Hate U Love U 6

h u

Frisca Freshtie Present ….

~ Hate U Love U ~

.

.

Warning !!!

Ini pemainnya milik orang tuanya masing – masing, saya cuma minjam namanya doank buat mendukung cerita saya. Selebihnya, alur dan cerita milik saya.

Yang enggak suka cerita genderswitch diharapkan menjauh saja ya. Don’t like don’t read.

Banyak jebakan typo, jadi hati – hati dan dimohon pengertiannya ne chingu-deul.

Selamat membaca ^^

.

.

.

~ Hate U Love U ~

 

Tao mengangkat alisnya menatap Ryeowook yang ada di depannya. Sekarang mereka berada di kamar Ryeowook dengan didampingi Heechul yang sedang membaca majalah dengan santai di ranjang.

“Kenapa harus membuat kesan manis eonnie?” tanya Tao bingung.

Ryeowook menggigit bibirnya kelu, “Agar Kyuhyun menyukaiku?” baiklah, dia malah balik bertanya dan semakin membuat gadis bermata panda itu bingung.

“Mwo?” tanya Tao.

“Ck!” Heechul mendecak kesal sambil meletakkan majalahnya melihat adegan mereka berdua, benar – benar bodoh, ini membuang waktu saja pikirnya.

“Lakukan saja Tao. Berikan dia kesan manis. Sejauh ini hanya kau yang selalu mempunyai kesan manis terhadap namja – namja disekitarmu, bilang saja apa yang membuatmu manis atau rubah dia menjadi manis dan setelah itu kau boleh pergi.” Heechul menunjuk Ryeowook yang masih kebingungan.

“Apa yang harus ku rubah? Ryeowook eonnie sudah memberikan kesan manis. Lihatlah dirinya? Dia sudah manis menurutku. Dia hanya perlu menjadi dirinya sendiri.”

“Oh jinjja?” tanya Ryeowook dengan bersemu merah.

“Yang benar saja? Lihatlah dan cermatilah baik – baik kesehariannya.” Heechul mencibir.

Gadis bermarga Huang itu menganggukan kepalanya, “Baiklah, secara fisik Ryeowook eonnie itu manis. Dengan tubuh mungilnya, mata caramelnya, dan dia juga mempunyai dimple, menurutku Ryeowook eonnie sangatlah manis apalagi saat dia tersenyum. Menurutku Ryeowook eonnie lebih manis dibandingkan denganku malahan.”

Bolehkah Ryeowook sekarang berbangga hati mendengar penuturan hoobaenya ini?

“Tapi … Ryeowook eonnie mempunyai masalah jika berhadapan dengan orang yang ia sukai, Ryeowook eonnie tidak terlihat seperti dirinya jika sedang berhadapan dengan orang yang ia sukai. Dia mudah sekali salah tingkah dan sering mempermalukan dirinya sendiri. Dia sulit menyembunyikan apa yang ia rasakan.”

Heechul menjentikkan jarinya menyetujui penilaian Tao tentang sahabat dari kecilnya ini.

“Benar sekali! Itu kelemahannya!”

“Hei! Tidak seperti itu!” Ryeowook tidak terima ya walaupun kenyataannya benar.

“Tidak seperti itu bagaimana?! Apa kau tidak mengingat kejadianmu dengan Kyuhyun selama ini huh?!” cibir Heechul lagi.

Dia menggigit bibirnya mengingat kejadian – kejadian konyol saat menghadapi Kyuhyun, mungkin dia memang selalu salah tingkah dengan Kyuhyun. “Ta-tapi aku tidak menyukai Kyuhyun lagi!!” nada suaranya meninggi.

“Hah?! Apa kau yakin!?” cibir Heechul lagi tidak percaya.

“Y-ya aku yakin!” Ryeowook menjawab dengan pasti walaupun awalnya agak ragu dengan mengangkat dagunya sedikit dan berkacak pinggang pada Heechul.

Heechul tersenyum meremehkan, “aku sangat bersyukur mendengarnya.”

“Baiklah, kita beri kau contoh yang lain. Apa kau ingat dengan Siwon? Teman sengakatan kita? Kau pernah menyukainya saat kita masih di high school dulu. Dan apa kau masih ingat saat dimana kau ingin mengutarakan perasaanmu padanya ketika hari kelulusan kita? Tepatnya 3 tahun yang lalu, setelah upacara kelulusan kita.” Heechul tersenyum smirk di akhir kalimatnya.

