Hate U Love U 5

h u

Frisca Freshtie Present ….

\(‘o’)/(9’o’)9(‘o’)>

.

~ Hate U Love U ~

.

.

Warning !!!

Ini pemainnya milik orang tuanya masing – masing, saya cuma minjam namanya doank buat mendukung cerita saya. Selebihnya, alur dan cerita milik saya.

Yang enggak suka cerita genderswitch diharapkan menjauh saja ya. Don’t like don’t read.

Banyak jebakan typo, jadi hati – hati dan dimohon pengertiannya ne chingu-deul.

Selamat membaca ^^

.

.

.

~ Hate U Love U ~

Ryeowook menatap pantulan dirinya ke cermin dengan senyum terus mengembang diwajahnya. Bahkan ia tak berniat sedetikpun untuk tidak tersenyum. Ia berputar kecil sambil melihat bagaimana penampilannya sekarang. Dress berwarna baby pink selutut berkerah hitam. Ia tampak sangat manis memakainya, apalagi dengan rambutnya yang ia cepol tinggi.

“Baiklah. Ini sudah sempurna. Waktunya melaksanakan misi,” gumamnya dengan tetap tersenyum hingga membuat raut wajahnya malah aneh.

Ia keluar dari kamarnya menuju balkon dengan terus tersenyum, berpikir kalau Kyuhyun mungkin saja sekarang tengah berada di balkon kamarnya atau mungkin beberapa menit lagi ia akan berada di balkon untuk melihat pemandangan.

Tapi mungkin dewi fortuna tengah tidak berada dipihaknya. Tidak ada Kyuhyun. Balkon itu kosong, dan sudah beberapa lama disana, mungkin hampir setengah jam Kyuhyun tetap saja tak menampakkan batang hidungnya di balkon sana dan bahkan juga di pekarangan rumah. Ryeowook sudah mulai lelah untuk tersenyum terus. Walaupun sedari tadi matanya terus saja mengelilingi area rumahnya dan rumah Kyuhyun tapi ia tetap saja tak bisa menemukan pemuda itu. Haruskah ia datang kerumahnya? Mungkin berkunjung atau sekedar menanyakan kabar tuan dan nyonya Cho sambil mencari keberadaannya? Menanyakan apakah mungkin nyonya Cho mau dibantu untuk memasak sambil mencuri kesempatan untuk mewawancarai nyonya Cho tentang keberadaan Kyuhyun? Ah itu terlihat begitu menakutkan dan memalukan baginya. Itu jelas saja sangat memalukan, sangat memalukan!

Tapi Ryeowook tak patah semangat, ia terus bersabar menunggu Kyuhyun untuk terlihat dalam jangkauan matanya. Ia bahkan masih tetap tersenyum walaupun ekpressi wajahnya mengatakan ia sudah sangat lelah dan frustasi dengan situasi ini.

Ryeowook mulai bergerak gelisah, ia berjalan mondar – mandir dengan tempo lambat. Lalu berdiri di ujung balkon melihat kamar Kyuhyun, lalu kembali duduk dengan menopang dagu dan jangan lupa kalau mulutnya masih tersenyum.

Baiklah. Ryeowook mulai sangat lelah. Ia berdiri dari kursi dan kembali mendekati kamar Kyuhyun dengan menjulurkan lehernya mencoba melihat isi dalam kamar Kyuhyun. Mencoba memastikan apakah ada Kyuhyun atau tidak.

“Apa yang kau cari?”

“Kyaaaa!!!”

BRAK

Ryeowook dengan tidak elitenya terjengkang ke belakang karena saking kagetnya dengan kehadiran Kyuhyun yang tiba – tiba.

“Apa-?”

“Aku tidak apa – apa!” balas Ryeowook dengan cepat berdiri tegak dan tersenyum lebar dan aneh di hadapan Kyuhyun tanpa merapikan penampilannya.

Kyuhyun menaikkan satu alisnya heran melihat tingkah laku Ryeowook yang tidak seperti biasanya.

“Apa yang kau cari tadi? Apa kau ingin mencuri celana dalamku lagi?” tanya Kyuhyun dengan raut wajah menggoda yang berhasil membuat pipi milik Ryeowook merah padam dan hatinya mulai agak memanas karena Kyuhyun terus saja mengatainya seperti itu.

Walaupun Ryeowook jengkel, tapi ia berusaha menetralkan perasaannya mengingat misinya sekarang. Ia mencoba tetap tersenyum pada Kyuhyun.

“Ania.” Ryeowook menggeleng dengan tersenyum aneh.

“Ah benarkah?” Kyuhyun menyipitkan matanya menatap Ryeowook yang masih tersenyum aneh.

“Benar!” dengan lantang Ryeowook menjawab pertanyaan Kyuhyun cepat – cepat.

“Kau terlihat aneh hari ini,” komentar Kyuhyun membuat urat saraf Ryeowook menegang karena panik.

“Aku tidak aneh!” bantah Ryeowook cepat – cepat dan masih dengan tersenyum.

“Tapi kau hari ini terus saja tersenyum. Apa yang kau pikirkan?”

“Memangnya kenapa kalau aku tersenyum?”

“Karena aku tidak menyukainya. Terus terang saja, senyumanmu aneh dan menjurus ke kemesuman!”

Misi penaklukan hati seorang namja yang ia baca di majalah. Pertama! Harus murah senyum!

GAGAL!

~ Hate U Love U ~

Pairing : KyuWook

Rate : T

Genre : Romance, Comedy, Genderswitch, Friendship, Abal – Abal, Gaje, Failed!

