Talk To Your Eyes (Spesial Ryeowook Birthday)

tumblr_moq0t36my91ry1515o1_500

Frisca Freshtie Present ….

.

.

 

** Talk To Your Eyes **

 

.

.

WARNING !!!

Ini adalah kategori cerita Genderswitch, jadi bagi kalian yang tak menyukainya dimohon jangan dibaca. Don’t like, don’t read.

Selain itu, priska hanyalah manusia biasa. Jadi disini mungkin banyak jebakan typo, jadi priska mohon pengertiannya ne chingu-deul.

Cerita ini terinspirasi dari cerita yang berjudul “Dumb Boy” oleh Bee Hachi. Tapi tenang, tetap enggak sama kok. Ini versi saya sendiri, inti ceritanya ajah yang sama, selain itu juga beda chara.

Oh iya. Yang tanda ‘..’ dan tebel ini percakapan lewat kertas.

Disini Kyuhyun aku buat sebagai cowok yang bisa baca apa yang dirasakan seseorang hanya dengan melihat matanya. Maksudnya Kyuhyun pandai baca tatapan mata orang.

INI UNTUK ULANG TAHUN ETERNAL MAGNAE KITA.

KIM RYEOWOOK ❤

Happy reading everyone ^^

.

.

 

** Talk To Your Eyes **

Kyuhyun terdiam di bangkunya sambil terus fokus dengan buku yang dibacanya. Ia tak memperdulikan seseorang yang berada di depan kelas yang sering dipanggil Lee seongsangnim itu tengah mengoceh memperkenalkan seorang siswi pindahan dari luar kota. Yang Kyuhyun tahu, yeoja itu bernama Kim Ryeowook. Tak banyak yang ia dengar. Karena sesungguhnya ia sangat tak peduli.

Keadaan kelas begitu hening dan senyap ketika Lee seongsangnim mempersilahkan si murid pindahan itu untuk memperkenalkan diri.

** Talk To Your Eyes **

 

~ Pairing : KyuWook

~ Rate : T

~ Genre : Romance, School Life, Little Hurts, Teenager, Friendship

~ Author : Frisca Freshtie

~ Cast : Cho Kyuhyun and Kim Ryeowook, please find the other’s by your self.

 

** Talk To Your Eyes **

Keadaan benar – benar hening. Siswa – siswa yang tadi terlihat antusias membicarakan si murid pindahan yang katanya berwajah cantik dan manis layaknya anggota girlband terkenal di Korea itu, kini tengah terdiam. Kyuhyun masih sibuk dengan buku yang dibacanya. Ia tak berniat sama sekali untuk mengalihkan pandangannya ke depan walau hanya sedetik saja, menurutnya itu membuang – buang waktu saja. Lebih baik membaca buku sehingga menambah wawasannya.

Kasak – kusuk pun mulai terdengar di gendang telinga Kyuhyun. Siswa yang duduk di depan Kyuhyun tampak meringis padanya. Entahlah, Kyuhyun tak tahu apa yang tengah terjadi sebenarnya. Dan ia juga tak ingin tahu. Waktunya terlalu berharga untuk memperhatikan masalah sepele seperti itu.

“..Kyuhyun! Cho Kyuhyun!”

Kyuhyun mengerjapkan matanya. Suara Lee seongsangnim berhasil menyadarkan dirinya.

“Ne seongsangnim?” tanya Kyuhyun dengan kaget sambil berdiri.

“Ryeowook, duduklah dengan Kyuhyun.” Ujar Lee seongsangnim memerintah pada Ryeowook dengan lembut dan di jawab dengan anggukan manis dari Ryeowook. Ryeowook berjalan menuju bangku di sebelah Kyuhyun, dan betapa terkejutnya Kyuhyun ketika Ryeowook berjalan ke arahnya. Ah bukan karena tercengang dengan kecantikan Ryeowook atau ke, namun kata – kata yang tertulis di papan tulis.

‘Aku Kim Ryeowook. Maaf, tapi aku tak dapat bicara. Senang mengenal kalian semua. Aku mohon bantuan dari kalian semua.’

Kyuhyun baru melihatnya ketika Ryeowook berjalan ke bangkunya, karena tulisannya terhalang oleh tubuh Ryeowook dan Lee seongsangnim. Dan Kyuhyun tahu apa yang membuat teman – temannya hening ketika Lee seongsangnim meminta Ryeowook memperkenalkan dirinya.

‘Jadi ?!? Dia dia tak bisa bicara ?!?!!’

** Talk To Your Eyes **

Kim Ryeowook. Dilihat dari mana saja ia memang sangat cantik dan manis. Tak ada yang lebih cantik dan manis dari Kim Ryeowook di antara teman – teman gadisnya di kelas. Kyuhyun memang mengakuinya, ia tidak munafik tentang ini. Namun tentu saja Kyuhyun tak akan mengatakannya langsung. Sayang sekali, Ryeowook tak bisa bicara. Kyuhyun yakin jika Ryeowook terlahir seperti gadis – gadis lainnya, ia pasti akan menjadi rebutan para namja – namja. Namun karena kekurangannya jadi menghalangi semuanya.

Kyuhyun bisa melihatnya. Ya, namja – namja dan yeoja – yeoja yang sedari tadi memuji kecantikan dan kemanisan wajah Ryeowook kini sibuk berkasak – kusuk akan kekurangan Ryeowook. Kyuhyun jadi iba sendiri melihatnya.

‘Pasti sangat sulit menjalani kehidupan seperti itu.’ Batin Kyuhyun.

Kyuhyun tak bisa membayangkan jika dirinya-lah yang berada di posisi Ryeowook sekarang. Ia pasti akan langsung bunuh diri saja atau minimal tidak mau sekolah dan mengurung dirinya di kamar karena malu dengan kekurangannya.

Di sela – sela kegiatan belajar mereka, Kyuhyun memutuskan untuk bertanya pada Ryeowook. Ya hanya sekedar untuk mengakrabkan diri dengan Ryeowook.

“Hei, aku Kyuhyun. Kau berasal dari mana?” tanya Kyuhyun dengan berbisik dan tersenyum mencoba untuk beramah tamah dengan Ryeowook. Lama Kyuhyun menunggu respon Ryeowook yang masih fokus dengan pelajaran, Ryeowook bahkan tak menolehkan kepalanya seinchipun. Melihat itu, Kyuhyun langsung kembali menatap papan tulis dengan agak sedikit kesal. Pasalnya baru kali ini ia memulai percakapan tapi ia malah diabaikan. Biasanya orang – orang yang memulai percakapan padanya, bukan dia. Bahkan ia juga yang sering mengabaikan orang lain. Tapi … aah … ini benar – benar hukum karma, pikirnya.

Kyuhyun mengerucutkan bibirnya sebal sambil menyangga dagunya. Kyuhyun agaknya benar – benar tak enak hati diperlakukan seperti itu oleh Ryeowook. Itu benar – benar menyebalkan. Disaat – saat seperti ini, ia merasakan uluran tangan bergesekan dengan mejanya. Kyuhyun melirik ke bawah mencoba memastikan dan betapa terkejutnya Kyuhyun ketika ada sebuah kertas kecil berisikan kata – kata di mejanya. Kyuhyun menolehkan kepalanya pada Ryeowook yang terlihat masih fokus dengan apa yang dijelaskan oleh Lee seongsangnim. Setelah itu, Kyuhyun mengambil kertas kecil itu dan segera membacanya.

