Between You and Him

Frisca Freshtie Present ….

 

~ Between You and Him ~

.

.

 

Warning !!!

Ini pemainnya milik orang tuanya masing – masing, saya cuma minjam namanya doank buat mendukung cerita saya. Selebihnya, alur dan cerita milik saya.

Dan ff ini juga adalah ff yaoi pertama saya.

Banyak jebakan typo, jadi hati – hati dan dimohon pengertiannya ne chingu-deul.

Selamat membaca ^^

.

.

.

.

~ Between You and Him ~

Sinar mentari pagi mulai menelusup dari celah tirai jendela kamar apartemen yang bernuansa cute dengan berbagai pernak – pernik jerapah dan tertata dengan sangat rapi. Sinar itu mulai menerang dan kian menerang dengan naiknya sang mentari pagi di dunia. Sinar kekuningan yang indah itu mulai bergerak dengan pelan namun pasti menuju ke ranjang seorang pemuda mungil yang masih tidur dengan pulasnya dengan setengah naked. Ya, setengah naked. Eiiitssss .. jangan berpikir yang tidak – tidak. Ia bukan habis melakukan kerja lembur dengan seseorang, tapi ia memang suka sekali jika tidur tidak menggunakan pakaian selain celana boxernya. Entahlah, tidak ada yang tahu darimana ia bisa mempunyai kebiasaan seperti itu. Mungkin di ruangan yang ber-AC itu ia masih kedinginan. -.-“

Sinar mentari pagi itu mulai bergerak menyinari wajah pemuda mungil itu, tentu saja pemuda mungil itu kita kenal sebagai Ryeowook, Kim Ryeowook. Salah satu member Super Junior, boyband nomor satu di Korea Selatan dan mempunyai banyak fans dari seluruh belahan dunia. Ia mulai menggeliat pelan dengan sinar yang menerpa wajahnya, kedua mata lentiknya yang masih tertutup mulai bergerak – gerak gusar karena saraf sensoriknya mulai menerima sinar mentari pagi yang hangat. Tangan mungil lentik yang seperti bukan tangan seorang pemuda itu mulai bergerak menuju matanya, mencoba menghalangi sinar mentari pagi yang hangat yang menyinarinya. Beberapa detik kemudian, tangan Ryeowook turun, ia mengerjap – ngerjapkan mata miliknya untuk membiasakan dengan sinar yang ada di kamarnya dan sedikit demi sedikit mata Ryeowook mulai terbuka sepenuhnya sehingga menampakkan mata caramel sayu yang indah. Tentu saja mata caramelnya sayu karena efek habis tidur. Jika kita hanya melihat wajahnya saja, pasti semua orang mengira Ryeowook ini perempuan, dengan mata caramel yang lentik, kulit yang selalu di rawat sehingga menghasilkan kulit yang halus dan bersih, serta bibir yang tipis dengan warna pink. Ah, benar – benar mirip seorang perempuan. Pemuda mungil yang dikenal cantik itu memang selalu memikat orang – orang, bahkan semua gadis yang melihatnya pasti iri dengan kecantikannya, apalagi ketika Ryeowook berdandan ala perempuan, ah sudah dipastikan semua pemuda akan jatuh hati padanya.

Ryeowook menggeliat pelan sambil memejamkan matanya kembali sebentar, lalu merenggangkan otot – otot tangannya dengan menguap. Lalu setelah itu menatap sekeliling ruangan kamarnya, lalu sedetik kemudian ia turun dari ranjangnya dan segera mencari pakaiannya di tempat biasa ia meletakkan bajunya.

Setelah ketemu, dengan cekatan ia mulai memakainya dan setelah itu ia membuka gorden jendela kamar apartemennya. Membiarkan sinar matahari yang indah dan hangat di pagi hari masuk ke dalam kamarnya dengan leluasa. Ryeowook tersenyum simpul melihat pemandangan yang ia selalu lihat di setiap paginya. Bangunan – bangunan yang menjulang tinggi ke atas langit, awan langit yang cerah dan burung – burung yang berterbangan di antara celah – celah bangunan tinggi itu.

‘Selamat pagi dunia,’ batinnya dengan perasaan tenang dan damai.

~ Between You and Him ~

Pairing : KyuWook / slight YeWook

Rate : T

Genre : Romance, Comedy, Yaoi, Boys Love, Friendship, Abal – Abal, Gaje, Failed!

Author : Frisca Freshtie

Cast :

~ Kim Ryeowook

~ Cho Kyuhyun

~ Kim Jong Woon aka Kim Yesung

 

~ Between You and Him ~

Ryeowook keluar dari kamarnya dengan senyum merekah yang melekat di wajahnya sambil memperhatikan ponsel pintarnya yang ia pegang sekarang.

“Apa hyung sudah bangun?” gumamnya dengan nada gembira disertai wajah yang berseri – seri malu.

Ryeowook menggigit bibirnya dengan senang. “Aku akan menelponnya,” ia menekan beberapa angka yang tertera di layar ponsel pintarnya, lalu menekan tombol hijau dan segera mendekatkan ponsel pintarnya mendekat ke telinganya.

“Ayolaah hyung .. angkat ponselmu sekarang ..” gumam Ryeowook dengan gelisah ketika panggilannya belum diangkat juga.

“Maaf, nomor yang Anda tuju tidak mengangkat panggilan Anda,” mendengar suara yang tidak diinginkannya, Ryeowook segera mematikannya, kemudian kembali menghubungi lagi. Namun sayang, sudah empat kali menghubungi tetap saja yang menjawab panggilannya adalah operator. Ryeowook mendecak dengan kesal sambil menurunkan ponsel yang berada di dekat telinganya.

“Kau ini sedang apa sih hyung? Kenapa tidak mengangkat panggilanku?!” Ryeowook mengomel dengan kesal.

“Huuufft ..” ia mendesah dengan nada lelah sambil menundukkan kepalanya lesu. “Baiklah. Sepertinya aku harus mengirim pesan singkat saja padanya.”

Ryeowook kembali mengangkat ponselnya, kemudian mengetik beberapa kalimat.

To : Kepala besar <33

Yaaak hyung !!! Kenapa tidak mengangkat panggilanku??

Apa kau masih belum bangun? Aigo .. cepatlah bangun. Hari ini begitu cerah dan indah. ^^

Apa kau ada acara? Jika tidak, mampirlah ke dorm. Aku akan memasakkanmu yang enak – enak. Kkkkk~

Jika kau selesai membaca pesanku ini. Hubungi aku segera ya hyung 😉

Saranghae ❤

Ryeowook entah kenapa tersenyum tidak jelas membaca tulisan pesan singkatnya sendiri.

“Hihihi .. semoga hyung tidak ada acara hari ini.” ujar Ryeowook sambil menekan tombol kirim di ponselnya.

“Hei Wookie!” Ryeowook agak tersentak kaget mendengar panggilan Eunhyuk yang tiba – tiba sudah berada di depannya walaupun jaraknya agak jauh.

“Oh hei hyung. Kau membuatku kaget kau tahu, ada apa? Apa Donghae hyung belum bangun?” Ryeowook berjalan mendekati Eunhyuk.

“Tidak ada apa – apa. Donghae sudah bangun. Seperti biasa, dia membangunkan aku. Dia sekarang sedang mandi di kamarnya.” mulut Ryeowook membentuk huruf o kecil mendengar perkataan Eunhyuk sambil mengangguk – anggukan kepalanya dengan pelan.

“Oh iya. Apa kau tidak membangunkan Kyuhyun?” tanya Eunhyuk dengan heran.

“Hah?? Ya Ampuuun .. aku lupa!” Ryeowook mulai panik sendiri menyadari kebodohannya. Kyuhyun pasti akan marah padanya.

“Aigo .. jeongmal gomawoyo ne hyung sudah mengingatkanku.” Ujar Ryeowook dengan berlari tergesa – gesa dan Eunhyuk hanya bisa memandangi punggung Ryeowook yang mulai menjauh dari pandangannya.

“Ada yang tidak beres dengannya,” gumam Eunhyuk sambil menyipitkan matanya.

~ Between You and Him ~

Pandangan mata Ryeowook mulai menjelajahi ruangan apartemen yang dimasukinya sekarang sambil berjalan pelan. Ia mencari seseorang yang sudah beberapa lama mengisi hatinya setelah ditinggalkan Yesung wamil, seseorang yang selalu protektif pada dirinya, seseorang yang selalu membuat Ryeowook nyaman dimanapun dan bagaimanapun kondisinya.

“Kyu ..” Ryeowook memanggil dengan suara pelannya karena agak takut memikirkan apa yang akan terjadi jika bertemu dengan Kyuhyun.

“Kyu ..” panggilnya sekali lagi sambil terus berjalan mengelilingi ruangan apartemen yang termasuk cukup luas itu.

“Apa dia masih tidur?” tanya Ryeowook pada dirinya sendiri karena tidak melihat Kyuhyun dimanapun. Ia menggigit bibirnya gelisah, ia agak takut jika harus bertemu dengan Kyuhyun pasalnya hari ini ia kembali telat membangunkan Kyuhyun, bahkan kemarin ia juga lupa membangunkan Kyuhyun dan berhasil membuat Kyuhyun agak marah dan kesal padanya. Ryeowook takut jika Kyuhyun marah padanya. Setelah itu, Ryeowook berjalan menuju kamar Kyuhyun.

Ryeowook sekarang sudah berada di depan pintu kamar Kyuhyun. Ia menatap ragu pintu berwarna coklat tua di depannya ini. Ia meneguk air ludahnya kikuk, kemudian mengarahkan tangan mungilnya untuk membuka pintu itu walaupun gerakan tangannya begitu ragu.

