The One

couple-love-romantic-sad-alone-kiss-miss-u-wallpapers-5

Frisca Freshtie and pxnkdragon Present …

WARNING !!!!!

INI CERITA BUKAN BUATAN SAYA! INI AUTHOR-NYA : pxnkdragon.

Saya cuma repost ^^ thanks before

.

.

.

~ The One ~

Aku melihatnya yang sedang serius menonton film di bioskop sembari menikmati popcorn yang ada di tangannya. Aku duduk disebelahnya, duduk diam memperhatikannya dengan senyum yang terus menyungging diwajahku. Tak ada niatan sama sekali untuk memperhatikan yang lain apalagi mengalihkan wajahku darinya hanya untuk sekedar melihat film yang diputar, aku hanya ingin terus memperhatikannya dan terus memperhatikannya. Toh dia sendiri tidak terlihat terganggu dengan tatapan intensku padanya.

Dia masih menikmati filmnya yang sepertinya sebentar lagi akan berakhir. Entah apa jalan cerita film itu karena aku sama sekali tidak menontonnya, mataku terlalu fokus dengan sosok namja yang sekarang tengah berada disebelahku ini. Padahal, dulu genre film seperti ini merupakan genre film favoritku.

Sudah beberapa hari ini, ah ani ani. Sudah hampir dua bulan ini aku terus saja mengikutinya dan selalu bersamanya. Berada disampingnya dimanapun dan kemanapun ia pergi. Tapi pengecualian untuk ke kamar mandi dan hal – hal yang berbau ambigu lainnya. Ia tentu saja butuh privasi kan untuk hal seperti itu? Kkkkk~

Aku tersenyum masam, sejak dua bulan yang lalu namja itu semakin kurus. Namja bersurai dark brown ikal dengan kulit putih dan bentuk wajah yang dulunya agak berisi itu kini sedikit tirus, bahkan gundukan lemak yang ada diperutnya dulu kini tak tampak lagi. Entahlah, kemana hilangnya gundukan lemak itu. Seharusnya aku bahagia karena namja itu sekarang sudah mulai kurusan, aku masih ingat betul dulu aku meminta dan memerintahnya untuk diet mati – matian. Tapi entah kenapa aku tak suka dengan ini semua, bukan karena keberhasilannya yang sudah bisa menguruskan badannya. Namun sekarang, jarang sekali aku melihat bibir namja itu melengkung tertarik ke atas. Wajahnya kini semakin datar, persis saat aku baru mengenalnya, bahkan melebihi itu mungkin. Tepatnya 7 tahun yang lalu, saat kami berdua masih berada di senior high school. Tak ada emosi yang nampak diwajahnya, tak ada. Wajah itu kosong dan dingin sehingga membuat orang – orang yang melihatnya bertanya – tanya apakah dirinya tak mempunyai kebahagiaan dan cinta yang tersisa dalam dirinya.

Dia namja yang dingin. Sangat dingin. Tapi itulah yang membuatku tertarik dan jatuh hati berkali – kali pada sosoknya. Oh iya, tolong jangan lupakan wajahnya yang tampan, sangat tampan. Hingga kalian yang melihatnya pasti langsung dibuat meleleh olehnya, apalagi saat ia tersenyum. Mungkin kalian akan pingsan dibuatnya. Dia itu mungkin keturunan dari malaikat yang dibuang ke bumi karena kesalahan mencintai seorang manusia di bumi ini. Haha, tolong abaikan ini. Ini adalah pikiran absurd yang pertama kali terlintas dalam otakku saat melihatnya untuk pertama kali. Anggap saja aku mendapati diriku love at first sigh dengan dirinya dulu. Kkkkkkk~

Lampu bioskop mulai menyala. Ruangan yang tadinya gelap seketika menjadi terang. Aku melihat ke depan, ke layar bioskop yang mulai menghitam. Oh pantas saja, filmnya ternyata sudah selesai.

“Entah kenapa akhir – akhir ini aku menjadi suka dengan film model seperti ini Ryeong. Mungkin karena ini film model seperti ini adalah film kesukaanmu. Ini salahmu karena sering mengajakku untuk menonton film menye – menye seperti ini,” dia berkata dengan nada mengejek sedikit pelan.

Aku mendengus kesal mendengar ucapan yang terlontar dari mulutnya.

“Kenapa kau malah menyalahkanku Gyu? Salahkan dirimu sendiri kenapa mau kuajak menonton film menye – menye seperti ini. Dulu kau bilang, kau tak suka film seperti ini, film menye – menye seperti ini hanya untuk tontonan orang – orang yang berhati lembut seperti yeoja – yeoja. Tapi pada akhirnya kau menyukainya juga kan? Itu berarti kau juga berhati lembut seperti yeoja. Hahahha, tapi tenang saja. Aku tetap suka dan cinta padamu Gyu,” ucapku dengan tersenyum manis padanya.