‘Aku Kim Ryeowook. Senang mengenalmu. Kau teman pertamaku disini. Terima kasih banyak ya. Aku berasal dari Daegu. ^^’

Setelah membaca tulisan itu, Kyuhyun semakin tak percaya. Ia pikir ia tadi diabaikan olehnya. Masih dengan raut wajah tak percayanya Kyuhyun menolehkan kepalanya pada Ryeowook lagi. Dan sekarang apa yang dilihatnya? Ryeowook kini tengah tersenyum manis padanya. Entah kenapa, rasanya waktu mulai berhenti. Yang terlihat oleh Kyuhyun hanya wajah Ryeowook yang tersenyum dan ditemani sinar matahari yang menerobos lewat jendela kaca di belakang Ryeowook yang berhasil menambah manisnya wajah Ryeowook yang tersenyum pada Kyuhyun. Seperti terhipnotis, Kyuhyun hanya bisa memandang wajah Ryeowook, terutama mata caramel milik Ryeowook.

‘Mata caramelnya tersenyum.’ Batin Kyuhyun.

** Talk To Your Eyes **

Walaupun sekarang sudah waktunya pulang sekolah, tapi siswa – siswi yang mengetahui fakta tentang Ryeowook ini tetap saja menggunjingkannya. Kyuhyun bahkan sampai jengah mendengar gunjingan – gunjingan mereka. Padahal Ryeowook terlihat baik – baik saja, ia tak terlihat terganggu sama sekali. Bahkan dengan biasa Ryeowook memasukkan buku – bukunya ke dalam tas. Kyuhyun melirik Ryeowook yang masih sibuk memasukkan buku – buku dengan pandangan penasaran.

‘Bagaimana ia masih bisa baik – baik saja? Seolah – olah tak terjadi apa – apa dengannya. Apa benar ia baik – baik saja?’ batin Kyuhyun bingung dan penasaran.

Tiba – tiba suara decitan kursi mengagetkan Kyuhyun. Reflek Kyuhyun mendongakkan kepalanya dan ia melihat Ryeowook tersenyum sambil menganggukan kepala padanya seperti mengisyaratkan bahwa ia akan pulang duluan.

Kyuhyun menganggukan kepalanya dengan canggung, lalu Ryeowook melangkahkan kakinya meninggalkan Kyuhyun sendiri. Mata Kyuhyun terus mengikuti punggung Ryeowook yang perlahan semakin menjauh dan menghilang di pintu kelas dengan pandangan yang tak bisa diartikan, antara khawatir, sedih dan bingung.

‘Mata caramelnya bersedih.’ Batin Kyuhyun.

** Talk To Your Eyes **

Kyuhyun seperti biasa berjalan menuju rumahnya, sebenarnya rumahnya agak jauh dari sekolah, tapi entah kenapa ia lebih suka berjalan kaki daripada naik bis atau membawa sepeda ke sekolah.

Ia berjalan sambil memasukkan salah satu tangannya ke saku celananya. Ia melewati banyak bangunan, toko – toko dengan pandangan berpikir sambil mendongakkan kepalanya.

“Aku rasa aku akan lebih baik jika memakai kacamata saja.” Gumam Kyuhyun karena agak sebal jika sengaja atau tak sengaja menatap mata seseorang maka ia akan tahu apa yang mereka sedang pikirkan. Terkadang kelebihannya ini membuatnya agak kesal, karena sebenarnya ia tak ingin tahu apa yang mereka pikirkan.

“Hei ahjussi.” Tiba – tiba suara anak kecil laki – laki terdengar di telinga Kyuhyun. Reflek tentu saja Kyuhyun berhenti berjalan dan mencari asal sumber suara.

“Ahjussi. Bisakah ahjussi mengambilkan balon yang ada diatas itu?” ujar anak kecil itu sambil menunjuk balon berwarna pink yang tersangkut di antara pohon dan terpal kedai.

“Kenapa balon itu ada disana?” tanya Kyuhyun tak percaya. “Baiklah. Aku akan mengambilkannya.” Ujar Kyuhyun sambil melangkahkan kaki ke tempat balon itu berada. Kyuhyun berjinjit untuk mengambilnya karena memang letaknya agak tinggi dengan tinggi Kyuhyun.

“Sebentar lagi .. hampir dapaaaat … sedikit lagi ..” ujarnya sambil terus mencoba menggapai balon itu.

“YES! Berhasil!” ujar Kyuhyun senang saat tangannya dapat menyentuh tali balon itu, lalu mengambilnya dan memberikannya pada anak tadi.

“Lain kali hati – hati jika bermain.” Ujar Kyuhyun menasehati sambil mengacak – acak rambut mangkok anak kecil itu. Anak itu tersenyum lebar. “Nde ahjussi. Gomawo sudah mengambilkannya untukku. Balon ini milikku, tapi aku akan memberinya ke noonna disana.” Ujar anak itu sambil menunjuk ke arah seorang yeoja yang berdiri membelakangi mereka dan mengenakan seragam seperti yang dipakai Kyuhyun.

“Apa itu kakakmu?” tanya Kyuhyun.

“Bukan. Tapi aku menganggapnya sebagai kakakku sendiri. Ia cantik, manis dan selalu tersenyum walaupun tak pernah berbicara pada siapapun.” Ujar anak itu menjelaskan.

“Hah? Wae?” ujar Kyuhyun kaget.

“Entahlah. Molla. Ia baru pindah ke Seoul seminggu yang lalu dan selama itu ia terus mengunjungi toko bunga milik eomma. Setiap siang ia akan mampir untuk membeli bunga yang berbeda – beda setiap harinya. Ia tak pernah berkata apapun, jika memesan ia akan menunjuk bunga yang diinginkannya pada eomma.”

“Jinjja?” tanya Kyuhyun tak percaya.

“Nde. Selain itu, ia juga sangat baik. Jika ia berkunjung kesini, ia selalu memberiku permen lollipop sambil tersenyum senang.” Ujar anak kecil itu dengan gembira.

“Sudah ya ahjussi. Sepertinya ia akan pulang. Bye bye ahjussi.” Ujar anak itu dengan berlari tergesa – gesa menghampiri yeoja tadi.

“Bye bye.” Kyuhyun tersenyum dengan manis melihatnya, namun senyumnya langsung berubah menjadi kaget ketika mengetahui yeoja yang dimaksud anak tadi adalah Ryeowook. Ryeowook kelihatan begitu senang menerima balon itu dari anak tadi. Bahkan setelah mendapatkan balon, Ryeowook berjongkok dan mencium kening anak tadi. Setelah itu, Ryeowook masuk ke mobil dan segera pergi meninggalkan Kyuhyun yang masih kaget. Mobil Ryeowook semakin tak terlihat dari pandangan Kyuhyun, namun semakin mobil itu tak terlihat Kyuhyun semakin mengembangkan senyumnya.

“Matanya bahagia.” Ucap Kyuhyun dengan tersenyum senang.

