Love Is Crazy 14

lick

Frisca Freshtie Present ….

….:: *** ::….

*

*

.. LOVE Is CRAZY ..

*

*

….:: *** ::….

 

Pairing : KyuWook/Slight YeMin, SiBum

Rate : T

Genre : Romance, Family, Friendship, Comedy, Abal – Abal, Gaje, Failed!

Author : Frisca Freshtie

Cast : Cho Kyuhyun (Namja) >< Kim Ryeowook (Yeoja) >< Kim Yesung (Namja) >< Lee Sungmin (Yeoja) >< Kim Kibum (Yeoja) >< Choi Siwon (Namja) >< Lee Donghae (Namja) >< Lee Taemin (Yeoja) >< Henry Lau (Namja) >< Shim Changmin (Namja) >< Kim Heechul (Yeoja)

.

.

.

.

WARNING !!!

Ah, FF ini terlalu gaje, abal, absurd dan ya banyak jebakan typo. Jadi ya mohon pengertiannya ajah dari kalian semua. Yang gak suka GS bisa menjauh dari sini!

HAPPY READING CHINGU-DEUL 😀

.

.

.

.

Summary :

Cinta itu Gila! Sebuah pertemuan yang akan menaikturunkan dan menjungkirbalikkan dunia mereka dan perasaan mereka. Sebuah pertemuan yang akan membawa banyak sekali bunga – bunga yang berduri sampai berbau harum. Sekali lagi, Cinta itu Gila!

~ Love Is Crazy ~

 

Kyuhyun keluar dari ruangan sambil mengedarkan pandangan matanya ke sekeliling ruangan. Ia berharap orang yang ingin ia temui sekarang berada dalam ruangan itu, berada dalam jangkauan matanya. Namun, kenyataannya tidak. Orang yang ingin ia temui tak ada dalam ruangan itu. Mendapati orang yang dicari tak ada dalam edaran matanya, Kyuhyun mengeluarkan ponsel dari sakunya dan segera menekan tombol hijau di ponselnya.

“Aku mohon angkat ponselmu noonna. Ppalli … aku mohon cepatlah angkat …” Gumam Kyuhyun harap – harap cemas sambil mengangkat ponselnya dan menempelkannya ke telinganya dengan raut wajah gelisah dan khawatir.

“Maaf nomor yang Anda tuju sedang tidak aktif. Silahkan ..”

Namun suara yang terdengar bukanlah suara yang Kyuhyun ingin dengarkan. Mendengar itu Kyuhyun segera mematikan telponnya dengan kesal.

“Kenapa nomornya tak aktif???” pikir Kyuhyun bingung.

“OMO!” Kyuhyun menepuk jidatnya karena teringat kejadian tadi pagi di kamar saat ia melemparkan ponsel Ryeowook karena kesal membaca pesan singkat dari Donghae.

“Ya Ampun .. aku lupa kalau ponselnya ku rusak tadi pagi.” Ujar Kyuhyun menyadari kesalahannya.

“Aku benar – benar bodoh. Dan parahnya aku tak membelikan lagi ia ponsel. Bagaimana aku bisa lupa???” ujar Kyuhyun sebal sendiri dan merutuki kebodohannya itu.

[Di tempat lain]

Di sebuah pasar malam di Seoul.

“Kenapa mengajakku kemari huh?” tanya Donghae sambil membawa dua es krim rasa coklat, dan setelah itu memberikan salah satu es krim yang ada di tangannya ke Ryeowook yang sedang duduk di sebuah bangku di depan komedi putar sambil memandangi orang – orang yang berlalu lalang dengan pandangan kosong.

“…”

Tak ada respon dari Ryeowook membuat Donghae mau tak mau membuyarkan lamunan Ryeowook dengan mengguncangkan es krim coklat itu di depan wajah Ryeowook dan berhasil membuat Ryeowook kaget.

“Oh .. mianhae ne oppa. Aku tadi melamun.” Ucap Ryeowook berterus terang sambil mengambil es krim coklat yang diberikan Donghae padanya dengan memaksakan senyum di wajahnya.

“Gwenchana Wookie. Apa yang kau lamunkan huh?” tanya Donghae sambil duduk di samping Ryeowook.

Ryeowook tersenyum simpul. “Oppa, bisakah jangan menanyakan itu dulu? Aku sedang tak ingin membahasnya. Bisa kan?” Ujarnya sambil memandang Donghae.

Donghae tersenyum, ia tahu Ryeowook pasti sedang terkena masalah yang besar. “Baiklah. Aku tak akan menanyakannya.” Ujar Donghae dengan tersenyum lebar.

Setelah mengatakan itu seketika suasana menjadi hening. Yang terdengar hanya suara keramaian pasar malam. Mereka berdua menjilati es krim yang ada di tangan mereka dengan diam, Ryeowook dengan memandangi orang – orang yang lewat dan Donghae dengan memandangi Ryeowook.

“Apa yang kau pikirkan Ryeowook? Itu benar – benar pertanyaan bodoh. Bahkan tak perlu bertanya itu sudah terlihat jelas sekali dari matamu. Kau sangat mudah untuk dibaca.” Inner Donghae dengan tersenyum masam.

“Oppa apa kau sudah selesai?” tanya Ryeowook.

“Hah? Mwo?” ujar Donghae bingung.

“Di sudut bibirmu.” Ujar Ryeowook sambil tersenyum.

“Hah?”

“Biarkan aku yang membersihkannya oppa.” Ujar Ryeowook sambil mengeluarkan tisu dan segera membersihkan noda es krim coklat yang ada di sudut bibir Donghae dengan raut wajah serius.

Donghae tersenyum. “Kau pikir ini biasa, tapi bagiku ini sangat luar biasa. Walaupun ini singkat, ini membuatku senang.” Inner Donghae sambil terus menatap wajah Ryeowook yang masih serius membersihkan noda yang ada di sudut bibirnya dengan tissu.

“Nah. Selesai.” Ucap Ryeowook pelan sambil tersenyum.

“Gomawo Ryeowook.” Ujar Donghae dengan terus tersenyum.

“Cheonma oppa.” Ujar Ryeowook dengan tersenyum.