Ryeowook menelan air ludahnya dengan kelu, rasanya lehernya tercekat mendengar kalimat Heechul barusan. Ia jadi mengingat kejadian 3 tahun yang lalu itu.

Flashback

Hari itu, ia dan teman – teman seangkatannya melakukan upacara kelulusan bersama – sama di aula. Mereka melakukannya dengan serius dan khusyu’, bahkan hampir sebagian dari mereka menitikkan air matanya saat menyadari kalau mereka akan berpisah dan akan menempuh jalan yang berbeda – beda. Setelah selesai melakukan ritual upacara kelulusan dan sudah menerima ijazah mereka, mereka keluar dari aula dengan senyum merekah. Mereka gembira, akhirnya setelah 3 tahun bersekolah dan melewati ujian – ujian akhirnya mereka lulus juga.

Ryeowook dan Heechul keluar dari aula, terlihat wajah gugup, terpaksa, tersiksa di wajah milik Ryeowook. Heechul menarik – narik Ryeowook dengan kesal.

“Kau sudah memulainya, sekarang kau selesaikan. Kau sudah berjanji padaku Wookie!”

“Iya, aku akan melakukannya. Tapi aku takut Chullie.”

“Untuk apa takut? Cepat katakan padanya!”

“Iya, aku akan mengatakannya. Lepaskan aku!”

“Tidak akan. Nanti kau akan lari. Aku harus memastikanmu!”

“Jangan tarik – tarik aku! Aku malu kau tahu?!”

“Hari ini tidak ada rasa malu! Rasa malumu sudah putus! Cepatlah kesana dan katakan padanya kalau kau menyukainya!”

“Chullie-ah ..”

“Jangan memaksa aku untuk melakukan hal yang lebih nekat dari ini Wookie.”

“Aku mohon padamu Chullie-ah.”

Dengan sekali tarikan, akhirnya Heechul membuat Ryeowook menabrak punggung seorang pemuda.

Pemuda itu membalikkan tubuhnya dan menatap Ryeowook.

“Ya?” tanyanya.

Ryeowook meneguk air ludahnya dengan kelu. “A-a-aku …”

“Iya?”

“A-aku …”

“Err~ Aku minta maaf telah menabrakmu.”

Baiklah, itu permulaan yang bagus Wookie. Batin Heechul.

“Gwenchana. Lagipula tadi itu tidak sakit,” jawab Siwon dengan tersenyum seperti biasa.

“Ah begitu. Terimakasih kalau begitu,” Ryeowook membungkuk sedikit sambil menaut – nautkan jari – jarinya.

“Ya. Kalau begitu aku pergi dulu. Sampai jumpa Ryeowook.”

Ryeowook membelalakkan matanya melihat pemuda itu mulai meninggalkannya. Tangannya terulur tanpa sadar, seperti mencegah agar pemuda itu pergi darinya.

“Siwon-ssi!” panggilnya tanpa sadar dengan nada yang agak tinggi.

“Ne?”

Leher gadis itu seperti tercekat, ia tak bisa menelan air ludahnya sendiri. Terlalu sulit.

“Ryeowook?”

“A-a-aku …”

“Ne?”

“A-aku me-me-me ..”

Mata Heechul mulai melebar dengan cerah dan bersinar – sinar, ia benar – benar menantikan momen yang akan terjadi. Seulas senyum mengembang dengan pasti di wajahnya.

Tangan dan mata Ryeowook bergerak gelisah, keringat dingin mulai bercucuran dan lidahnya semakin kelu dalam berkata – kata. Jantungnya berdegup semakin kencang, aliran darahnya terasa panas dan mengalir sangat deras. Kepalanya perlahan demi perlahan terasa pening, oksigen yang ia hirup seperti semakin menipis. Sebuah cairan kental seperti mengalir dari hidungnya. Itu darah!

Brug

“Ryeowook!”

Flashback End

“Kau pingsan Wookie, kau terlalu gugup dan salah tingkah.” komentar Heechul dengan diakhiri kekehan geli.

“Tidak!” ia membantah dengan keras.

“Hahaha, iya tidak. Tidak salah kan maksudmu?” Heechul kembali menggoda sahabatnya ini dan Tao ikut tertawa mendengarnya.

“Hen-hentikan!” pipinya memerah, ini sangat memalukan. Bisakah Heechul berhenti menggodanya dan bisakah mereka berhenti dengan tawa mereka yang terdengar menyebalkan ditelinganya?