Setelah beberapa detik hanya memegang ganggang pintu itu, akhirnya Ryeowook memberanikan dirinya untuk memutar ganggan pintu itu dengan memejamkan matanya takut – takut.

Kriiiieeeeeet

Pintu kamar Kyuhyun di dorong dengan pelan oleh Ryeowook. Baru sedikit celah yang terbuka, Ryeowook mengarahkan kepalanya ke celah itu untuk mengintip dan memastikan apa Kyuhyun ada di dalam dan masih tidur atau tidak.

Ryeowook menghembuskan nafas lega ketika ia melihat Kyuhyun masih tidur di atas ranjangnya yang empuk dengan memakai selimut. Ryeowook menyunggingkan senyumnya senang, menampakkan deretan gigi yang teratur dan putih bersih.

‘Syukurlah dia masih tidur.’ Batin Ryeowook lega.

Tanpa ragu kini Ryeowook melangkahkan kakinya memasuki kamar Kyuhyun yang rapi dan sangat khas dengan bau masculin, berbeda dengan kamarnya, walaupun sama – sama rapi, tapi kamar Ryeowook lebih seperti kamar seorang gadis remaja yang sangat menyukai jerapah, kamar Ryeowook terlihat begitu cute dengan banyaknya aksen ungu.

Ryeowook menutup kembali pintu kamar Kyuhyun ketika sudah berada di dalam kamar. Dengan langkah pelan namun pasti, ia mulai mendekati Kyuhyun dan saat sudah berada di sampingnya, Ryeowook segera membungkukkan tubuh mungilnya dan mengarahkan tangannya untuk menyentuh tubuh Kyuhyun, lalu menggoyang – goyangkan tubuh Kyuhyun dengan ritme pelan agar Kyuhyun bangun. Namun jangan pikir itu sudah terjadi, Ryeowook hanya baru membungkukkan tubuhnya dan akan mengarahkan tangannya pada Kyuhyun. Belum sempat tangan mungil Ryeowook menyentuh tubuh Kyuhyun, tangannya dicekal oleh Kyuhyun lalu menarik tangan mungil itu sehingga jatuh dalam pelukannya.

Mata Ryeowook membulat dengan sempurna, walaupun Kyuhyun sering sekali memberinya kejutan – kejutan seperti ini dengan tiba – tiba, namun tetap saja ketika Kyuhyun melakukannya lagi makan Ryeowook entah kenapa selalu menjadi gugup dan jantungnya memompa dengan cepat sehingga jantungnya berdetak tak karuan.

“K-Kyu ..” cicit Ryeowook gugup.

“Kau lagi – lagi telat membangunkan aku baby,” suara bariton datar milik Kyuhyun menyentak Ryeowook, Kyuhyun masih memejamkan matanya.

“A-a-aku ..” Ryeowook berusaha menjelaskan, namun baru satu kata yang keluar dari mulutnya, Kyuhyun membungkamnya dengan jari telunjuknya.

“Ssssssh .. Diam dan tidur saja.” Ujar Kyuhyun masih dengan mata terpejam. Ryeowook menganggukan kepalanya dengan agak kaku, jika sudah begini ia harus menuruti semua perkataan Kyuhyun padanya.

Baru Ryeowook akan merebahkan kepalanya di dada bidang milik Kyuhyun untuk tidur, Kyuhyun berkata, “Rapikan posisimu. Aku tahu kau tidak nyaman dengan posisimu yang sekarang baby,” ujar Kyuhyun masih dengan mata terpejam.

Lagi – lagi Ryeowook menganggukan kepalanya menurut, Kyuhyun memang benar, Ryeowook tidak nyaman dengan posisinya sekarang karena ia jatuh di tubuh Kyuhyun dengan posisi agak melintang. Dengan pelan Ryeowook mulai menyamankan posisinya di atas tubuh Kyuhyun, lalu kembali merebahkan kepalanya ke dada bidang Kyuhyun dengan mata masih terbuka. Entahlah, Ryeowook tidak bisa memejamkan matanya di saat seperti ini.

Bisa Ryeowook rasakan tangan agak kekar milik Kyuhyun mulai memeluknya dengan erat, lalu kemudian salah satu tangan Kyuhyun mulai mengelus – elus surai halus milik Ryeowook. Merasakan elusan – elusan tangan Kyuhyun yang sangat nyaman membuat Ryeowook memejamkan matanya dengan sekejap, mencoba menikmati segala sentuhan yang Kyuhyun berikan padanya sekarang.

‘Aku tak tahu sihir apa yang Kyuhyun berikan padaku. Tapi setiap sentuhannya selalu membuatku nyaman dan menyalurkan kekuatan padaku untuk terus hidup.’

‘Genggaman tangannya selalu terasa hangat ketika menggenggam tanganku.’

‘Semua terasa indah ketika aku bersamanya. Aku benar – benar sudah terjerat dalam sihir cintanya. Dan aku tak berniat untuk keluar dari jeratannya. Tidak ada sama sekali niatan untuk itu.’

Ryeowook terlena dengan elusan Kyuhyun padanya. Ia semakin memejamkan matanya meresapi dan menikmati sentuhan Kyuhyun lebih dalam lagi.

Tiba – tiba Ryeowook membuka matanya ketika menyadari sesuatu.

“Kyu! Kenapa kau tidak cepat bangun? Bukannya hari ini kau ada jadwal manggung?” ujar Ryeowook agak panik memerintah. Kyuhyun menghentikan kegiatannya mengelus – elus surai milik Ryeowook, ia turunkan tangannya dari kepala Ryeowook dan mengarahkannya ke atas dahinya sehingga sedikit menutupi matanya yang masih terpejam.

“Kau itu benar – benar bandel. Aku menyuruhmu untuk diam dan tidur bukan?”

Ryeowook mempout bibirnya agak kesal. Bukan masalah bandel atau menurut, tapi ini masalah disiplin. Ia tak ingin Kyuhyun tidak disiplin. Jika waktu bekerja ya bekerja, bermesraannya bisa dilanjutkan jika sudah selesai bekerja. Itulah yang dipikirkan oleh Ryeowook.

“Jadwalmu hari ini pukul 11 pagi bukan? Ini sudah jam 10, Kyu!” Ryeowook mencoba menjelaskan agar Kyuhyun mau bangun sekarang juga. Namun nihil, Kyuhyun masih saja memejamkan matanya tanpa berkata apapun. Seperti benar – benar tengah tertidur.

“Cho Kyuhyun! Cepat bangun sekarang. Kau akan terlambat!” perintah Ryeowook.

“Masih ada satu jam lagi. Biarkan aku tidur baby.” Ujar Kyuhyun dengan santai sambil semakin mengeratkan pelukan tangannya di pinggang Ryeowook.

“Kyuhyun paboo! Apa otakmu yang jenius itu sedang rusak?! Apa kau tidak berpikir berapa lama kau mandi? Berapa lama kau bertata dan memilih baju yang cocok dalam acara itu? Berapa lama perjalanan dari sini ke tempat syuting? Dan breefing syutingnya???”

Kyuhyun yang sudah tidak tahan lagi akhirnya membuka matanya menatap Ryeowook dengan pandangan gemas sambil menjepit bibir Ryeowook dengan tangannya.

“Bibir ini berisik sekali ya?” Ujar Kyuhyun sambil memainkan dan menggerakkan bibir Ryeowook ke kanan dan ke kiri dengan sesuka hatinya, setelah puas memainkannya Kyuhyun melepaskan jepitan tangannya dari bibir Ryeowook yang kini sudah maju ke depan saking kesal dan jengkelnya dengan Kyuhyun.

“Sepertinya bibir ini harus segera di hukum.”

Mendengar itu, Ryeowook langsung mendeath-glare Kyuhyun. Bagaimana di saat seperti ini, ia bisa – bisanya memikirkan pikiran mesum seperti itu?

Sedetik setelah mengatakan itu, Kyuhyun langsung mendorong dada bidang Ryeowook ke bawah sehingga posisi mereka sekarang berbalik. Kyuhyun di atas dan Ryeowook di bawah. Kyuhyun mengunci Ryeowook dengan memosisikan kedua tangannya di atas kedua bahu Ryeowook.

“Jangan berani-“ kalimat Ryeowook dihentikan dengan paksa oleh bibir Kyuhyun yang membekap bibir tipis milik Ryeowook dengan ciuman.

Ryeowook mencoba memberontak dengan ciuman yang diberikan oleh Kyuhyun dengan mendorong dada bidang Kyuhyun. Namun tenaga Ryeowook tidak sebanding dengan Kyuhyun, Kyuhyun lebih kuat untuk bertahan. Bahkan walau Ryeowook terus mencoba mendorongnya dengan keras, Kyuhyun tetap tenang – tenang saja dalam mencium, melumat dan menyedot bibir ranum milik Ryeowook.

Ryeowook yang kini sudah agak lelah dengan usahanya, memilih untuk menyerah saja. Tidak ada gunanya memberontak pada Kyuhyun, pada akhirnya Ryeowook juga akan kalah. Akhirnya Ryeowook membalas ciuman Kyuhyun, berharap Kyuhyun tidak akan melakukan kegiatan ini lebih lama lagi dengannya.

Lidah Kyuhyun mulai bergerak masuk ke dalam mulut Ryeowook, mulai menyentuh dinding rongga mulut Ryeowook yang basah dan hangat, lalu mengabsen deretan gigi yang dimilikinya, bermain di dalam rongga mulut Ryeowook dengan lidah Ryeowook.