“Jeongmal saranghae Ryeowook,” dia mengucapkannya dengan tersenyum. Tetapi raut wajahnya, apalagi matanya dengan tegas mengatakan bahwa ia tengah bersedih.

Tiba – tiba ia beranjak keluar dari ruangan bioskop ini. Aku langsung mengikutinya dari belakang, menatap punggung kokohnya. Namjachingu-ku itu, ah maksudku tunanganku itu walaupun dilihat dari belakang alias punggungnya tetap saja terlihat sangat tampan dan keren. Ah, bagaimana bisa aku meninggalkannya. Tidak ada alasan yang bisa membuatku meninggalkannya walaupun aku sudah meninggal sekalipun.

Aku dan Kyuhyun berjalan bersama dengan diriku yang masih berjalan dibelakangnya menuju parkiran tempat mobilnya berisitrahat selagi majikannya menonton film. Dia duduk di bangku supir sedangkan aku duduk disebelahnya dengan tenang.

Kudengar dia menghela nafasnya sedikit keras. Lalu menatap lirih kesamping, kearahku. Aku tersenyum masam melihat raut wajahnya. Aku tahu dia tengah berada dititik terpuruknya sekarang. Di saat seperti inilah rasanya aku ingin sekali menyalahkan keadaan dan semuanya. Aku benar – benar ingin memeluknya dan mengatakan semuanya akan baik – baik saja. Dan aku juga akan memberikan bahuku dengan rela untuknya menumpahkan segala bebannya. Aku siap memikul bebannya juga. Tapi masalahnya adalah bebannya sekarang yaitu diriku. Penyebab keterpurukannya adalah diriku. Lalu aku harus bagaimana? Diam, hanya diam. Itulah yang bisa aku lakukan sekarang untuknya karena aku tak tahu harus melakukan apa karena semuanya akan sia – sia saja.

“Aku lelah Ryeong,” ucapnya dengan pelan dan mata yang sayu. Aku tersenyum miris melihatnya.

“Jeongmal mianhae Gyu,” balasku. Dia mendengus kecil lalu mengarahkan pandangannya kembali ke depan. Astaga, aku baru sadar kalau ternyata dari tadi hujan. Hah, benar – benar kebiasaanku, kalau sudah berduaan dengan Kyuhyun aku jadi mengabaikan semuanya.

“Ryeong, apakah kau ingat? Waktu pertama kali kau menaiki mobil ini?” dia tertawa kecil dan aku hanya diam menunggunya kelanjutannya sambil terus menatapnya yang memandang lurus ke depan dengan pandangan menerawang.

“Waktu itu saat hujan seperti ini. Kita dulu masih sekolah. Kau selalu berkata saat itu adalah saat kita masih menjadi anak ingusan yang belum boleh pacaran, haha. Kau tiba – tiba saja masuk ke dalam mobilku dengan alasan hujan deras dan kau memintaku untuk mengantarmu pulang. Jujur, waktu itu aku malas sekali untuk mengantarkanmu pulang, bahkan melihatmu masuk dengan tiba – tiba ke dalam mobilku saja sudah membuatku ingin menendangmu keluar. Bagaimana tidak? Kau kelihatan sekali sedang menggunakan hujan deras itu untuk dekat denganku. Seantero sekolah juga tahu kalau kau menyukaiku. Kau itu yeoja yang aneh, ditolak berkali – kali olehku tapi tetap saja menyatakan cinta hingga sekarang aku malah yang tergila – gila dengan yeoja aneh dan ceroboh sepertimu,” dia tertawa mengakhiri ceritanya dan aku juga ikut tertawa mengingat masa dimana yang kusebut dengan masa perjuangan kemerdekaan untuk mendapatkan cinta dari seorang Cho Kyuhyun. Hahaha, kalian tak tahu halangan apa saja yang sudah aku lewati untuk mendapatkan cintanya kan? Jangan tanyakan, itu benar – benar absurd.

“Ne, aku jadi teringat saat aku menyatakan cinta padamu berkali – kali, entahlah sudah berapa banyak kali aku menyatakan cinta padamu dan memintamu untuk menjadi namjachinguku. Mungkin sudah lebih dari 10 kali? Kkkkkk~ Aku benar – benar bingung. Dapat keberanian darimana diriku ini? Tapi siapa peduli, yang penting sekarang diriku adalah milikmu dan dirimu adalah milikku. Horeeee !!!!” ucapku sambil bertepuk tangan kesenangan.