“Hei, apa kau ingin naik yang ada di belakangmu itu?” tanya Donghae dengan riang sambil menunjuk belakang tubuh Ryeowook. Ryeowook menolehkan kepalanya ke belakang, lalu tersenyum lebar pada Donghae. “Kenapa tidak? Kajja oppa !!!” jawab Ryeowook dengan riang juga sambil berdiri. Mereka tertawa, lalu segera berdiri dan berlari menuju loker tiket.

[Kembali ke kantor Cho Corporotion]

Kyuhyun berjalan dengan tergesa – gesa sambil terus bertanya pada orang – orang yang lewat.

“Apa kau melihat Ryeowook?” tanya Kyuhyun dengan sopan pada sekelompok karyawati yang kebetulan lewat.

“Ah maaf tuan muda. Kami tak melihat nona Ryeowook.” Jawab salah satu dari mereka setelah beberapa menit saling berpandangan.

“Oh gamsahamnida.” Ujar Kyuhyun sambil membungkuk lalu kembali bertanya pada seorang pegawai kantor yang lewat dengan pertanyaan yang sama dan juga mendapat jawaban yang sama. Kyuhyun menarik nafas berat. Ia benar – benar frustasi. Pasalnya dari tadi tak ada yang mengetahui keberadaan Ryeowook dan itu benar – benar mengganggu pikirannya sekarang. Di saat – saat kefrustasiannya itu, ia tak sengaja melihat Henry dan Taemin yang sedang berjalan bersama.

“Hei hei .. temannya Ryeowook!!!!” panggil Kyuhyun dengan keras, mau diapakan lagi? Kyuhyun tak tahu nama – nama teman Ryeowook walaupun sudah beberapa kali bertemu.

Henry dan Taemin yang merasa aneh berhenti berjalan dan menolehkan kepalanya ke belakang. Mereka langsung menampakkan ekpressi aneh ketika tahu Kyuhyun mengejar mereka dan terus berteriak “Hei .. tunggu !!! temannya Ryeowook !!!”

“Temannya Ryeowook?” tanya mereka serempak dengan aneh dan saling berpandangan.

“Ia tak tahu nama kita? Yang benar saja!!!” ujar Henry dengan sebal.

“Ah Henry-ah .. ia tuan muda. Ia orang penting disini dan terlalu banyak mengenal banyak orang. Banyak pegawai disini. Itu bukan masalah yang serius bukan?” Bisik Taemin menenangkan Henry.

“Apanya yang bukan masalah yang serius??? Buka matamu lebar – lebar. Kita ini teman Ryeowook noonna. Garis bawahi, kita ini teman Ryeowook noonna dan Ryeowook noonna adalah tunangannya!!! Secara tidak langsung kita ini harusnya termasuk dalam kategori orang – orang istimewa di dalam hidupnya!!!!” ujar Henry tak terima.

“Pelankan suaramu. Jangan berlebihan. Ia sudah dekat.” Ucap Taemin mengingatkan.

Henry mendecak kesal mendengar kalimat yang terlontar dari mulut Taemin sambil menyilangkan kedua tangannya di dada.

Kyuhyun menghentikan langkahnya dengan senyum merekah di wajahnya, ia berpikir pasti mereka berdua tahu keberadaan Ryeowook. Karena mereka berdua teman dekat Ryeowook.

“Hei ..” ucap Kyuhyun berbasa – basi.

“Oh hai tuan muda ..” jawab Taemin dengan tersenyum manis.

“Kami punya nama.” Celetuk Henry dengan wajah sebal. Kyuhyun yang tahu maksud Henry langsung menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

“Henry-ah ..” panggil Taemin dengan nada khawatir, Taemin benar – benar khawatir jika Kyuhyun tersinggung dengan perkataan Henry barusan.

“Oh baiklah. Siapa namamu?” tanya Kyuhyun sambil mengulurkan tangannya. Tentu saja, mereka berdua yang melihatnya langsung membelalakkan matanya tak percaya. Mereka benar – benar tak percaya jika seorang Cho Kyuhyun, anak kedua dari pemimpin tempat perusahaan dimana mereka bekerja dan salah satu perusahaan paling besar di Korea Selatan mengajak mereka berkenalan duluan dan mengulurkan tangannya. Itu benar – benar seperti khayalan atau mimpi di siang hari bagi mereka berdua.

Kyuhyun mengguncangkan tangannya mencoba menyadarkan mereka.

“Bagaimana?” tanya Kyuhyun.

“Oh .. Henry Lau imnida.” Jawab Henry sambil menjawab uluran tangan Kyuhyun masih dengan raut wajah shock.

“Dan kau nona?” tanya Kyuhyun pada Taemin.

“Oh .. Lee Taemin imnida tuan muda.” Ujar Taemin sambil membalas uluran tangan Kyuhyun dengan ragu.

Setelah itu keadaan semakin canggung. Untuk mencairkan keadaan, Kyuhyun berbasa – basi dengan mereka berdua.

“Kalian akan kemana?” tanya Kyuhyun.

“Kami?” tanya mereka berdua dengan tak percaya sambil saling berpandangan.

“Kami akan ke cafe. Apa tuan muda mau ikut?” tanya Taemin.

“Ah tidak. Apa kalian akan kesana bersama Ryeowook?” tanya Kyuhyun.

“Tidak tuan muda. Kami bahkan seharian ini tak melihat Ryeowook noonna sama sekali.” Jawab Henry berterus terang.

“Benarkah?” tanya Kyuhyun memastikan.

“Iya. Apa untungnya kami berbohong? Itu benar – benar bodoh.” ujar Henry dengan kesal.

“Apa tuan muda sedang mencari Ryeowook eonnie?” tanya Taemin menyimpulkan dengan tepat dan berhasil membuat Kyuhyun mati kutu.

“Euuung … ya bisa dikatakan seperti itu.” Ucap Kyuhyun dengan menggaruk tengkuknya yang tak gatal.

Henry merapatkan tubuhnya ke Taemin, lalu berbisik, “Kenapa tidak berkata langsung saja? Gengsinya benar – benar terlalu tinggi, bukankah seperti itu?” setelah mengatakan itu Taemin menepuk tangan Henry pelan. “Kau benar – benar tidak sopan.” Bisik Taemin.

Kyuhyun yang mendengarnya hanya bisa tersenyum masam.