“Nggghhh ..” Ryeowook mengerang.

Mendengar itu, Kyuhyun berhenti bermain di dalam mulut Ryeowook. Ia mulai mengarahkan ciumannya ke leher milik Ryeowook. Ia ingin memberikan tanda kepemilikannya di leher putih mulus itu. Namun belum sempat ia memberikan itu, ponsel Ryeowook berdering.

Kyuhyun menatap Ryeowook dengan kesal dan Ryeowook hanya bisa menyunggingkan senyum rasa bersalahnya pada Kyuhyun. Kemudian Kyuhyun menyingkirkan tubuhnya dari tubuh mungil Ryeowook membiarkan Ryeowook mengangkat telpon. Lalu Ryeowook mengambil ponselnya yang berdering yang ada di dalam saku celananya.

Matanya menyipit bahagia ketika melihat nama siapa yang tertera dalam layar ponselnya.

“Yeobboseo …” jawab Ryeowook dengan nada sangat girang hingga membuat Kyuhyun agak kesal. Memangnya siapa yang menelponnya hingga ia segirang itu? pikir Kyuhyun.

“Yesung hyung! Benarkah itu?” pekik Ryeowook tambah girang. Mendengar nama yang disebut Ryeowook, Kyuhyun langsung geram dan tambah kesal. Semenjak Yesung pulang dari wamil, perhatian Ryeowook kini tidak seperti dahulu. Kyuhyun merasa perhatiaan Ryeowook kini dibagi menjadi dua, antara dirinya dengan Yesung, dan entah kenapa Kyuhyun merasa Ryeowook lebih perhatian pada Yesung. Dan ini benar – benar membuat ia ingin marah pada Ryeowook. Ia ingin sekali berteriak pada Ryeowook siapa namjachingunya sekarang. Namun ia tak bisa, ia harus mengontrol emosinya. Ia sangat menyayangi Ryeowook, ia tak ingin Ryeowook menangis karenanya.

“Ah aku benar – benar senang mendengarnya hyung.” Ryeowook mulai turun dari ranjang Kyuhyun dan berjalan keluar kamar tanpa berpamitan dulu dengan Kyuhyun saking senangnya menerima panggilan dari Yesung. Melupakan Kyuhyun yang menatap Ryeowook dengan pandangan marah dan kecewa.

Melihat tubuh mungil Ryeowook yang hilang di balik pintu kamarnya membuat Kyuhyun menghembuskan nafas kesalnya. Lihat? Ryeowook benar – benar membagi perhatiannya. Perhatiaannya sudah tidak sepenuhnya untuk Kyuhyun. Kyuhyun benar – benar berharap Yesung kembali wamil saja.

~ Between You and Him ~

Ryeowook sekarang tengah berada di dapur dorm, ia berniat memasak makanan yang enak – enak untuk kedatangan Yesung nanti. Yesung tadi menelponnya untuk memberitahu Ryeowook tentang kemauannya datang ke dorm atas permintaan Ryeowook tadi pagi berhubung hari ini Yesung benar – benar free, ia tidak mempunyai jadwal apapun. Mendengar Yesung mau untuk datang Ryeowook senang bukan kepalang hingga melupakan Kyuhyun dan langsung turun ke bawah untuk segera memasak secepat mungkin sebelum Yesung datang.

Ia memasang arponnya dengan terus tersenyum senang dan berseri – seri, Ryeowook benar – benar bahagia hari ini hanya dengan kedatangan Yesung saja.

Eunhyuk yang baru keluar dari kamar Donghae melihat Ryeowook yang seperti itu jadi penasaran dan ingin tahu dengan apa yang tengah terjadi.

Ia menghampiri Ryeowook dan duduk di depan pantri. “Kau terlihat begitu senang. Ada apa Wookie-ah?” tanya Eunhyuk ingin tahu.

Ryeowook yang tengah mencari bahan – bahan makanan di kulkas menghentikan aktifitasnya sejenak, lalu berbalik dan tersenyum bahagia pada Eunhyuk. “Tidak ada. Aku akan memasak hyung, seperti biasa.” Jawab Ryeowook mencoba menyembunyikan kebahagiaannya.

“Hei Wookie-ah, kau tak perlu memasak. Aku dan Eunhyuk akan makan di luar.” Ujar Donghae yang tiba – tiba sudah berada di pantri. Tentu saja reflek Ryeowook dan Eunhyuk langsung menoleh ke asal suara, memandang Donghae.

“Hahhaa hyung, kau itu terlalu percaya diri, kau tahu. Ini bukan untuk kalian berdua. Tapi kalau kalian mau, tentu saja aku dengan senang hati akan membuat lebih banyak lagi.” ujar Ryeowook dengan diiringi tertawa geli.

“Oh bukan untuk kami ya? Kupikir itu untuk kami berdua.” Ujar Donghae dengan tanpa malu sambil merangkul Eunhyuk mesra, sedangkan yang dipeluk hanya bisa menampakkan wajah tak habis pikir sambil memutar matanya.

“Penyakit percaya dirimu yang overdosis itu harus dihilangkan kau tahu Hae!” cibir Eunhyuk sambil mencoba menopangkan kedua tangannya ke dagunya.

“Aigo chagi-ah .. kau itu terlalu jahat untuk menjadi seseorang yang spesial di hidupku.” Ujar Donghae dengan gemas sambil mencubit dan menarik kedua pipi Eunhyuk yang agak tirus.

“Hentikan Hae! Ini sakit!” omel Eunhyuk dengan jengkel sambil mencoba menghentikan cubitan Donghae pada pipinya.

“Aku tak mau. Kau itu terlalu menggemaskan chagi-ah.” Ujar Donghae dan berhasil membuat Eunhyuk semakin kesal dan jengkel saja dengan Donghae.

“Terserah!” ujar Eunhyuk dengan kesal, Eunhyuk pasrah sajalah. Tidak ada gunanya berargumen dengan Donghae, Donghae itu seperti anak kecil. Tak ingin kalah.

“Hihiihih. Kalian itu benar – benar pasangan yang sangat manis hyung,” puji Ryeowook sambil membawa bahan – bahan makanan yang ia keluarkan dari kulkas menuju meja pantri. Donghae menghentikan cubitannya pada pipi tirus milik Eunhyuk mendengar pujian dari Ryeowook.

“Kami ini memang pasangan yang sangat manis,” ujar Donghae besar kepala sambil kembali merangkul Eunhyuk. “Bukankah seperti itu chagi-ah?” tanya Donghae mencoba meminta persetujuan dari Eunhyuk.

“Perasaanmu saja mungkin,” Eunhyuk mencibir dan memutar matanya malas.

“Yaaak !! Chagi-ah !!!” Donghae memekik dengan frustasi mendapati respon dari Eunhyuk yang begitu menjengkelkan.

Tiba – tiba saja Eunhyuk teringat sesuatu, menghiraukan rengekan Donghae padanya,“Oh iya, kau ini sebenarnya memasak untuk siapa Wookie-ah? Kau memasak untuk Kyuhyun? Apa hari ini kalian berdua akan menghabiskan waktu bersama? Kyuhyun free?”

Ryeowook menggeleng. “Bukan hyung. Ini untuk Yesung hyung,” jawab Ryeowook dengan tersenyum bahagia, menampilkan deretan gigi putih yang rapi.

“Untuk Yesung hyung?” pekik Eunhyuk dan Donghae hampir bersamaan, sebenarnya yang memekik disini mungkin hanya Donghae saja, Eunhyuk hanya berbicara dengan nada kalimat tidak percaya, mungkin sedikit shock.

“Dia akan kesini hari ini? Kapan? Jam berapa?” tanya Donghae dengan antusias.

“Satu jam lagi dia akan tiba. Hari ini dia free, jadi dia datang kesini. Dia bilang ia rindu dengan dorm.” Ryeowook mengatakannya sambil memotong sayur.

“Ooh begitu.” Eunhyuk dan Donghae mengangguk – anggukan kepalanya merespon penjelasan Ryeowook.

Tiba – tiba saja Donghae menatap Ryeowook tak suka dengan menyipitkan matanya mengintimidasi Ryeowook, “Eh .. tapi kenapa Yesung hyung hanya memberitahumu? Seharusnya dia itu memberitahuku juga! Malah seharusnya aku adalah orang pertama yang harus ia beritahu, kau tahu itu kan?!”

Tentu saja mendengar perkataan gila milik Donghae langsung membuat Eunhyuk mendaratkan geplakan keras dari tangannya ke kepala milik Donghae hingga membuat Donghae meringis kesakitan.

“Aww … kau ini ke-“ perkataan Donghae langsung di potong Eunhyuk. “Kau itu pantas mendapatkannya. Memangnya kau itu siapa? Terserah Yesung hyung mau memberitahu siapa kalau dia akan kesini. Kau ini benar – benar ya, apa kau mengerti itu?!” ujar Eunhyuk dengan raut wajah sangat dongkol dan juga kesal bukan main. Terkadang di dalam otak Eunhyuk selalu berputar pertanyaan – pertanyaan aneh ketika Donghae bertingkah seperti anak kecil layaknya ini. ‘Apa dia ini benar – benar anak kecil? Kenapa aku suka dengan anak kecil seperti ini?’ ya seperti itulah pertanyaannya kurang lebih.

“Baiklah, baiklah. Aku mengerti! Kau tak perlu bertingkah menyebalkan seperti itu lagi, karena aku sudah mengerti.” ujar Donghae sambil memanyunkan bibirnya kesal.