“Apakah itu benar eonnie?” tanya Tao tak habis pikir.

“Itu mengagumkan, kalau aku mungkin aku sudah mati terlebih dahulu.” lanjut gadis itu dengan tersenyum geli.

“Jika tidak ada keperluan lagi, kalian bisa pulang sekarang!” cibir Ryeowook dengan kesal.

 

~ Hate U Love U ~

 

Pairing : KyuWook

Rate : T

Genre : Romance, Comedy, Genderswitch, Friendship, Abal – Abal, Gaje, Failed!

Author : Frisca Freshtie

Cast :

~ Kim Ryeowook (Yeoja)

~ Cho Kyuhyun (Namja)

~ Kim Heechul (Yeoja)

~ Lee Donghae (Namja)

~ Lee Hyukjae (Yeoja)

~ Oh Sehun (Namja)

~ Huang Zitao (Yeoja)

 

~ Hate U Love U ~

 

Sepanjang perjalanan Eunhyuk terus saja bergelayut manja di lengan Donghae, tidak memperdulikan tatapan orang – orang yang risih pada mereka. Bagaimana tidak? Mereka berdua terkesan seperti anak kecil yang sedang berkencan dengan pemuda dewasa yang sepantasnya menjadi seorang kakaknya. Pemuda itu hanya diam, tapi matanya bergerak gelisah karena tidak nyaman.

“Eunhyuk-ah .. tolong jangan terlalu merangkulku, disini banyak orang.” Donghae mencoba merayu gadis yang mempunyai senyum gummy itu.

Gadis itu tersenyum semakin lebar. “Wae? Ini menyenangkan. Aku menyukainya. Aku suka dirimu oppa.” Ia kembali bergelayut manja di lengan kekar miliknya, dan malah semakin erat dengan menyandarkan kepalanya dilengannya. Donghae menghembuskan nafas gelinya, kemudian tersenyum mengerti.

“Oppa.”

“Ya?”

Eunhyuk menatap laki – laki itu dengan senyum gummy-nya.

“Kau lapar?” tanyanya. “Aku lapar,” lanjutnya dengan mata besar miliknya dan membuat Donghae mengembangkan senyum gelinya. Tak bisa dipungkiri gadis yang masih bocah ini selalu membuatnya tersenyum dan tertawa karena sikap dan tingkah lakunya. Terutama ketika bocah ini berseteru dengan Heechul hanya karena hal – hal sepele. Membicarakan ini, ia jadi teringat dengan Heechul, wanita tomboi yang galak dan terkadang cerewet seperti bibi – bibi yang memberikan nasehat pada anaknya. Ia terkekeh geli mengingatnya.

“Ada apa? Kenapa oppa tertawa?” tanya Eunhyuk menyadarkan dirinya.

“Ah ania, ayo kita cari tempat makan yang kau sukai.”

Gadis itu tersenyum lebar dengan mengangguk antusias mendengarnya. “Jinjja??? Kajja oppa!” ia menarik lengan laki – laki itu untuk mengikutinya dan Donghae tersenyum casual seperti biasanya menanggapinya.

 

~ Hate U Love U ~

 

Kyuhyun sedang menonton televisi, hari ini begitu membosankan menurutnya, tidak ada acara yang menarik. Ia sedari tadi hanya terus menekan remote, memindah channel entah sudah berpuluh kali. Ini benar – benar hari yang membosankan.Rasanya ingin sekali keluar dan berjalan – jalan dengan seseorang selain Sehun. Sehun itu terlalu membosankan untuk di ajak keluar, ia pasti hanya diam dan berbicara seperlunya saja. Jika tidak ada yang penting, ia pasti tidak menanggapinya. Ngomong – ngomong tentang Sehun, dari tadi pemuda albino itu tidak keluar dari kamarnya. Mungkin sedang mengerjakan tugas atau tidur, pikirnya.

Ting Tong

Ia meletakkan remote yang ia pegang dan berjalan menuju pintu, kemudian membukanya.

“A-anyeong Kyuhyun-ssi.”

Ia membeku sebentar ditempatnya, gadis mungil itu terlihat begitu manis dengan dress pink yang dipadukan dengan warna putih bermotif bunga. Rambutnya ia gerai dan ia beri jepit pita kecil, terlihat manis dan imut. Ia memakai higheels yang membuat kakinya semakin jenjang. Tak bisa dipungkiri penampilan Ryeowook kali ini memikatnya, membuatnya terpesona. Ia tak pernah menyangka gadis cilik yang sering ia olok – olok dulu karena penampilan fisiknya sekarang sudah berubah menjadi gadis yang cantik dan manis.