“Kami benar – benar tak melihat Ryeowook eonnie seharian ini tuan muda. Kenapa tidak bertanya dengan kepala keamanan? Bukankah perusahaan ini mempunya kamera cctv di setiap tempatnya? Mungkin saja Ryeowook eonnie berada di sebuah tempat.” ujar Taemin dengan tersenyum.

“Mungkin saja Ryeowook noonna mendapatkan tempat bagus untuk bermain petak umpet atau tempat persembunyian untuk memakan makanan kesukaannya.” Celetuk Henry dan berhasil membuat Taemin menghembuskan nafas beratnya agak kesal dengan sikap Henry yang hampir sama seperti Ryeowook.

“Yang benar saja.” Gumam Taemin agak kesal.

Mendengar kalimat – kalimat yang dituturkan Taemin barusan membuat Kyuhyun tersenyum lebar. “Kenapa tak terpikirkan olehku? Terima kasih atas saranmu.” Ujar Kyuhyun dengan senang.

“Maaf aku harus pergi dulu.” Ujar Kyuhyun lagi dengan sopan lalu segera berlari dengan kencang meninggalkan mereka berdua.

“Beruntungnya Ryeowook eonnie.” Ujar Taemin dengan tulus melihat punggung Kyuhyun yang semakin menjauh dari pandangan mereka.

“Bukankah dia terlalu bodoh hanya karena cinta?” Ujar Henry blak – blakan. Taemin hanya bisa memandangi Henry dengan menahan tawanya.

[Kembali ke pasar malam]

Ryeowook dan Donghae benar – benar menghabiskan sore itu dengan kebahagiaan. Mereka menaiki komedi putar, bianglala, bermain lempar bola, dan permainan yang lain dengan diiringi canda tawa, mereka benar – benar gembira sore itu. Untuk sejenak Ryeowook dapat melupakan masalahnya dengan Kyuhyun.

Setelah hampir menaiki dan mencoba semua wahana di pasar malam tersebut, akhirnya Ryeowook dan Donghae memutuskan untuk mampir ke kedai soju di pinggir jalan dekat pasar malam. Di pelukan tangan Ryeowook terdapat sebuah boneka beruang kecil berwarna ungu, hasil dari bermain lempar bola bersama Donghae. Walaupun sebenarnya penyumbang terbesar adalah Donghae bukan Ryeowook, mengingat Ryeowook benar – benar payah dalam melempar karena sebagian besar bola yang dilempar Ryeowook tak kena sasaran tadi. Bahkan tadi ia melemparkan bolanya dengan asal – asalan, benar – benar tak berbakat.

“Hahahah .. tadi benar – benar sangat menyenangkan. Apa kau melihat wajah takutmu saat berada di bianglala tadi oppa??? Hahaha … Itu benar – benar menggelikan untukku. Aku baru tahu kalau seorang manager Lee takut dengan ketinggian. Menggelikan sekali. Apa aku orang pertama yang menegtahuinya oppa ??? Bagaimana kalau aku membeberkannya ke teman – teman knator ??? Hahahahah … Oh mereka pasti terkejut! Hahahhah” Ujar Ryeowook dengan tertawa terbahak – bahak sambil memasuki kedai.

“Aku hanya sedikit kurang enak badan tadi.” Elak Donghae dan berhasil membuat Ryeowook tambah tertawa terpingkal – pingkal.

“Kau berbohong oppa .. hahahha .. kau tak perlu malu .. jujur saja … hahahhahah …. kalau tidak nanti hidung oppa bertambah panjang seperti pinokio … hahahah …” ujar Ryeowook lagi dengan tertawa sambil memegangi perutnya yang sakit karena terlalu banyak tertawa.

“Sudahlah. Ayo duduk Ryeowook.” Ajak Donghae sambil menarik Ryeowook dan mendudukkan Ryeowook di salah satu kursi walaupun Ryeowook masih saja tertawa terpingkal – pingkal.

“Hahahah .. kau membelokkan pembicaraan .. hahha .. kau pasti sangat malu oppa .. hahha. Katakan saja oppa .. kau itu benar – benar … hahahah …” Ryeowook masih saja tertawa tanpa mempedulikan pengunjung lain yang agak merasa terganggu dengan tawa cempreng milik Ryeowook yang tentu saja sangat keras dan menyakitkan di gendang telinga mereka. Tentu saja Donghae mengetahuinya, oleh karena itu secara sigap Donghae langsung menempelkan jari telunjuknya ke bibir cherry milik Ryeowook dan berhasil membuat Ryeowook berhenti tertawa.

“Apa?” tanya Ryeowook polos.

“Kau mengganggu pengunjung lain Ryeowook-ah.” Ujar Donghae sambil melirik ke pengunjung lain yang masih menatap mereka agak jengkel. Tentu saja Ryeowook ikut melirik dan benar saja, ia melihat pengunjung lain menatap mereka dengan tatapan sedikit jengkel.

“Ah .. aku mengerti oppa.” Ujar Ryeowook pelan sambil menatap Donghae.

“Baiklah. Kau diam. Aku akan pesan soju untuk kita berdua.” Ucap Donghae sambil tersenyum.

“Baik kapten. Hihihihi …” Ujar Ryeowook dengan riang dan menirukan gaya seorang prajurit yang sedang hormat.

“Ahjumma .. kami pesan 2 botol soju.” Ujar Donghae dengan suara keras.

“Baiklah.” Jawab ahjumma penjual sambil mengambil 2 botol soju, lalu memberikan 2 botol soju itu ke meja mereka berdua beserta dengan gelasnya.

“Ini pesanan kalian berdua. Selamat menikmati.” Ucap ahjumma tadi dengan senyum ceria terpampang di wajahnya.

“Gomawooo ahjumma ..” ujar Ryeowook dengan riang dan Donghae hanya bisa tersenyum melihat tingkah Ryeowook.

“Hahaha .. cheonma.” Jawab ahjumma tadi dengan tertawa.

“Gamsahamnida ahjumma.” Ucap Donghae sopan.

Ahjumma tadi tersenyum pada Donghae, lalu mencolek lengan Donghae dengan jahil. “Ngomong – ngomong, kau punya selera yang sangat bagus dalam memilih seorang yeoja.” Bisik ahjumma tadi.