“Yaaaak!! Memangnya siapa yang membuatku bertingkah menyebalkan seperti itu????!?! Itu kau bodoh! Bodoh!”

“Sekarang siapa yang bertingkah menyebalkan?! kau bahkan sekarang memanggilku bodoh!”

“Kau itu memang bodoh dari dulu! Dasar ikan amis bodoh!”

“Monyet jelek!”

“Ikan amis bodoh!”

“Monyet jelek, ikan amis bodoh ini menyukaimu.”

Baiklah, setelah itu Eunhyuk benar – benar diam mendengar kalimat itu keluar dari mulut Donghae. Ia jadi salah tingkah sendiri. Dan Ryeowook hanya bisa tertawa geli bercampur kagum melihat dari tadi pertengkaran romantis mereka sambil terus memasak.

~ Between You and Him ~

Ryeowook meletakkan kimchi yang tadi ia buat ke meja makan dengan tersenyum sangat puas.

“Yesung hyung pasti menyukainya,” ucap Ryeowook dengan penuh keyakinan sambil menatap puas kimchi yang masih mengepul banyak asap.

Mata caramel Ryeowook melirik jam tangan coklat yang melekat di pergelangan tangan kirinya, “Aku heran kenapa hyung masih belum datang juga? Apa ia terjebak macet atau malah belum berangkat? Apa aku harus menghubunginya? Mungkin saja dia lupa.” Ryeowook segera mengeluarkan ponselnya cepat – cepat dari saku celananya, lalu segera mencari nomor Yesung di kontaknya. Namun saat ia akan memencet tombol hijau yang ada di layar ponselnya, Ryeowook jadi ragu. “Mungkin aku terlalu berlebihan,” gumamnya menyadari dirinya terlalu paranoid. Ia mengurungkan niatnya untuk menghubungi Yesung dengan memasukkan ponselnya kembali ke saku celananya.

“Dia pasti datang. Ia mungkin agak terlambat nanti,” ujar Ryeowook berusaha berpikir positive dan tidak ingin terlalu paranoid sendiri.

“Siapa yang agak terlambat?” tanya Kyuhyun yang tiba – tiba sudah berada di belakang Ryeowook tepat dengan merebahkan kepalanya ke bahu sebelah kiri namja mungil itu dengan manja. Tentu saja ini membuat Ryeowook terlonjak kaget dengan kedatangan Kyuhyun yang tiba – tiba.

“Issh .. kau ini Kyu, mengagetkan aku saja,”

“Kau belum menjawab pertanyaanku Wookie,” ujar Kyuhyun sambil memeluk pinggang ramping Ryeowook dengan erat, lalu mulai menciumi leher jenjang Ryeowook dengan penuh cinta, tak ada nafsu dalam ciumannya.

“Hentikan Kyu, bagaimana kalau ada yang melihat?” mata caramel cerah milik Ryeowook mulai menatap sekeliling ruangan dengan pandangan cemas dan khawatir.

Kyuhyun menghentikan ciumannya pada leher Ryeowook dan menatapnya dengan pandangan jahil, “Tenanglah Wookie. Tidak akan ada yang melihat. Eunhyuk dan Donghae sedang ada di dorm atas. Dan kalau ada yang melihat kenapa? Lagipula itu malah bagus, jadi mereka tahu kalau kita ini mempunyai sebuah hubungan spesial,”

Mendengar penjelasan santai milik Kyuhyun, Ryeowook menolehkan kepalanya ke Kyuhyun dengan kesal. “Sudah berapa ratus kali aku bilang kalau kau harus memanggil mereka berdua dengan embel – embel hyung, Kyu?! Itu tidak sopan, berhenti memanggil mereka dengan hanya nama saja. Semua member yang lain juga, karena kau ini maknae kita. Tunjukkan rasa sopanmu sedikit Kyu. arrachi?!”

Kyuhyun memutar matanya kesal. “Iya, baik. Aku akan melakukannya jika ingin saja,” jawab Kyuhyun dengan santai lagi tak menghiraukan tatapan tajam milik Ryeowook padanya.

“Kyuhyun!” Ryeowook mulai meninggikan suaranya sedikit untuk menunjukkan kekesalannya pada Kyuhyun.

“Kau itu benar – benar cerewet sekali. Apa kau mau ku hukum hah?!” ujar Kyuhyun sambil tersenyum smirk dan berhasil membuat mata Ryeowook membulat sempurna.

Ryeowook segera menutup mulutnya dengan satu telapak tangannya cepat – cepat, “Aku tidak akan memberikannya padamu Kyu! Walaupun kau memaksaku!” Ryeowook menggeleng – gelengkan kepalanya dengan keras menunjukkan kalau Ryeowook menolak mentah – mentah ucapan Kyuhyun tadi.

“Hah? Apa aku tidak salah dengar?! Kau berani menolakku? Apa itu tidak salah?” Kyuhyun memasang muka tidak percaya yang dibuat – buat.

“Memangnya kenapa aku harus tidak berani huh?! Kau ini hanya Kyuhyun! Maknae sok yang tidak punya sopan santun sama sekali untuk hyung – hyungnya! Aku berani dengannya!”

Mendengar penjelasan menggebu – gebu Ryeowook, Kyuhyun menyunggingkan senyum seringainnya yang bisa membuat semua orang yang melihatnya akan bergidik ngeri. Namun Ryeowook tidak, ia malah menunjukkan wajah menantang pada Kyuhyun, ia tentu saja sudah siap dengan apa yang akan Kyuhyun lakukan padanya, ia yakin Kyuhyun tidak akan melakukan hal – hal yang bisa membahayakan Ryeowook, malah Kyuhyun akan melakukan hal – hal yang bisa membahagiakannya.

“Kau benar – benar akan menerima ganjarannya Wookie-ah karena sudah berani berbicara seperti itu padaku.”

Ryeowook menjulurkan lidahnya mencoba menggoda Kyuhyun, “Memangnya kau mau apa huh? Aku tidak takut sama sekali. Bleeee …”

“Benarkah? Rasakan ini!” Kyuhyun langsung mengunci tubuh Ryeowook dan menggelitiknya hingga Ryeowook tertawa karena saking gelinya.

“Ah .. hahhahha … hentikan Kyu!”

“Shireo! Kau yang memintanya tadi. Jadi rasakan!” Kyuhyun malah semakin menggelitiki Ryeowook, padahal Ryeowook benar – benar sudah sangat geli dan terus bergerak dalam kuncian tangan Kyuhyun.

“Hahahha .. aku minta maaf … aku mengaku kalah Kyu …. hahhaha .. jadi cepat berhenti menggelitiku!”

“Aku tidak dengar!”

“Aku minta maaf Kyuhyun .. hhahhha .. Cho Kyuhyun! Aku mengaku kalah! Hahhaha .. jadi lepaskan aku ..”

“Ryeo .. wook ..” Yesung merendahkan suaranya ketika melihat pemandangan itu. “Ah maaf ya aku menganggu kalian berdua. Teruskan saja kegiatan kalian. Aku akan berkeliling dulu,” ujar Yesung sambil menggaruk kepalanya salah tingkah. Ryeowook yang masih berada di pelukan Kyuhyun langsung dengan cepat melepaskan diri dan segera menghampiri Yesung yang hendak membalikkan tubuhnya untuk pergi.

“Ah tidak tidak. Kami berdua sudah selesai. Lagipula Kyuhyun akan syuting, bahkan dia hampir terlambat. Jadi tidak apa – apa hyung, bukankah seperti itu ya kan Kyu?” Kyuhyun hanya memasang senyum palsunya sambil menatap Ryeowook yang menatapnya dengan pandangan meminta persetujuannya.

“Iya. Aku akan pergi sekarang. Aku pergi dulu,” Kyuhyun membungkukkan punggungnya sedikit ketika sudah berada di depan Ryeowook dan Yesung, lalu pergi meninggalkan mereka berdua dengan wajah dingin. Kyuhyun benar – benar mengumpat dalam hatinya kalau Yesung itu benar – benar menyebalkan karena sudah menganggu kebersamaannya dengan Ryeowook.

Bahkan belum pergi benar Kyuhyun dari ruangan sana, Kyuhyun bisa mendengar Ryeowook dengan nada bahagia mengajak Yesung untuk makan makanan yang sudah ia masakkan. Dan ini benar – benar membuat Kyuhyun memejamkan matanya dengan sangat jengkel dan langsung melangkahkan kakinya secepat mungkin keluar dari ruangan itu. Kyuhyun rasanya benar – benar ingin marah jika terlalu lama di ruangan itu karena suatu hal yang dinamakan dengan kecemburuan.

Ryeowook menarik tangan Yesung ke meja makan dan memaksanya duduk di kursi dengan tenang mengindahkan raut wajah Yesung yang seperti anak kecil yang tak ingin makan dan ibunya terus saja memaksa anak kecil itu.

“Kau sudah tidak lama makan makananku hyung, jadi kau harus makan yang banyak,” Ryeowook mengambilkan sepotong kimchi ke piring kecil yang ada di tangannya dengan senang.

“Wookie-ah .. sebenarnya aku sudah makan di rumah tadi. Jadi-“ belum sempat Yesung mengutarakan keinginannya untuk menolak Ryeowook dengan halus, Ryeowook menatapnya dengan tatapan sedih. “Apa kau mau mematahkan hatiku karena tidak mau makan apa yang sudah aku masakkan untukmu hyung?” Ryeowook berhenti sebentar memberi jeda kalimatnya, “Aku rindu saat kau makan makananku dengan senang hati,” ujarnya dengan nada rendah sambil menundukkan kepalanya kecewa.