“Sebelum kau menyatakan cintamu yang ke-banyak kali itu, dan tidak aku sangka itu pernyataan cintamu yang terakhir untuk memintaku menjadi namjachingumu karena aku menerimamu menjadi yeojachinguku. Haha, apa kau masih ingin tahu alasannya kenapa aku menerimamu? Dulu kau seringkali bertanya apa alasanku menerimamu, tapi aku seringkali mengabaikannya, bahkan tak pernah sekalipun aku menjawabnya walaupun kau merengek – rengek padaku, yang ada biasanya aku malah mengalihkan perhatianmu dan bodohnya dirimu dengan mudah kualihkan ke hal yang lain. Hahaha,” dia diam sejenak dan aku dengan antusias tetap menunggunya untuk melanjutkan ucapannya. Aku benar – benar penasaran. Selama hidupku aku tak pernah mengetahuinya, jadi tentu saja aku harus memasang telingaku baik – baik mendengarkannya.

“Jawabannya adalah aku cemburu. Aku cemburu Ryeong. Cemburu yang untuk pertama kalinya aku sadari dalam hidupku dan aku tak kuasa menahannya. Aku melihatmu tengah berduaan dengan Donghae, walaupun aku tahu kalian bersahabat tapi entah kenapa aku benar – benar cemburu apalagi saat kalian berdua tertawa bersama dengan saling berpegangan tangan, bercanda bersama dan saling melontarkan kata – kata ejekan yang entah kenapa hatiku terasa tercubit. Ternyata cemburu itu sakit dan tidak enak, dan di saat itulah aku baru sadar. Akhirnya ada satu yeoja yang dapat membuatku bertekuk lutut dihadapannya dan menyerahkan seluruh hatiku untuknya dengan segala tindakan kecerobohannya. Yeoja hebat itu adalah kau Ryeong, Kim Ryeowook,” ujarnya sambil mulai mengemudikan mobil dan keluar dari tempat parkiran ini.

Aku tersenyum senang mendengar ucapannya, setelah sekian lama aku hidup aku baru mendapatkannya jawabannya. Seharusnya Kyuhyun tahu bahwa hanya dia satu – satunya yang ada di dalam hatiku. You’re the only one Gyu, Cho Kyuhyun.

~ The One ~

 

Pair : KyuWook

Genre : Romance, Hurt, Slice of Life, Genderswitch

Rate : T

Cast : Cho Kyuhyun as Namja >< Kim Ryeowook as Yeoja

 

~ The One ~

Dia memberhentikan mobil ini di pekarangan rumah mewahnya. Rumah ini, rencananya akan menjadi rumahku dengan Kyuhyun setelah kami menikah nanti. Aku dan Kyuhyun sendiri yang mendesainnya. Dengan kekayaan Kyuhyun, dia langsung menyuruh arsitek terbaik menurutnya yang sekaligus berstatus sebagai temannya untuk menggarap rumah ini. Dan voilaa, jadilah rumah ini untuk hadiah pertunangan kami. Heheheh.

Walaupun Kyuhyun itu pendiam dan jarang mengatakan hal – hal romantis padaku, tapi aku tahu dengan sangat kalau dihatinya hanya ada aku. Terdengar terlalu percaya tinggi memang, tapi itulah kenyataannya. Jadi maaf untuk para fans Kyuhyun saat senior high school dulu. Oh ani ani, sampai sekarang namja dingin itu masih mempunyai fans bahkan sudah lebih dari saat kita sekolah dulu mengingat kenalannya semakin banyak setelah bekerja di perusahaan ayahnya. Baiklah, aku akui seringkali aku cemburu melihatnya didekati banyak fansnya yang semuanya adalah yeoja – yeoja. Tapi itulah resiko mempunyai namjachingu dan tunangan yang tampannya tak terkalahkan kan??

Ia turun dari mobil, begitu pula aku. Ia masuk ke dalam rumah besar ini, begitu pula aku. Ia langsung masuk ke kamarnya, begitu pula aku. Dia masuk ke kamar mandi, beg- eh tidak jadi. Aku duduk di sofa, memilih untuk diam menunggunya keluar dari kamar mandi. Sudah kukatakan sebelumnya, aku menghargai privasinya. Aku ini yeojachingu yang baik.

Aku mendengar suara air yang keluar dari shower, itu artinya dia sedang mandi. Aku duduk sambil berdiam diri dan melihat – lihat ruangan kamar besar ini yang rencananya akan menjadi kamarku dengan kamarnya saat menikah nanti. Setelah cukup lama menunggu, akhirnya ia keluar dari kamar mandi dengan setelan kaos berwarna navy dan celana pendek berwarna hitam. Memakai baju santai-pun ia tetap terlihat tampan dan keren. Ini baru yang namanya ciptaan Tuhan. Hahahha.