“Ada apa kemari? Hari ini semua celana dalamku sedang berada di mesin cuci jika kau ingin tahu gadis pencuri celana dalam.”

Bluuuush

Pipi gadis itu dengan hitungan detik langsung memerah mendengar kalimat Kyuhyun yang begitu frontal. Ryeowook membuang mukanya, mencoba menyembunyikan pipinya yang memerah dari pemuda itu.

“A-a-ania. A-aku aku datang hanya untuk berkunjung,” jelasnya dengan tergagap masih dengan membuang muka.

“Begitu ya?” alis Kyuhyun terangkat mengatakannya.

Gadis itu menganggukan kepalanya, masih tetap membuang muka.

“Kalau begitu masuklah,” ucap Kyuhyun dengan memberikan tanda agar Ryeowook masuk.

Ia tersenyum mendengarnya sambil menatap pemuda itu, kemudian melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam rumah. Namun baru akan melangkah, tangan kekar milik pemuda itu menghalanginya.

“Sebentar. Sebelum kau masuk, aku ingin mengatakan sesuatu padamu.”

Ryeowook mendengarkan dengan seksama.

“Jangan mengambil celana dalam milik ayahku.” Kyuhyun meninggalkannya begitu saja setelah mengatakan kalimat laknat itu. Rasanya ia ingin sekali meninju wajah pemuda itu tepat di bagian mulutnya. Bagaimana bisa ia dulu menyukai pemuda ini? Ia tak mengerti sama sekali. Mood-nya sekarang sudah turun dengan buruk. Ia harap pemuda itu tidak membuatnya semakin emosi dengan kata – kata dan perbuatannya yang menjengkelkan.

Dengan perasaan sedikit jengkel gadis mungil bermata caramel itu masuk ke dalam rumah mengikuti Kyuhyun yang sudah masuk terlebih dahulu.

“Duduk disini,” ucap Kyuhyun dengan menepuk – nepuk sofa yang ada disampingnya.

Ia menggigit bibirnya ragu, dengan gerakan perlahan ia mulai duduk di samping Kyuhyun. Tidak begitu dekat dengan pemuda itu karena tidak nyaman sesofa dengan Kyuhyun. Tangan mungilnya saling bertautan dan begerak dengan gelisah.

“Bibi Lee,” panggil Kyuhyun pada bibi yang sedang lewat dari belakang.

“Iya tuan muda?”

“Tolong angkat jemuran, terutama celana dalam.”

Baiklah. Kali ini pemuda itu mengangkat bendera perang dengannya. Kenapa ia senang sekali mengatakan celana dalam saat dengannya? Ingin sekali menyumpal mulut pemuda itu dengan celana dalam milik adiknya yang tidak di cuci selama satu bulan.

Wajah bibi itu bingung sekali mendengar perintah anak majikannya ini. “Memangnya ada apa tuan muda?”

“Ada tamu spesial hari ini.” Kyuhyun tiba – tiba saja mendekat dan merangkulnya dengan senyuman lebar yang terpampang diwajahnya. Ryeowook meringis menatap bibi Lee.

“Bukannya dia Ryeowook tuan muda? Anak keluarga Kim? Tetangga sebelah?” tanya bibi Lee semakin bingung. Apanya yang spesial dari kedatangan tetangga?

“Sudah sangat lama kita berdua tidak bertemu, oleh karena itu dia terasa spesial. Sudahlah bibi, angkat saja jemuran di atas terutama celana dalam.”

Bibi Lee terlihat begitu bingung, apa hubungannya antara tamu spesial dengan jemuran terutama celana dalam? Ia bertanya – tanya dalam hati. Namun kemudian ia mengindahkannya, ia akan semakin bingung jika memikirkannya.

“Nona Ryeowook ingin apa? Akan kubuatkan sekarang,” wanita paruh baya itu menawarkan dengan senyuman ramahnya.

“Tidak perlu membuatkannya apa – apa bibi Lee. Dia ini tidak suka makan dan minum.” Kyuhyun dengan tampang tak berdosa mengatakannya dengan jelas hingga membuat orang yang dibicarakan langsung melirik tajam dan tak habis pikir padanya.