Yesung tertegun sebentar mendengar kalimat yang barusan keluar dari mulut mungil dan tipis milik Ryeowook, seulas senyum manis tersemat di wajah Yesung. Ia tentu saja tak ingin menyakiti hati milik namja mungil itu dengan tidak mau memakan makanannya, ia akui ia memang sudah kenyang pasalnya eommanya tadi pagi memasakkannya makanan kesukaan Yesung. Jadi tadi pagi Yesung sudah makan banyak, namun itu sudah tidak menjadi masalah lagi. Perasaan Ryeowook lebih penting daripada sakit perut karena kebanyakan makan.

Ryeowook merasakan sebuah tangan tengah mengacak – acak rambutnya dengan sayang, ia membelalakkan matanya dengan sempurna. Ia tahu siapa yang tengah mengacak – acak rambutnya sekarang tanpa melihat wajahnya, tangan yang selalu terasa berbeda ketika mengacak – acak rambutnya, tangannya seperti mempunyai sebuah sihir yang bisa membuat Ryeowook menjadi lebih tenang dan merasa menjadi orang paling bahagia di bumi ini. Tangan itu tentu saja milik namja yang pernah ada di hatinya dan mungkin sampai sekarang Ryeowook juga masih menyimpan perasaannya dengan namja itu walaupun sekarang Ryeowook sudah menjadi milik namja lain. Ia benar – benar merindukan tangan itu.

“Tentu, aku akan memakannya. Aku tak ingin melihat Wookie-ku ini bersedih. Jadi tersenyumlah,” Ryeowook mendongakkan kepalanya mendengar penuturan Yesung yang terdengar begitu lembut di telinga Ryeowook. Ryeowook tersenyum membalas senyuman Yesung yang selalu membuatnya entah kenapa selalu juga ikut tersenyum. Entahlah, mungkin semua yang dilakukan Yesung yang sengaja atau tidak disengaja ia lakukan selalu ada sihir di dalamnya.

~ Between You and Him ~

Kyuhyun terus saja melirik ponselnya, berharap Ryeowook memberinya pesan singkat atau menghubunginya melupakan bahwa ia sekarang tengah berada di program acara sebuah stasiun televisi. Pasalnya biasanya Ryeowook akan mengingatkannya untuk makan siang sekarang mengingat sudah hampir melewati jam makan siang. Kyuhyun menghembuskan nafas jengkelnya. “Jadi sekarang aku bukan yang menjadi utama?” gumam Kyuhyun dengan sangat kesal memikirkan alasan Ryeowook tidak menghubunginya sama sekali hari ini.

“Hah? Apa? Kau bicara apa Kyu?” tanya MC yang memandu acara itu.

“Ah ani. Tidak ada,” jawab Kyuhyun berbohong.

“Ah benarkah? Kau tampak sedang gelisah dan dari tadi aku lihat kau terus saja melirik ponselmu. Ada apa? Apa kau sekarang sudah mempunyai yeojachingu?” MC itu mulai menggoda Kyuhyun dengan tatapan seduktif.

“Haha. Tidak. Apa kau bergurau?” Kyuhyun mencoba menanggapinya dengan tenang seperti biasanya.

“Lalu, ada apa?”

“Ibuku terus bertanya kapan aku pulang, jadi aku merasa rindu dengannya dan berharap bisa pulang cepat. Kkkkk~”

“Hahha. Ternyata Kyuhyun ini benar – benar sangat menyayangi ibunya. Ini sangat patut di contoh. Beri tepuk tangan,” MC itu mengarahkan dan meminta para penonton yang hadir di studio itu bertepuk tangan untuk Kyuhyun dan Kyuhyun hanya bisa memasang wajah cengengesan menanggapinya.

~ Between You and Him ~

Ryeowook dan Yesung kini berada di ruang tengah, ruang dimana dulu semua member akan menonton televisi dan saling berbincang – bincang bersama disana. Ryeowook sibuk dengan mengobrak – abrik rak kaset, mencari kaset yang beberapa hari yang lalu ia beli. Dan Yesung hanya duduk di sofa dan diam menunggu dengan sabar sambil terus tersenyum dan memandangi pria mungil di depannya yang tengah sibuk mencari itu.

“Dimana aku menaruhnya? Sepertinya di sekitar sini aku menaruhnya,” gumam Ryeowook frustasi dan bingung karena belum menemukan kaset yang ia cari – cari dari tadi.

“Seharusnya ada di sekitar sini,” gumamnya lagi.

“Ah ketemu!” pekik Ryeowook dengan girang ketika kaset yang ia cari akhirnya ia temukan. Ia segera membuka wadah kaset itu dan menyetel kasetnya.

“Haha, kau pasti menyukainya hyung!” ujar Ryeowook dengan tersenyum gembira dan mata caramel yang bersinar – sinar memandang Yesung. Yesung hanya tersenyum simpul menanggapinya.

“Baiklah. Mari kita tonton bersama!” pekik Ryeowook sambil menjatuhkan pantatnya di sofa samping Yesung tepat, sehingga mereka duduk berdampingan. Yesung duduk dengan posisi biasa dengan tangan kanannya berada di belakang sofa dan Ryeowook duduk dengan mengangkat kedua kakinya ke atas sofa dan melipatnya, jadi jika dilihat mereka berdua seperti sepasang kekasih yang tengah berkencan di rumah.

~ Between You and Him ~

Acara sudah selesai, sekarang Kyuhyun tengah mengendarai mobilnya untuk kembali ke dorm. Waktu menunjukkan pukul lima sore, itu artinya satu jam lagi waktu makan malam akan tiba. Kyuhyun dengan pandangan mata gusar melirik ponselnya yang berada di sebelah tempat duduk mengemudinya. Ponselnya tidak menunjukkan ada pesan masuk atau panggilan masuk. Kyuhyun menghembuskan nafas frustasi bercampur dengan lelah miliknya.

“Apa yang sedang kau lakukan Wookie? Kenapa sampai sekarang kau belum juga menghubungiku?” gumam Kyuhyun.

“Apa kau mencoba untuk membuatku tertekan?”

“Seharusnya kau tidak melakukan ini padaku. Aku berkali – kali menelponmu, kau tidak mengangkat. Aku mengirimimu pesan singkat dan bahkan pesan suara juga kau tetap saja tidak membalasku. Sebenarnya kau tengah sibuk apa?!”

“Kalau aku sampai dorm nanti dan aku melihatmu, aku akan menghukummu sangat lama di ranjang. Lihat saja!”

Kyuhyun benar – benar mulai kesal dengan Ryeowook, bagaimana seharian ini pria mungil yang selalu mengisi hatinya itu tak memberinya kabar sama sekali. Bahkan ditelpon berulang kali, hanya suara operator yang mengangkatnya. Siapa yang tidak kesal?!

Tak sengaja Kyuhyun melihat kedai bulgogi di pinggir jalan, ia memelankan kecepatan mobilnya kemudian menghentikan mobilnya di depan kedai itu. Ia segera memakan topi dan masker yang ada di mobilnya, kemudian keluar dan membeli bulgogi di kedai itu.

Setelah beberapa menit berada di dalam, akhirnya Kyuhyun keluar dengan sekantong plastik ada di tangan kanannya. Kemudian Kyuhyun segera masuk ke dalam mobilnya dan menaruh kantong plastik itu di sampingnya.

Ia membuka topinya dan masker yang ia pakai dengan tersenyum. “Jadi dia tak perlu memasak lagi untuk makan malam nanti.”

~ Between You and Him ~

Yesung dan Ryeowook sudah selesai menonton film, bahkan mereka sudah menonton dua film dan mereka sadar bahwa mereka tidak bisa melanjutkan lagi untuk menonton film yang ketiga kalinya karena mata mereka sudah lelah, selain itu karena perut mereka mulai bernyanyi – nyanyi.

Mereka berdua sudah hampir beberapa lama menatap layar tv yang berwarna hitam itu dengan tatapan yang menyiratkan bahwa mereka berdua tengah berpikir, memikirkan sesuatu yang hanya mereka sendiri yang tahu.

Yesung menolehkan kepalanya ke Ryeowook yang masih fokus dengan layar hitam di depannya. Ia menghembuskan nafas beratnya.

“Ryeowook-ah ..” panggilan Yesung menyadarkan namja mungil bermarga Kim itu dari pikirannya.

“Ne?” Ryeowook menatap polos Yesung.

“Apa yang kau lakukan saat aku tidak ada?” tanya Yesung dengan nada serius.

Mendengar pertanyaan Yesung membuat pikiran Ryeowook menjadi kosong, ia seperti terkena penyakit amnesia dadakan. Ia tak bisa mengingat apapun di dalam otaknya.

“Aku .. aku ..”

Tidak ingin mendengar lagi Ryeowook, Yesung mendekatkan wajahnya ke wajah Ryeowook. “Aku merindukanmu, aku mencintaimu Ryeowook,” ujar Yesung dengan nada pelan dan berat sehingga setiap orang yang mendengarnya pasti agak merinding. Bukan merinding karena ketakutan, namun merinding karena di dalam kata itu penuh dengan kejujuran dan seperti penuh dengan cinta yang membeludak.

