Instruction Manual

Frisca Freshtie Present …

46805-andltahrefhttpwwwjpo-ol7l

~ Instruction Manual ~

.

.

.

.

Kyuhyun and Ryeowook

GS

DLDR

Inspiration by Kana Nishino songs, Torisetsu

Happy Reading!!!

.

.

.

.

Kyuhyun menghembuskan nafas tak habis pikirnya, melirik penasaran ke dalam kelas yang sepi. Lagi – lagi ia menghembuskan nafasnya sambil menatap langit – langit lorong kelas yang kosong. Tidak ada seorangpun yang melewati lorong ini membuat dirinya entah kenapa semakin ragu untuk melaksanakan rencananya yang sudah ia buat beberapa hari yang lalu.

“Ini sudah setengah jam lebih dari waktu pulang sekolah dan ia tidak bergerak sama sekali dari tempat duduknya. Apa yang sebenarnya ia pikirkan?” gumamnya kesal.

“Aku pasti benar – benar sudah gila.” Gerutunya pada dirinya sendiri sambil menatap seorang gadis yang tengah duduk menatap papan tulis kelas yang kosong dengan tenang dan senyuman simpul yang mungkin agak terlihat aneh bagi yang melihat.

“Ya Ampun, dia bahkan tidak melakukan apapun disana.” Gerutunya lagi frustasi.

“Apa aku perlu menghampirinya? Dan mengatakannya disana?” nada suaranya terdengar ragu, ia menggaruk tengkuknya yang tak gatal sambil mengalihkan tatapan ke sekitar lorong kelas.

Saat ia kembali mengarahkan tatapannya pada gadis itu, betapa terkejutnya Kyuhyun melihat gadis itu sekarang berada tepat didepannya, memandanganya dengan pandangan bingung yang polos.

Kyuhyun berjengkit kaget sambil memegangi dadanya yang berdebar kencang. “Oh ya Ampun, kau membuatku terkejut sekali.”

Gadis bermata caramel yang memakai kacamata bundar dan mempunyai tinggi yang hanya sedada pria itu hanya diam, terus menatapnya dengan mata yang lucu kemudian tersenyum aneh seperti biasa. Karena Kyuhyun diam terlalu lama, akhirnya gadis itu menggerakkan kakinya berniat untuk pulang. Melihat itu, Kyuhyun langsung berseru. “Tungggu!” gadis itu menatap Kyuhyun dengan menyipitkan matanya dengan ekpressi bingung membuatnya terlihat lucu.

“Ada yang ingin aku katakan padamu.” Gadis itu mengangguk – anggukan kepalanya seperti anak anjing.

Ia menghirup udara sebentar, kemudian mencoba menatap mata caramel itu dengan tatapan dalam.

“Aku sudah beberapa lama melihatmu, mungkin kau akan menganggapku gila. Tapi entah sejak kapan aku mulai tertarik dengan kehidupanmu. Bagaimana sifatmu, apa yang kau sukai, atau apapun yang menyangkut dirimu. Aku rasa~” ia memberikan jeda sebentar tanpa mematahkan tatapan dalam miliknya pada gadis itu. “Aku menyukaimu Kim Ryeowook.”

Gadis mungil itu diam tanpa kata, ekpressinya masih sama seperti tadi membuat Kyuhyun entah kenapa merasakan sakit yang tidak terlihat. Gadis itu menundukkan kepalanya dan tetap diam tak memberikan klu sama sekali padanya. Setelah beberapa lama gadis itu diam, akhirnya Kyuhyun memberanikan diri bertanya walaupun pikiran negatif mulai menguasai otaknya.

“A-apa kau juga mempunyai rasa yang sama?”

Ia melihat gadis mungil itu memain – mainkan kaki kecilnya di bawah. Apakah itu untuk jawaban tidak atau iya? Kyuhyun bertanya – tanya.

Merasa frustasi sendiri, akhirnya kesabarannya mulai terkikis. “Apa kau tidak bisa memberikan jawaban padaku walaupun hanya mengangguk atau menggelengkan kepalamu?!” tanyanya dengan sedikit penekanan.

Ryeowook menatap pemuda itu dengan ekpressi aneh dan mata caramelnya bergerak menelusuri lorong kelas yang sepi hingga membuat pemuda itu bingung bukan main dan hampir mati penasaran dengan ulah gadis ini. “Ya atau tidak?” ulang Kyuhyun.

Tidak menjawab pertanyaannya, gadis itu malah menarik telapak tangan kanannya dan memberikannya pensil yang ia buat sebagai penggulung rambut cepolnya kemudian berlari meninggalkannya dengan beribu pertanyaan besar dikepalanya.

