padahal hyunki udh jauh” dtenggg tapi bgini sambutannya?? Mending hyunki ga usah dteng sekalian… Lagian kenapa sih hyunki ga terima aja kalo wonpa mau jadi appanya?? Toh wonpa baik sama dia #dicekikhyunki … Oke” palli lanjut frissss ^^ fightinggggg.

    1. Kyuppa emang paboooo T^T
      Wkwkkwkk, nanti kalau KyuWook enggak bersatu pala ane yang digetok sama reader-deul -_______-”
      Heheheh, tunggu ajah ne 😉
      Neomu gomawo udah mau komentar

  2. Masyaaaaaa owooohhhh friskaaaa… Nape d pending eoh…. Padahal mata hyun dah berkaca2 tw wktu baca hyunkie yg nangis ehhh malah drmu pulal yg muncul sbg peran penggangu.. #jedotinpalaletanah#ddangkomanelensemangka
    Ahhhhh kyupppaaa paboooooo…….. #timpukkyuppakecelutlritguntingrumputcanngkulparangdkk’a
    Aisshh hyun geram bgt ma kyuppa, masa dy bisa marah2 gtu ma hyunkie.. Liat tuh dy jd nangis kan g tw appah oppa s hyunkie k seol itu melalui perjuangan yg berat d sertai harus membujuk ahjussi yg g kita kenal itu.. Ehh mpe d RS koq malah d marahi.. #mendadakemosi# bener2 pabo ahh s kyuppa #dgeplakkyuppapkekendi
    Lhaa… O,o drmu kan cuma mw ke seol koq pke bawa mainan segala sichh… Aigoo untung kulkas hyun masi aman #lirikkedapur
    Ahh~ oppa hyun a.k.a wookppa T,T napa drmu terbuai oleh ciuman wonppa sich.. G kasian appah ma saeng mu yg imut’a g ketulungan ini, mending tdi ciuman’a ma hyun aja.. #dibakarkyuppa
    Ahh kira2 apa yg akan d lakukan minppa stelah smw ini ye.. ~kkkk pasti s minppa sakit hati kan?? ~kkk rasain !!!!#dilipat2samaminppa
    Aisshh napa hyun d siksa sich dri td.. Nti klo keimutan hyun ini hilang gmn coba?? #dsemburpkeapisamasmwpemain
    Yesungdahlah hyun undur diri dulu yee…
    Cpt update ne friska hyun tunggu loh~
    Paipai #masukkekendi

    1. Itu ajah masih belon selese eonni, ternyata panjaaaaang beeeuuuuuudth endingnya. Tahu gini dibuat chapter 10 ajah, terus baru ending, tapi kalo dibuat chapter enggak ngena T^T ya udah, endingnya aku bagi 2.

      Hehehehhe, mianhae ne eonni. Enggak maksud buat ganggu, tapi emang ganggu sih #apaini?
      Ya udah deh, aku minta maaf ye eon kalo nyempil di adegan itu dan bikin eonni gak jadi nangis. wkwkkwkwk :p

      Iya, ahjussi yang gak dikenal itu #mikirkeras
      Ya. Terserah Hyunkie-lah eonni bawa apa -_- Masih mending Hyunkie cuma bawa begonoan, gimana kalo ternyata yang dimasukin adalah Ddangkoma ???? Pasti Yeppa langsung ngerajam Hyunkie rame2 sama oppa-deul :p
      Wkwkkwkw, alhamdulillah kulkas eonni aman. O:) bulan puasa jaga persediaan makanan ye eon 😉 xD plak

      Masyaoooowwwwoooooooooooh ….. #tandaperempatanmunculdikepala
      Wkwkkwkwk, maybe. Sakit hati ya jelas, mana ada istri yang mau di madu? #tampangsinis
      Astagpiruuuwwwooooh eonni, nyebut eon, istigfar eon, nyebuuut … ayo hirup udara dalem2, buang … hiruup .. buuuaang … hiruuup … buuuangnya tahon depan ye eon :p

      #mikirkeras emang eonni punya keimutannya di sebelah mana yak ??? #peace ._.v
      Nde eonni. Tunggu ajah ye 😉
      Makasih banyak selalu meninggalkan jejak eonni dengan komentar yang masyaowwwooooh bikin perut keram. Gomawo eonni

      1. Astagfirruwwooohhhhhh friskaa..
        Panjang bngt yaakk balasan coment hyun… #bacakomenan#matahyun mutar2
        Yaaakkkkk apa maksud mu hyun d suruh buang udara taon depan eoh…. Bisa merah kuning hijau di langit yg biru nti badan hyun #pllaaakkk#apaini???
        Eummm bner juga ye… Untung bukan kang dadang yg d bawa hyunkie ye klo g nti yg jaga kendi hyun siapa ??? #dtamparddangkomapkecangkang
        Heeeiiiii drmu g tw dmn letak ke imutan hyun… !!!!!, aigoo friska…. Neh y hyun jelaskan hyun inikan yeojasaeng’a wookppa, walau hny hyun yg mengakui’a…, tpi g pa2…
        Jd hyun ini imut n polos’a kyk wookppa dunk…
        Hyun itu imut dri atas mpe luar, dri dalam mpe bawah…#nadaangkuh
        Ok arraseo friska !!!!
        Dah ye.. Hyun mw berburu bukaan puasa dlu…
        Paipai#naekkikikepasar