** Talk To Your Eyes **

[Keesokan paginya]

Murid – murid mulai melangkahkan kaki mereka masuk ke halaman sekolah. Mereka banyak yang berjalan berkelompok menuju kelas mereka masing – masing. Tidak seperti Ryeowook, ia berjalan sendiri di tengah – tengah keramaian murid yang berjalan berkelompok. Ia tidak malu atau merasa minder dengan keadaannya ini. Bahkan walaupun kini banyak yang menggunjingkan kekurangannya, walaupun banyak yang melihatnya dengan pandangan kasihan, jijik, mengejek ataupun pandangan mengintimidasi, Ryeowook tidak akan minder. Ini bukan hal jarang lagi bagi Ryeowook untuk mendapatkan perlakuan seperti itu, ia sudah terbiasa dari kecil diperlakukan seperti itu walaupun sebenarnya itu benar – benar menyakitkan. Dan satu hal lagi, motto hidupnya adalah ‘I Will Be Me’.

Kyuhyun yang sedari tadi mengawasi dari belakang, akhirnya tidak tega dan berlari menghampiri Ryeowook.

“Haha .. Selamat pagi Ryeowook-ah.” Ujar Kyuhyun dengan riang sambil mengacak – acak rambut Ryeowook yang sudah tertata rapi hingga berantakan.

Ryeowook memandang tak percaya pada Kyuhyun. Kyuhyun yang mengerti arti tatapan mata Ryeowook langsung menjawab.

“Wae? Apa kau tak suka?” tanya Kyuhyun.

Ryeowook menggeleng, lalu mulai membuka mulutnya. “Selamat pagi juga.” Ujar Ryeowook tanpa ada suara yang keluar dari mulutnya dengan tersenyum manis. Lalu setelah itu, ia mulai membenahkan rambutnya yang kini berantakan karena ulah tangan nakal milik Kyuhyun tadi.

Melihat itu, Kyuhyun jadi salah tingkah sendiri. Pasalnya Kyuhyun baru menyadari bahwa Ryeowook terlihat begitu manis dari segi apapun. Bahkan dengan hanya senyum kasual Ryeowook, itu sudah bisa membuat Kyuhyun entah kenapa merasa darahnya berdesir dan membuat jantungnya berdegup sedikit lebih cepat. Bahkan hanya melihat Ryeowook merapikan rambutnya saja sudah membuat hati Kyuhyun entah kenapa menjadi hangat.

‘Dia benar – benar mengagumkan.’ Batin Kyuhyun.

** Talk To Your Eyes **

Kriiiiing Kriiiing

Tanda bel masuk kelas bergema dengan keras. Kyuhyun dan Ryeowook kini sudah duduk dengan manis di tempat duduk mereka.

Kyuhyun terus saja menatap Ryeowook, sedangkan Ryeowook sibuk sendiri dengan membaca bukunya.

“Park seongsangnim kemana ya?” tanya Donghae pada Kyuhyun membuat Kyuhyun akhirnya melepas pandangannya dari Ryeowook.

“Aku harap jam park seongsangnim kosong.” Ujar Eunhyuk dengan penuh harap sambil membalikkan tubuhnya mengahadap ke belakang karena tempat duduknya berada di depan Ryeowook.

“Kau ini suka sekali jam kosong Hyukkie-ah.” Ujar Donghae sambil menopang dagunya dengan tatapan heran.

“Apa? Jam kosong itu menyenangkan Hae-ah.” Ujar Eunhyuk dengan blak – blakan.

“Bukankah benar seperti itu Ryeowook-ssi?” tanya Eunhyuk mencoba mencari kawan untuk pendapatnya sambil mengarahkan wajahnya ke Ryeowook yang masih membaca buku dengan khusyu’nya.

Mendengar pertanyaan Eunhyuk tadi pada Ryeowook, membuat Kyuhyun dan Donghae ikut – ikutan mengarahkan wajah mereka ke Ryeowook.

Lama Ryeowook menjawab mereka, hingga akhirnya Ryeowook menurunkan bukunya dan menganggukan kepalanya pelan dengan senyuman manis yang tersemat di wajah cantiknya.

Melihat itu Eunhyuk dan Donghae beserta Kyuhyun meringis miris dan merasa bersalah juga prihatin.

“Aku lupa kalau dia tidak ..”

Mendengar kalimat yang akan keluar dari mulut Eunhyuk, Kyuhyun dan Donghae langsung memelototkan matanya tajam – tajam pada Eunhyuk. Akhirnya Eunhyuk menurunkan suaranya menyadari kesalahannya, ia takut menyinggung perasaan Ryeowook.

Tiba – tiba di saat awkard seperti itu, sebuah tangan putih mulus bergerak ke tengah meja sambil menyeret sebuah buku kecil. Mereka bertiga menatap tulisan yang tertulis di buku itu.

‘Aku juga menyukai jam kosong Eunhyuk-ssi. Itu menyenangkan sekali. ^^’

Membaca kalimat itu entah kenapa membuat Eunhyuk dan Donghae memandang Ryeowook dengan tatapan tak percaya, kecuali Kyuhyun. Ia malah mengembangkan senyum senangnya. Tak bisa dipungkiri bahwa Kyuhyun sekarang entah kenapa selalu tersenyum melihat tingkah dan sikap Ryeowook yang menurutnya begitu mengejutkan dan selalu membuatnya amaze.

Melihat Eunhyuk dan Donghae yang masih menatap Ryeowook dengan tatapan tak percaya, akhirnya Kyuhyun terpikirkan sesuatu.

Kyuhyun mengambil pena dan sebuah buku dari dalam tasnya, lalu dengan gerakan pasti Kyuhyun menuliskan sesuatu di salah satu halaman di buku itu. Dan setelah selesai, Kyuhyun menyodorkan buku itu ke tengah mejanya untuk di baca semuanya.

‘Aku juga sangat menyukai jam kosong. Aku jadi bisa menghabiskan waktuku untuk bermain game :v’

Membaca itu entah kenapa membuat Eunhyuk dan Donghae mengembangkan senyum mereka. Lalu, mereka berdua dengan gerakan cepat langsung mengambil pena dan buku mereka masing – masing dan segera menuliskan sesuatu di dalamnya.

‘Apa keahlianmu itu hanya bermain saja Kyu?!’ Donghae tersenyum mengejek sambil menyodorkan tulisannya.

‘Bermainlah sepuasmu, nanti kau tidak akan mendapatkan yeojachingu. Nanti jika itu terjadi! Baru tahu rasa!’ Eunhyuk menjulurkan lidahnya pada Kyuhyun, tentu saja ini membuat mereka semua tertawa.

Setelah tertawa bersama, mereka semua saling berpandangan menyadari sesuatu. Ternyata berkomunikasi tanpa menggunakan suara juga menyenangkan. Dan akhirnya setelah itu, mereka jika berkomunikasi dengan Ryeowook pasti akan menggunakan tulisan seperti yang dilakukan Ryeowook.

** Talk To Your Eyes **

Tidak terasa sekarang sudah hampir dua minggu Ryeowook bersekolah disana. Hari demi hari Ryeowook semakin dekat dengan Kyuhyun, mereka sekarang sering pergi dan pulang bersama. Kyuhyun juga sering sekali membantu Ryeowook jika Ryeowook kesusahan mengutarakan apa yang ingin ia katakan pada orang – orang. Entah kenapa hati mereka seperti terhubung. Apa yang Ryeowook ingin katakan, pasti Kyuhyun mengetahuinya dan tanpa diminta dan dengan senang hati Kyuhyun akan menjelaskan apa yang ingin Ryeowook utarakan pada teman – temannya yang tidak mengerti dengan bahasa isyarat Ryeowook.