Kyuhyun menatap Ryeowook yang berlari meninggalkannya dengan mendecih tak habis pikir. “Harusnya aku mendengarkan teman – temanku kalau gadis itu aneh.” Kemudian ia menatap pensil yang ada di telapak kananya, lagi – lagi masih dengan pandangan tak habis pikir. “Apa yang harus aku harapkan dari gadis aneh ini?”

.

.

.

.

~  Instruction Manual ~

.

.

.

.

Kyuhyun terlihat lesu hari ini, padahal sekarang jam kosong, semua temannya melakukan aktivitas yang menyenangkan tapi dia hanya meletakkan kepalanya di meja dengan memandang keluar jendela seolah sudah tak ada harapan hidup lagi.

“ Sial! Aku tak bisa tidur semalaman karena memikirkan maksudnya memberikanku pensil bodoh itu!” makinya kesal dengan suara pelan.

“Kalau seandainya dia tidak menyukaiku, tidak apa – apa. Dia boleh menolakku dengan mengatakan tidak, aku tidak apa – apa. Untuk apa dia memberikanku pensil?!”

“Sial! Sial! Sial!” ia membentur – benturkan kepalanya pada meja saking frustasinya.

“Hei Kyuhyun! Cho Kyuhyun!” salah satu teman prianya memanggil dirinya dari depan pintu kelas.

“Ada apa?”

“Ada yang mencarimu.”

“Siapa?” Kyuhyun bangun dari posisi duduknya dan menatap temannya penasaran. Temannya melirik ke kiri, melirik ke seseorang yang ia yakini tengah berada di balik tembok kelasnya.

“Hei!” ia mematung melihat siapa yang mencarinya. Kim Ryeowook. Gadis itu menatapnya dengan mata caramel cerah dan senyuman aneh seperti biasa sambil mengangkat satu tangannya menyapanya membuat seisi kelas serentak menatap mereka berdua tak percaya, pasalnya mereka berdua tak pernah dekat sama sekali dan hari ini mereka berdua bertingkah seolah sudah lama saling mengenal.

“Aku datang untuk mengambil pensilku.” Dengan membenahi kacamata bulatnya ia mengatakannya dengan jelas dan dengan aksen yang lucu.

“Pensilmu?” pemuda itu bergumam bimbang. Teman – temannya mulai berbisik – bisik, entah apa yang mereka bicarakan. Kyuhyun tak peduli sama sekali, yang ia pedulikan sekarang hanya gadis itu.

“Ah iya pensil. Pensilmu.” Kyuhyun mulai berseru, kemudian mecari pensil milik gadis itu yang untungnya ia bawa. Tadi malam ia sempat berpikir untuk membuangnya karena merasa patah hati dengan respon gadis mungil itu. Pemuda itu berjalan mendekati gadis itu yang berada di luar kelas, memberikan pensil itu.

Setelah berada di luar kelas, Kyuhyun memberikan pensil milik Ryeowook dengan canggung. “Ini.” Ujarnya sambil menyodorkan pensil yang ia bawa.

Gadis itu menatapnya dengan tatapan semakin aneh, entah kenapa senyuman anehnya kini terlihat semakin lebar dan terlihat memasang mata jahil. Apa gadis ini tengah bermain dengannya?

Tiba – tiba tangan gadis mungil itu tanpa seijinnya dengan seenaknya menggenggam tangannya dan menariknya dari lorong kelas, membuat ia mau tak mau mengikuti gadis itu tanpa ia tahu akan dibawa kemana dirinya.

.

.

.

.

~ Instruction Manual ~

.

.

.

.

Mereka berdua saling memandang, Kyuhyun dengan pandangan bingung dan Ryeowook dengan pandangan cerah. Gadis itu terlihat tidak seperti biasa, ada sisi lain dari gadis itu yang baru Kyuhyun lihat.

“Ada apa? Kenapa membawaku kemari?” tanyanya sambil melihat sekeliling, ada banyak tabung reaksi dan berbagai macam alat – alat praktikum. Ryeowook, gadis mungil itu membawanya ke ruang laboratorium kimia yang kebetulan tidak ada jam praktikum.

Gadis itu memberikannya sebuah buku padanya membuat alisnya terangkat sebelah. Tanpa bertanyapun ia tahu bahwa gadis itu memintanya untuk membacanya. Gadis mungil itu mulai berkeliling di ruangan praktikum yang bisa dibilang cukup besar itu seperti memberinya ruang untuk membaca tulisannya.

 

Pada kesempatan ini, terima kasih banyak telah memilih diriku dengan segala kekuranganku.

Sebelum menggunakan, harap bacalah buku petunjuk penggunaan ini dengan saksama.

Selalu perlakukan diriku dengan baik dan benar.