Author : Frisca Freshtie

Cast :

~ Kim Ryeowook (Yeoja)

~ Cho Kyuhyun (Namja)

~ Kim Heechul (Yeoja)

~ Lee Donghae (Namja)

~ Lee Hyukjae (Yeoja)

~ Oh Sehun (Namja)

~ Huang Zitao (Yeoja)

~ Hate U Love U ~

Dua!

Berikan kesan manis!

Ryeowook meletakkan majalah yang ia baca dengan pose berpikir. “Memberikan kesan manis ya?” gumamnya sambil mengarahkan bola matanya menghadap ke atas berpikir. Sedetik kemudian ia menjentikkan jarinya dengan tersenyum bahagia.

“Manis!” pekiknya kesenangan sambil langsung berdiri dari duduknya sehingga membuat keluarga Kim yang tengah sarapan pagi bersama (kecuali tuan dan nyonya Kim yang tengah pergi ke rumah nenek) memandang Ryeowook bingung dan kaget bercampur menjadi satu.

Menyadari kekonyolannya, Ryeowook tersenyum canggung. “Hahahah, susunya manis. Aku menyukainya, siapa yang membuatnya?” ujar Ryeowook beralasan sambil mengalihkan perhatian, berharap semoga perkataannya ini membantunya keluar dari suasana yang sangat memalukan ini secepatnya.

“Susu?” tanya Kai bingung.

“Ryeong-ah, adikku tersayang. Apa kau sakit hari ini?” tanya Yesung. Ryeowook menggeleng pasti menjawab pertanyaan kakak pertamanya.

“Jinjja? Coba lihatlah lagi isi cangkirmu. Bukankah kau minum teh Ryeong? Hari ini aku membuatkanmu teh, bukan susu.” Sungmin, kakak perempuan Ryeowook ikut berkomentar.

“Mwo?” raut wajah Ryeowook mulai panik dan malu setengah mati. Ini namanya kesialan berkuadrat dipangkat – pangkatkan. Sudah jatuh, tertimpa tangga lagi.

“Ma-ma-maksudku adalah …” lagi – lagi Ryeowook beralasan agar tidak semakin tercoreng wajahnya, ya walaupun sebenarnya alasannya mungkin malah semakin memperburuk.

Ia mengarahkan matanya ke sembarang arah, berpikir alasan yang tepat dan berdo’a ia tidak membuat alasan yang semakin memperburuk keadaannya.

“maksudku adalah .. euuung ..”

“susu yang ada di majalah aku baca tadi. Kelihatannya sangat manis dan menggiurkan, aku jadi langsung menyukainya dan ingin meminumnya. Kira – kira siapa ya yang membuatnya?”

Baiklah. Alasan yang ia ungkapkan ini malah semakin memperburuk. Kalau saja ini adalah dunia anime, sekarang sudah ada tanda perempatan di dahi setiap pemeran yang ada disana.

“Hahahah. Eonnie sangat bodoh ya! Idiot!” Kai dengan suara tawa laknat dan tak berdosanya mengatakan itu tanpa beban sama sekali dengan suara yang sangat nyaring.

~ Hate U Love U ~

Ryeowook mengetuk pelan pintu kamar Heechul dengan tempo cepat, matanya bergerak gelisah melihat keadaan sekitarnya. “Ayolah .. buka cepat Chullie-ah ..” gumamnya dengan gusar.

Ceklek

“Sia-?”

“Aku!” belum selesai Heechul menyelesaikan katanya, Ryeowook sudah menginterupsi dengan langsung memasuki kamar tanpa permisi. Melihat itu Heechul menatap heran, bingung dan tak habis pikir menjadi satu.

“Hei, ada apa ini?” tanya Heechul.

“Euung .. bagaimana mengatakannya?” lagi – lagi mata Ryeowook bergerak gelisah dan memandang gusar pintu dan jendela kamar Heechul sambil menggigit bibir mungilnya.

“Sebenarnya ada apa? cepat katakan padaku Kim Ryeoowok!” Heechul semakin heran dengan sikap Ryeowook yang tidak seperti biasanya.

“Ya, tentu saja aku akan mengatakannya. Tapi ..” kalimat Ryeowook tiba – tiba menggantung.

“Tapi apa?!” sifat Heechul yang tidak suka bertele – tele langsung keluar dan mengintimidasi Ryeowook.

“Pertama – tama, kauharusmenutuppintudangordenjendelamusekarangjuga.” jawab Ryeowook dengan sekali nafas.

“Apa?? Memangnya kenapa? Lalu kenapa kau mengatakannya dengan cepat?” tanya Heechul tidak mengerti dengan kelakuan Ryeowook kali ini.

“Ayolah Chullie, jangan terlalu banyak bertanya dan lakukan saja dengan apa yang kuminta.” Ryeowook mengeluarkan mata belas kasihannya yang sangat menggemaskan hingga semua orang tak bisa menolaknya.

“Ugh, fine! Kau menang!” Heechul dengan perasaan tidak ikhlas berjalan untuk menutup pintu kamarnya. “Nah, sudah.”

“Jendela!” interupsi Ryeowook.

“Ah tidak perlu, hanya menutup pintu saja sudah cukup. Ayo katakan apa yang sebenarnya terjadi.” desak Heechul.

“Ania! Jendela juga harus ditutup! Di-tu-tup!” Ryeowook bersikeras dengan keputusannya.

“Tidak per~”

“Perlu!”

“Uuuuurgh .. hari ini kau begitu menyebalkan Ryeowook-ah!” gerutu Heechul dengan keras, kemudian berjalan menutup gorden jendelanya.

“Jadi bagaimana? Cepat katakan padaku sekarang. Aku sudah sangat ingin tahu dengan apa yang terjadi kepadamu.” Heechul kembali mendesak Ryeowook.