“Ta-tapi” pemuda itu memotong pembicaraan bibi Lee dengan telak. “Jangan banyak bertanya bibi. Cepat ambil jemuran sekarang juga!” mendengar perintah dari majikannya membuat wanita paruh baya itu menurut.

Tangan mungil Ryeowook mencengkram kuat dress miliknya saking kesalnya dengan pemuda yang ada disampingnya. Ia gertakan giginya, melampiaskan segala kekesalan yang ia pendam.

Setelah bibi Lee meninggalkan mereka, dan hanya tinggal ada mereka berdua dalam ruangan itu, Kyuhyun menatap Ryeowook dengan santai. “Jika kau ingin minum, buatlah sendiri dan tolong sekalian aku juga dibuatkan ya gadis pencuri celana dalam.”

Kalau Ryeowook sekarang mempunyai kekuatan super mungkin saja dress yang ia pakai sudah koyak dari tadi karena cengkramannya yang begitu kuat.

 

~ Hate U Love U ~

 

Donghae dan Eunhyuk tengah makan di sebuah cafe. Gadis itu tak menyentuh makanannya sama sekali, ia terus saja memandangi laki – laki yang ada didepannya dengan tatapan terpesona dan jangan lupakan senyum – senyum khas orang jatuh cinta yang tercetak jelas di wajah gadis itu.

“Eunhyuk-ah? Kenapa kau tak memakan makananmu?” tanya Donghae dengan nada lembut seperti biasa, dirinya sudah tidak tahan dengan tingkah laku gadis didepannya ini.

“Melihatmu itu sudah cukup membuatku kenyang oppa,” jawab gadis itu dengan masih tatapan terkesima sembari memakan kue muffin-nya dengan garpu.

“Oppa kau itu sangat tampan.”

“Pasti sangat menyenangkan bisa menjadi istrimu kelak.”

Baiklah, perkataan polos milik Eunhyuk membuat dirinya ingin tersedak makanannya sendiri. Bocah seperti dirinya bisa berkata seperti itu? Tolonglah, bahkan dia yang sudah berumur dua puluh lebih belum ada niatan sama sekali untuk menikah. Pacaran saja belum. Maksudnya hatinya masih terkunci dengan seseorang.

“Memakaikanmu dasi sebelum bekerja. Memasakkanmu makanan yang kau sukai. Menghabiskan setiap malam denganmu. Melakukan pekerjaan sebagai istri, mengurus bayi, mengurus dirimu~”

Cukup. Jangan diteruskan lagi. Perbincangan ini akan menjurus ke tanda kutip dewasa. Anak seperti dirinya harusnya fokus dulu untuk sekolah.

“Euung Hyukkie. Setelah ini kau mau kemana?” tanyanya mencoba mengalihkan perbincangan dengan senyuman seperti biasa. Keep calm.

“Oppa, ayo menikah.”

Donghae hampir saja membelalakkan matanya jika ia tidak bisa mengendalikannya. Ia memang sudah terbiasa dirayu oleh anak kecil ini, bahkan sudah sering kali gadis didepannya ini mengatakan cinta, suka, sayang, dan kata – kata yang sejenis seperti itu. Tapi baru kali ini gadis itu mengajaknya untuk menikah. Oh ayolah, siapa yang tidak kaget jika diajak menikah apalagi diajak menikah dengan gadis sebelia (?) ini. Baiklah, kita masukkan saja Eunhyuk ke gadis remaja yang masih sangat labil.

Ia tersenyum mengerti, perasaan gadis didepannya ini masih labil. Mungkin kali ini ia mengajaknya menikah, tapi belum tentu juga saat dewasa nanti gadis ini masih ingin mengajaknya untuk menikah.

“Akan kupikirkan,” ia mengacak – acak rambut gadis itu dengan gemas.

“Tidak!” Eunhyuk menolak dengan tegas. “Aku ingin jawaban yang pasti. Ya atau tidak!”

Donghae menghembuskan nafasnya tak habis pikir, gadis ini sungguh keras kepala.

“Kau masih kecil Hyukkie,” komentarnya.

“Tapi aku akan tumbuh dewasa dan disaat itu aku ingin oppa yang menjadi suamiku!” ucap Eunhyuk tetap keukeuh dengan pendiriannya.

“Aku tidak bisa menjawabnya sekarang. Tapi…” ia menggantung kalimatnya dan gadis itu menatapnya antusias.

“Tapi apa oppa?” desaknya tak sabaran.