“Hah?” Donghae bingung dengan kalimat yang dituturkan ahjumma padanya.

“Dia sangat manis.” Bisik ahjumma tadi sambil melirik Ryeowook yang menampakkan raut wajah tersipu malu karena suara ahjumma tadi bisa di dengarnya jelas.

“Lihatlah. Yeojachingumu itu merona pipinya ..” goda ahjumma tadi pada Donghae, lalu berlalu pergi tanpa permisi dan berhasil membuat Donghae kehabisan kata – kata sambil menatap Ryeowook yang agak cengo karena mendengar penuturan ahjumma tadi.

“Yeojachingu eoh?” gumam Donghae pelan dengan pandangan menerawang.

~ Love Is Crazy ~

Sungmin keluar dari kamar mandi dengan wajah lesu lalu mematikan saklar lampu dan kamar menjadi agak gelap karena tinggal satu lampu tidur yang menyala, ia berjalan gontai menuju ranjangnya, lalu duduk termenung.

“Setelah ini akan berbeda.” Gumamnya dengan mata menerawang sedih. Setelah mengatakan itu ia dengan lesu menarik selimut dan mencoba tidur.

“Apa yang terjadi padaku?” ucapnya pelan sambil berganti posisi tidur menyamping menghadap ke jendela kamarnya yang gelap.

“Rasanya sesak sekali memikirkan ia akan pergi.” Ujar Sungmin dengan sedih.

“Jinjja?” Sungmin merasakan ada orang yang berbaring disampingnya. Tentu saja Sungmin membelalakkan matanya tak percaya.

“Mwo?” gumam Sungmin kaget.

“Aku juga. Rasanya sesak sekali, sampai rasanya aku ingin mati saja memikirkan aku akan pergi.” Lanjut orang itu, Sungmin tahu suara siapa itu. Suara yang sering mengganggunya setiap saat. Suara yang selalu sabar menemaninya walaupun ia sering mengacuhkannya bahkan memarahinya dan juga memakinya setiap saat. Suara yang sekarang menjadi bagian dari hidupnya entah ia sadari atau tidak. Itu suara Yesung.

Air mata Sungmin tak dapat dibendung lagi. Air matanya semakin turun ketika Yesung berkata, “Apa aku tak jadi pergi saja?”

Dengan seketika Sungmin berbalik dan memeluk Yesung dengan erat dan juga diiringi isakan tangisan yang agak keras karena Sungmin mencoba menahannya.

“Mwo?” ucap Yesung tak percaya. Baru kali ini ia merasakan Sungmin bergitu dekat dengannya.

“Berhenti melakukan itu semua untukku. Hiks … Berhentilah. Kau punya kehidupanmu sendiri … hiks .. pergilah …” ujar Sungmin dengan terus memeluk Yesung dan menenggelamkan kepalanya di dada bidang Yesung.

“Pergilah .. walaupun aku terus merengek memintamu untuk tinggal kau harus tetap pergi. Hiks ..”

“Pergilah .. walaupun aku akan mengemis di lututmu untuk tinggal. Hiks .. kau juga harus tetap pergi …”

Yesung mengelus – elus rambut Sungmin yang halus dengan tatapan yang tak bisa diartikan.

“Aku tak pernah menyangka jika aku akan seperti ini jadinya saat kau akan pergi dariku walaupun hanya sementara … hiks ..”

“Aku membencimu karena mengganggu hidupku. Hiks … tapi aku merindukanmu saat kau berhenti menggangguku. Hiks ..”

“Aku selalu mengacuhkanmu … tapi kau terus tetap bertahan disisiku .. hiks .. sebesar apa hatimu itu untukku?”

“Aku selalu mengolok – olokmu, menjelek – jelekkanmu .. hiks .. tapi kau tetap tersenyum padaku. Apa yang ada di pikiranmu?? Apa kau pikir dirimu itu malaikat ??? Hiks .. kau benar – benar bodoh menyukai yeoja sepertiku .. hiks ..”

“Tapi .. tapi ..”

“Aku ..”

“Aku ..”

“Aku sangat menyukaimu Kim Yesung.”

DEG

Yesung membelalakkan matanya tak percaya. Itu baru pertama kalinya Sungmin berkata seperti itu padanya. Ia berkata ia menyukainya.

Yesung bahkan tak percaya ia akan mendengarnya langsung dari mulut Sungmin sendiri. Yesung bahkan sampai menangis bahagia.

“Aku juga sangat menyukaimu ..”

“Lee Sungmin.” Ucap Yesung lembut sambil mendekap tubuh Sungmin dengan erat.

~ Love Is Crazy ~

Siwon duduk di tempat duduk ia biasa minum di cafe. Ia sebenarnya sedang menunggu Kibum pulang, tapi karena berhubung ia berada di cafe ia tak mungkin hanya menunggu tanpa memesan sesuatu apapun kan? Jadi ia memesan secangkir kopi hangat.

Ia benar – benar penasaran dengan perubahan sikap Kibum pada semua orang hari ini, terutama dirinya. Pasti ada sesuatu yang ia sembunyikan dengannya.

Saat sedang memandangi keadaan jalanan kota Seoul dari jendela, Kibum lewat. Tentu saja tanpa basa – basi Siwon langsung keluar cafe dan segera berlari mengejar Kibum, meninggalkan secangkir kopi yang masih hangat.

“Bummie ..” panggil Siwon dengan keras, karena Kibum terus berjalan dan malah semakin mempercepat langkahnya.

“Bummie …” panggil Siwon lagi, dan Kibum semakin menjauhinya. Tentu saja Siwon semakin mempercepat langkahnya juga untuk menggapai Kibum.

“Bummie..” akhirnya Siwon dapat menarik tangan Kibum dan membuat Kibum berhenti.

“Kenapa terus berjalan?” tanya Siwon pada Kibum yang masih berdiri tanpa menoleh pada Siwon yang mengajaknya bicara.

Beberapa detik mulai berlalu, hanya kesunyian yang Siwon dapat. Yang terdengar hanya suara angin malam, suara kendaraan – kendaraan yang lewat di jalan dan juga suara orang – orang yang berlalu lalang.

“Hiks … hiks .. hiks ..” isakan pelan keluar dari mulut Kibum.