Jarak diantara bibir Yesung dengan bibir milik Ryeowook yang ranum semakin dekat dan semakin dekat. Entah apa yang dipikirkan oleh Ryeowook, ia malah menghabisi jarak diantara mereka berdua. Dengan sekali gerakan, Ryeowook langsung mencium bibir Yesung penuh dengan nafsu sambil mengarahkan Yesung agar mendorongnya ke belakang hingga Yesung berada di atas Ryeowook. Mereka berdua berciuman dengan penuh nafsu dan ciuman itu juga penuh dengan penyaluran rasa rindu mereka setelah sekian lama tidak berhubungan.

Mereka saling melumat dan menyedot dengan tempo yang bahkan tak bisa dikatakan pelan. Mereka berdua saling menyerang, saliva mereka saling bertautan dan kecipak saliva mereka begitu terdengar di ruangan yang sepi itu, apalagi ruangan itu kini agak gelap karena Ryeowook belum menyalakan lampu karena lupa waktu.

Pikiran mereka berdua sudah tidak bisa mengontrol mereka, mereka berdua hilang kendali. Yang ada sekarang hanya nafsu yang memegang kendali. Bahkan kini tangan Yesung mulai bergerak nakal menyusup ke kaos milik Ryeowook, mengelus – elus perut rata milik Ryeowook masih dengan menciumi Ryeowook.

Dan Ryeowook? Jangan tanyakan dimana sifat pemalu dan polos milik Ryeowook sekarang? Karena sekarang Ryeowook yang menguasai adalah nafsu. Ryeowook mulai mengarahkan kepala Yesung ke lehernya untuk memberikan tanda kepimilikan Yesung di lehernya. Namun bukan memberikan tanda kepemilikan, Yesung malah mempermainkan Ryeowook. Ia malah menjilati leher Ryeowook hingga Ryeowook meringis kegelian karena mencoba untuk menahan erangannya.

Kemudian Yesung kembali pada bibir ranum milik Ryeowook, melumat dan menyedotnya dan bahkan memasukkan lidahnya ke dalam rongga mulut Ryeoowok yang benar – benar basah karena saliva mereka berdua.

Tangan nakal milik Yesung kini sudah tidak berada di perut rata Ryeowook, tangan nakalnya mulai berjalan ke atas menuju nipple Ryeowook yang kini mulai agak mengeras karena sentuhan – sentuhan dan rangsangan dari Yesung.

Yesung mencubit nipple Ryeowook dengan keras hinggi Ryeowook langsung tersentak dan mengerang pelan karena nipple-nya kini benar – benar keras karena cubitan Yesung yang langsung merangsangnya dan membuat junior-nya kini mulai bangun.

“Euuuungghh …”

KLIK

Ruangan itu kini mulai bersinar terang karena lampu ruangan itu dihidupkan. Dan terlihatlah Kyuhyun yang berdiri di ambang pembatas ruangan dengan tatapan dingin dan bercampur dengan pandangan kemarahan dan juga kekecewaan.

“Kyuhyun ..” cicit Ryeowook pelan.

Ryeowook langsung cepat – cepat bangun dan merapikan keadannya dengan panik. Pikirannya kini ebnar – benar kalut dan kacau. Ia tak tahu harus berkata apa pada Kyuhyun. Rasa bersalah yang besar mulai berada di dalam pikiran dan hati milik Ryeowook.

Kyuhyun menghembuskan nafas seperti tidak terjadi apa – apa, namun itu tak akan mempengaruhi, kebohongannya itu tak akan bisa menipu siapa saja karena mata Kyuhyun memerah, memendam kemarahan, kesedihan dan kekecewaan yang bercampur menjadi satu.

“Maaf ya, aku mengganggu kalian. Euung .. aku membawakan bulgogi. Aku harap kalian belum makan malam. Akan ku taruh disini, kalian bisa memakannya setelah selesai dengan pekerjaan kalian itu,” Kyuhyun segera berjalan cepat keluar setelah menaruh sekantung bulgogi itu ke meja dekat dirinya berdiri.

Ryeowook mulai menangisi kesalahan dan kebodohannya.

“Hiks .. hiks ..Kyuhyun …. hiks .. hiks … neomu mianhe .. hiks .. hiks …”

“Hiks .. hiks .. aku …. aku .. aku benar – benar … hiks … hiks …”

Yesung yang memperhatikan tingkah laku keduanya dari tadi hanya bisa tersenyum masam.

“Pergi dan kejarlah,” mendengar perkataan Yesung membuat Ryeowook menghentikan isakan tangisannya dan memandang Yesung tak percaya.

“Sepertinya kau menemukan cinta yang baru. Kejarlah sebelum kau menyesal karena kehilangan dirinya, lagipula aku tak ingin berada di hubungan dimana hanya aku yang mencintai,” ujar Yesung menjelaskan dengan tersenyum palsu.

Mendengar penuturan Yesung membuat Ryeowook tak bisa menahan harunya, ia benar – benar tersentuh dan terharu dengan sikap yang diberikan oleh Yesung. Ia benar – benar tak bisa mendeskripsikan betapa dirinya benar – benar berterima kasih pada Yesung karena kebijaksanannya.

Ryeowook hanya bisa terus mengeluarkan air matanya, ia langsung memeluk Yesung dengan sayang.

“Terima kasih banyak, aku benar – benar berterima kasih hyung,”

“Jangan berlama – lama Ryeong, cepat kejar dan berjuang!” ujar Yesung sambil melepas pelukan Ryeowook sambil tersenyum dan Ryeowook mengangguk senang.

“Sekali lagi terima kasih hyung,” Ryeowook membungkuk berterima kasih kemudian segera berlari mengejar Kyuhyun.

Ryeowook terus berlari dan berlari, sekarang yang ada di pikirannya hanya ada Kyuhyun dan Kyuhyun. Ia harus menemukannya dan menjelaskan semuanya pada Kyuhyun betapa ia menyesali perbuatannya tadi dan ia tak ingin kehilangan Kyuhyun hanya karena kejadian tadi, ia pasti tak bisa memaafkan dirinya kalau itu terjadi. Ia benar – benar mencintai Kyuhyun, jika ia diberi kesempatan lagi. Ryeowook pastikan ia tak akan melakukan hal bodoh itu lagi dan akan menuruti semua perintah Kyuhyun padanya.

Ia pergi ke dorm atas, namun setelah sampai kesana. Ia tak menemukan Kyuhyun dimanapun. Akhirnya Ryeowook turun ke bawah, mungkin Kyuhyun pergi keluar, itulah pikirannya.

Tak ingin menunda – nunda, Ryeowook langsung masuk ke lift dan segera menekan tombol. Ia terus saja menggigiti kuku – kukunya menunggu lift itu tiba di lantai bawah. Karena kepanikannya mengejar Kyuhyun, Ryeowook jadi lupa kalau ia keluar tanpa mengenakan topi atau masker agar tak dikenali oleh orang – orang. Ah tapi masa bodoh jika ia harus dikenali, yang penting sekarang ia harus menemukan Kyuhyun segera.

TING

Lift akhirnya tiba di lantai dasar. Ia segera keluar dari gedung apartemen itu, dan segera mencari keberadaan Kyuhyun.

Walaupun air mata sudah tidak mengalir dari balik pelupuk matanya, tapi tentu saja bekas ia menangis masih terlihat jelas di wajah, terutama matanya yang masih merah dan membengkak.

Ia sekarang tiba di luar gedung apartemen, ia mengarahkan pandangan matanya ke segala penjuru arah. Orang berjalan berlalu lalang, ia tak menemukan Kyuhyun di antara mereka semua. Setelah beberapa lama mencari keberadaannya, mata Ryeowook membulat bahagia ketika melihat mobil Kyuhyun yang masih terparkir di pinggir jalan. Ia segera menghampiri mobilnya dan berharap kalau Kyuhyun ada di dalamnya.

Namun Ryeowook hanya bisa menelan kekecewaan ketika ia menjumpai mobil itu kosong. Tidak ada Kyuhyun di dalamnya. Bibirnya bergetar, matanya kembali berlinangan air mata. Ia tak bisa membendung kesedihannya sekarang. Ia benar – benar ingin bertemu dengan Kyuhyun, ia tak ingin kehilangan Kyuhyun.

“Hiks ..” Ryeowook menutupi wajahnya yang sedang menangis dengan kedua tangannya, ia benar – benar menyesali perbuatannya. Ia mencintai Kyuhyun dengan segalanya, bahkan jika boleh meminta. Ia ingin sekali memeluk Kyuhyun dan terus mengatakan kalau ia mencintainya dan tak ingin Kyuhyun pergi dari kehidupannya.

“Hiks .. aku harus bagaimana?”

“Bahkan aku tak tahu kalau baru memikirkan aku akan kehilangan Kyuhyun membuat diriku kehilangan arah untuk hidup .. hiks ..”

“Aku mencintainya, aku tak tahu harus bagaimana tanpa cintanya .. hiks ..”

“Kyuhyun adalah duniaku, dia sudah menjadi kehidupanku … hiks ..”

“Hiks .. aku memang menyukai Yesung hyung, tapi itu dulu. Bahkan aku tahu bagaimana bisa aku melakukan itu dengannya, aku tak sadar. Aku hanya mencintai Kyuhyun, hanya Kyuhyun. Hiks ..”

“Hiks … Aku tadi hanya tidak bisa mengontrol .. hiks … aku menyesal .. hiks .. sangat menyesal …”

“Aku tahu aku salah, tapi berat sekali untuk memikirkan hubunganku dengan Kyuhyun akan berakhir. Aku menyesal, benar – benar menyesal, hiks ..”

“Apa yang harus kulakukan Tuhan? Tak bisakah aku mendapatkan kesempatan lagi untuk memperbaikinya, aku mencintai Kyuhyun dan aku tak ingin kehilangan dirinya .. hiks.”