“Mungkin aku akan mempertimbangkannya jika kau bisa lebih tinggi dari Heechul.”

“MWO?!?!?”

“Heechul eonnie?” lanjutnya dengan memasang ekpressi tak percaya.

“Wae?! Kenapa harus nenek sihir itu?” tanyanya lagi dengan tak terima.

“Euuumm .. dia tinggi.”

 

~ Hate U Love U ~

 

“Bagaimana hasilnya????” itulah kalimat pertama yang ia dengar dengan jelas saat masuk kekamarnya.

Ia menghembuskan nafas kesalnya, “menjijikkan.”

“Apa maksudmu eonnie?” tanya Tao.

“Jangan bilang kau gagal Kim Ryeowook! Kau menghabiskan waktu hampir dua jam kami yang berharga dan kau gagal. Terima kasih!” ucap Heechul tak habis pikir.

“Molla!” nada ucapan Ryeowook agak meninggi mengatakannya.

Ia melepas higheelsnya dengan frustasi, ia tutupi mukanya dengan kedua tangannya.

“Apa yang terjadi sebenarnya eonnie?”

“Katakan sesuatu yang akan terdengar menyenangkan ditelingaku Ryeowook.” Heechul mulai mencibir kembali.

“Kalian pasti tidak akan betah dengannya. Kalian pasti ingin meninju mulut menyebalkan miliknya itu.” Ryeowook mengatakannya penuh dengan aura dendam yang belum terselesaikan.

“Memangnya kenapa?” tanya Heechul tak habis pikir.

“Sepanjang aku berkunjung kesana ia sama sekali tak memuji penampilanku. Ia malah menyuruh bibi Lee untuk mengangkat jemuran terutama celana dalamnya, dan oh iya sebelum aku masuk ke dalam rumahnya ia memperingatiku agar tak mencuri celana dalam milik ayahnya.”

“Ige mwoya?!?!?” tanya mereka dengan tak percaya dan tawa geli.

“Dan ia juga mengatakan pada bibi Lee kalau aku ini tidak suka makan dan minum saat bibi Lee menawarkan sesuatu padaku. Ia menyuruhku membuat minuman sendiri dan ia juga menyuruhku membuatkannya minuman. Dasar laki – laki menyebalkan! Tak ada obrolan menarik sama sekali tentang diriku atau dirinya, yang ia bicarakan malah seputar celana dalam, bagaimana ia tidak mengerti kenapa aku senang dengan celana dalamnya. What the hell he says!”

Ia tumpahkan segela kekesalannya, Tao menahan tawanya agar tak keluar dan Heechul tertawa terbahak – bahak mendengarnya.

“Tabahkan hatimu nak.” Heechul menepuk – nepuk bahu Ryeowook dengan wajah sok pengertian.

“Terima kasih,” cibir Ryeowook.

“Lalu bagaimana? Gagal atau berhasil? Bagaimana kita menyebutnya?” tanya Tao.

“Molla, gagal mungkin.” Ryeowook menjawab dengan nada frustasi dan putus asa.

“Ck! Kita harus mencoba langkah yang ketiga. Bagaimana bunyinya? Tao, tolong bukakan majalahnya dan bacakan.”

“Sebentar,” Tao segera mengambil majalah yang ada di meja dan membacanya. “Gunakan wangi parfum yang ia sukai.”

“Mwo? Tunggu sebentar!” Ryeowook mengernyitkan dahinya setelah Tao membacanya.

“Apa majalah itu menyuruhku untuk memakai parfum seorang pria?” tanyanya dengan polosnya dan berhasil membuat Heechul menggeplak kepala Ryeowook dengan kesal.

“Apa kau itu sangat bodoh Wookie-ah?” ujar Heechul tak habis pikir dan Tao hanya menahan tawa gelinya.

“Bukan seperti itu bodoh maksudnya. Tao tolong jelaskan padanya ini.”

“Jadi seperti ini Ryeowook eonnie, gunakan parfum yang baunya disukai oleh Kyuhyun oppa. Itu tidak berarti kau harus memakai parfum yang ia suka pakai, tetapi bau parfummu yang disukai olehnya. Pakai parfummu yang disukai oleh Kyuhyun oppa. Mungkin dia suka dengan bau parfum strawberry-mu saat kau memakainya. Atau bau bunga melati, atau mawar, atau bau yang lainnya. Apa kau mengerti sekarang?” Tao menjelaskan dengan sabar dan sejelas – jelasnya.