Aku terbatas dan hanya ada satu, tidak bisa ditukar ataupun dikembalikan.

Harap maklum.

 

Ada waktunya, aku bad mood tiba-tiba.

Meski tak memberikan jawaban ketika kau menanyakan penyebabnya, tapi aku akan marah jika kau meninggalkanku sendirian.

Maafkan aku, ya.

Namun tidak usah diambil hati, tetaplah menemaniku hingga akhir.

 

Jika kau memujiku secara berkala, aku akan bertahan lebih lama.

Seperti memuji kukuku yang cantik.

Harap perhatikan perubahan sekecil apapun.

Perhatikanlah sedetil-detilnya.

Namun, kau tak perlu menyadari kalau aku bertambah gendut atau hal-hal tidak penting lainnya, ya.

 

Seandainya aku menjadi sedikit berumur, dan kau mengalihkan pandangan pada yang lainnya.

Saat itu, ingatlah akan hari ketika kita pertama kali berjumpa, ya.

Di luar dugaan, tapi setangkai bunga pun bisa membuat hatiku serasa sesak bahagia.

Memberikan hadiah meski tidak ada perayaan apapun sangat bermakna dalam bagiku.

Seleramu memilih hadiah juga penting.

Tapi surat yang pendek dan jelek sekali justru yang paling membuatku begitu bahagia.

 

Seandainya pipiku berlinang airmata, sapulah dengan lembut.

Peluk aku dengan erat, karena hanya dirimulah yang dapat menyembuhkannya

Terkadang, ajaklah aku berlibur.

Pada hari anniversary, ajaklah aku makan malam bersama.

Tanpa berkata, walaupun hal yang keren seperti itu mungkin bukan karaktermu, tapi temanilah aku dengan gaya yang keren.

Aku akan menerima apa adanya dirimu dengan hati yang lapang dan cinta yang dalam 

 

Mulai sekarang mohon bantuannya, ya.

Tersenyum dan maafkanlah  segala sifat dan kekuranganku yang seperti ini.

Jagalah aku dengan sepenuh hatimu, ya

Karena aku saja yang bergaransi seumur hidup.

Dimohon pengertiannya.

 

Warning! Hati ini mudah pecah dan harus dihindarkan dari kecemburuan.

 

Kyuhyun tersenyum lebar. Setelah membaca ini tentu saja ia sudah tahu jawaban dari Ryeowook. Membacanya membuat Kyuhyun sedari tadi tersenyum tak jelas saking gelinya. Gadis yang ia sukai memang dilihat dari segi apapun memang aneh, ia tahu itu. Tapi tetap saja gadis mungil dan aneh itu perempuan. Perasaan perempuan benar – benar menyusahkan dan tidak gampang ditebak.

Ia mengalihkan perhatiannya pada Ryeowook, gadis mungil itu tengah sibuk bermain dengan alat – alat praktikum hingga tak menyadari bahwa dirinya sudah selesai membaca.

“Oh, jadi kau bergaransi seumur hidup ya?” suara Kyuhyun berhasil membuatnya terkejut, untung saja ia bisa mengendalikan keterkejutannya. Ia membalikkan tubuhnya menatap pemuda jangkung itu dengan tatapan berani sambil mengangguk mantap.

“Perlakukan aku dengan baik dan benar. Kau tidak akan menemukan yang seperti aku. Kau harus tahu itu.” Gadis mungil itu melipat kedua tangannya didadanya.

Kyuhyun tersenyum tak percaya, “kau ternyata cerewet sekali.” Komentarnya.

“Aku hanya bicara banyak pada pemilikku.” Di akhir kalimat gadis itu menampakkan senyuman smirknya membuat pemuda itu menatapnya hampir tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Ternyata gadisnya ini benar – benar berani.

“Oh iya tentu saja. Aku mengerti.” Pemuda itu mendekatkan wajahnya pada wajahnya, membuatnya bisa merasakan hembusan nafas mint pemuda itu yang entah kenapa membuat pipinya memanas. “Karena sekarang aku pemilikmu, berarti aku bisa melakukan sesukaku kan?”

Mata caramel itu bergerak menatap sekeliling, mengelak dari tatapan dalam dari pemuda itu yang entah kenapa membuat jantungnya semakin berpacu dengan cepat.

“Oh itu .. euum … selama kau sudah membaca petunjuk penggunaan. Itu terserah padamu.”

Setelah mengatakan itu, Kyuhyun semakin memotong jarak antara mereka berdua semakin dekat dan semakin dekat hingga ia memejamkan matanya. Ia berharap besar dengan ciuman pertamanya ini. Jantungnya terasa semakin kencang, ia benar – benar dapat merasakan jantungnya memompa darah dengan kuat hingga membuat aliran darahnya bisa ia rasakan.