“Euuuung ..” Ryeowook menggigit bibirnya ragu, apakah ia benar akan mengatakan yang sejujurnya pada Heechul? Ia mulai ragu sendiri.

“Ayolah … katakan cepat padaku Ryeowook-ah. Jebal.”

“A-a-aku-aku, inginmembuatKyuhyunjatuhcintapadakusepertisumpahku10tahunyanglalu.” Mendengar itu Heechul langsung cengo seketika.

“Jinjja?” tanyanya setelah beberapa lama diam dengan raut wajah yang sangat serius. Bahkan rasanya Ryeowook tak pernah melihat Heechul seserius ini sebelumnya. Apakah ini pertanda buruk, pikir Ryeowook.

Ia menganggukan kepalanya pelan namun pasti pada Heechul.

“Kyaaaaaaaa!!!!!!!” Heechul langsung berlari menghambur memeluk tubuh mungil Ryeowook seerat – erat mungkin.

“Aku sangaaaaaat seeenaaaang mendeeeengarnya!!!!” pekik Heechul kegirangan. Rasanya Ryeowook mau mati saja, pelukan Heechul benar – benar terlalu erat membuatnya sulit bernafas. Ah rasanya Ryeowook ingin mengutuk Heechul saja, entah kenapa ia merasa menyesal telah mengatakan yang sesungguhnya pada seonggok makhluk ini.

Dengan tiba – tiba Heechul melepaskan pelukannya sehingga membuat Ryeowook bernafas lega. “Matilah kau Kyuhyun! Dendam Ryeowook akan segera terbalaskan. Kau tunggu saja! Kau akan melihat dirimu menangis meraung – raung dan memohon, meminta – minta dan mengemis cinta pada Ryeowook! Dan pada saat itu Ryeowook akan menolakmu di hadapan semua orang hingga kau merasa ingin menutup wajahmu dengan kardus atau plastik belanjaan. Dan akan merana seumur hidup dan dipermalukan!” ujar Heechul dengan wajah super duper evil sambil mengepalkan satu tangannya ke udara.

“Itu .. errr .. kedengaran begitu berlebihan sebenarnya,” komentar Ryeowook dengan halus.

Heechul mendelik mendengar komentar sahabat dari kecilnya itu. “Ania! Ani! Ani! Ani!” ia mendekati Ryeowook dengan mendecak tak habis pikir, kemudian memegang kedua pundak gadis mungil yang ada didepannya itu. “Ania. Itu tidak berlebihan sama sekali. Itu tadi sangat pas dengan apa yang akan terjadi. Kau ingat 10 tahun yang lalu kan? Dan seperti itulah yang akan terjadi, hanya saja posisi kalian berbalik.” Heechul mendekatkan mulutnya ke telinganya, “Ingat Ryeowook. Karma selalu ada, entah bagaimana caranya, dimana dan bagaimana. Itu pasti akan terjadi. Karma akan selalu ada!”

Baiklah, sekarang Ryeowook malah berpikir kalau Heechul seperti psikopat hingga membuatnya bergidik ngeri memikirkannya saja. Dengan suara pelan dan tatapan serius mengintimidasi, Heechul sudah dipastikan mirip dengan penyihir atau paranormal yang ada di film – film horor yang Ryeowook pernah tonton. Begitu mengerikan, pikir Ryeowook.

Ryeowook meneguk air liurnya dengan kelu, memori 10 tahun yang lalu kembali muncul dan berputar layaknya film di kepalanya. Mengingatnya membuat Ryeowook menyesal telah menyukai seorang Cho Kyuhyun. Kisah cintanya terlalu menyedihkan dan mengenaskan. Tak ada kenangan bahagia dikisahnya. Hanya ada cinta yang bertepuk sebelah tangan, bocah laki – laki yang semena – mena, kesedihan, tangisan dan dipermalukan dihadapan banyak orang.

“Ya .. aku harap itu terjadi ..” ujar Ryeowook dengan raut wajah yang tidak bisa diartikan.

“Hahhaa .. ya tentu saja itu akan terjadi! Segera! Kau tunggu saja Ryeowook-ah.” Heechul menyunggingkan senyum kemenangannya dan Ryeowook hanya ikut tersenyum simpul yang dipaksakan.

‘Atau mungkin saja tidak.’

~ Hate U Love U ~

Eunhyuk menekan – nekan tombol bel rumah kediaman Cho dengan tidak sabarnya, hari ini ia berencana mengajak Donghae kencan mengingat hari ini hari minggu. Terlalu sia – sia jika hari ini ia habiskan dengan tiduran atau bermain dengan teman – temannya, apalagi belajar dengan segala tetek bengeknya. Lebih baik hari minggu yang cerah dan indah ini ia habiskan dengan pergi berkencan Donghae. Ia yakin laki – laki yang lebih tua darinya beberapa tahun itu pasti mau mengiyakan ajakannya. Bertahun – tahun menyukai laki – laki itu, ia sudah tahu betul bagaimana perangannya. Donghae terlalu baik untuk menolak ajakan orang – orang yang ada disekitarnya.

“Uuugh .. lama sekali,” gerutu Eunhyuk karena dari tadi belum juga dibukakan pintunya. Dengan kesal dan gerakan asal cepat ia kembali menekan tombol bel itu. Suara bel yang tak indah dan memekakan telinga mulai berbunyi dengan nyaring di rumah itu.

“Siapa?”

“Eh?” Eunhyuk memandang heran dan penasaran pada seorang pemuda bersurai hitam dengan wajah seperti es batu dan tubuh atletis. Ekspressinya begitu datar sedatar papan penggilasan triplek.