Siwon yang bingung dan khawatir tentu saja langsung menarik tubuh Kibum lembut, lalu menangkup wajah Kibum yang kini mulai basah dengan air mata.

“Kenapa?” tanya Siwon bingung.

“Kenapa menangis?” tanya Siwon sekali lagi sambil menghapus air mata Kibum yang masih turun dengan ibu jarinya.

“Hiks .. kau .. hiks .. kau .. kau !!! pabboya !!!” ujar Kibum di sela – sela isakannya.

“Wae?” tanya Siwon heran dan juga bingung bercampur menjadi satu.

“Kenapa berciuman dengannya ?? hiks .. jika kau tak menyukaiku .. hiks .. seharusnya kau katakan dari dulu .. hiks .. jangan seperti ini… hiks .. kau jahat oppa ..” ujar Kibum lagi menjelaskan.

“Berciuman? Apa maksudmu dengan Yuri-ah di cafe tadi malam? Kau melihatnya??” tanya Siwon memastikan.

Kibum hanya diam dan terus menundukkan kepalanya, ia masih terus menangis dengan sesenggukan pelan.

Siwon tersenyum geli.

“Apa kau cemburu? Katakan padaku.” Ujar Siwon dengan tersenyum.

Mendengar kalimat yang keluar dari mulut Siwon membuat Kibum membelalakkan matanya tak percaya. Apa benar ia cemburu? Tapi yeoja lain jika diposisinya juga akan bertindak seperti apa yang dilakukannya sekarang kan? Pikirnya tak percaya.

“Kau memang berhak marah, aku menyadarinya. Maaf tak memberitahumu. Tapi dia adalah Yuri, mantan yeojachinguku. Ia tak mau melepasku, aku yang ingin berpisah dengannya secara sepihak. Karena aku tahu aku mulai tak menyukainya lagi dan mulai berpindah hati. Dan kemarin ia sadar bahwa hatiku sudah bukan miliknya lagi dan sebagai ucapan perpisahan ia memintaku untuk sebuah kecupan. Ia sadar bahwa hatiku kini milik yeoja lain, yaitu dirimu, Kim Kibum.” Setelah menjelaskan apa yang sebenarnya Siwon tersenyum manis seperti biasanya melihat Kibum sedikit demi sedikit mendongakkan kepalanya tak percaya dan shock mendengar penjelasan Siwon.

“Mwo?” ujar Kibum pelan dengan nada tak percaya dan menyesal bercampur menjadi satu.

“Kau salah paham. Tapi aku minta maaf karena telah mengabulkan permintaannya untuk mengecupku.” Jelas Siwon lagi.

Kibum menatap Siwon mencoba mencari kebohongan dalam sorot matanya, tapi ia tak menemukannya. Ia malah menemukan sorot mata kebahagiaan, kelembutan dan kasih sayang di dalam matanya.

Di dalam keadaan masih mencari kebenaran dalam mata Siwon, Siwon dengan tiba – tiba mengecup pelan bibir milik Kibum dan berhasil membuat Kibum membelalakkan matanya tambah tak percaya.

Siwon dengan pelan menarik bibirnya dari bibir Kibum. Jarak di antara wajah mereka hanya berkurang sedikit. Siwon tersenyum manis pada Kibum yang masih menatap Siwon shock. “Apa kau mempercayaiku? Ini yang namanya kecupan.” tanya Siwon dengan tersenyum.

Seperti tersihir dengan tak sadar Kibum menganggukan kepalanya pelan masih dengan raut wajah shock.

“Dan ini baru namanya sebuah ciuman.” Siwon tambah tersenyum manis, lalu kembali mengecup bibir lembut milik Kibum, namun lama – kelamaan kecupan itu menjadi sebuah ciuman, lalu lumatan – lumatan kecil yang di dalamnya tak ada nafsu sama sekali, hanya kelembutan yang ada. Mereka berciuman di trotoar tanpa mengindahkan keramaian yang ada diiringi dengan tiupan angin malam yang lembut.

~ Love Is Crazy ~

Dengan wajah serius Kyuhyun menatap banyak layar monitor di depannya, itu adalah layar monitor untuk memantau perusahaan Cho corporation.

“Bisakah kalian memutar kamera yang ada di cafe?” tanya Kyuhyun.

“Baik Tuan Muda.” Dengan sigap petugas yang bekerja di ruang kontrol langsung memutar kamera yang ada di cafe, Kyuhyun melihatnya dengan teliti mencoba mencari keberadaan Ryeowook, yeoja mungilnya.

“Coba putar yang ada dalam ruangan divisi marketing!” perintah Kyuhyun masih dengan memandangi layar monitor.

“Baik.” Dengan sigap mereka mematuhi perintah Kyuhyun.

Kyuhyun dengan teliti memandangi layar monitor yang ada di depannya.

‘Hanya ada dua kemungkinan ia berkeliaran, cafe dan ruang divisi marketing. Selain itu ia jarang berkeliaran. Tapi di tempat yang lain-pun tadi tak ada.’ batin Kyuhyun berpikir.

“Kenapa tak ada?” gumam Kyuhyun.

“Tuan Muda permisi.” Salah satu dari petugas memberanikan bertanya.

Kyuhyun menolehkan kepalanya, memberi tanda bahwa ia memberi izin.

“Kalau boleh bertanya, sebenarnya apa yang Tuan Muda cari???” tanyanya.

Kyuhyun tersenyum simpul, “Aku mencari seseorang yang mungil bermata caramel dan sangat spesial, dia hadiah dari Tuhan untukku.” Ujar Kyuhyun dengan tulus, tak ada keraguan dalam nada bicaranya. Kata – kata itu benar – benar dari lubuk hatinya yang paling dalam.

“Apa yang Anda maksud nona Ryeowook?” jawab salah satu petugas dengan tak percaya.

Kyuhyun hanya diam dengan tersenyum simpul.

“Waaah .. aku baru tahu sisi romantis milik Tuan Muda. Nona Ryeowook pasti sangat bahagia memiliki Anda Tuan Muda. Hahhaha …” Puji salah satu petugas dan dihadiahi tatapan tajam dari yang petugas yang lain karena mereka sedang dalam keadaan serius.