Dia berjalan ke dapur untuk mengambil air putih lalu duduk di sofa bersamaku. Mengambil remote tv dan menyalakan tv. Cukup lama ia mencari channel tv yang cocok dan sesuai dengannya. Sampai akhirnya ia menemukan film ‘The Fault In Our Star’. Ah! Ini film favoritku sepanjang masa! Aku benar – benar mencintai film ini!

“Ryeong, ini film kesukaanmu. Seperti biasa, dengan genre menye – menye,” ucapnya sambil mulai mengikuti alur cerita film. Kyuhyun selalu menyebutkan genre romance sebagai genre menye – menye. Dia terlalu muak melihat karakter utama wanita yang terlalu baik, lalu orang ketiganya terlalu jahat, dan karakter laki – lakinya menyebalkan.

Aku tahu, mungkin dia sedikit muak dengan film ini. Karena dulu, aku sampai menontonnya 4 kali di bioskop, itu saja belum hitungan yang aku tonton dari hasil downloadanku. Dan aku selalu mengajak Kyuhyun untuk menontonnya. Walaupun aku tahu Kyuhyun sudah bosan dengan filmnya, tapi ia tetap saja menemaniku menontonnya. Lihatlah betapa besar ia mencintaiku! Hehehe, siapa yang tidak bangga dan merasa jadi yeoja paling beruntung di dunia ini jika diperlakukan seperti itu.

“Apa kau masih suka dengan film ini Ryeong? Apa pada akhirnya kau bosan dengan film ini?” tanyanya dengan mata masih fokus ke layar televisi.

“Masih suka! Masih suka! Apalagi kalau aku menontonnya berduaan dengan dirimu, heheh,” jawabku sambil cengengesan. Dia tidak membalas, hanya melanjutkan menonton filmnya.

Hening.

Tidak ada percakapan sama sekali.

Kyuhyun fokus menonton. Dan aku juga fokus. Fokus melihat kearah wajahnya, pekerjaan rutinku selama hampir dua bulan ini. Kkkkk~

Aku sangat menrindukan senyum manisnya untukku yang tidak pernah ia berikan kesiapapun kecuali padaku. Tatapan matanya yang selalu fokus padaku, bukan pada yeoja lainnya. Dan hatinya, hatinya selalu menunjuk kearahku. Dan aku menyukai itu semua, sangat menyukainya malahan. Aku benar – benar mencintainya sama seperti ia yang mencintaiku.

Film sudah berganti menjadi film bergenre action. Genre film kesukaan Kyuhyun. Aku masih ingat, dulu kami sering berdebat hanya karena aku menginginkan film bergenre romance yang ia bilang menye – menye itu, sedangkan ia menginginkan film bergenre action. Dan pada akhirnya kami biasanya malah menonton film – film kartun, seperti madagascar, kungfu panda, ninja turtle, up, minions, bahkan yang terkahir kami tonto adalah frozen. Hahahah, ini malah menyimpang dari perdebatan kami.

“Hooaam ..” aku mendengar Kyuhyun sudah menguap. Kantung mata di bawah matanya semakin terlihat, ah dia sekarang lebih mirip dengan panda. Akhir – akhir ini dia kurang istirahat, banyak yang ia pikirkan. Dan jangan tanya padaku apa aku tahu apa yang ia pikirkan. Tentu saja aku tahu apa yang ia pikirkan akhir – akhir ini.

“Tidurlah Gyu, kau sudah mengantuk dan ini sudah sangat larut malam. Berisitirahatlah.”

Dia mematikan tv, meletakkan remote yang daritadi ia pegang ke meja di dekat sofa ini. Lalu berjalan ke kamar meninggalkanku sendirian. Yeaah, lagipula ini sudah larut malam. Sudah waktunya untuk tidur kan?

~ The One ~

Aku berjalan ke arah dapur karena mendengar suara sendok, toples dan suara kulkas yang dibuka. Aku melihat Kyuhyun yang sudah rapi dengan kemeja kerjanya tengah sibuk membuat sarapan untuk mengisi perutnya.

Aku melihatnya duduk di tempat biasanya, sementara aku berjalan dan kemudian duduk didepannya memperhatikan gerak – geriknya yang sedang makan. Bahkan walaupun dia tengah makan, dia tetap saja tampan dan keren. Ah aku sudah berapa kali jatuh hati padanya, kenapa semakin lama mengenalnya aku semakin jatuh hati padanya.