“Mencari siapa?” tanya pemuda itu dengan wajah, ekpressi dan nada datar.

Bukannya menjawab pertanyaan pemuda itu, ia malah menyuarakan isi hatinya. “Kenapa semua orang tampan berkumpul di rumah ini?!” pekik Eunhyuk tidak terima. “Tapi tetap saja Donghae oppa yang tertampan. Tidak ada yang bisa menandingi ketampanannya yang sangat sempurna dan berada di level tertinggi di surga ketampanan.”

Pemuda itu masih berekspressi datar, namun siapa kira kalau ternyata pemuda itu mengumpat dan menyumpah serapahi gadis yang ada didepannya ini karena telah menghabiskan waktunya dengan sia – sia.

“Ngomong – ngomong aku mencari Donghae oppa. Apa dia ada di rumah?” ujar Eunhyuk dengan mengarahkan pandangan matanya ke dalam rumah.

“Ia pergi dengan Kyuhyun hyung.” Jawab pemuda itu dengan singkat.

Raut wajah sedih berlebihan tercetak jelas diwajah Eunhyuk. “Bagaimana ini?!?!? Dia malah pergi dengan Kyuhyun oppa. Padahal aku ingin mengajaknya berkencan. Aku sudah berusaha make up secantik mungkin dan memilih baju terbaikku, tapi ia malah pergi. Huweeeeee ….” Eunhyuk lagi – lagi menangis berlebihan.

“Eh, ngomong – ngomong apa kau tahu mereka pergi kemana?” tanya Eunhyuk dengan mata besarnya.

“Tidak,” lagi – lagi pemuda itu menjawab dengan singkat, jelas dan padat.

Baiklah, Eunyuk mulai terganggu dan terusik dengan pemuda berwajah datar ini. “Apa ekpressimu selalu begitu?”

“Ya.” Jawabnya.

Eunhyuk membuka mulutnya saking tak habis pikirnya dengan pemuda yang ada didepannya sekarang ini.

“Tipe – tipe orang menyebalkan, ckckck.” Komentarnya dengan polosnya dan pemuda itu hanya diam, tak mengindahkan sama sekali komentar pedas bocah itu.

“Kau disini Eunhyuk?”

Eunhyuk mengenal sekali pemilik suara ini. Dengan gerakan cepat Eunhyuk membalikkan tubuhnya dan segera mengembangkan senyum gummy lebar miliknya.

“Donghae oppa!” pekiknya kegirangan sambil mendekati laki – laki itu yang berjalan dengan Kyuhyun.

“Kau habis pergi darimana dengan Kyuhyun oppa?” tanya Eunhyuk ingin tahu.

“Kami habis berjalan – jalan saja karena jenuh berada di rumah.” Jawab Donghae dengan tersenyum seperti biasa.

“Kau bilang jenuh berada di rumah?” mata Eunhyuk mulai membesar dengan sendirinya, sepertinya ia datang di waktu yang tepat.

“Iya.”

“Kalau begitu ayo pergi berkencan!” ujar Eunhyuk dengan menggabungkan kedua tangannya didadanya dan matanya seperti bersinar – sinar lucu.

Kyuhyun menahan tawanya, bagaimana bisa gadis yang malah mengajak laki – laki berkencan dan parahnya lagi gadis itu tidak mempunyai hubungan khusus dengan laki – laki itu dan dengan terang – teangan mendeklarasikan keinginannya untuk berkencan di tempat umum seperti ini. Sedangkan pemuda tadi walaupun raut wajahnya masih datar namun batinnya tertawa juga, bibirnya sedikit tersungging. Ia tak pernah melihat seorang perempuan mengajak laki – laki berkencan dengan seberani itu. Dan Donghae? Ah bagaimana menjelaskannya, mungkin shock, geli, tidak percaya, terkejut, ingin tertawa, menghargai, dan masih banyak lagi hingga tak bisa dideskripsikan.

“Bagaimana? Bagaimana? Cepat jawab oppa.” Desaknya.

“Euuung ..”

“Ayolah .. aku bahkan sudah berdandan cantik dan memakai baju terbaikku. Berbaiklah sedikit denganku oppa. Mau ya. Mau ya ..” ia mencoba merayunya agar mau dengan memasang raut wajah memelas.

Melihat itu, tentu saja Donghae tak tega untuk menolak permintaan gadis didepannya ini. Ia menganggukkan kepalanya dengan agak ragu.

“Kyaaaaaa!!!! Ayo pergi berkencan sekarang juga!!” pekik Eunhyuk dengan kegirangan, bahkan gadis itu sampai – sampai melompat dengan girangnya sambil bertepuk tangan. Donghae menggaruk tengkuknya dengan memaksakan senyumnya, ia bingung harus bersikap bagaimana menanggapi gadis yang ada didepannya ini.

“Baiklah Hyukkie, kau tunggu disini. Aku akan mengganti bajuku terlebih dahulu.” Eunhyuk menggelengkan kepalanya lucu sambil menyilangkan kedua tangannya didadanya. “Tidak perlu. Oppa sudah sangat tampan hanya dengan pakaian seperti itu. Ayo pergi kencan sekarang.”

Lagi – lagi Kyuhyun harus berjuang menahan tawanya yang akan meledak melihat kepolosan Eunhyuk. “Errr~ baiklah kalau begitu.” Donghae mengiyakan perkataan gadis itu dengan canggung.

“Hahhaha, ayo pergi berkencan sekarang!” gadis itu segera memegang tangan kanan Donghae dan merangkulnya erat – erat sambil menyandarkan kepalanya, menempel seperti kucing yang sedang bermanja – manja dengan tuannya.