      2. #tampangsinis baru nyadar eon ???? -___-”
        Hahhahaha … sumpah ngakak akut baca komenan eonni yang ini … 😀 haduuuuuh … kenapa bisa ada bintang kecil segala ?????? #megangperut
        Oh, penjaga kendi eonni itu kang dadang … pantesan dicariin yeppa tiap malem sampek ke kamar2 aku ternyata dekem di kendinya eonnie -_-
        Astagpiiiruuuuuuwwwwoooooooh …. #stroketiba2
        Berarti wookppa mengakui donk ??? -_- #tampangmules eh maksudnya #tampangmales
        Aku baca yang ini kok muter2 sendiri ya #mikirkeras
        Hahahhahah … haduuuuh … eonni bikin ngakak terus ah. Kiki dinaikin ke pasar nyampeknya berapa tahon lagi eonnie ??? xD plak

  3. kasihan hyunkie yang dpt omelan dari sang appa, niat awalnya ingn mnyatukan appa dan eommanya eh malah dp makian dari sang appa. dasar kyu pabbo. kau tak sad apa klo kau juga salah dlm kasus ini, kau mnelantarkan istrimu yg sangt setia, yg slalu mnyayangi mu dng tulus. kyu kau hrs minta maaf pd anakmu.

    apa yg trja dngn wook ya klo tau anaknya prgi dari jeju k seoul untuk brtemu dngn sang appa hanya untuk membuat kdua orang tuanya brsatu kmbali. apa wook akan membatalkan prnikahanya dngn siwon or ttp lanjut??? klo mnrut aku sih, kau harus membatalkan prnikahanmu wook, soalnya anakmu lbh pnting dari sgala hal.

    ok dh di tunggu klanjutan ending part 2 nya. annyeong. coz ga sabar. 🙂

    1. Kyuppa emang pabooooo T^T #lemparkyuppatahutempesayurkankung
      Hehehhe, tunggu ajah ya ^^
      Neomu gomawo udah mau mampir dan ninggalin jejak :’)
      Aku usahakan update cepet

  4. Cih kyuhyun pabbo!! Aiigo kasian hyunkie dtang dari jeju balik lagi ke seoul buat nemuin si appa supaya ngebatalin pernikahan siwon sama wook tapi yg di dapet malah omelan sang appa.
    Aaa aku kasian sama si hyunkie nya:(
    Wook lagi, knpa nrima ciuman siwon bgtu aja??ckckck
    Aih trus si kyuhyun gimana?? Apa bkalan ngebatalin pernikahan siwook atau ngga?? Dan lagi bagaimana dengan ming??

  5. Friscaaa kaya’y aq dh nlis komentar panjang deh tapi kenapa ilaaang, kemana komentarku huweee ??? Baiklah aq ulangi mengetik ini 😥 #elusdada #eh_bergelombang(?)
    cie siwook bakal nikah d’pulau jeju? Aigo aq jg mau nikah d’pulau jeju #geret_kyuhyun #apaini?
    Ciyus demi apapun aq ngrasa hyunkie ini bener-bener anak super. Bisa d’bayangkn, seorang anak kecil nan mungil malem-malem jalan sndirian dengan tas punggung d’punggung’y #yalah_masadikaki
    hyaaa aq jd inget jamanku TK dulu kabur dari rumah gara-gara d’marahin, lengkap dengan tas punggung dan cucuran air mata +ingus 😥 #nostalgia
    aq kira reaksi kyuhyun bakal shock lebay kaya muka ivan gunawan #plak trnyata datar kaya dada gue(?)
    kyuhyun minta d’tabok y lu ! #siapinsapu
    anak lu dateng malah d’marahin, nti anak lu kabur kaya jaman gw TK dlu gmana? #plesbek_again
    friscaaa kau juga minta d’tabok ye! #siapinsendal itu ngapain d’potong2 begitu kaya wortel

    1. Ini komentar kamu juga udah puuuuaaaanjaaaang kok chingu ^^
      AAAAAH !!! JANGAN GERET KYUPPA … 😥
      Mendingan kamu geret Shindong oppa atau siapa gituh, pokoknya jangan Kyuppa dan Wookppa … T^T
      Hah ??? OMO o.O
      Pernah kabur eoh ???? :/
      Hehhehhe .. mian chingu. soalnya panjang banget, jangan tabok aku chingu, nanti aku ikut – ikutan kabur dari blog .eh oO Masyaooooowwwwoooooh

  6. Eonni~~~~
    Akhirnya muncul juga ini kelanjutannya ff terhebat. Eonni serius aku berkaca-kaca baca ini, ngerasain sesaknya jadi hyunkie 😥
    Bagus ceritanya, lanjutin eonni~~
    Jangan sampe wook jadi nikah sama kuda