“Ryeong, apa kau sudah makan?” tanyanya pelan.

Aku tidak menjawab, aku diam. Aku tidak ingin menjawabnya, aku masih ingin melihat setiap inci wajahnya lebih lama lagi. Aku tak ingin melewatkan segala yang wajahnya ekpressikan.

“Kalau belum, cepat sarapan ne. Nanti kau sakit, hehe.”

Aku tersenyum. Dia bahkan masih sangat peduli padaku. Aku benar – benar memang yeoja paling beruntung di dunia ini karena memiliki seorang Kyuhyun. Namja yang setiap detiknya selalu mencintaiku.

Kyuhyun memakan makanannya cukup cepat dari biasanya. Setelah selesai sarapan, ia meletakkan piringnya tanpa mencucinya. Toh nanti pembantunya akan membersihkan piring – piring kotor itu. Aku mengikutinya yang sedang berjalan sambil mengenakan jasnya. Aku berhasil menyusulnya yang berjalan cepat dan berjalan berdampingan bersamanya. Aku yakin pasti kami berdua terlihat sangat cocok. Aku ingat setiap aku dan Kyuhyun berjalan berdua, entah sambil bergandengan tangan atau tidak pasti semua mata langsung menatap kami dengan tatapan iri.

Aku masuk ke mobil Kyuhyun dan kembali duduk disampingnya. Kyuhyun terlihat berbeda hari ini. ia terlihat lebih suram dari hari – hari kemarin. Apa hanya perasaanku saja?

“Ryeong ..” lirihnya pelan.

“Ne Gyu? Wae?” tanyaku mendengar lirihannya. Dia tidak menjawab dan langsung melajukan mobilnya.

Cukup jauh perjalanannya. Dan ternyata Kyuhyun bukan ke kantor seperti perkiraanku. Jalanan ini aku ingat betul akan membawaku ke dekat danau yang sering kukunjungi dengan Kyuhyun. Tempat favorit kami selain bioskop, tempat yang dipenuhi dengan kedamaian. Tempat yang cocok untuk menenangkan diri. Apalagi untuk bermesra – mesraan bersama Kyuhyun, hehehe.

“Kau mengajakku berkencan di danau kan?” tanyaku dengan girang bukan kepalang.

Dulu, aku sering berkata pada Kyuhyun. Jika suatu saat aku sudah tidak bernyawa lagi, aku ingin dikuburkan di dekat danau ini sehingga aku bisa beristirahat dengan tenang ditemani pemandangan yang indah itu. Lalu, dia pasti akan menjawab bahwa ia ingin selalu berada disampingku, oleh karena itu ia juga ingin dimakamkan disini bersamaku, disampingku jika ia sudah tidak bernyawa lagi.

Bukankah Kyuhyun sangat so sweet? Hehehe. Butuh perjuangan panjang dan besar tahu untuk mendapatkan hati seorang Cho Kyuhyun. Aku bahkan hampir menyerah berulang kali.

Kyuhyun menghentikan mobilnya. Sesuai dengan perkiraanku, ia menghentikan mobilnya di dekat danau. Disini bukan daerah terpencil, hanya saja agak jauh dari hiruk pikuk kota Seoul. Tetapi, tetap saja di sekitar sini ada banyak masyarakat yang tinggal.

Setelah keluar dari mobil, aku berjalan mendekati danau. Sedangkan Kyuhyun, ia memilih untuk menyebrangi jalan sambil melihat jamnya memastikan waktunya cukup. Aku tidak penasaran dengan apa yang akan ia lakukan karena aku tahu apa yang akan ia lakukan. Aku lebih memilih untuk menatap ke arah danau yang tenang ini.

Aku mendengar seseorang berjalan mendekat. Tanpa melihatpun, aku sudah tahu itu adalah suara kaki Kyuhyun. Ia datang dengan membawa bunga bunga indah kesukaanku yang ia beli dari seberang jalan dan kemudian ia berjalan dengan tatapan kosong, melewatiku begitu saja. Aku tersenyum masam. Tapi aku seperti biasa mengikutinya dari belakang dan untuk kesekian kalinya aku menatap punggung kokoh Kyuhyun yang sebenarnya sangat rapuh itu. Kyuhyun benar – benar rapuh dan semua itu karena diriku.

Ia berhenti ketika melihat sebuah batu nisan, tertegun sebentar kemudian tersenyum masam sepertiku. Dia mendekat ke arah makam itu, melihat nama yang tertera di nisan tersebut.

“Kim Ryeowook,” ucapnya dengan intonasi yang mengiris hati setiap orang yang mendengarnya. Termasuk aku, apalagi nama yang ia sebutkan adalah namaku sendiri. Namaku Kim Ryeowook.