Huuufft .. ini benar – benar situasi yang sangat canggung dan memalukan sebenarnya jika kalian bertanya dengan apa yang dirasakan Donghae sekarang. Walaupun ia tak menentangnya sama sekali, ia sudah terlalu terbiasa dengan tingkah laku dan sikap kekanakan milik gadis yang sedang duduk di bangku High School itu.

“Eung .. Sehun. Tolong ambilkan kunci motorku di dalam.”

“Siapa Sehun?” Eunhyuk langsung berhenti bergelayut manja di lengan Donghae.

“Dia. Sepupu kami~Kyuhyun dan aku~.” Ia mengatakannya dengan menatap pemuda yang sedang berdiri di ambang pintu, pemuda yang tadi membukakan pintu dan berbicara dengan Eunhyuk.

“Oh orang menyebalkan itu sepupu kalian berdua oppa. Ckckck. Tidak dapat dipercaya sekali, makhluk berwajah datar seperti papan penggilasan itu sepupu kalian.”

Baiklah, tawa Kyuhyun mulai menggelegar. “Hahahha, aku suka penilaianmu bocah.” Ia tak bisa mengelak bahwa gadis ini terlalu polos dan terlalu blak – blakan dalam mengutarakan apa yang ia rasakan semuanya. Tipe gadis yang tidak bisa berbohong dengan apa yang ia rasakan. Donghae bahkan juga sampai – sampai tersenyum geli. Sedangkan orang yang sedang dibicarakan hanya diam datar, tidak menolak, tidak menampakan ketidakterimaannya dibegitukan, membuat orang bertanya – tanya apakah orang itu mempunyai ekpressi yang lain selain wajah datar yang menyebalkan itu.

“Ngomong – ngomong oppa, aku tidak ingin naik motor.”

“Wae?”

“Lebih baik kita naik bus saja, biar lebih romantis.” Bocah itu menampilkan senyum gummy miliknya dengan lebar, hingga membuat matanya menyipit lucu dan menggemaskan untuk dilihat.

~ Hate U Love U ~

“Kita harus mencari cara agar Kyuhyun bisa dengan mudah jatuh hati dan bertekuk lutut padamu!” ujar Heechul dengan semangat menggebu – gebu sambil mengepalkan satu tangannya ke udara.

“Bagaimana ya?” gumam Heechul sambil memasang pose berpikir, kemudian berjalan mondar – mandir mengitari kamarnya.

“A-aku~”

“Tidak. Diam dulu Wookie-ah. Aku sedang berpikir cara yang paling terbaik dan paling efisien. Jangan berbicara dahulu, itu mengganggu kefokusanku.”

“Se-sebenarnya Chullie-ah~” lagi – lagi perkataannya dipotong paksa oleh Heechul. “Ayolah Wookie-ah, kau juga seharusnya ikut berpikir. Bukan malah menggangguku untuk berpikir.”

“Bu-bukan begitu maksudku Chullie-ah. Aku hanya saja sudah~”

“Sudah apa?!”

“Sudah menemukan dan melakukan sedikit cara, tapi aku agak tak yakin apakah akan berhasil. Aku hanya berusaha melakukannya.” Mendengar itu, Heechul langsung mendekati Ryeowook dan mencengkram kedua pundak sahabatnya itu. “Jinjja? Seperti apa caranya?”

“Ini. Aku mendapatkannya di majalah ini.” ia mengeluarkan majalah yang ia gulung di sakunya dan kemudian Heechul langsung mengambilnya dengan cepat dan membuka majalah itu secepat mungkin.

“10 cara membuat laki – laki jatuh cinta padamu. Halaman 7.”

“Brilliant!” komentar Heechul dengan tersenyum senang.

“Sudah langkah ke berapa yang kau lakukan?”

“Baru nomor satu Chullie-ah.”

“Lalu, lalu bagaimana hasilnya?” tanya Heechul dengan matanya yang bersinar – sinar. Ryeowook menggigit bibirnya, kemudian menggeleng kepalanya pelan. “Aku tak yakin aku berhasil.” Suaranya merendah mengatakannya.

“Mwo?!?! Memangnya sesulit apa langkah pertamanya?” ujar Heechul sambil membaca majalah tadi.

“Ania, molla.” Ryeowook merengut sebal mengingat kejadian tadi pagi.

“Mwo?!? Hanya melakukan murah senyum dan kau gagal Wookie??” baiklah, Heechul benar – benar tak habis pikir bagaimana bisa Ryeowook gagal melakukannya. Jujur saja, senyum Ryeowook itu manis. Ia mengakuinya, bahkan menurutnya senyum Ryeowook lebih manis darinya.

“Molla Chullie-ah, dia bilang senyumku lebih mengarah ke kemesuman. Aku harus bagaimana?”

“Apa?! Memangnya bagaimana cara tersenyummu dengannya?”

“Seperti ini,” Ryeowook mencontohkan senyumnya pada Kyuhyun tadi pagi, senyum lebar dengan mata fokus dan ya Ampun .. bagaimana Kyuhyun tidak bilang begitu, Ryeowook seperti ingin memakannya di ranjang. “Dan aku juga tetap tersenyum seperti ini sambil berbicara dengannya,” lanjut Ryeowook sambil mempraktekannya. Melihat itu, Heechul langsung reflek menepuk jidatnya yang agak lebar.

“Hentikan itu. Kau memperburuk keadaan Wookie-ah!”

“Tapi di majalah dituliskan kalau kita harus murah senyum dengan laki – laki yang kita sukai, bahkan di setiap saat.” Ryeowook mulai melakukan pembelaan dengan dirinya.