Selain itu juga sekarang Ryeowook kini berteman dekat dengan Donghae dan juga Eunhyuk. Mereka berdua juga sering sekali membuat Ryeowook tertawa walaupun tak ada suara sedikitpun yang keluar dari mulut manisnya. Hanya sebuah wajah yag berseri – seri dengan mulut tertawa manis disertai dengan mata yang menyipit cantik sudah cukup menggambarkan bahwa Ryeoowok tengah tertawa bahagia.

Melihat itu semua membuat beberapa orang merasa iri dengan Ryeowook, terutama yeoja – yeoja yang merasa tersaingi dengan adanya Ryeowook di samping Kyuhyun. Jika ada Kyuhyun, bisa dipastikan Ryeowookpun juga ada. Mereka berdua seperti gula dan kopi, tak bisa dipisahkan. Yang membuat mereka semua tambah tak menyukai Ryeowook adalah sikap Kyuhyun yang selalu memperhatikan Ryeowook. Perlakuan Kyuhyun benar – benar berbeda pada Ryeowook. Sebelum Ryeowook datang ke sekolah ini, Kyuhyun di kenal dengan seorang namja yang dingin dan cuek, tak suka bicara, tak suka di ganggu dan namja yang tak pernah memperhatikan seorang yeoja manapun. Kyuhyun benar – benar seperti permata yang tak bisa di sentuh oleh siapapun. Namun dengan kedatangan Ryeowook, kini Kyuhyun menjadi namja yang suka sekali tersenyum dan senang sekali bercanda. Namun sikapnya ini hanya ditunjukkan pada Ryeowook saja. Tentu saja ini membuat mereka yang menyukai Kyuhyun membenci Ryeowook bukan main.

Sekelompok yeoja menatap tajam Ryeowook yang sedang membaca dan di ganggu Kyuhyun habis – habisan dan berhasil membuat sekelompok yeoja itu mendecih kesal karena terbakar kecemburuan.

“Cih! Yeoja itu benar – benar tak tahu diri!” ujar Tiffany.

“Benar sekali! Memangnya dia siapa huh?! Yeoja tak bisa bicara itu benar – benar menyebalkan!” ujar Jessica dengan emosi.

“Tenang saja. Aku mempunyai rencana yang bagus untuk yeoja bisu itu.” Ujar Seohyun dengan tersenyum smirk sambil membayangkan rencana jahatnya.

Mendengar itu, kedua yeoja itu saling berpandangan dengan tersenyum senang, lalu tertawa bersama.

** Talk To Your Eyes **

Teeeeet Teeeet

Suara bel pulang sekolah berbunyi dengan keras. Semua murid – murid mulai berhamburan keluar kelas.

“Kyuhyun-ah, Ryeowook-ah .. kita berdua pulang dulu ne.” Ujar Eunhyuk dengan ceria sambil bangkit dari bangkunya dengan menggendong tasnya bersama Donghae.

“Kami berdua akan berkencan, jadi harus pulang cepat – cepat.” Ujar Eunhyuk dengan blak – blakan sambil bergelayut manja di tangan kekar Donghae.

Ryeowook tersenyum geli mendengarnya, sedangkan Kyuhyun hanya tersenyum biasa sambil menyandarkan punggungnya ke kursi dengan menyedekapkan kedua tangannya. Ryeowook menganggukan kepalanya pada mereka berdua agar Eunhyuk dan Donghae bisa melanjutkan kegiatan mereka.

Setelah Donghae dan Eunhyuk pergi, Kyuhyun menatap Ryeowook yang tengah sibuk merapikan dan memasukkan alat tulisnya ke tas ranselnya dengan cekatan. Mengetahui Kyuhyun terus menatapnya, Ryeowook jadi tak enak hati karena merasa Kyuhyun tengah menunggunya untuk selesai dan segera pulang bersama, tapi ia malah terlalu lama merapikan alat tulisnya. Bahkan masih ada beberapa buku lagi yang belum ia masukkan dalam tas ransel bermotif jerapah miliknya yang sekarang ia tengah pegang.

Ryeowook menatap Kyuhyun dengan tersenyum, lalu membuka mulutnya berbicara tanpa suara, ‘kau bisa pulang duluan,’ dengan dibarengi bahasa isyarat. Kyuhyun tahu Ryeowook berbicara apa dan Kyuhyun menggelengkan kepalanya.

“Aku menunggumu.” Ujar Kyuhyun.

Ryeowook mengerutkan dahinya bingung, ia berpikir kenapa Kyuhyun mau menunggunya. Dia ini benar – benar lambat, ia tak bisa cepat dan Ryeowook tak suka jika ia merepotkan orang lain. Seperti kalian tahu, Kyuhyun bisa membaca mata. Jadi tanpa Ryeowook harus bicara, Kyuhyun juga tahu apa arti di balik mata caramel itu yang menatapnya dengan pandangan bingung.

“Aku tidak suka pulang sendirian.” Ujar Kyuhyun sambil memalingkan mukanya ke arah jendela, menyembunyikan semburat merah karena Kyuhyun sebenernya tidak ingin Ryeowook mengetahui alasannya yang sebenarnya, kalau Kyuhyun sangat menyukai pulang atau pergi bersama Ryeowook, karena Kyuhyun ingin terus berada di samping Ryeowook.

Ryeowook membulatkan mulutnya membentuk “o” kecil, lalu tersenyum manis sambil kembali memasukkan buku ke dalam tas ranselnya.

“Selesai?” tanya Kyuhyun dengan menaikkan satu alisnya ketika Ryeowook sudah terlihat selesai berkemas dan Ryeowook menganggukan kepalanya menjawab pertanyaan Kyuhyun, kemudian berjalan meinggalkan Kyuhyun beberapa langkah di depan.

“Baiklah. Ayo pulang.” Ujar Kyuhyun sambil berdiri dari bangkunya dengan merenggangkan otot – otot tangannya kemudian mengikuti Ryeowook dari belakang.

Sedangkan di luar kelas, di samping pintu kelas. Ada Jessica yang berdiri bersandar di tembok dengan memasang wajah malas sambil menyedekapkan kedua tangannya di dadanya. Dari kejauhan, di lorong kelas itu terdapat seorang yeoja yang tengah membawa seember air bekas melukis.

Saat yeoja itu semakin mendekati posisi Jessica, ia segera menjulurkan kakinya sedikit dengan tampang tanpa dosa.

BYUUUURRRR

Jessica melirik Seohyun dan Tiffany yang bersembunyi di balik tembok lorong kelas itu dengan tatapan yang bisa diartikan dengan kata ‘berhasil’ sambil mengangkat satu jempolnya pada mereka berdua dan mereka berdua yang melihat itu langsung ber-high five dengan senangnya melihat rencan mereka bertiga berhasil.

Yeoja itu jatuh dan air yang ada di ember yang ia bawa tadi menumpahi tubuh mungil Ryeowook berhubung Ryeowook keluar saat yeoja itu terjatuh. Kyuhyun membelalakkan matanya tak percaya dan khawatir melihat tubuh mungil Ryeowook yang basah kuyup. Kyuhyun tentu saja tidak terkena siraman air itu karena dirinya berada beberapa langkah di belakang Ryeowook saat itu.

“Ya Ampun .. aku benar – benar minta maaf. Aku tidak sengaja tadi. Aku mohon maafkan aku .. maaf ..” yeoja yang tadi jatuh terus saja mengulang permintaan maafnya saking merasa bersalahnya sambil mencoba membersihkan pakaian Ryeowook.