“Aku .. aku merindukanmu Ryeong. Bogoshippeoyo. Ini baru dua bulan, dan dua bulan ini sangat berat dan menyiksa diriku. Aku tak bisa tanpamu Ryeong. Semua yang kulakukan selalu terbayang saat kita berdua yang melakukannya,” matanya memerah dan cairan bening menetes dari pelupuknya.

Dia meletakkan bunga yang baru ia beli di atas makamku sambil berjongkok. Dia menatap makam itu lama dengan tetap meneteskan air mata. Walaupun ia menetes di tanah makamku, tapi entah kenapa tubuhku selalu merasakan setiap tetesan air mata yang jatuh ke gundukan tanah itu.

“Kalau saja aku tahu kalau kau sudah lama mempunyai penyakit mematikan itu, dari dulu aku sudah mendonorkan sumsum tulang belakang milikku untukmu Ryeong. Kau tahu kan kalau sumsum tulang belakang kita sama? Bukankah kita berdua berjodoh? Hehe,” ujarnya dengan tertawa hambar yang terdengar begitu memilukan bagiku.

“Ania. Lebih baik aku yang mati daripada kau Gyu. Aku lebih kuat, buktinya aku bertahun – tahun lamanya bertahan dengan penyakit ini. Uljjima .. jangan menangis Gyu,” aku mulai mendekati Kyuhyun yang sedang berjongkok.

Aku mencoba menghapus air mata yang terus menetes dari balik pelupuknya, tapi tidak bisa. Tanganku … menembus melewati wajah tampannya. Tanpa sadar aku mulai menangis.

“Hiks .. Jeongmal mianhae Gyu, aku tidak bisa menepati janjiku padamu kalau aku akan hidup dengan dirimu selamanya. Hiks .. Karena pada kenyataannya, aku tidak bisa bertahan di dunia ini lebih lama. Jeongmal mianhe, hiks …” ucapku dengan terisak walaupun aku tahu bahwa Kyuhyun pasti tidak akan mendengarku apalagi melihatku menangis sesenggukan seperti ini sekalipun. Karena kami berdua … sudah berbeda dunia.

“Ryeong, aku tahu kalau kau sudah tahu tentang ini. Tapi kali ini aku ingin memperjelas sekali lagi kalau aku benar – benar mencintaimu. Walaupun kita berdua sudah berbeda dunia, hatiku hanya untukmu seorang Ryeong. Aku tahu, selama ini kau selalu berada disampingku kan?” dia tetap bertanya walaupun dia tahu kalau dia tak akan pernah mendengar jawabanku lagi.

“Iya Gyu. Aku tahu. Aku akan tetap berada disampingmu sampai kita benar – benar bertemu lagi suatu saat nanti. Sampai kapanpun itu,” aku semakin terisak, aku bahkan tak pernah menyangka kalau akan seperti ini jadinya.

“Dua bulan kau meninggalkanku, dan dua bulan juga aku selalu merasa sangat kehilangan dirimu Ryeong. Tapi aku sadar, kau tak menghilang. Kau selalu ada disampingku menemaniku dalam setiap detiknya. Bahkan sekarang juga kan? Aku tidak salah kan? Tolong jawab aku Ryeong,” dia masih terisak mengucapkan kalimat yang menyayat hatiku dan semakin membuatku terisak dan merasa bersalah.

Cho Kyuhyun! Tolong hentikan tangisan yang menyakitkan dan memilukan itu. Aku juga merasa kehilangan karena sekarang aku bahkan tak bisa menyentuhmu, hanya bisa melihatmu tanpa berinteraksi denganmu. Apa kau pikir itu menyenangkan? Aku juga sangat mencintaimu. Kamu satu – satunya untukku Gyu. Aku bisa menjanjikan itu dan aku bisa membuktikannya. Bahkan sampai akhir nafasku dan sampai rohku sudah tidak berada dijasadku lagi aku masih mencintaimu.

“Aku janji, kau tetap akan menjadi satu – satunya untukku Ryeong. Tunggu aku,” ucap Kyuhyun dengan mencoba tersenyum sambil menghapus air matanya.

Tunggu dulu. Apa maksudmu menyuruhku untuk menunggu? Apa kau berniat untuk bunuh diri?! Tidak kan?!

“Tenang saja Ryeong, aku tak berniat untuk bunuh diri. Tidak akan. Tapi, entah kenapa aku merasa sebentar lagi aku akan menyusulmu. Lagipula hati milikku sudah dipanggil. Memangnya seseorang bisa hidup tanpa hatinya?” dia tersenyum mengatakannya, seperti tidak ada beban sama sekali saat mengatakannya. Aku harap kau benar – benar tidak bunuh diri setelah ini Gyu. Jeongmal saranghae.