“Hiks .. hiks .. hiks .. Kyuhyun .. aku minta maaf … hiks … maafkan aku .. hiks .. aku berjanji akan melakukan apapun perintahmu agar kau memaafkan aku .. hiks ..”

“Aku minta maaf .. hiks …”

PLUK

Ryeowook merasakan sebuah topi mendarat di kepalanya tepat.

“Kau bicara apa hn?”

Mata Ryeowook membulat sempurna. Suara itu ia sangat mengenalinya. Suara milik seseorang yang membuatnya kalut dan merasa bersalah. Ya, itu suara milik Kyuhyun, Cho Kyuhyun, kekasihnya sekarang.

“Kyu ..” cicit Ryeowook tak percaya.

Kyuhyun tanpa ragu menggandeng tangan Ryeowook dan mengarahkan Ryeowook agar namja mungil itu masuk ke mobilnya sekarang dan Ryeowook menurutinya.

Setelah Ryeowook masuk, Kyuhyun pun masuk dan duduk di belakang kemudi. Kyuhyun langsung menolehkan kepalanya menghadap Ryeowook.

“Bagaimana kau bisa keluar tanpa topi atau masker??!?!” nada yang Kyuhyun pakai sedikit meninggi dengan mata menatap tajam dirinya.

“A-a-aku .. aku ingin mengejarmu,” nada Ryeowook melemah dalam akhir kalimat karena terlalu takut dengan pandangan tajam milik Kyuhyun.

“Apa kau tak pernah berpikir jika kau tak menggunakan itu semua, kau bisa diserang paparazzi atau fan fanatikmu?!??!?! Apa kau ingin berakhir seperti itu huh?!?!?!”

“A-aku tak pernah berpikir seperti itu,” Ryeowook menundukkan kepalanya.

“Kau itu benar – benar bodoh. Aku mengkhawatirkanmu,” ujar Kyuhyun sambil memeluk Ryeowook. Merasakan tangan hangat milik Kyuhyun yang merangkul tubuh mungilnya, Ryeowook membeku. Ia hanya bisa mengedip – ngedipkan matanya tak percaya.

“Ke-kenapa?” gumam Ryeowook bingung, kenapa Kyuhyun memeluknya? Bukannya Kyuhyun marah padanya? Itulah yang sekarang ada di pikiran Ryeowook.

Seeperti mengerti alam pikiran Ryeowook, Kyuhyun berkata, “Tidak apa – apa. Aku mengerti. Aku sudah mendengarmu tadi. Aku memaafkanmu Ryeowook,” mendengarnya membuat Ryeowook mengerjap lucu di pelukan Kyuhyun, dengan gerakan pelan Ryeowook menarik tubuhnya ke belakang sehingga bisa melihat wajah Kyuhyun. Ryeowook ingin tahu apakah Kyuhyun benar – benar serius mengatakannya.

“M-mwo??”

“Aku memaafkanmu. Aku mengerti mungkin kalian melakukannya karena kalian sudah lama tak bertemu. Lagipula kau tadi berkata kalau kau hanya mencintaiku dan kau juga menyesali perbuatanmu itu. Setidaknya itu berarti cintamu padaku lebih besar daripada dirinya. Aku mengerti.”

“Jinjja??” tanya Ryeowook masih kurang percaya dengan penuturan Kyuhyun barusan.

“Heh ?! Kau ini mau aku menarik lagi perkataanku huh?!” Kyuhyun mulai kesal juga dengan respon yang diberikan oleh Ryeowook, setidaknya Ryeowook harusnya berterima kasih padanya bukan malah mempertanyakannya.

“Ah andwae andwae! Jangan Kyunnie,” Ryeowook mulai panik sendiri.

“Oleh karena itu jangan terus mempertanyakanku,” omel Kyuhyun.

“Itu aneh, ada yang aneh,” ujar Ryeowook blak – blakan.

“Apanya yang aneh?”

“Kau memaafkanku begitu saja,” jawab Ryeowook dengan jujur.

“Ooooh begitu ya ..” Kyuhyun mulai memanggut – manggutkan kepalanya dan memasang wajah pose memikir, tapi kau tahu Kyuhyun kan??? Jika ia bersikap seperti itu pasti ada alarm merah yang berbunyi.

Kyuhyun merapatkan tubuhnya pada tubuh Ryeowook. “Jadi maksudmu .. aku harus menghukummu ya? Lagipula aku tadi mendengar kalau kau akan melakukan segala perintahku agar aku memaafkanmu.”

Ryeowook meringis mengetahui apa maksud dari perkataan Kyuhyun barusan.

“Kau tak berniat melakukannya disini kan?” ujar Ryeowook dengan pipi yang merona merah karena malu.

Kyuhyun lagi – lagi memasang pose wajah berpikir. “Euuung .. bagaimana ya?”

“Memangnya kita mau melakukan apa?” tanya Kyuhyun dengan nada sok polos dan berhasil membuat bibir mungil Ryeoowok maju ke depan karena kesal. Ryeowook mengarahkan pandangannya ke arah lain, malas menatap Kyuhyun saking kesalnya dengan namja itu.

“Haha .. begitu saja kau merajuk baby.” Kyuhyun tertawa senang.

“Tidak. Aku tak merajuk,” jawab Ryeowook setelah mengeluarkan nafas kesal, kemudian menatap Kyuhyun dengan tersenyum paksa.

“Haha, tenang saja my baby Wookie. Kita akan melakukan hukuman itu saat kita sudah sampai di kamarku, hukumanmu sekarang ialah menemaniku berkeliling malam ini melihat bintang – bintang,” ujar Kyuhyun dengan mencbubit hidung mungil Ryeowook sehingga membuat Ryeowook tertawa pelan dengan manis.

“Jadi kita akan menghabiskan malam ini dengan melihat bintang? Itu kedengaran begitu menyenangkan dan ….” Ryeowook dengan cepat langsung mengecup bibir Kyuhyun.

“manis sekali Kyu,” Ryeowook mengakhiri kalimatnya dengan tersipu malu.

“Haha, kau jangan memulai hukumanmu duluan baby. Ayo kita lewatkan malam ini dengan saling berbicara, bercanda, kepercayaan dan cinta,” Kyuhyun mengecup manis kelopak mata Ryeowook, kemudian menghidupkan mesin dan mengemudikan mobilnya di jalanan yang ramai itu.

‘Bahkan walaupun beratus – ratus kali, beribu – ribu kali dan berjuta – juta kali aku mengatakan bahwa aku mencintaimu, semuanya tidak cukup untuk menggambarkan seberapa besar rasa cintaku padamu. Saranghae Kyu.’

~ THE END ~

Hai hai hai hai chingu-deul ^^

Hihihihi, aku balik lagi nih chingu. Dan ini FF YAOI Perdana saya xD plak

Haduuuuh, gimana menurut kalian ini ceritanya???? Kenapa aku merasa ini cerita gaje banget yak :3 agak gak pede. Masak FF Yaoi aku buatnya kadang mikir Ryeowook cewek, kadang agnti cowok, terus cewek lagi x.x gue kayaknya emang gak bakat deh buat FF Yaoi -.-

Ah ini FF Requestan-nya Miftah eonnie ^^

Eonnie maaf baru bisa nge-post sekarang. Tahu alasannya pan ??? :3

Ini harusnya di update pas Yesung balik wamil :v eh baru di post sekarang. Aku bener – bener minta maaf ya miftah eonnie #bungkukdalem

Ane tuh gak bisa bikin ff yaoi dengan jangka waktu yang lama 😦 aku gak bisa. Aku gak dapet feel mau ngetiknya dengan penuh banyak makanan, berusaha membaca cerita – cerita yaoi dan lain – lain buat menunjang ff yaoi saya ini x.x tapi kayaknya gak ngaruh deh :3

Yah pokoknya tinggalkan komentar ajahd eh ya ^^ saranghae ❤ ❤

CHU :* :* :*

Advertisements

48 comments

  1. huwaaa…..kyu saingannya bang yeye…
    rada-rada gimana gitu? pengen wook sama bang yeye tapi pengen juga sama kyu…
    OK deh kyuwook aja gpp…

    bagus loh ff yaoi nya thor…
    fellnya dapet, apalagi pas kyu mergokin wook ciuman sama yeye terus wook ngrasa bersalah dan ngejar kyu, manis banget sumpeh…

    OK figthing ne…

  2. Hahaha,, su frisca udah mulai membuat ff yaoi. Kemajuan yg pesat #tepukkaki ehemm.. ngapain tuh si yewook? Kok perangannya disofa disaksikan kyuhyun lg, kan kasihan kyu nya #elus_abs_kyu kirain td wookie mau milih yesung tp akhirnya milih kyu jg.. ff ini memang punya kekurangan dan kekurangannya sya rasa ada dibagian kyuwook yg dimobil. Kenapa mereka gak NC an aja disana #plak #dihajarfrisca hohoho sprtinya sya mulai ngelantur krna efek ngantuk.. kabur dulu ye.. pay.. pay..