    1. Aduuuuh , makasih banget T^T aku jadi terhura bacanya
      Aduuuuh .. jangan nangsi donk … nanti enggak eonni beliin permen xD plak
      Hahahha, sip … baca ajah next partnya ne 😉
      Makasih. Semoga harimu menyenangkan ^^

  7. Kalo msh ragu knp di’iya’kan sh Wook?
    Ga tau anaxmu dah tau ttg appa’y eoh,.?
    Mwo?! Hyukie kbur?
    Brani gt dr jeju k seoul..
    Aigoo bner” ngwarisin sifat appa’y ne..
    Kalo ngrasa brslah knp Qm ga mnt cerai k Kyu sh Ming?
    Egois..#tabokming
    Aish..kyu gmn sh mlah d omelin gt s hyunkie,tny dl xe keadaan’y..
    Ayo cpetan gagalin siwook yg bkal nkah,
    trz msalkan wook ga jd nkah,dy mo d nkahin kyu lg gt?
    Lha s ming gmn?
    Ok dh hr mggu siap d update,LIC’y jgn lma”..

    1. Aduuuuh, Ryeowook dilemma saat itu :p
      Hehehhe, Hyunkie kan anaknya jadi wajar kalao sama #garuktengkuk
      Wkkwkkwkw, sakit enggak tuh ditabok sama Ming? mengingat minppa sekarang berubah jadi sedikit … err .. gemuk #Timpukpakeksandalminppa
      Kekkeke, Kyuppa kan emang paboo .. #Dibakarkyuppa
      Hehehhe .. temukan jawaban Anda di next chapter :p wkwkwkkw
      InsyaAllah 😉
      Mkasih banyak ya udah mau review ^^
      Semoga harimu menyenangkan

  8. sedihhh bgt kalo kd hyunkie..
    kyu kok emosi gtu sih?? udaah dia yg salah malah nyalahin woolie,,
    ga berubah jg tuhh sifatnya,,,

    1. Iya, aku juga merasakannya #nyakartanah
      Kyuppa emang paboo #asahgolok
      Hehhehe, butuh 1000 tahun lagi buat Kyuppa berubah xD plak
      Btw, makasih banyak lhoh udah ninggalin jejak ye 😉

  9. Huaaaa aku bacanya sampe nangis masa:'( kyuhyun mah jahat banget si jadi orang-_- ryeowook juga sama udah tau ragu pake diterima kasian tuh anaknya jadi korban pada mikir kek aturan *emosi sumpah ini kaya sinetron sinetron gitu ya haha btw aku menunggu lanjutannya eon:-)

    1. Huh … aduuuh jangan nangis saen … 😥 puk .. puk .. puk … abis ini beli permen sendiri pakek uang kamu sendiri ne 😉
      Kyuppa emang jahat T^T #nyerotingus
      Hehhehe, emang kayak sinetron nyasar ini, basurd banget suumpah ._.v
      Nde. Ini udah selesai. tinggal nge-post 😀
      Neomu gomawo ne udah mau ninggalin jejakmu saeng ^^

  10. aish kyu kau tau frisca rasanya hyerin pengen motong kyuhyun trus hyerin jadiin dia rujak (?) #dibunuhSparkyu
    udah tau sih hyunkie capek kabur dari pulau jeju ke seoul buat ktmu dia eh pas udh ktmu dia, malah hyunkie disuruh pergi.. kan kasian eh .
    salah juga si kyuppil udh nyia nyiain si wook -.- wook juga salah.. kan dia ragu buat nikah sama si siwon dan masih ada sih kyuppil dihatinya eh main nerima lamaran nikahnya si siwon -.- .
    kalian berdua gk mikirin perasaannya sih hyunkie eoh? #lirikKyuWook
    dann terakhir mianheyo baru coment heheh baru buka internet .

    1. aaaaaah … jaaaangaaaaan …. #garuktembok
      nanti nasib aku gimana sebagai kekasih yang gak dianggap sama Kyuppa T^T

      hu’ung … kyuppa paboooo banget -_-

      haduuuuh … sebenernya yang salah disini adalah authornya xD plak

      hehheheh, enggak apa – apa kok. penting review ^^
      Makasih banyak ya 😉

  11. aigooo kyu knpa kmu omelin aegy mu,,,kan ksihan hyunkie udh jauh2 nyariin appa nya ehhh mlah dpet smbutan kyak gitu,,,

  12. aku gak tega hyunkie dimarahi ama kyu.. #getokkyu..
    padahal penuh perjuangan hyunkie ampe kesitu..
    yak!kenapa won cium wook kyu aja gak ada cium wook… fris tega #lemparikanmokpo
    ok aku mau lanjut
    sekian

    1. Iya, si Kyu paboo tuh -,-
      bener! #malinginmukadariKyuppa
      hahahahha .. aku kok baru nyadar yak xD plak . haduuuh, maafkan daku #nutupmuka
      Terima kasih banyak selalu komentar

  13. wook, plis jgn ma wonwon..
    ish, si kyu nyebelin’a ga ilang2 ya..
    emg kapan wook pernah bilang kl hyunkie anak siwon??
    lgian tega amat ngebentak anak’a ndiri..
    jgn sampe kau menyesal untuk yg kedua kali’a..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s