“Sudah dulu ne. Aku bekerja dulu Ryeong. Tunggu aku untuk kembali kesini lagi, arachi? Kalau seandainya aku tidak kesini, tunggu aku di atas sana ne. Jeongmal saranghae Ryeong. Kau bisa memegang janjiku ini kalau kau adalah yang satu – satunya untukku. You’re the only one Kim Ryeowook,” ucapnya. Dia mencium pelan batu nisanku dan pada saat itu aku merasakan seseorang mencium keningku dengan lembut. Aku memejamkan mata dan tersenyum saat tahu bahwa orang itu adalah Kyuhyun, Cho Kyuhyun.

Setelah melakukan itu, dia pergi menuju mobilnya kembali. Dan, aku tetap mengikutinya dari belakang. Ya, aku percaya bahwa aku adalah satu – satunya bagimu. Dan kamu juga harus percaya padaku Gyu kalau kau adalah satu – satunya bagiku. Jeongmal saranghae Gyu.

~ END ~

 

Jiaaaaah gue harus ngomong apa ??? >.<’ gue nangis bawang bombai ngetik ini cerita padahal bukan cerita  buatan gue. Gue ngeblank habis ngetik ini cerita, terlalu kebawa ama ceritanya :’)

Aduuh pokoknya berikan aku respon kalian deh.

Gue selalu mencintai kalian semua xD plak.

Sider tolong tunjukkan batang hidung kalian yak 😉

Advertisements

59 comments

  1. nggak tau harus komentar apa yang jelas aku juga nangis bawang bombay baca ini :”D kenapa coba ryeong harus nggak ada?? kan kasian kyu kyu nya jadi sendiri.. :'(( jadi sedih..
    Like this^^

  2. huweeeeeeeee,,,frisca….ini nyesek bgtt.. ToT ToT udah firasat gak enak dr awal kl jgn2 wookie kasat mata,,takut kl sedih,tpi penasaran..akhirnya nekat baca & beneraaannn kan kl wookie emang udah gak ada..huhuhuhuhu.. nangis bombay dah ini.. :”””(((

  3. dari awal cerita ini udah nebak pasti salah satunya ada yg jadi arwah gentayangan,, eh…ternyata…my BABY WOOK hantu???
    OMG……ayo hidupkan kyuwook thor… #EH?

  4. Kenapa ryeong mesti meninggal coba?*cekikfrisca* -,- XD
    Dari awal udah ngira sih kalau ryeong pasti udah meninggal. Soalnya tiap ngomong di hiraukan trus sama si kyu.
    Bikin ff hurt/angst nya udahan yaaa yg happy end aja biar aku ga nangis bacanya :3

  5. hiks nangis bombay,.
    kasian banget kyuppa di tinggalin wook,.meskipun wook buntuti kyu tp ttp aja kn wook ngga keliatan. sequel dong saeng bikin kyuwook bersatu di syurga kkkkkk

  6. sedih amat ni ff.. q kira wook msih idup trus knpa gitu tu kyu bisa kurus.. tau’y kurus gara-gara jodi…..

    chingu jgn sedih” donx ff”y kasian tau kyuwook…. v fighting z dach.. ✌

  7. dan yg buat ngenes ternyata wookie sdh ga ada ya??
    😦

    knp tiba2 bikin ff galau.
    lg galau ya?
    liburan ga blh galau2
    hehehe…
    beneran kyu mw nyusul wookie?
    ckckc
    kasian mereka terpisah.

  8. Annyeong gua reader baru disini Kya ini cerita bener bener bikin gua nangis cabe hiks hiks
    kya chingu gua suka bnget ceritanya dgn genre hurt kaya gini

  9. Sebenarnya aku kurang suka, kalo ceritanya ada yg meninggal entah itu ryeowook atau kyuhyunya. Soalnya ga tega aja bacanya tuuu 😦 tapi untuk satu ini kereeen, aku dibikin bingung pas bacanya, dan baru paham pas mau selesaii hihi. Ditunggu ff lainnya, fighting!!!