“Euuung .. aku baru ingat kalau nona Ryeowook tadi sekitar satu jam yang lalu ada di depan ruangan Anda, ia berdiri lama di depan pintu ruangan Anda, tadi aku melihatnya lewat monitor kamera ruangan divisi marketing.” Ujar salah satu petugas lagi dengan raut wajah mengingat – ingat.

Kyuhyun membelalakkan matanya antusias.

“Putar kembali!” perintah Kyuhyun dengan serius.

“Baik.”

Kyuhyun kembali menghadap monitor, dan yap … apa yang dikatakan petugas tadi memang benar. Saat waktu mulai dimundurkan ke waktu satu jam yang lalu, tampaklah di layar monitor Ryeowook yang sedang berdiri di depan pintu ruangan Kyuhyun.

‘Kenapa dia hanya berdiri disitu saja?’ batin Kyuhyun berpikir.

Lalu, di layar monitor Ryeowook mulai berjalan semakin mendekati pintu ruangan Kyuhyun dan menempelkan telinganya ke pintu.

‘Apa yang dia dengarkan?’ batin Kyuhyun semakin bingung melihatnya.

Setelah beberapa lama mengamati, akhirnya Ryeowook berbalik dan pergi dengan raut wajah marah dan menangis, Kyuhyun yakin itu, walaupun wajah Ryeowook tak terlihat jelas namun dari gerak – gerik Ryeowook, Kyuhyun yakin Ryeowook menangis dan marah.

‘Ada apa?’ batin Kyuhyun semakin bingung dengan sikap Ryeowook.

Lalu di dalam layar monitor terlihat, Donghae yang tak sengaja bertemu dengan Ryeowook dan Ryeowook menariknya pergi, lalu Ryeowook tak terlihat lagi karena memang kamera di ruang devisi hanya di dalam ruangan, setelah keluar dari ruangan sudah berganti kamera.

Kyuhyun semakin bingung dan heran, ‘Kenapa ia menarik Donghae? Ada apa sebenarnya?’ batin Kyuhyun mulai tak tenang.

Kyuhyun terus berpikir dengan sikap Ryeowook yang tadi dilihatnya dalam layar monitor. Ia terus berpikir apa penyebabnya.

Kyuhyun membelalakkan matanya tak percaya.

“Heechul.” Ujarnya dengan shock menyadari apa yang menyebabkan tingkah laku Ryeowook menjadi begitu.

~ Love Is Crazy ~

Mobil Donghae berhenti di depan apartemennya. Lalu dengan tergesa ia keluar dari mobil dan segera membuka pintu dan dengan kesusahan mengeluarkan Ryeowook yang mabuk berat karena terlalu banyak meminum soju tadi.

“Hei anak kecil .. kau benar – benar sangat menyebalkan eoh??? Hehehhe..” igau Ryeowook dalam gendongan Donghae.

“Sudah ku bilang jangan minum banyak – banyak Wookie-ah.” Ujar Donghae sambil menutup pintunya dengan kakinya, karena kedua tangannya untuk menahan tubuh Ryeowook, lalu mengunci pintu mobilnya dengan remot kunci yang ada dalam tangannya.

“Kau bermain dengannya tanpa kutahu. Apa kau selalu bermain dengannya setiap hari heh anak kecil ???” igau Ryeowook lagi sambil menyandarkan dagunya ke bahu Donghae.

“Kau menyebalkan. Aku akan membunuhmu setelah ini. Kau tahuuu ?!??!!” Igau Ryeowook lagi sambil mengepalkan tangannya ke udara.

Donghae hanya tersenyum kecut mendengar igauan Ryeowook.

Akhirnya setelah beberapa lama, Donghae sampai di apartemennya. Ia langsung menidurkan Ryeowook ke tempat tidurnya.

“Haiih .. ternyata kau berat juga eoh?” ujar Donghae dengan ngos – ngosan.

“Tenyata ukuranmu berbeda dengan berat badanmu.” Ujar Donghae tak habis pikir, setelah itu ia lalu membalikkan badannya untuk pergi ke kamar mandi. Namun tiba tiba ..

Sreeet

Bruuuk

Donghae jatuh menindih Ryeowook dikarenakan cekalan tangan Ryeowook yang tiba – tiba pada Donghae.

Ryeowook tersenyum smirk pada Donghae, “Apa kau tak mau bermain denganku anak kecil huh???” ujar Ryeowook masih dengan keadaan mabuk.

“Wookie-ah … sadarlah.” Ujar Donghae khawatir.

Namun, Ryeowook malah menarik dasi Donghae dan menariknya untuk lebih dekat lagi dengan tubuhnya.

“Kiss me ..” ujar Ryeowook dengan lembut dan diiringi desahan dalam nadanya.

Donghae menghembuskan nafas mirisnya.

“Jangan begini. Kau mabuk Wookie-ah.” Ujar Donghae sambil menatap sayu Ryeowook.

Mendengar perkataan Ryeowook, tangan Ryeowook mulai lemas dan Ryeowook menangis sejadi – jadinya …

“Kau jahat Kyu .. kau menyebalkan !!! Kau berengsek !!!” jerit Ryeowook frustasi.

“Kau bermain – main dengannya … dan kau aku anggap apa?!?!??!”

“Apa kau tak tahu kalau aku sangat menyukaimu, sangat ..”

Suara Ryeowook mulai melemah dan melemah hingga Ryeowook mulai tak sadar dan tertidur pulas.

Sedari tadi melihat tingkah laku Ryeowook membuat Donghae tersenyum kecut. Ia sudah tahu dari awal jika Ryeowook mulai menyukai Kyuhyun semenjak tadi pagi saat kejadian di atap. Ia bisa menyimpulkan bahwa Ryeowook mulai menyukai Kyuhyun dan sebenarnya dari tadi Donghae juga tahu kalau Ryeowook menyangka dirinya sebagai Kyuhyun saat mabuk tadi, oleh karena itu ia hanya diam.

Donghae mendonggakkan kepalanya, “Lihatlah Kyu apa yang kau perbuat dengan dirinya. Kau benar – benar namja menyebalkan.” ujar Donghae dengan tersenyum miris.

~ Love Is Crazy ~

Sinar matahari menyusup pelan dengan hangat melewati celah jendela apartemen Donghae yang sedikit terbuka.