“Iya, itu benar. Aku tahu. Tapi cara tersenyummu salah. Hanya, hanya saja lakukan senormal mungkin. Kau tak perlu tersenyum dibuat – buat seperti itu. Tersenyumlah seperti biasa Wookie-ah.” Nasehat Heechul dengan tampang tak habis pikir sama sekali.

“Seperti ini?” Ryeowook mencoba tersenyum senormal mungkin menurutnya.

“Ya itu sudah agak mendingan, tapi masih agak kaku. Biasa saja. Bayangkan saja semua kebahagiaan ada saat kau bersamanya. Coba ulangi lagi.”

Ryeowook menggerak – gerakkan bibirnya, menyunggingkan beragam senyum yang ia bisa tampilkan, mencari senyum sebiasa mungkin. Setelah menurutnya ia sudah tersenyum dengan biasa, ia berkata, “bagaimana?”

Heechul mengembangkan senyum bangganya. “Kyaaa!! Matilah kau Cho Kyuhyun!”

“Masa kejayaanmu akan segera berakhir!” tambah Heechul lagi dengan menggosok – gosokkan kedua tangannya dengan tersenyum smirk.

“Err~ kau berlebihan lagi,” komentar Ryeowook tak habis pikir bagaimana Heechul begitu bergairah untuk menjatuhkan Kyuhyun. Bukannya Ryeowook tak ingin janjinya sepuluh tahun yang lalu tidak terjadi, tapi hanya saja ada perasaan dimana ia merasa Kyuhyun tak perlu mengalami semua penderitaan yang ia rasakan dulu. Cukup hanya dengan jatuh cinta saja dengannya. Itu sudah cukup baginya, benar – benar sudah cukup.

Tatapan mata skeptis terlihat di mata Heechul pada Ryeowook membuat gadis mungil itu meneguk air ludahnya dengan kelu. “Berhentilah berkomentar Wookie-ah.”

“Ngomong – ngomong bagaimana dengan langkah kedua?” tanya Heechul.

“Nah!” suara pekikan lembut milik Ryeowook keluar.

“Sebenarnya inilah alasanku datang kemari. Aku ingin meminta pendapatmu tentang langkah kedua ini.”

“Memangnya langkah kedua apa?”

“Memberi kesan manis.”

“Lalu? Kau kan hanya tinggal bersikap manis padanya, mudah kan?”

“Oh jadi menurutmu memberi kesan manis itu dengan sikap ya? Pertama kali aku membacanya aku berpikir mungkin aku akan memberi kesan manis dengan memakai pakaian lolli,” ujar Ryeowook dengan polosnya.

“Mwo?!” Heechul kaget bukan main mendengar pernyataan polos milik Ryeowook, sebenarnya sahabatnya ini mungkin harus dipertanyakan tingkatan level kepeintarannya sekarang. Ryeowook memang bukan tipe gadis yang pintar tapi tentu saja orang yang normal tidak akan berpikiran seperti itu kan?

“Iya pakaian lolli. Kau tahu kan pakaian lolli? Pakaian yang sering dipakai di anime, yang seperti anak kecil itu.”

“Aigooo Ryeowook .. kau membuat kepalaku pusing. Tentu saja aku tahu apa itu pakaian lolli. Apa kau tak ada pikiran yang lebih aneh lagi dari ini?” ia benar – benar tak habis pikir dengan jalan pikiran sahabatnya ini.

“Bagaimana kau bisa berpikir begitu kekanakan seperti itu? Ini bukan dunia anime! Ini dunia nyata Wookie-ah! Berpikirlah dengan benar.” Imbuh Heechul lagi.

“Aku pikir kesan manis biasanya dihubungkan dengan anak – anak, apa tidak seperti itu?”

Ah baiklah pernyataan polos milik Ryeowook membuat Heechul gatal – gatal dan segera ingin menyumpahserapahi sahabatnya itu atas kekonyolan dan kepolosannya yang begitu kelewatan. Ia rasanya benar – benar ingin menoyor kepala sahabatnya itu agar otaknya kembali berfungsi dengan normal.

“Iya, anak – anak itu memberikan kesan manis. Tapi dalam kasus ini, manis bukan seperti anak – anak. Bersikap feminim, penurut dan tidak agresif. Menurutku seperti itu.”

“Begitukah?”

Heechul rasanya ingin berteriak keras – keras saking frustasinya dengan sahabatnya dari kecil ini. “Ah aku tidak tahu lagi harus bagaimana! Harusnya kau bertanya pada Sungmin eonnie atau pada Tao saja. Kau tahu kan kalau aku ini tidak bisa lembut?!” dan Ryeowook hanya bisa nyengir kuda mendengar omelan Heechul barusan.

~ Hate U Love U ~

Kyuhyun dan Sehun sekarang tengah berada di halaman belakang, menikmati hari libur dengan bermain gitar dan ditemani beberapa cemilan serta minuman kaleng dingin. Sehun tengah bermain gitar dan Kyuhyun menyanyi.

“Hei Sehun, bagaimana kabar keluargamu?” tanya Kyuhyun setelah mereka selelai bernyanyi.

“Mereka baik.” Sehun menjawab dengan masih memetik senar gitar.

“Apa kau akan bermalam disini?”

“Ania. Aku akan pulang nanti sore.”

“Oh begitu. Ngomong – ngomong siapa foto yeoja yang ada di dompetmu?” tanya Kyuhyun dengan menatap nakal dan jahil pada Sehun.