  10. sedih banget baca FF ini :-(. Mereka berdua romantis tapi tetap saja beda dunia dan tidak bersama lagi. Cerita yang bagus frisca. Ditunggu FF yang lain 🙂

  11. Eonni kenapa ini harus berakhir seperti ini? /plak/ huwaa sedih kasian selama ini wookie ternyata bukan orang:( oiya eonni happy birthday, ini udah sangat telat haha tapi gapapa yang penting ngucapin HAHAHA

    1. auk, tanya ajeh ame yang buat noh di wattpad >.< bikin ending yang greget dan memporak-porandakan hati setiap yang baca :v
      gue ngakak pas baca bagian ' wookie ternyata bukan orang' xD LOL ya bener sih cuma gue ngakak ajah :v
      wkwkwk, iye makasih banyak ye :*

  12. Miris bngt liat mrk udah beda alam tp masih slng mncinta. Pantes kok ada yg ngeganjel pas baca di awal crt. Ternyata wook nya udah gak ada toh.

  13. kenapa wookie meninggal sih. gue kira wook masih hidup.
    kasihan amat kyu di tinggal in sama wookie.
    ditunggu ff lainnya chingu. fighting nde.

  14. kyu cinta bngt ya sma ryeowook..T_T
    ryewook juga,, smpe ngikutin kmna kyu prgi.
    d tinggal orng yng d cintai pasti lbh berat.
    tpi gmna pun kyu hrus bisa terus melanjutkan hidup.
    semangat buat kyu..
    juga buat frisca..(=^–^)

  15. Gak nyangka ternyata kyu ngomong sndiri,,, tapi knpa wook harus mati .
    pertama baca kira wook itu ada hahah ..baca ini nguras air mata ..
    FIGHTING EONN! ..

  16. Aku nggak nyangka kalo ternyata wookienya udah tiada….. Baru terasanya pasbaca tengah” dan disitu aku mulai nangis…. hiks cinta kyuwook tetap abadi sampai maut memisahkan mereka….
    ditunggu ff selanjutnya chingu figthing!

  17. okay amel suka ceritanya…terasa sedih dengan ceritanya juga… cerita yang best dan menarik…amel tunggu ff selanjutnya…fighting

  18. Menyedih kan ff nya, tragis bnget kisah cnta mereka, kasihan kyu, di tinggalin wook, dah ninggalin kyu utk slama lama’nya… sedih….
    Ok, di tunggu ff yg lain nya…
    Semangatttt

  19. Awal smpet bingung,tp pas dah nyampe tengah Q dah curiga kalo Wook’y pzti dah mnggal.
    Trnyta bner,aish..knp kau buat wook d sni mnggal saeng?
    Truz apa mksud kyu dngan “lagipula hati milikku sudah dipanggil?”
    bner” nyesek deh

    1. hehehe, mianhae ne eon .-.v ane kemaren lagi mabok – maboknya sama genre menye – menye :p mangkanya post cerita ini
      ya mana ane tahu eon -.-” kan dibilangin kalo ini bukan cerita ane. tanya yang buat donk eon. noh orangnya dekem di wattpa, rumahnya disonoh :v

  20. haduhhhh napa ending’a nge-jlebb ginihh coba :”(
    dari awal baca udah deg” ,wahh ada yg ga beres nihh…
    abis kok kyu “terpuruk” gara” baby. -,-
    dan akhirnyaaaa terjawab sudahh,, baby meninggal ternyata, huwaaaa 😥
    ga kuat ama endingnya masa -,_-
    frisca..

    1. iya ini pan genrenya menye menye :”(
      aku juga gak kuat pas ngetik ini, ngetik sambil nangis bawang bombay T^T authornya pinter banget buat ini cerita bisa bikin baper semua orang

  21. Ternyata wookie disini hantu, aku kira manusia soalnya pas awal wookie makan popcorn bareng kyu =D aku baca ini terlalu baper sampe meneyeskan air mata 😦 keren lanjutt ff lainnya 😀 #plakk

  22. Ini FF sedih amat..ditambah lagi kalau pas baca-nya sambil denger lagu Isyana Sarasvati – Tetap Dalam Jiwa..

    Bila memang harus berpisah
    Aku akan tetap setia
    Bila memang ini memang ujungnya
    Kau kan tetap ada di dalam jiwa

    Tambah nyesek deh jadinya..Frisca ter-inspirasi sama lagu ini yah..hahaaha..
    Sedih deh kalau KyuWook terpisah seperti ini..huhuhuu..Frisca jangan lama2 yah suka sama genre hurt-nya, nanti reader pada mata panda semua abis baca FF Frisca..hehehe..

    Keep writing Frisca..:)

    1. bwahahahha xD aneh gue malah ngakak gini. ini sengaja muter lagu isyana ape udeh ada campur tangan Tuhan nih xD plak.
      Aku bukan yang buat :3 authornya udah ane sebutin di atas. coba di check. aku cuma ngepost ulang doank. ceritanya keren pan ??? :p
      wkwkkwkw, udeh kagak. lagi suka genre romance abis yang bikin muntah pelangi xD plak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s