Ryeowook menggeliat pelan di ranjang milik Donghae, agak terganggu dengan sinar itu. Ryeowook masih memakai pakaiannya yang semalam, dan sekarang pakaiannya benar – benar kusut bahkan kancing kemeja Ryeowook paling atas terbuka dan berhasil menampakkan sedikit dada Ryeowook.

“Euuuh ..” lenguh Ryeowook.

“Pusing sekali.” Ucap Ryeowook dengan suara sangat parau sambil mencoba membuka matanya.

“Ya Ampuun .. kepalaku benar – benar pusing.” Ujar Ryeowook lagi sambil memegang kepalanya.

“Euuuh .. rasanya benar – benar berat.” Ujar Ryeowook sambil mencoba bangun.

Setelah bangun dan duduk di kasur menatap sekeliling ruangan, Ryeowook baru menyadari sesuatu.

“Oeeeh !!! Yaaak !!! Dimana aku ini?!??!?!” pekik Ryeowook kaget.

“Apa yang terjadi ??” tanya Ryeowook bingung bukan main sambil menampar pipinya berulang – ulang kali.

“Tunggu sebentar!” ujar Ryeowook sambil menghentikan kegiatan menampar pipinya sendiri. Ia memandang foto Donghae yang berada di samping lampu tempat tidur.

“Heih ?? Donghae oppa?” tanyanya agak bingung dengan situasi yang sedang terjadi.

Ryeowook berpikir keras bagaimana bisa ia terdampar disini dan bagaimana bisa ada foto Donghae di kamar ini.

Setelah lama berpikir, akhirnya Ryeowook menepuk jidatnya menyadari kejadian tadi malam. Walaupun tadi malam Ryeowook mabuk berat, tapi ia masih ingat kejadian di kedai soju dan saat Donghae mencoba menghentikan Ryeowook yang terlalu banyak minum, ia juga masih ingat bagaimana Donghae akhirnya mengajaknya ke apartemennya.

“Ini pasti apartemen Donghae oppa.” Ujarnya baru menyadari.

“Tapi ..” Ryeowook celingukan ke sekeliling ruangan.

“Donghae oppa dimana?” tanya Ryeowook bingung mendapati ruangan yang sepi, bahkan tak ada tanda – tanda manusia selain dirinya.

Ting Tong

Bell apartemen Donghae terdengar di telinga Ryeowook, lalu Ryeowook tersenyum.

“Ah mungkin itu Donghae oppa.” Ujar Ryeowook senang.

Dengan langkah dan badan terhuyung – huyung Ryeowook menuju pintu apartemen Donghae karena efek mabuk tadi malam yang belum sepenuhnya hilang.

Ryeowook memutar gagang pintu.

Cekleeek

“Apa kau bersenang – senang tadi malam?”

Ryeowook membelalakkan matanya tak percaya mendengar suara itu, suara yang ia sangat kenali. Kyuhyun, iya itu milik Kyuhyun. Kyuhyun sekarang tengah menatap tajam Ryeowook dengan kilatan kemarahan yang Ryeowook tak pernah lihat sebelumnya.

“Kyu …. hyun …” cicit Ryeowook tergagap masih tak percaya.

TBC

 

Nah …. chapter selanjutnya adalah chapter penguras air mata xD plak

Karena tinggal dua chapter lagi LIC end !!!!

Hehehhehe :p

 

Maaf ane buatnya lama ya, sebenernya udah buat jauh – jauh hari tapi males nerusin T^T Tolooong ampuni dakooooh chingu-deul

Ya karena berhubung ini sudah masuk sekolah lagi, ane mohon pengertiannya ne. Ane mungkin bakalan lebih jarang lagi update 😥

Ane bakalan sibuk ngurus persiapan ujian nasional.

Terima kasih buat semuanya yang udah mau baca ff saya.

Saya mohon untuk tinggalkan komentar kalian ^^

Saya akan lebih senang dan semangat untuk menulis jika kalian berkomentar daripada jadi silent reader 🙂

 

Last. Review ne 😉

With Love! ❤ ❤ ❤ Frisca :*

Advertisements

36 comments

  1. yeaayyy yemin dan sibum dh bersatu^^
    tinggal kyuwook lgi ni….chap depan bkal ada kslahpahaman kyuwook y chingu..pdhal merka dh sling mncintai….dtunggu klnjutannya chingu^^^^

  2. klo slh faham terus kapan kalian berstu?
    haduuuuuhhhh kyuwooookkkk…..
    segeralah kalian tuntaskan kesalahfahaman kalian agar kalian segera bersatu.
    hehehehe…

    ayo lanjut lanjut…
    penasaran berikutnya.
    hehehe.

  3. knp kyu bisa dtng k apartemnt nya hae??? apa hae yg kasih tau kyu klo wook di apartemnnya??

    ok deh aq tunggu klanjutannya.

  4. lanjuuutt chingu,, jgn lama2 nae update nyaaa,,, hehehe,,
    aku lupa cerita sblumnya,, apa yg wook dengerin???
    kasian wook,, apa kyu punya cw lain??

    1. Hehehe :p InsyaAllah ya .., enggak bisa janji. Soalnya udah masuk semester 2, mau fokus sama cari universitas ^^
      Kekekkek :p hayyo .. apaan coba ??? xD plak
      Enggak, Kyu enggak punya yeoja laen 😛

  5. Kyaaaaaa….. frisskkaaaa….. akhir’a hyun nyampe juga ne…
    Ahhh~… perjalanan yg panjangg y utk sampe kemari… 😁
    Kyaaaa kyaaaa kyaaaaa…. updateeee!!!!!
    Cihuuiiii….#tebarmercon#naburgaram#trbarmenyan
    Ciee ciee yg bagai org tua kehilangan anak’a…😁#colekkyuppa# panik bngt nyariin wookppa… pdhl s wookppa lgi enak2 maen d taman bermain noh…
    Wkwkwkwkwk…. hendlyppa… itu mah krlakuan hyun… maen petak umpat dan mnyembunyikan makanan…#bangga
    Aigooo haeppa.. kasian’a drmu oppa.. hny jd pelampiasan aja ne…😭 kajja sama hyun aja ne #nyiapinkarung#culikhaeppa
    Ahaii hai… ciee… ciee…. yg so sweet2an…#toel2yemindansibum
    Jarang2 nongol, ehh sekali’a nongol roman bngt sich….😍 jd pengenn…#plakkk
    Tpi.. itu yeppa emank mw pigi kemana yakk???? #garukaspal# koq hyun g tw…#lol
    Hayoo…. nahloh…😳napa s kyuppa bisa nongol d stu?????
    Jngn2 haeppa yg lapor ye…
    Ok dech fris…hyun tunggu chap selanjut’a ne…
    Tinggal 2 kan jd kudu d percrpat ye…
    HARUS!!!!!! 👲😠😠
    OK paipai…#masukkekendi