“Oh jadi seperti itu ya?”

“Pertanyaannya sekarang, bau parfum apa yang disukai Kyuhyun darimu?” ujar Heechul dan membuat tiga orang itu berpikir keras.

 

~ Hate U Love U ~

 

Eunhyuk melirik tajam ke arah sampingnya.

‘Aku tidak terlalu pendek.’

‘ Aku termasuk murid perempuan yang tinggi dikelasku. Aku bahkan perempuan paling tinggi nomor 3 dikelasku.’

‘Ryeowook eonnie bahkan sudah kubalap ketinggiannya semenjak aku naik ke kelas 3 saat junior high school.’

‘Tinggiku sekarang 162 cm.’

‘Tinggiku sehidungnya. Jadi kemungkinan tinggi dari si nenek sihir yang galak itu sekitar 166 atau 167 cm.’

‘Jaraknya ada empat sampai lima cm.’

“Kenapa kau melirikku sampai seperti itu huh monyet?”

“Hah? Tidak ada. Kau pasti salah lihat eonnie.” Eunhyuk mencoba bersikap seperti biasa saja, tak terjadi apa – apa.

“Chullie? Kau disini?” tanya Donghae agak kaget dengan kedatangan Heechul yang tiba – tiba saja sudah berada di dalam rumahnya.

“Ya, bisa kau lihat sendiri kan?” ujarnya dengan sedikit ketus.

“Ada apa?” tanya Donghae.

“Aku ingin bertemu dengan Kyuhyun. Dia dirumah?”

“Ya dia sekarang ada dikamarnya. Akan kupanggilkan. Sebentar.” Donghae berhenti sebentar ketika melihat Eunhyuk di samping Heechul.

“Kau masih disini Hyukkie?”

“Ne,” jawabnya agak ketus, kemudian menolehkan kepalanya ke Heechul. “Aku akan tinggi oppa, jangan khawatir!” ucap Eunhyuk dengan tatapan penuh saing, kemudian pergi pulang.

“Mwo?” Heechul langsung kebingungan dengan sikap aneh gadis cilik itu dan Donghae hanya tersenyum menanggapinya kemudian pergi untuk memanggil Kyuhyun.

Setelah beberapa menit menunggu, akhirnya Kyuhyun turun dengan Donghae.

“Ada apa?” tanya Kyuhyun heran ingin bertemu dengannya, tadi Ryeowook sekarang Heechul, sebenarnya ada apa? ia bertanya – tanya.

“Aku hanya ingin bertanya sesuatu padamu.” Heechul menjawab tanpa basa – basi sama sekali.

“Apa?”

“Apa bau parfum perempuan yang kau sukai?” tanyanya to the point. Pertanyaannya ini membuat kedua pemuda itu membelalak kaget. Apa maksud dari pertanyaannya barusan?

“Kenapa kau menanyakannya?” tanya Kyuhyun heran bukan main.

“Jawab saja.” Heechul mencibir dengan kesal.

“Ku menyukaiku?” tanya Kyuhyun lagi dengan tak percaya.

“Apa kau gila?!”

 

~ Hate U Love U ~

 

Tao dan Ryeowook sekarang tengah berada di toko parfume. Mereka berdua terlihat sibuk memilih parfume.

“Menurutmu apa Kyuhyun akan menyukainya?” tanya Ryeowook pada Tao sambil mengulurkan tangannya yang sudah ia semprot dengan sebuah parfum.

“Aku rasa tidak eonnie.” Tao menjawab dengan kikuk.

“Wae?” tanya Ryeowook heran.

“Kebanyakan laki – laki tidak menyukai aroma buah. Apalagi strawberry seperti ini, mereka berpendapat wanginya seperti anak – anak dan itu tidak mencerminkan wanita dewasa.”

“Oh seperti itu. Kau sangat berpengalaman sepertinya,” tutur Ryeowook.

“Tidak juga eonnie. Sehun yang memberitahuku,” jawabnya dengan malu – malu.

“Ah percintaan kalian membuatku iri.”

Setelah mengatakan itu, ia segera bertanya kepada penjaga toko. “Parfum apa yang digunakan oleh perempuan dan disukai oleh laki – laki?”

Penjaga toko itu tersenyum. “Biasanya para pria menyukai bau vanilla, aromanya sensual, hangat, dan sedikit manis sehingga mereka merasa nyaman dan lebih tenang berada di sekitar wanita yang memakai parfum beraroma vanilla,” jelasnya sambil menunjukkan parfum beraroma vanilla seperti yang dibicarakan.