Mata Sehun membulat seketika saat Kyuhyun mengatakannya. “Hyung membuka dompetku?!” raut wajah panik mulai muncul di wajah pemuda itu, pemuda yang biasanya keep calm and stay cool itu ternyata bisa panik juga.

“Hahaha, tak perlu panik seperti itu Sehun. Katakan saja padaku. Yeojachingumu ne?” goda Kyuhyun sambil mengerlingkan satu matanya.

“Itu bukan urusanmu hyung.” Sehun mulai keep calm and stay cool lagi.

“Hei, kau marah? Hahaha. Yang benar saja. Aku pikir kau gay, karena tidak pernah menyukai seorang gadis darimanapun.”

“Lagipula, jika kau ingin tahu pendapatku. Dia gadis yang cantik, dengan lingkaran hitam di matanya. Mirip seperti~”

“Hyung!”

“Hahahha. Sekarang kau marah. Baiklah aku mengerti Sehun. Tenanglah. Aku tak akan merebutnya darimu, kecuali kalau dia jatuh cinta padaku. Kau tahu kan bagaimana pesonaku? Hahahah.” Sehun memutar matanya kesal dan jengah dengan lelucon Kyuhyun yang kekanakan menurutnya. Sepupunya ini memang dia akui tampan, hanya saja terkadang tingkahnya begitu kekanakan. Selain itu juga sangat jahil dan suka mempermainkan orang.

“Ya Ampun Sehun .. ku bilang kau tenang saja. Lagipula dia bukan tipeku dan aku sedang menunggu seseorang.”

Alis Sehun terangkat sebelah mendengar pernyataan Kyuhyun barusan. “Menunggu?” tanya Sehun penasaran, bukannya Sehun tidak percaya dengan perkataan sepupunya ini. Hanya saja melihat sikap, tingkah laku dan kebiasaan sepupunya yang suka bergonta – ganti pasangan. Rasanya ia tak yakin. Ia pikir cinta bagi Kyuhyun sangatlah mudah. Dia tinggal memilih siapa yang pantas untuknya, lagipula banyak sekali perempuan yang mengantri untuknya.

“Iya, menunggu. Satu bulan saja, jika lebih dari itu aku akan melepasnya.” Kyuhyun menyandarkan punggungnya ke sandaran kursi sambil menatap langit biru yang cerah dengan tersenyum casual.

“Kau mencintainya?” tanya Sehun penasaran.

Kyuhyun mengedikkan bahunya cuek, “entahlah.”

“Kita lihat saja bagaimana usahanya,” senyumnya semakin melebar ketika mengatakan itu.

TBC

Hai hai hai hai hai ^^

Setelah beberapa lama menghilang tanpa jejak T^T gue akhirnya balik lagiiiiiiiii.

Gue tahu kalian mesti udah pengen nabok ane dan gampar atau nyakar – nyakar ane gegara luuuaamaa gak apdet apdet :’v but at least, gue balik lagi buat kalian, buat KyuWook yang semakin mesra dan semakin real xD plak

Seperti yang gue udeh bilang dulu, gue bakalan apdet gak sesering dahoeloe kala lagi mengingat kesibukan gue buat kuliah 😥 tapi gue bakal tetep nyempetin buat ep-ep. Karena itu hobi gue, kesenangan tersendiri buat gue. Gue seneng kalian selalu komen dan nanya kapan gue apdet. Gue seneng banget, tapi sayang gue gak bisa apdet kilat kayak dulu lagi. 😦

Gue juga tahu kalian mesti kesel gegara ini chapter pendek dan momen kyuwook juga singkat. Tapi cuma itu yang ada di otak gue. Momen kyuwook bakalan bertebaran di next chapter. Pantengin ajah ya say :*

Jadwal apdet berikutnya kalo gak oneshoot ya firefly in the dark ^^

Sampai berjumpa kembali 😀 Saranghae all ❤

Advertisements

32 comments

  1. Ya ampun frisca trnyata lu nongol jg. Kelamaan kelelep dijambannya sooman sih..
    Back to story
    Itu si wookie sebenarnya otaknya diapain sih? Kok polosnya kelewatan tapi dia lucu….. #kedipkedipkewookie hmmm.. kyuhyun masih betah nunggu nih.. pdhl wookie udh mengeluarkan jurus andalannya tp kmu sih gak peka #toyorkyuhyun frisca, gue ngerti kok kalau lu sibuk tapi bisa gak ff nya gak lama diupdatenya. Ya paling tidak seminggu dua kali #itumahcepat oke… frisca, gini aja deh. Fighting!!

    1. hahhaha, dilelepin emak cabe ane disonoh :’v hahha, wookppa mah polos – polos ketceeeeh gituuh xD plak bwahahha, itu cepet mah namanya #bantaithyka hahha, makasih ya selalu dateng ke blog ane kalo apdet ^^

  2. aaakkhhiiirnyaaaaaaa,,,frisca apdet jgaaa…aigooo… >.< chap ini kocak bnget sumpah ya tuhaaannnn… :"v mana itu wookie apaan coba caranya,,salaaaahhh smuaa,,hahahahha…… suka bgtt pas adegan(?)nya chul-wook,, itu si chulie, dendam kesumat ye ama kyukyu,,ampek membara berkebul-kebul(?) gt pngin bles dendam ke kyukyu,,wkwkwkk.. aahh,,ada sehunii nih,,dedek ksyangan abang donghae di exo.. xd busyet,,tp koq jd pngin hyukhyuk ama sehuni y,,abis lucu aja kl mreka jdian,,sifat mreka cucok keknya kl dijadiin satu.. :v jdii biar donghae oppa ama chuli aja,, #ngatur wkwkwk… friscaa,,the next updateannya ditunggu ya.. ^()^/

    1. hahahha, wookppa mah kalo urusan gini selalu gagal :v otaknya keberatan buat mikir #ditimpukwookppa itu mah si emak cabe selalu memicu perseteruan sama abang kyupil xD wkkwkkw iya kali ya, jadi terbesit sesuanu ane :p hahaha. iya aku usahakan 😀 makasih ya udah nyempetin komentar

  3. aduhh sampe lupa cerita awalnya tadii haha tapi inget kokk….. updatenya baru sekarang lama banget, nanti fast update ya haha .. moment kyuwooknya gak terlalu banyak tapi chapter selanjutnya bnyakin ya,, kan sekarng lagi mesra mesranya kyuwook… jadi kyu perasaannya gimana? jadi penasaran tetp lanjutin dan fighting…… sehun sama tao kenapa ga sama luhan aja?