Jessica dengan sigap langsung mengubah ekpressinya menjadi ekpressi kesal pada yeoja itu dan merasa iba pada Ryeowook ketika melihat Kyuhyun sudah berada di luar kelas dan berdiri di samping Ryeowook.

“Kau itu bagaimana huh? Apa kau tak melihat jalanmu? Kakiku sudah berada di sini dari tadi, bagaimana bisa kau tak melihatnya?” ujar Jessica mencoba memojokkan yeoja itu. Dan tentu saja yeoja itu semakin merasa bersalah mengingat ia memang tidak melihat kaki Jessica tadi. Kyuhyun memandang Jessica dengan tidak percaya, ia tahu kalau Jessica tengah berbohong sekarang.

Yeoja itu membungkukkan tubuhnya pada Jessica dan Ryeowook secara bergantian, “Aku benar – benar minta maaf. Tolong maafkan aku. Aku benar – benar tidak melihat tadi. Maaf.”

Ryeowook tersenyum lembut sambil menggelengkan kepalanya pelan dan menghentikan yeoja itu untuk membungkuk pada mereka dengan sopan mengartikan bahwa Ryeowook tidak apa – apa.

“Jeongmal gomawoyo. Aku akan lebih hati – hati lagi. Sekali lagi terima kasih,” ujar yeoja itu sambil membungkuk lagi, kemudian segera mengambil embernya tadi dan pergi dari sana.

Jessica menyedekapkan kedua tangannya di depan Ryeowook, “Kau itu sok baik atau bagaimana? Dia jelas – jelas salah, dan kau dengan murah hati memaafkannya. Jika aku jadi kau, aku akan membalasnya dengan menyiramnya lagi,” cercah Jessica. Kyuhyun yang mendengarnya tentu saja tak terima Ryeowook diperlakukan seperti itu, dia tidak tahu benar bagaimana Ryeowook dan sudah berani menyimpulkan, itu benar – benar membuat Kyuhyun naik darah.

“Berhenti berkomentar Jessica-ssi. Kau bahkan tak mengenalnya dengan baik. Dan aku pikir dirimu jauh lebih buruk daripada Ryeowook!”

“Apa maksudmu Kyu? Kau merendahkan aku dari yeoja bisu ini?! Apa otakmu sudah bergeser dari posisinya??” ujar Jessica dengan tak percaya.

“Cih! Berhenti berpura – pura! Kau tadi sengaja kan menjulurkan kakimu sehingga yeoja tadi bisa jatuh?” ujar Kyuhyun dengan tepat.

“Kau ini bicara apa? Tadi itu murni kecelakaan. Aku tidak ada sangkut pautnya dengan kecelakaan ini. kau itu jangan menuduh seseorang tanpa bukti Kyu!” sergah Jessica dengan kesal.

Melihat situasi yang tidak baik untuk teman mereka, akhirnya Tiffany dan Seohyun memutuskan untuk keluar dari persembunyian mereka dan berjalan seperti tidak apa – apa menuju tempat Jessica berdiri.

“Ada apa ini Kyu?” tanya Seohyun dan Tiffany hampir bersamaan dengan wajah sok polos.

“Cih! Kalian juga jangan memasang wajah sok polos milik kalian. Kalian berdua juga ikut andil dalam kecelakaan ini bukan?”

“Bagaimana kau bisa menuduh kami? Kami bahkan baru tiba dan kami tidak tahu apa – apa sama sekali Kyu,” ujar Seohyun beralibi dengan manis.

“Ya Ampun, apa kalian bertiga tidak diberi pelajaran oleh orang tua kalian kalau berbohong itu dosa? Kenapa kalian terus melakukan kebohongan?”

“Kami tidak berbohong Kyu. Percayalah,” Seohyun mencoba memelaskan wajahnya agar Kyuhyun percya padanya.

“Berhenti melakukan itu! Kau!” Kyuhyun menunjuk Seohyun dengan pandangan meremehkan. “Kau yang punya ide ini bukan?” tanya Kyuhyun tepat sasaran. Seohyun langsung diam tanpa kata dengan membelalakkan matanya tak percaya. Melihat itu Tiffany langsung membuka suaranya mencoba membela Seohyun.

“Kau itu kenapa Kyu?! Kenapa kau terus saja membela yeoja yang bahkan tak bisa bicara itu?!” pekik Tiffany dengan kesal sambil menunjuk – nunjuk Ryeowook yang ada di samping Kyuhyun dengan pandangan tidak suka.

“Apa kau menyukai yeoja bisu itu?!” pekik Tiffany lagi.

Ryeowook yang sudah tidak tahan lagi berlama – lama disana, akhirnya memegang tangan Kyuhyun agar Kyuhyun mau menghentikan adu mulut ini. Ryeowook benar – benar tak suka dengan keadaan seperti ini, apalagi mereka bertengkar karena dirinya. Ryeowook malah semakin tak suka saja. Namun Kyuhyun malah mengabaikan tanda dari Ryeowook. Ia kembali melanjutkan adu mulut itu.

“Ya! Aku menyukainya! Itu benar adanya!” ujar Kyuhyun dengan mantap dan suara serius.

Mendengar apa yang keluar dari mulut Kyuhyun, semua orang yang ada disana diam mematung dengan membelalakkan matanya tak percaya, terutama tentu saja Ryeowook yang sangat tak menyangka kalau Kyuhyun itu menyukainya.

“Ayo pergi dari sini Ryeowook-ah,” ajak Kyuhyun sambil menarik tangan mungil Ryeowook agar ia mengikutinya dan tentu saja Ryeowook menurutinya karena dirinya masih agak shock dengan perkataan Khuhyun tadi.

Ryeowook melepaskan tangannya dari pegangan Kyuhyun dengan pelan saat berada di halaman sekolah dan membuat Kyuhyun menatap Ryeowook bingung.

“Ada apa?” tanya Kyuhyun.

Ryeowook menatap Kyuhyun lama, kemudian memberikan Kyuhyun bahasa isyarat yang mengartikan ‘Berhenti menyukaiku!’ setelah mengatakan itu Ryeowook langsung berlalu pergi meninggalkan Kyuhyun yang membisu di tempatnya berdiri sekarang. Pandangan mata Ryeowook pada Kyuhyun tadi saat memberikan bahasa isyarat begitu serius dan tegas hingga membuat Kyuhyun terpaku lama.

“Wae?? Kau bahkan tak memberiku alasan,” gumam Kyuhyun dengan tersenyum masam sambil memandang punggung Ryeowook yang semakin menjauh dari pandangannya hingga menghilang di balik pagar tinggi sekolah.

** Talk To Your Eyes **

Setelah kejadian hari itu hubungan Ryeowook dan Kyuhyun semakin menjauh. Mereka jarang sekali untuk saling menegur padahal mereka masih satu bangku. Mereka jarang berkomunikasi. Mereka tidak pergi atau pulang sekolah bersama lagi. Ryeowook terlihat sering menjauhi Kyuhyun hingga membuat semua orang yang melihatnya bertanya – tanya ada apa gerangan yang terjadi di antara mereka berdua.

Ini bahkan sudah satu minggu lebih mereka bertingkah seperti saling tak mengenal dan menganggap orang asing satu sama lain. Dan Kyuhyun akui ia sudah tidak tahan lagi bersikap dan diperlakukan seperti ini oleh Ryeowook. Seharusnya hubungan di antara mereka tidak berakhir seperti ini. ini benar – benar mengerikan menurutnya.