    1. thykaaaaaaaa xD elu emang perlu dihajar dan dibakar terus diolesi kecap sambal :v wkwkwkkw, kamvret lu
      tapi ff yaoi bukan dasar aku. maksudku aku tetep jadi pembuat ff gs :p ane agak ragu dan gak enak buat yaoi xD LOL
      makasih banget ya ^^ kamu yang etrbaik (y)

  3. Kyaaa ff yaoi pertamanya manis loh 😀
    Wookie plinplan dia. Pilih yesung atau kyuhyun untungnya pilih kyuhyun. Yesung juga untungnya bisa paham.
    Kyaaa romantis deh pokonya bagus ffnya 😉

  4. Kyaaa ff yaoi pertamanya manis loh 😀
    Wookie plinplan dia. Pilih yesung atau kyuhyun untungnya pilih kyuhyun. Yesung juga untungnya bisa paham.
    Kyaaa romantis deh pokonya bagus ffnya 😉
    Nicestory.

  5. Not bad fris ff yaoi perdana mu. Akhrnya wook sadar juga siapa yg sekarang mendominasi hatinya. Dan untungnya kyu sangat cinta sm wook jd bisa memaafkan wook. Dan buat yesung dirimu sangat pengertian.

  6. Ff nya bagus saeng,Eonn kira awalnya bakalan jadi cinta segi tiga,tp syukur dah engga.
    wookie ko bisa lupa sih sama kyu,ngabaikan kyu sampai ciuman lg sm yeye kn ksian kyu jd galau, untung kyu masih mau maafin. #tumben_kyu_baek
    Eonni suka endingnya kyuwooknya sweet….
    Ditunggu tunggu next ff frisca…..

    1. enggak enggak, jangan jadi cinta segitiga :v biar mereka berdua ajah yang bercinta xD plak
      hahahha, biar kyuhyun oppa dikata baek :v wkwkkwk
      makasih ya eon ^^

  7. Ini kereeeeeeeeennnnnnn…. Daebakkkkkk…
    Rasa’y jd real bgt… Coba lbh sering buat yaoi, q jg bkl lbh sering mampir ehehehe…

    Huweeeee q mpe nangis pas kyu liat yewook ciuman hiks… Ngena bgt..
    Tp yayyyyy…. Happy ending^^

    Semangat ya buat yaoi kyuwook lg 😀

  8. Kyuwook or yewook??
    Mang ssgh kali di suruh pilih.. soalnya beda aja kkkk.. sm2 couple favorit kuu..
    Suka sm ff nya chingu.. wookie mgkin rindu aja sm yeppa.. untungnya yeppa pengertian.
    Finally kyuwook, with happy ending, gomawo..
    Di tgu nex ff nyaa..paiiiii

  9. Eciiiieeeee…cieeeeee yang baru pertama kali buat yaoi.. #senggol2prispris
    Ini bagus kok pris-pris kasih 16 jempol tangan dan kaki bareng k.r.y …
    kamu benar pris-pris waktu awal2nya baca pas di bagiannya wookie bangun, aku ngerasanya disini kaya cerita gs,, wooknya terlalu gerly banget… feel yaoi nya kurang hehehe..
    tp setengahnya udah dapet kok feel yaoinya #plak
    Ahhhhhh rasanya aku pingin teriak dengan sikapnya wookie ke bapaknya dangko,, masa dia gitu-gitu sama bapaknya dangko hiks…hiks kasian kan kyunya harus ngeliat wookie nya begitu sama bapak dangko :(…
    Masih belum terima kalau wookie nya nepsongan begitu sama bapaknya dangko… coba kalau sama kyu, wookie malu2 gitu kagak ada mesum2nya sama sih kyu… kan mau lihat juga wooknya yang mesum ke kyu #smirk
    Ntah kenape ye pris-pris adegan yewook yang waktu di sofa itu kok aku kagak dapet feelnya masa????
    Yang kebayang sama aku yang ngelakuin itu sih kyuwook,, kenape ye??? #posemikir
    ah sudah lah males mikir2 yang penting nih ff bagus kok,, di buat lagi donk pris-pris yang yaoi,, kan lumayan cari pengalaman baru ne kan pris-pris #kedip-kedipmata
    Oke di tunggu ff selanjutnya #chuuu

    1. MasyaAllaaaaah :3 liat komentar eonnie bikin ane langsung juling xD plak
      wkwkkwk .. makanya aku udah bilang :v gak bakat buat yaoi eon :p
      heheh, jangan marahin ane ya eon. keluarnya ide kayak begonoh :3
      hahha, udah terserang penyakit kws akut mungkin xD LOL
      euuungg … au pikir pikir lagi deh eon :3 soalnya gak kebiasa .. hehe.
      makasih banyak yak eon buat komentar panjangnya ;;)

  10. Hufft,.. Untunglah wook milih kyu…
    Aku udah khawatir klau wook mlih yesung…. Udah sempet nyesek pas kyu liat yewook pas di sofa….
    Syukur deh wook sadar sama perasaan nya ke kyu… Yesung jg bs bersikap dewasa…
    Ff ny bagus banget…
    Dtunggu karya selanjutnya…
    Fighting!!!

  11. Hohoho untung Kyu dteng,kalo ga?
    Akh,Q ga tau pa yg bkal trjd d sofa antra jerapah n kura”?
    Muter” nyari kyu,eh mlah dy yg d temuin ma kyu.ckck wookppa wookppa..
    Untng dh kyu maafin wookppa,
    yak! Napa kyu ga lngsg nghukum wook z sh?
    Pdhl s wook dah ingetin..mobil oke? Kamar oke? Tgl plh..hehe
    ok truz lnjt ne chingu..

  12. ckckck.
    dilema berat itu saat kyuwook dann yewook bersaing
    hahaha

    kasian sm yesung,
    tp ga rela kyuwook berpisah.
    hahahaha….

    tp syukurlah kyu mw maavin wookie
    jd kyuwook bergabung.
    😀

  13. moment kyuwooknya manis bngt.^.^
    untung salah paham d antara mereka cepet selesai.
    tpi kok moment yewooknya lbh hot ya..
    knpa kyuwooknya kurang..he..he..
    tpi gmnapun oke lah buat frisca untuk ff yaoi nya.
    oke d tunggu ff selanjutnya ya..(^_-)

  14. tinggalkan jejak dulu ahh 🙂
    yaahh walaupun aku lbh suka gs drpd yaoi, tp krna ini kyuwook gpp dech 🙂
    fighting buat eonnie’nya, aku baca dulu yaa ??! 🙂

  15. Waaahhh daebakk!! Ff eonni bikin baperrr~
    Sempet kecewa sama apa yg wookie lakuin dan mengakibatkan dilewatnya moment yewook, hehe mian eonni^^v
    Dan aku sukaaaaaaaaaaaaaaaaa banget sama sifat dewasanya kyu disini, pemaaf, hangat dan terutama penyayang. Gentle banget kyu nya disini. Eonni, jjang!!! Semangat eonni^^

  16. mpriiiss.. >.<
    saeng, mian aq br bisa komen,, #bow
    baca'a ketunda2 sih, udh gitu wifi kantor sempet error.. T^T
    hiks, terhura aq akhir'a bisa beres juga baca nie ff.. #tebarkolorKyu
    seperti beberapa riveiw di atas, untuk pemula nie udh bagus say, dan bwt aq feel'a juga udh dapet,,
    cuma mesti diperhatiin aja kalimat2'a..
    soal'a ada beberapa kata atau kalimat yang kurang pas, udah gitu ada kata yg diulang2 juga, bikin yg baca bisa cepet bosen,, *ini menurutku ya*
    tp kl dari segi cerita sih udh keren koq, aq suka adegan Kyu mergokin YeWook, tp adegan itu kurang greget dikit..
    hehehe, mian ne kl aq banyak protes.. :p
    kau taulah, nie semua efek ngedit ff org jadi kebawa2 kl baca ff berasa kek lg ngedit.. 😀
    ok dech, ditunggu sequel'a ya, yg dikamar Kyu itu lho,, kkkkk

    1. hehhee, iya enggak apa apa eon ^^
      iya eon, aku juga negrasa gituh :3 but makasih banyak masukannya 😀 aku jadinya bisa lebih baik lagi buat ff-nya ;;) heheheh
      whhahahah, kayaknya harus baca ff yaoi lagih >.< yakin emang gak bakat xD lol
      wwkkwkwk, berjuanglah eon !!! *O*)9 ane ajah kagak selese selese buatnya :p aaah eonnie .. udah dums :3 aku gak tahu bisa buat yaoi lagi atau enggak ;;) hehehhe

      1. Ne cheonma,, ^^
        Ia sering2 aja baca yg yaoi.. #racuninotakfrisca
        Aq juga beb, kek’a sih bakalan pake ff yg lama udh publish.. 😢
        Ayo bikin lg ya bikin lg..
        #happykyuwookday

  17. annyeong,suka ceritanya.. tumben kyu jd yg baik di sini, okh suka2 tp wook yg kabalik jd yg agk nyleweng, tp suka meskipun begitu, mereka tetap bersatu… ayp di tunggu ff yg lain’nya… 🙂

  18. Aduh ffnya bagus,,
    Ryeowook jgn lagi bikin kecewa Kyu lagi kan kasihan Kyunya untung Kyuhyun mau maafin. Kukira mereka akan berpisah tapi gak jadi bahagia aku mereka gak jadi pisah. Ditunggu ff selanjutnya, figthing

  19. aku baru sadar ini ff yaoi pas udah mendekati end-_- aduh wookie sih masa sama yesung aja masih kegoda, emang kyuhyun kurang? haha untung kyu mau maafin, bagus eonnie ff yaoinya. tp aku lebih suka ff gsmu hihii

    1. bwahahhha xD LOL … apaan elu vanya :p udah gue tulis di atas kalo ini ff tuh yaoi :’v
      hahha, aku mah juga sukanya gs :v but kembali lagi, ini ff request-an saeng :3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s