    1. Ah masak seeh eoon ?? ke tempat ane pakek perjalanan panjaaaaang ???? #ngliriksarkastik
      eoooon ??? -.-” kenape nabur garam ?? eonnie pikir ane siluman apeeeeh ?!??!?!? :3
      Bwahahahhaha .. itu mah emang kelakuan hyun eonnie, gak bakal diragukan lageeeeh :p
      Heh kalo nyulik hae terus ketahuan sama si monyet nanti di rajam lhoh eon ._.
      Hahahha, pada belon tahuuu yeee ?? makanya tungguin ajah next chapter xD plak
      Eiiiiih ??? x_x
      Ya begitulah jika eonnie mengakhiri komentar, selalu masuk ke kendi .. sekali – kali masuk ke jamban bisa eon ???

  6. chingu tolong jngn buat wookie sedih lama2 kasian,..
    wookie cuma salah paham sma kyuhyun,..
    skrng malah kyu yng salah paham sma wookie,..
    d tunggu lanjutannya ya,…

  7. Dooh makin greget ceritanya.
    Yemin sih enak udah baikan gitu. Sibum juga.
    Lah kyuwook napa salah paham mulu??
    Aiigoo. Ayodong baikan .kalian kan cuman salah paham karena kecemburuan masing masing -_-
    Lanjut yaaa. Kapanpun dan brpa lamapun ff ini di apdet aku pasti bakalan nunggu ko ;;) tapi jangan lama2 ne. Kkk~

  8. Kyaaa~ priss…priss akhirnya update eoh????
    Haia itu kyu kepot banget sih nyariin ryeong padahalkan ryeong lagi senang-senang sama donge…
    Aigo sih henry biasa aja keles jutek amat sama kyu…
    Aigo kyuwook disini banyak salag pahamnya ne pris..pris..??
    Ya amplop itu sih yeppa datang tak di jemput pulang tak diantar #plak main muncul aja dia.. Ah sibum dan yemin enak nih sudah berbahagia… Eh tp itu sih yeppa mau kemana eoh???
    Ah priss…priss tinggal duo chap lagi ne, jangan buat sad ending ne..
    Dirimu bilang kalau chap depan bakalan nguras air mata ne, pwease jangan yang terlalu sedih banget ne, trus akhirnya harus happy ending kalau gak awas saja ne….
    Ya udah deh eonie mau nyiapin ember dulu ya #obrakabrikkamarmandi oke pai..pai

    1. Wkekek, nde. Kyuppa pan kayak kehilangan anaknya tuh ><
      Nde eon. Banyak slaah paham .. kan malah bagus sihiiihh ???? #digamparkyuwook
      WKkwkwkk :p
      Bwahahhaha xD gomawok eon 😀

  9. huwaaaaaaaa update dan aku telat datang..
    kuranggggggggg panjangggggg tauuuuuu #gigitbantal..
    masak iya moment kyuwook gak ada malah moment kyu kehilangan wook :3
    moment haewook nya juga kurang manissss #tambahingula #abaikan
    tapi cukup buat aku ngakak kalo hae takut ketinggian dan wook ketwa mulu.
    kyu kehilangan wook kyak khawatirnya berlebihan kayak kehilangan anak dan si hendri dan taemin juga bikin ngkak..
    oh iya si hendri dan taemin kan yeoja masak panggil wook nunna sepertinya typo dikit #ditabokfriska
    minie dan yeye nangis sambil pelukkan dan itu sweettttt #ikutanpelukyemin
    cie cie sibum sekali muncul sweettt nya gak ketulungan >_< rupanya si kuda romantis juga #ditabokwon.
    untuk hae mending ama aku aja kan aku juga jomblo #tarikhae
    ciye wook yg udah suka dan kyu juga udah tinggal tunggu satuin aja..
    ok aku cuman mau bilang besok kalo update jgn hurt jagn smpai keluar air mata dong ntar kepikiran #lebaykumat aku gak tega kalo mereka dibuat sedemikan rupa (?)
    ok cukup sampai disini dan ini udah panjang
    aku akan tunggu tapi kalo bisa jgn lama lama ne dan jgn hurt hurt bg

    1. Kalo telat kenaaaaaapaaaa ??? x_x
      Momen Kyuhyun kehilangan anak ne xD plak
      Wkwkkwkw, soalnya emang aku kagak rela buat haewook momen >< ampuuuuni daaaakooooh =D
      WKkwkwk .. enggak. Emang hendry itu namja kok disini :p
      Waaaakss :v
      Gomawok ne ^^

  10. Annyeong reader baru… haduch knp kyuwook lama banget nyatu’nya.. salah paham terussss, kan yemin, ma sibum dah moment sweet, kpan kyuwook nya?? Chap lnjut bkal nangis2, ap konflik nya serius bnget.. jd pnasaran … lnjut’ne….

  11. kyaaaaa kyu bkln mrh gk ya???semoga gk #berdoa ck ni smua gra si hama a.k.a chulppa #ditabokchulppa ^^ bsa2nya dya ngryu kyu kya’ gtu hadeehhhh kshn wookppa pdhl wookppa dah mulai suka tu ma si kuyun aigooooo ada ye…ayolah cpt nikah ja tu kyuwook #maksa

    oiya mian ne aq lngsng komen d chap ni hehe miannn #nyegirjerapah ^^…ok sekian wasallam paipaiiiiiiiiiii

    fighting2 ^^

  12. duuh kyuwook ketinggalan start dari yemin n sibum
    mereka udh jadian, tnggal kyuwook yg blm jdian, mana mereka masih ada konflik lagi gegara heenim pabooya #digeplakheenim
    aiigoo saeng palli lanjut ne, ga sbar nunggu lanjutan.a

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s