Ia memutuskan untuk berbicara dan menanyakan pada Ryeowook perihal ia bersikap seperti ini padanya dan alasan kenapa Ryeowook menyuruhnya untuk berhenti menyukainya.

Teeeeet Teeeeeet

Bunyi bel pulang sekolah yang terdengar begitu nyaring di kelas itu membuat Kyuhyun menghembuskan nafas beratnya, mencoba mengumpulkan banyak keberanian untuk berbicara dengan Ryeowook. Mau Ryeowook menolaknya itu masalah terakhir, yang penting mereka berdua harus bicara dahulu untuk memperbaiki hubungan mereka.

Ia melirik sekilas Ryeowook yang masih memasukkan dan merapikan buku – buku dan alat tulisnya. Kyuhyun lagi – lagi menghela nafas mencoba meyakinkan dirinya lagi.

Sreeeet

Suara decitan bangku milik Ryeowook begitu terdengar keras di kelas yang sudah sangat sepi mengingat tinggal mereka berdua di kelas itu yang masih tinggal.

“Ryeowook,” panggil Kyuhyun cepat – cepat sambil memegang tangannya agar Ryeowook berhenti.

Ryeowook menatapnya dengan tatapan dingin, tatapan yang seminggu belakangan ini selalu diberikan Ryeowook padanya.

“Aku ingin bicara.”

Ryeowook hanya diam tidak merespon Kyuhyun.

“Kita perlu bicara.”

Dan Ryeowook hanya bisa memandang Kyuhyun dengan tatapan mata yang tak bisa diartikan.

** Talk To Your Eyes **

Kyuhyun dan Ryeowook kini berada di atap sekolah. Kyuhyun memang sengaja mengajak Ryeowook bicara di tempat ini karena menurutnya atap sekolah adalah tempat paling aman untuk berbicara dua mata seperti ini.

‘Kau ingin bicara apa?’ setelah sekian lama saling terdiam, Ryeowook memberikan bahasa isyarat pada Kyuhyun.

Kyuhyun kini bungkam, ia malah berjalan menuju pembatas atap, mencoba merasakan hembusan angin dan menatap langit biru yang cerah bukannya menjawab pertanyaan Ryeowook. Ryeowook yang memang sudah mengenal Kyuhyun agak dekat sudah tahu jika ini memang benar – benar masalah serius oleh karena itu Kyuhyun diam karena ia sedang berpikir kata yang paling baik untuk diungkapkan. Ia ikut berdiri di dekat pembatas atap, ikut menatap langit biru kota Seoul dari atap sekolah ini. Rambut lurus sepunggungnya bergoyang pelan diterpa angin.

Lama mereka diam tanpa kata dan hanya menatap langit dengan pemikiran masing – masing, hingga kesunyian itu dipecahkan oleh Kyuhyun.

“Apa kau marah padaku?” tanya Kyuhyun sambil menatap Ryeowook yang masih setia menatap langit.

Ia menggelengkan kepalanya tanpa menoleh pada Kyuhyun.

“Lalu kenapa seminggu belakangan ini kau menjauhiku? Apa kau bisa menjelaskannya!” tuntu Kyuhyun dengan frustasi. Mendengar perkataan Kyuhyun yang menuntutnya membuat Ryeowook menghembuskan nafas beratnya sambil memejamkan matanya. Ia membalikkan tubuh mungilnya menghadap Kyuhyun.

‘Tidak ada apa – apa. Aku pikir percakapan ini cukup. Aku akan pulang sekarang,’ Ryeowook memberikan isyarat dengan tatapan dingin pada Kyuhyun, kemudian langsung berlalu pergi meninggalkan Kyuhyun. Kyuhyun mendecih dengan nada meremehkan dan tak habis pikir melihat apa yang Ryeowook isyaratkan.

“Lihatlah! Kau mengindariku lagi. Apa susahnya untuk berbicara tentang alasannya dan semua masalah akan selesai. Kau itu benar – benar gadis penakut Ryeowook!”

Sontak saja ucapan Kyuhyun ini membuat Ryeowook menghentikan langkah kakinya, ucapan Kyuhyun benar – benar membuatnya kesal dan tak terima walaupun sebenarnya dalam hatinya ia menyetujui ucapan Kyuhyun tadi yang mengatakan bahwa ia gadis penakut. Ia memang takut mengatakan alasan sebenarnya pada Kyuhyun kenapa ia memintanya untuk berhenti menyukainya dan menjauhi dirinya karena ia takut jika Kyuhyun mengetahui alasan sebenarnya maka Kyuhyun akan tersakiti. Namun karena situasinya sudah seperti ini, maka ia memutuskan untuk mengakhirinya dan segera mengatakan apa yang sebenarnya menjadi alasannya pada Kyuhyun.

Ia membalikkan tubuh mungilnya dan kembali menghampiri Kyuhyun.

“Ada apa kau kembali? Apa kau tak terima jika aku mengatakan kau itu gadis penakut?”

PLAK

Dengan satu tamparan keras dari tangan kanannya, Kyuhyun diam tanpa kata sambil memegangi pipi sebelah kanannya yang mulai panas akibat tamparan Ryeowook yang tergolong keras itu.

Mata Ryeowook mulai memerah, namun Ryeowook tetap memandang tajam Kyuhyun yang memandangnya dengan tatapan tak percaya.

‘Kenapa? Matanya terlihat begitu marah dan frustasi,’ batin Kyuhyun bingung, walaupun ia pandai membaca tatapan mata seseorang tapi bukan berarti ia bisa membaca pikiran seseorang secara detail.

‘Maafkan aku karena telah menamparmu. Tapi kau benar – benar tidak mengerti,’ Ryeowook menggerakkan tangannya memberikan bahasa isyarat pada Kyuhyun dengan mata yang kini sudah siap untuk mengeluarkan air mata.

Kyuhyun diam, mencoba melihat lagi penjelasan lebih lanjut lagi dari Ryeowook.

Air mata Ryeowook mulai turun, walaupun tidak ada isakan tangisan namun air mata itu turun dengan deras dari pelupuk matanya.

‘Iya benar. Aku menjauhimu. Tapi apa kau masih tak mengerti juga?!’

‘Kita ini berbeda! Sangat berbeda!’

‘Kau itu benar – benar bodoh atau bagaimana?! Apa otakmu itu sudah berhenti untuk berpikir lagi?!’ Ryeowook menjelaskan itu dengan penuh emosi. Bahkan air matanya turun semakin deras.

‘Aku ini tak pantas untukmu!’ mata Kyuhyun mulai memerah melihat penjelasan Ryeowook yang penuh dengan emosi.

‘Berpikirlah dengan jernih! Pikirkan lagi dengan baik – baik!’

‘Kau bisa mendapatkan gadis yang lebih layak dan pantas untukmu dengan mudah. Pikirkan itu!’

‘Aku ini hanya seorang gadis yang bisu dan tak banyak orang yang menyukaiku karena kekuranganku ini! Untuk berbicara dan menyampaikan apa yang aku ingin sampaikan saja sudah sangat susah! Apa kau ingin menambah bebanku lagi dengan orang – orang yang akan mengolok – olok kita karena hubungan kita?! Jangan bertindak bodoh! Kau bahkan tak tahu rasanya diolok – olok dan di bully oleh teman – temanmu! Semua orang pasti tak akan menyukai hubungan kita. Apa kau tidak mengerti itu?!’