Lama sekali ia menutup mata dan ciuman itu masih belum saja terjadi. Akhirnya ia mulai mengintip sedikit, dan ia  melihat Kyuhyun tengah menahan tawa gelinya. Ia membuka matanya dengan kesal.

“Idiot!” umpat Ryeowook sambil meninggalkan Kyuhyun.

“Kenapa kau begitu marah padaku?” tanya Kyuhyun pura – pura tidak tahu sambil menahan tangan gadis mungil itu.

“Pikir sendiri!”

“Oh ayolah, jangan marah. Sepertinya aku butuh buku petunjuk penggunaan. Aku harus memperlakukanmu dengan baik dan benar. Kau benar – benar berharga jadi aku harus hati – hati. Mungkin lain kali aku akan menciummu setelah aku membaca buku petunjuk penggunaan.” Jelas Kyuhyun dengan ekpressi yang dibuat – buat hingga membuat Ryeowook gemas sendiri.

“Tidak perlu. Untuk masalah ini kita tak perlu menggunakan buku petunjuk penggunaan. Aku bisa melakukannya.” Tanpa babibu, Ryeowook langsung mencium bibir Kyuhyun dan kemudian pemuda itu membalasnya hingga mereka larut dalam ciuman mereka.

.

.

.

.

~ Instruction Manual ~

.

.

.

.

Kyuhyun dan Ryeowook pulang bersama sore itu. Langit kota Seoul sudah hampir berubah menjadi hitam, dan lampu – lampu kota mulai menyala menghiasi jalanan.

“Kau benar – benar payah.” Komentar Kyuhyun.

“Itu hanya karena aku baru melakukannya denganmu.” Bela Ryeowook.

“Oh benarkah? Wah, jadi aku yang pertama ya? Kalau begitu kemampuanmu itu sudah bagus. Bagaimana kalau besok kita mengasahnya?”

“Untuk apa mengasahnya, jika kau ingin menciumku, cium saja.” Kata Ryeowook cuek.

“Oh begitu ya? Senang sekali mendengarnya. Besok aku ingin mencium di tempat yang lain.”

Ryeowook mulai mengerti arah pembicaraan pemuda ini. Dengan kesal ia hentikan langkahnya dan menatap pemuda itu dengan tajam. “Kau benar – benar ingin merusak diriku ya?”

“Bukan. Tidak begitu. Bukan merusak, hanya saja aku ingin memberi tanda kepemilikan.” Bela Kyuhyun.

“Oh tentu saja, besok akan kubuatkan setifikat untuk tanda kepemilikan.” Ujar Ryeowook dengan bersungut – sungut sambil meninggalkan Kyuhyun di belakang.

“Ryeowook! Kim Ryeowook!”

“Jangan panggil aku. Kita tidak saling mengenal sekarang.”

“Ayolah, aku minta maaf. Aku hanya bercanda.”

“Terserah!”

“Tunggu aku Ryeowook. Yak! Kim Ryeowook!”

Gadis itu menutup kedua telinganya, membiarkan dirinya berteriak seperti orang gila di jalanan. Ah baiklah, tidak ada gunanya dirinya sekarang. Gadisnya itu tengah marah besar.

“Sepertinya aku butuh buku petunjuk penggunaan.”

            ~ END ~

Hai teman – teman *0*)9

Senang rasanya bisa balik lagi di dunia per-ff-an ini :v

Udah lama gak nongol, kira – kira kalian kangen aku gak ;;)

Malam ini aku dateng sama os gaje buatan gue setelah beberapa lama gak ada mood buat nulis gara – gara tugas askep :3

Aku harap kalian gak kecewa sama ini ya walopun gue ragu sik :v

Aku usahakan ff-ku gak terbengkalai walaopun harus ngerangkak lama xD plak.

Semoga kalian sabar menunggu ^^

Sarnghae ❤ chu :*

Advertisements

18 comments

  1. Ah frisca akhirnya dirimu keluar juga .. kangen sama ff kyuwookmu
    Ff nya sweet bgt .. hahah lucu banget tingkah wook .
    Lanjutt yaa

  2. aaa akhir’y ada yg buat ff kyuwook lg.. kngen bngt ma ff’y ma kmu jg… ayo buat ff kyuwook yg banyak skarang udh agak langka ff kyuwook…
    wook km lucu bngts bisa deh buat kyu frustasi tp akhir’y happy jg…
    lestarikan ff kyuwook yg mulai langka… haha

  3. akhirnya saeng kamu nongol juga.
    ini ff lucu banget,baby wook aneh bin ajaib tp daebakk.
    aku suka ff nya tp kurang panjang saeng..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s