    1. wkwkkw, amnesia dadakan xD plak. hehhe, insyaAllah ya ^^ gak tahu, tanya ajah ama abang kyupil :’v hehhe, ane lebih suka crack couple. makasih ya udah ngeluangin waktu buat komentar 😀 have a nice day

  4. aigooo .. x’D ini kocak banget euy. ya ampun thor itu apaan ya wookie bisa konyol kek gituh, cantik tapi otak rada – rada :v #disuntikmati aiiih cute-nya momen sehun ama hyukkie. menurutku mereka bagus deh kalo buat pasangan #maksa hyukkie gituh dan sehun gituh xD plak. kayaknya kombinasi yang anget kayak telur ceplok. Hahahha, jadinya kan emak cabe bisa ame Donghae gitoh biar idupnya kagak ngenes – ngenes amat =D Fighting thor!! aku tunggu kelanjutannya. kyuwook momen dibanyakain ya thor next chapter ^^

  5. Chapter sebelumnya kaya gimana ya ceritanya, tuh kaan smpe lupa. Kelamaan update, ngilang mulu si frischa mah. Awas aja klo ngilang lagi! Btw, chap sekarang lucu ngebayangin tingkahnya eunhyuk (itung2 ngebayangin yg lg wamil) sama ryeowook. Tapi kayanya ini bakal panjang ya, makanya diseringin dong updatenya. Ok, fighting!!!

    1. hahha xD kalo gituh baca ulang lah :’v hehhe, ngilang doank kok nanti juga bakal balik :p #digorok bwhahah =D oh iya juga ya :p huung iin bakalan panjang, lebih dari 10 chapter sudah dipastikan. Hehhe, makasih ^^

  6. kyaaa akhirnya apdet juga ini ff. aku kangen bnget tau sama ff ff nya kmu fris.
    hmmm itu si ryeowook otaknya isi apaan ya ko polos kelewatan kek gitu. kan ane jadi greget jadinya gemes ama itu bocah XD
    Trus itu si heechul kayanya dendam banget ya ama si kuyun :3
    aku tnggu ya ff ff lainnya. keep writing and fighting ^^9

    1. hahahha, entuh bocah emang suka bikin greget dan gemesin akut :’v mungkin emak cabe dendamnya ama si kyupil udeh segede gunung fujiyama xD LOL
      hihi, iya 😀 makasih banyak ya udah selalu nunggu

  7. Kyaaaaa… Akhir’y nie Ff update Jg stelah sekian lama.. Wook poloss bngtz sich.. ayo wook buat kyu bertekuk lutut.. Jdi baper kangen sama haehyuk
    . Jangan lama” Author~Nimmm…
    di tunggu Epep” yg msih nanggung..♡♡

  8. akhir nya update juga.
    wookie dikasih makan apa sih. kenapa bisa polos amat gitu. heechul seperti nya sangat bersemangat untuk menjatuhkan kyu.
    wookie kayaknya harus lebih bekerja keras untuk buat kyu cinta sama wookie.
    lanjut chingu. fighting nde.

  9. Haha lucu liat cara si wook ngebuat kyuppil suka sama dia .. Niatnya mau murah senyum eh dikatain kyuppil senyuman mesum XD.. Ayo lanjutin friscaaaaaa.

  10. Kyaaaakkk.. akhirnya eonni muncul juga.. aaa.. wookie polosnya dirimu, semangat buat wook! Bikin kyu klepek” sama kamu wook.. hihi
    eonni! Ditunggu ya chapter selanjutnya..
    Lopelope deh sama kamu eonni :*

  11. friskaaaaaaaaa…..
    wah akhir nyaaaaaaaaaaaa…..
    update jg.
    hehehe

    ckckck.
    wookie kyu itu dah tau rencanamu.
    ga seru dong jd nya.
    😦

    tp tenang aja wookie pasti menang.
    hahaha.

  12. I’M BAAAACK!!!!! FINALLY I CAN OPEN MY ACC! YAY!

    btw, how long u make this fict? i’m wondering if tomorrow u will update this. hehe it’s too cute, u know~~ i’m waiting~~~~

    can’t wait to see KyuKyu fall in love to Wookie~~~ /kyaaaa

    1. wkwkkwkw, so that’s the point why you suddenly dissappear >.<
      i dunno. maybe 3 chapter. hehhe, sorry. i think i will take a long time. but i'm try ^^ hihih, thanks for comment 😀 have a nice day

  13. Wahh makin gereget sama kepolosan wookie kkkk~ ^^ .. Jangan lama-lama ne chinggu update nya penasaran gmn nantinya wookie bsa ga ya naklukin hati kyuppa 😀 .. Seneng banget ma ceritanya .. #acunginsemuajempol >_< ..
    Ah aku sampai lupa anyeong gita imnida .. Aku reders baru 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s