“Hentikan!” Tak tahan lagi dengan semua penjelasan Ryeowook, Kyuhyun menarik tangan mungilnya dan kemudian mencium bibir tipis milik Ryeowook ketika Ryeowook berada di depan Kyuhyun tepat karena tarikan tangannya.

Ryeowook membelalakkan matanya tak percaya dalam ciuman lembut milik Kyuhyun. Ini adalah ciuman pertamanya. Dan ia tak bisa mempercayainya bahwa yang mendapatkan ciuman pertamanya adalah Kyuhyun.

Kyuhyun melepaskan tautan bibirnya dengan bibir tipis milik Ryeowook dengan pelan.

“Jadi karena itu kau menjauhiku dan menyuruhku untuk berhenti menyukaiku?” tanya Kyuhyun dengan nada pelan dan diiringi oleh satu tetes air mata yang turun dari balik pelupuk matanya.

Kyuhyun tersenyum tak percaya dalam tangisannya. “Jadi kau pikir. Cinta yang baik adalah cinta dalam fisik yang sama? Jadi jika kau tak bisa bicara maka kau harus mendapatkan orang yang tak bisa bicara juga? Dan jika kau tidak bisa melihat makan kau harus mendapatkan orang yang tak bisa melihat juga? Oh Ya Ampun … sekarang siapa yang bodoh disini?”

“Kau pikir karena kekuranganmu itu bisa menghalangiku untuk mencintaimu? Kekuranganmu itulah yang membuatku jatuh hati padamu.”

“Kau salah besar Ryeowook. Cinta bukan seperti itu, dimana yang baik akan mendapatkan baik, yang buruk akan mendapatkan yang buruk. Cinta itu saling mengasihi dan saling mengerti dengan kekurangan dan kelebihan masing – masing. Kita ibaratkan warna hitam dan putih, mereka warna yang berlawanan. Warna hitam mudah untuk menyerap panas sedangkan warna putih untuk memantulkan panas. Apa mereka sama? Tidak bukan. Namun mereka sering sekali dipasangkan. Apa kau sudah mengerti?”

“Tentang masalah di olok – olok tadi yang kau bicarakan. Biarkan saja! Kita punya dua tangan, kenapa tidak untuk menutup telinga kita. Yang menjalani kita, mereka tidak tahu apa – apa tentang kita.”

Ryeowook diam tak berkutik mendengar penjelasan Kyuhyun yang panjang lebar dan tepat mengenai hatinya. Iya, ia tak pernah berpikir dengan cara pandang seperti Kyuhyun. Seperti yang Kyuhyun katakan, yang ia tahu cinta itu dimana yang baik maka akan mendapatkan yang baik dan yang buruk akan mendapatkan yang buruk juga. Ternyata pemahamannya ini salah besar.

Kyuhyun menghapus sisa air matanya dengan ibu jarinya sambil tersenyum.

“Bahkan walaupun kau akan tetap menolakku beribu – ribu kali. Namun aku akan tetap berada disisimu dan selalu membantumu untuk membuktikan bahwa aku benar – benar menyukaimu.”

Mendengar itu, Ryeowook tersenyum haru sambil memeluk tubuh kekar milik Kyuhyun dengan erat. Air mata harunya turun dalam pelukan itu. ia tidak pernah menduga akan mendapatkan cinta yang sangat luar biasa dari Kyuhyun. Ia benar – benar berterima kasih pada Tuhan karena sudah memberikan Kyuhyun sehingga ia bisa tahu apa arti cinta yang sebenarnya.

“Jeongmal saranghae Kim Ryeowook,” Kyuhyun mengatakannya benar – benar dari lubuk hatinya yang paling dalam sambil mengelus – elus surai hitam Ryeowook yang sehalus sutra.

Ryeowook melepaskan pelukannya dengan pelan, kemudian menatap Kyuhyun dengan tersenyum manis. Sedetik kemudian Ryeowook mengecup bibir Kyuhyun cepat hingga membuat Kyuhyun terpaku.

‘I Love You Too ..’ ia mengatakannya dengan tanpa suara dan rona merah yang ada di pipinya. Ia tersenyum manis mengatakannya dan dibalas oleh senyuman Kyuhyun dan tatapan mata bahagia miliknya.

~ THE END ~

 

HAPPY BIRTHDAY KIM RYEOWOOK !!!!

HAPPY BIRTHDAY OUR ETERNAL MAGNAE !!!

HAPPY BIRTHDAY ANGEL VOICE !!!

Semoga tambah dalam hal semua kebaikan ya ^^

Dan semoga tambah lengket sama Kyuhyun xD plak #jiwashipperkambuh

Hahahha =D kalo kalian do’ain gimana chingu-deul ??? :p

Leave your comments yak :* :*

Saranghae ❤

Advertisements

55 comments

  1. Aaaaa, setelah sekian lama aku bisa baca ffmu lagi eon:’) aku rindu ffmu, rindu kyuwook sih sebenarnya haha. ah kyuhyun terlalu romantis sampai melting aku bacanya, ah wookie beruntungnya dirimu mendapatkan kyuhyun. bikin lagi yang banyak eonni, aku menunggu ffmu XD

    1. kyaaaaa!!!! Vanya !!!!!! Kangeeen binggow !! #pelukciumampekbasahkuyup
      hahaha seterah elu dah mau kangen sama yang mana xD plak hehehheh, okeh okeh ^^ btw aku minta pin bb kamu dums saeng :p

  2. omg ini ff kelen bgt iii
    ceritaa so sweet bgt kiarain kyu bklan dingin dan gk peduli trnyata tebakan aku salahh..

  3. Wow…..akhrnya wook mengrti arti cinta yg sesungguhnya dr seorang cho kyuhyun. Aq senang akhr yg happy ending and so sweet.

  4. Sweet….
    Happy b’day my baby oppa KIM RYEOWOOK !!!!!!
    Suer cinta banget sama suara+facenya…..

    chingu kapan ff Hate U, Love U dan Firefly in The Dark dilanjut?
    Ayo lanjut ne, fast update…..

    1. aku suka semua dari dirinya :g hahah xD plak
      hehehh, ini hate u, love u lagi diproses tunggu ajah ^^ kalo firefly in the dark :3 hheheh, tunggu lebih lama lagi ya 😛

  5. Jyaa kereeen. Bikin jealous aja si kyu
    Ck beruntungnya yaa. Andai di real itu ada yg kaya si kuyun. Udh cakep, ga mandang fisik org lain, kaya,pinter dll udah aku jadiin pacar da.wkwk
    Iyaa happyRyeowookDay. Akusih doanya semoga ryeowook cepet2 kasih anak buat aku :v hihi

    1. kyukyu mah selalu bikin jealous :v apalagi kalo udah berhubungan sama wookie oppa (0.0)
      hahhahah, iya. jadi pengen cowok yang kayak gituh juga xD LOL
      lhah o.O do’anya -.-“

  6. ceritanya sweet bgt

    kyuhyun disini jg sikapnya ke wookie bener” bikin sumringah. . .
    bener kata kyuhyun cinta gak mandang fisik seseorang, kekurangan apapun akan tertutupi oleh cinta itu sendiri.
    #HappyRyeowookDay

    1. huhuhuhuhu .. terhura deh baca koemntar ini :’) aku juga sesuju dengan apa yang kamu bilang .. kekurangan apapun akan tertutup dengan cinta itu sendiri (y)

  7. annyeong… terharu, tp jg seneng.. cerita’nya keren, swett, romantis, menyetuh hati…
    Kyuwook emang slalu no one,.
    Ak doa’in semoga mkin banyak moment kyuwook’nya, and buat wook ki oppa smoga pnjang umur, and tmbah smakin lengket ma kyu..
    🙂

  8. gila ff mu bener2 bikin terharu saeng,.
    nana suka banget karakter dlm ff ini,awalnya nana kira sifat kyu akan sama kaya di kebanyakan ff yaitu menyebalkan eh ternyata kyu sweet banget..
    di tunggu os dan ff lainya frisca
    happy ryeowook day,.
    faightingggg…..