“Ah tidak tidak. Aku tidak begitu menyukai bagian ‘sensual’-nya. Yang lain?”

“Bagaimana kalau jasmine? Bunga melati memiliki aroma yang khas dan juga sangat disukai pria. Aromanya tidak hanya hangat dan romantis, tapi juga elegan dan classy.”

“Bagaimana ya? Sebenarnya aku tidak begitu menyukai aroma bunga melati. Itu membuatku pusing jika aku memakainya.”

“Bagaimana kalau yang ini? Lily of the valley, memiliki aroma bunga yang sangat lembut dan sangat menarik bagi pria. Kelembutannya mencerminkan sisi feminime wanita yang sangat disukai pria.”

“Aku juga memakain ini eonnie jika kau ingin tahu,” ucap Tao dengan tersenyum.

“Jadi itulah kenapa Sehun menyukaimu? Bau parfummue menambah feminimmu semakin berkuadrat. Kkkkk~” komentarnya dengan tertawa. “Tapi sayang, Kyuhyun bukan Sehun. Mereka berdua berbeda. Apa ada yang lain lagi?” tanya Ryeowook.

“Lavender. Sejak dulu lavender menjadi simbol romantis bagi pasangan. Lavender memiliki aroma segar seperti tumbuh – tumbuhan namun tetap manis sehingga perpaduannya menciptakan aroma yang lembut. Dan konon katanya, Cleopatra menggunakan aroma lavender untuk memikat hati Julius Caesar.”

Mendengar penjelasan si penjaga toko membuat mata caramel cerah milik Ryeowook berbinar – binar.

 

~ TBC ~

 

Maaf ya ngaret banget >.< ini ane minggu kemaren selesai UAS. Dan minggu ini gue udah liburan coy *o*)9 jadi keliatannya bisa nerusin ep-ep yang terbengkalai :v wkwkkwk.

Salam sejahtera buat kite semua :* chu

Advertisements

30 comments

  1. Eonnieee, kok lawak banget sih ffnya?:( eonni aku masih menunggu firefly in the dark loh huhu, oiya btw aku merindukanmu, eh gajuga deh HAHA cepet update deh eon mwah:*

    1. hehehe, ini kan genre-nya komedi say :* wkwkkw. baru otw nerusin saeng :v sabar ya. bwahahhah xD udahlaah bilang ajah beneran missing gue vanya :p gue juga kangen lhoh sama elu, kangen bbm.an ama elu, cerita ngalor ngidul gak karuan :’)

  2. akhirnya ni ff di lanjut juga,.
    ck ck kyu emang dsr evil,bs bnget dia godain wook dengan nyebut wook gds prncuri celana dalam.
    terus berjuang wook,buat kyukyu jatuh cinta.

  3. Ya allah, ngakak.sumpah pas baca bagian celana dalam, wkwkwkwkwkwkkw
    kyu keterlaluan bgt sih !! kan kasian wookienya 🙂 😀
    Itu si wookie dcuekin masih aja pantang menyerah yaa ??! fighting wookie, buat kyu takluk kpdamu, hahaha #ketawaevil

  4. Yaampuun ngakak sumpah pas bagian kyuwook moment nya terutama si kyuhyun yg selalu bilang ‘celana dalam’ XD lol kasian ih si ryeowooknya :v
    Eoh, donghae suka sma heechul yaa? Bnr kaaan?*so tau* XD
    Wah ryeowook ryeowook*geleng-gelengkepala* bilang udh gasuka kyuhyun nyatanya masih aja ngelanjutin misinya buat menarik perhatian kyuhyun :3
    Lanjuut ya fris. Smoga ngga lama deh publish next ff nya. Fighting ^^9

  5. Hahhahahahaaha…. Frisca, hal yg paling menarik disini adalah celana dalam. Poor baby wookie. Sprti biasa ff nya lucu tpi masih mau menatikan moment kyuwook yg sweet dan itu mines celana dalam. Ehhh??? Oke deh dtunggu lnjutannyaa..

  6. bener2 deh kyu ntu.
    kasian wookie dah mati2 an berusaha.
    gmn klo tiba2 wookie putus asa? dan menyerah???

    kyu kelamaan nguji wookie nya
    ckckckckc….
    mudah2 an happy end.
    hahaha…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s