    1. komentar eonnie juga bikin aku terharu :’)
      hehe, aku pengen nyoba yang baru eon, masak kyukyu sifatnya kayak gituh mulu, pendiem, dingin, gak sweet banget, dll :p
      hehehhe, maaksih banyak eon ^^

  9. wuah~ i knew you will make some fict for ryeowookie b’day.. ugh, KyuKyu~ why he is never changed? atleast for Ryeowookie? but that so sweet!!! make it more, okay. i’ll wait^^

  10. akhirnya dirimu muncul lg….
    wah ngenesnya wookie jd bisu,
    dikira sad end tp ternyata happy end,
    syukurlah….

    wooki tmbh tua ya,
    tp mukanya tetep aja kya gt.
    hehehe.
    mudah2an dya cepet bikin album.
    😀

    1. bwahahhahah xD aku kok ngakak ya pas baca “wah ngenesnya wookie jd bisu,” LOL
      hehhehe, happy end ajah eon biar gak bikin reader sad :p hahhha, bener eon, akan selalu menjadi eternal magnae ^^
      aku menunggu aku menunggu 😀 amin amin amin

  11. Kuereeen saeng.. tapi kalo buat OS segitu pendek saeng, dipanjangin lagi ya hehehe. Smga tambah rajin bkin ff nya, ditunggu.

    1. bwahahha, makasih banyak :$
      hehehhe, itu ide mentok eon :p
      hihihi .. iya iya ^^ aku lagi mencoba sekeras mungkin untuk menyelesaikan ff aku eon 😀

  12. Daebak lagi,, debak lagi eonni!!!
    Bisa bikin sedih, terharu sama bahagia sekaligus bacanya..
    Eonni emang 짱!!!
    Perbanyak ya eon ff kyuwook os nya 😄

    1. aaaaaaah (0.0) aku jadi salting gini xD plak
      makasih lhoh buat pujiannya, aku ampek nyampek planet venus lhoh tadi :p haha
      Makasih ya 😀 iya ini lagi ngerjain OS kok :v

  13. maaf bru coment chingu..
    suka sma ff ini mereka sweet bngt,.
    suka sma kyu yng bisa jdi sahabat terbaik wookie.
    dan pda akhirnya kyu suka sma wookie dngn kelebihan dan kekurangannya.
    kyu emang bisa jdi pelindung wookie..
    daebak chingu,d tunggu ff selanjutnya ya..

    1. hehhhe, iya enggak apa – apa kok ^^
      kyuwook always be sweet couple in kws heart xD plak
      hhihihi, iya. maaksih banyak yak udah ninggalin jejak 😀

  14. Sedih terharu romantis semua jadi satu. Akhhh kyk bukan kyu banget yah disini dia ga evil. Dewasa berohhh. Aku suka ff nya

  15. suka suka suka….
    emang ya cinta tu ga mandang perbedaan…
    ga mandang fisik/apapun itu…
    saling cinta n mempertahankan…. kyu keren…
    sweet banget lah pokoknya…

  16. Jleeb banget nih waktu tahu Wookie gak bisa ngomong, gak bisa denger suara indah dia yang bikin melting..hihihii..

    Kapan sih tepatnya Wookie jg suka sama Kyu..Klo Kyu-kan kayaknya dah cinta pada pandangan pertama setelah melihat mata caramel Wookie yg cantik..
    Apalagi setelah bs membaca mata indah itu..hehehhe..Jd ngebayangin mata Wookie..

    Tapi gpp deh..at the end mereka bersama juga..Ini yg penting..Jgn pernah memisahkan mereka yaah..hahahha..

    Frisca, bikin FF yg ada adegan mereka Koala hug donk kayak di konser KRY kmrn..hehehe..Ngebayangin mereka hugging kayak gt khan romantiis banget..jiwa shipper kumat lagi..hahhahaaha..

    Oh ya..Doaku untuk ultah uri Wookie..Semoga ada yg album-in lagu2 Wookie solo selama SS6 kmrn..atau gak, setidaknya lagu2 tsb masuk ke album solo dia nanti..walau belum tahu kapan..tp smoga SM memikirkannya..hahaha..panjang yah doanya..

    OK deh..semangaaat yahh..Ditunggu FF lainnya..:))

    1. hehehhe, molla :3 aku juga kagak ngarti kapan tepatnya xD plak #padahalyangbuatff
      aduuuuh .. bukannya gimana yak, tapi aku gak bisa buat yaoi 😦 selalu ngestuck kalo buat ff yaoi. jadi mohon pengertiannya ya 🙂
      wkwkkwk, mendingan album solonya dari lagu – lagu solonya dari debut pertama sekalian xD plak
      hahhaha, makasih ya buat komentarnya ^^

      1. Haiii..bukan, aku bukan minta FF yaoi, tapi adegan koala hug-nya aja..type-nya tetap harus GS..hehehe..

        Semangaaat yaah..!!

  17. kyaaaa…. suka deh sm karakter kyu yg peduli sm wook :-D. ok keren dan ngenain hati bgt huwaa…terharu deh 😀 bagus aq suka 🙂
    Fighting!! Buat ff kyuwook yg lbh keren, romantis, ngakak abisss, hahahha.. Thnxs deh yg udh buat bikin chap kyuwook.. kerennnn*jempol*hihi..

    minta pin ny dong author 😉
    sm ID 😀

  18. hmmm mau komen apa yah?oh iya aku mau bilang ff ini benar2 so sweet ah gak tau mau bilang apalagi..lanjutkan

  19. daebakk ff nya sweet bgt…suka bgt ama karakter nya kyu oppa d sni..kyaaa makin syng ama ni couple
    kkkkk~~
    keep writing ya eon
    hwaiting

  20. daebakk ff nya sweet bgt…suka bgt ama karakter nya kyu oppa d sni..kyaaa makin syng ama ni couple
    kkkkk~~
    keep writing ya eon
    hwaiting 🙂

  21. ohmygod,,yaaaampuunnn friscaa,,baru bacaaa,,telaattt…huhuhu /.\ udaah lewat jg y ultahnya wookie.. ToT gpp lah,,yg penting kyuwook mkin mesra #liriktwittwer hahaha… :v aigoo,,so swiiiittt bgt dah kata2 kyu..bikin meleleh.. >.< aigoo,,saling melengkapi bgt deh kyuwook..yg satu bisu tpi slalu ada yg bisa memahami,,satunya lg awalnya sosok yg dingin bsa brubah ceria krna hadir sosok spesial disisinya.. jd sempurna deh.. :3 tpii untung loh si wookie dsini bisu,,coba kl gak,ntr kyukyu darah tinggi gegara bnyak saingan.. :v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s